cover
Contact Name
Ahmad Suhaili
Contact Email
ahmadsuhaili@stitalkhairiyah.ac.id
Phone
+6287765983433
Journal Mail Official
ahmadsuhaili@stitalkhairiyah.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan No. 4 Citangkil Cilegon Banten
Location
Kota cilegon,
Banten
INDONESIA
Adz-Zikr: Jurnal Pendidikan Agam Islam
ISSN : 25025317     EISSN : 27226174     DOI : https://doi.org/10.55307/adzzikr.v7i1
Core Subject : Education,
The Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam, P-ISSN: 2502-5317, E-ISSN:2722-6174 is a blind peer-reviewed, published by Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Cilegon, Banten, is a peer-reviewed open access international journal published twice in a year (April-Oktober). Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam is a Islamic Education research and article journal. Intended to communicate original research, methodology, and current issues on the subject. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives: education, psychology, sociology, anthropology, and many more. This journal warmly welcomes articles contributions from scholars of related disciplines
Articles 86 Documents
FEMINISME DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI KRITIS TERHADAP INTERPRETASI KITAB KLASIK Uun Kurnaesih; Tati Dahliah; Fadhila Nurfalah Setia
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the intersection of feminism and Islamic religious education by critically a nalyzing interpretations of classical Islamic texts. Feminism, as a socio-political movement advocating for gender equality, often contrasts with traditional Islamic perspectives that emphasize distinct roles and responsibilities for men and women. This research examines the diverse interpretations of religious texts, cultural traditions, and societal norms that influence gender perceptions in Islamic contexts. Through a systematic literature review, the study identifies key areas of conflict and convergence between feminist thought and Islamic teachings, particularly regarding justice, rights, and the role of women in society. The findings highlight the potential for reinterpretation of religious texts to address gender bias while preserving Islamic principles. This research also critiques Western feminist ideologies that may conflict with Islamic values and proposes "Islamic feminism" as a contextual framework for promoting equality and justice. By emphasizing balanced roles and mutual complementarity between genders, the study underscores the importance of education and reinterpretation to challenge patriarchal traditions. Furthermore, this work advocates for empirical approaches to strengthen theoretical arguments, providing practical solutions for harmonizing feminist ideals with Islamic teachings. It contributes to ongoing debates about feminism in Muslim societies, offering insights into promoting sustainable development and advancing women's rights within the framework of Islamic values.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Etika Digital Remaja Muslim Sayuti Zakaria
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/adzzikr.v10i1.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk dan memperkuat etika digital pada remaja Muslim di era teknologi informasi. Dengan menggunakan metode studi pustaka, artikel ini menelusuri berbagai literatur ilmiah terkini yang relevan dengan tema pendidikan Islam, etika digital, dan perilaku remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Islami seperti kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kesadaran digital kepada peserta didik. PAI dapat berfungsi sebagai instrumen pembentukan karakter digital yang tangguh melalui integrasi nilai dalam kurikulum, keteladanan guru, serta pendekatan pembelajaran berbasis kontekstual. Dengan demikian, PAI menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan moral di dunia maya.
Pengalaman Siswa Dalam Memahami Nilai-Nilai Islam Melalui Media Pembelajaran Digital Pada Mata Pelajaran PAI Nabilah Syaffa Ramdini
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/adzzikr.v10i1.205

Abstract

This study aims to analyze students' experiences in understanding Islamic values ​​through digital PAI learning media with a qualitative approach. Rapid technological developments and interesting digital media innovations in learning are potential tools that are expected to improve students' understanding in learning, especially in Islamic Religious Education subjects. The results of the study show that the use of digital media in PAI learning can provide students with an understanding of Islamic values ​​such as tolerance, responsibility, honesty, and grateful. However, challenges remain, especially related to impaired focus and limited understanding if not balanced with teacher guidance. This study concludes that digital media has great potential in instilling Islamic values ​​contextually and relevantly to today's digital world of students.
Penerapan Strategi PJBL dalam Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Kelas 4 Pada Mata Pelajaran IPA zairi mawaddah mira anjeli
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/adzzikr.v10i1.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi belajar siswa kelas 4 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui penerapan strategi Project-Based Learning (PJBL). Model PJBL dipilih karena mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar melalui proyek nyata yang relevan dengan kehidupan mereka (Thomas, 2000). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas 4 di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dan angket partisipasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi PjBL memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam diskusi kelompok, menunjukkan tanggung jawab dalam menyelesaikan proyek, dan percaya diri dalam mempresentasikan hasil pengamatan. Temuan ini didukung oleh kajian Blumenfeld et al. (1991) yang menyatakan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa secara menyeluruh. Dengan demikian, strategi PjBL dapat dijadikan salah satu pendekatan alternatif dalam pembelajaran IPA untuk menciptakan suasana belajar yang lebih partisipatif dan bermakna (Krajcik & Blumenfeld, 2006).
Revitalisasi Metode Storytelling Dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Era Disrupsi Digital Rahmat Hasandi; Khoiriyah
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/adzzikr.v10i1.262

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the characteristics of students and the dynamics of learning, including in Islamic Religious Education. These conditions require adaptive and relevant pedagogical approaches so that learning remains meaningful. This study aims to examine the revitalization of the storytelling method as a learning strategy for Islamic Religious Education in the era of digital disruption. This study uses a qualitative approach with a library research method through the search and analysis of various literature sources in the form of scientific books, accredited journal articles, and relevant research results. The results of the study indicate a mismatch between conventional Islamic Religious Education learning methods and the characteristics of students in the digital era, as well as a strengthening need for revitalizing the storytelling method as an adaptive approach. The discussion confirms that storytelling, especially when integrated with digital technology, can increase students’ cognitive, affective, and spiritual engagement and support the internalization of Islamic values contextually and sustainably.
IMPLEMENTASI METODE MARKET PLACE ACTIVITY DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIDKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 2 PANDEGLANG): IMPLEMENTASI METODE MARKET PLACE ACTIVITY DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIDKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 2 PANDEGLANG) Fia Nuraeni
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55307/adzzikr.v10i1.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) proses implementasi metode Market Place Activity dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 2 Pandeglang, (2) bentuk keaktifan belajar siswa selama penerapan metode tersebut, serta (3) kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Market Place Activity di kelas XI H dilaksanakan melalui tahapan terstruktur, mulai dari persiapan materi, pembentukan kelompok, simulasi jual beli, presentasi, hingga refleksi dan evaluasi. Metode ini mampu meningkatkan keaktifan siswa secara afektif, kognitif, psikomotorik, dan sosial, sehingga pembelajaran menjadi lebih hidup dan komunikatif. Kendala yang dihadapi meliputi faktor siswa, guru, serta sarana dan prasarana. Kata kunci: Market Place Activity, keaktifan siswa, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.