cover
Contact Name
Ahmad Suhaili
Contact Email
ahmadsuhaili@stitalkhairiyah.ac.id
Phone
+6287765983433
Journal Mail Official
ahmadsuhaili@stitalkhairiyah.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan No. 4 Citangkil Cilegon Banten
Location
Kota cilegon,
Banten
INDONESIA
Adz-Zikr: Jurnal Pendidikan Agam Islam
ISSN : 25025317     EISSN : 27226174     DOI : https://doi.org/10.55307/adzzikr.v7i1
Core Subject : Education,
The Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam, P-ISSN: 2502-5317, E-ISSN:2722-6174 is a blind peer-reviewed, published by Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Cilegon, Banten, is a peer-reviewed open access international journal published twice in a year (April-Oktober). Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam is a Islamic Education research and article journal. Intended to communicate original research, methodology, and current issues on the subject. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives: education, psychology, sociology, anthropology, and many more. This journal warmly welcomes articles contributions from scholars of related disciplines
Articles 82 Documents
Metode Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Al-Quran Mutiara Sofa
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter dan moral individu, khususnya dalam konteks agama Islam. Al-Quran, sebagai kitab suci umat Islam, menyediakan berbagai metode pendidikan yang mencakup aspek intelektual, moral, dan spiritual. Tulisan ini menjelaskan tentang metode pendidikan agama Islam yang diajarkan dalam perspektif Al-Qur’an, meliputi metode keteladanan, metode cerita (Qisah Qur’ani), metode nasihat (Maui’dzah), metode dialog dan tanya jawab (Hiwar), metode pembiasaan, dan metode ganjaran dan hukuman (Targhib wa Tarhib). Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis beberapa metode Pendidikan Agama Islam berdasarkan Al-Qur’an dalam membentuk individu yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Sumber utama adalah Al-Qur’an dan data sekunder diambil dari jurnal-jurnal ilmiah, buku-buku referensi, dan artikel-artikel yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Pendidikan Agama Islam dalam perspektif Al-Qur'an sangat beragam dan menyeluruh. Dengan demikian, metode pendidikan yang diajarkan Al-Qur'an sangat relevan dan efektif untuk diterapkan dalam konteks pendidikan agama Islam masa kini, guna menghasilkan individu yang seimbang secara intelektual, emosional, dan spiritual, dengan tujuan membentuk individu yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Pengembangan Model Pembelajaran Team Game Tournament Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Juhaeni, Achmad; Ramadanti Aisyah, Eka
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran akidah akhlak dengan metode konvensional sering kali membuat materi yang diajarkan sulit diingat dan menyebabkan siswa menjadi pasif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan model pembelajaran kooperatif Team Game Tournament dalam pembelajaran akidah akhlak di Madrasah Aliyah Al-I’Anah Jangkar. Jenis penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan menggunakan prosedur ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil analisis menunjukkan perlunya model pembelajaran yang menyenangkan, sementara validasi produk diperoleh presentase nilai rat-rata 95% dengan kriteria sangat valid. Implementasi model Team Game Tournament menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan menarik, meningkatkan semangat siswa untuk berpartisipasi. Evaluasi memberikan masukan untuk perbaikan lebih lanjut. Secara keseluruhan, penerapan model Team Game Tournament terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan kolaboratif dalam mata pelajaran akidah akhlak.
Pengaruh Metode Talaqqi Terhadap Kemampuan Baca dan Tulis Al-Qur’an dalam Qur’an Surat Al-Kafirun dan Al-‘Asr Juhaeni, Achmad; Sofa, Mutiara; Masruroh, Babay
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan peserta didik dalam membaca dan menulis Al-Qur'an di SDN Simpang Tiga, terkait kurangnya motivasi dan penguasaan tajwid. Fakta menynjukkan beberapa siswa sudah bisa membaca Al-Qur'an, namun kemampuannya bervariasi. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif, menggunakan data primer dan sekunder melalui tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode Talaqqi untuk membaca dan metode imla untuk menulis Al-Qur'an berada pada kategori sedang. 1) Metode Talaqqi mencatat nilai minimum 29, maksimum 45, dengan mean 36,06 dan deviasi standar 3,491. 2) Kemampuan baca dan tulis Al-Qur'an peserta didik juga bervariasi, dengan skor minimum kemampuan membaca (variabel Y1) 11, maksimal 20, dan mean 38,19 dengan deviasi 7,539, menunjukkan kategori sedang. 3) Analisis koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa metode Talaqqi berpengaruh signifikan, dengan nilai R² sebesar 71,6% untuk kemampuan baca dan 38,1% untuk kemampuan tulis. Temuan ini menekankan perlunya peningkatan motivasi dan dukungan dari lingkungan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an di kalangan peserta didik.
Pendidikan Agama Islam sebagai Solusi atas Krisis Moral dalam Masyarakat Modern Imun Romadan, Ade
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral yang melanda masyarakat modern ditandai dengan peningkatan perilaku menyimpang seperti korupsi, ketidakjujuran, kekerasan, dan penyalahgunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan agama Islam sebagai solusi dalam menghadapi krisis moral tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan formal dan non-formal, serta komunitas yang aktif menerapkan pendidikan agama Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam berperan penting dalam membentuk karakter moral yang kuat melalui penanaman nilai-nilai akhlak mulia seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesederhanaan. Pendidikan agama Islam yang diterapkan di sekolah, madrasah, serta lembaga non-formal seperti majelis taklim, terbukti efektif dalam memberikan panduan moral di tengah pengaruh negatif dari media sosial dan budaya modern. Namun, tantangan seperti kurangnya keterlibatan keluarga dan pengaruh kuat gaya hidup konsumtif memerlukan perhatian lebih untuk meningkatkan efektivitas pendidikan agama.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam adalah solusi yang relevan dan penting dalam menghadapi krisis moral masyarakat modern. Diperlukan kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat peran pendidikan agama dalam membentuk individu yang berakhlak mulia. Penggunaan teknologi dan pendekatan inovatif dalam pembelajaran agama juga diusulkan sebagai strategi untuk menjawab tantangan zaman
Penggunaan Media Digital dalam Pengajaran Pendidikan Agama Islam: Perspektif Studi Pustaka Munji, Ahmad
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media digital dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan studi pustaka. Dengan berkembangnya teknologi informasi, media digital telah menjadi alat yang potensial untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya dalam menyampaikan materi agama secara interaktif dan menarik. Studi ini menemukan bahwa penggunaan media digital dalam PAI memberikan berbagai manfaat, seperti peningkatan aksesibilitas, interaktivitas, dan motivasi belajar. Namun, tantangan seperti literasi digital yang rendah dan keterbatasan infrastruktur di beberapa wilayah menghambat optimalisasi penerapan teknologi ini. Selain itu, literasi digital bagi guru dan peserta didik menjadi isu penting yang perlu ditangani. Meskipun begitu, potensi pengembangan penggunaan media digital dalam PAI sangat besar, terutama dengan teknologi baru seperti augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), yang dapat memperkaya pengalaman belajar. Kesimpulannya, media digital dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam pengajaran PAI jika tantangan yang ada dapat diatasi dan didukung oleh kebijakan yang sesuai.
Pendidikan Akhlak dalam Pembentukan Karakter Anak di Era Digital Imun Ramadhan, Ade
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak memiliki peran krusial dalam pembentukan karakter anak, terutama di era digital yang penuh dengan tantangan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan akhlak diterapkan dalam pembentukan karakter anak di era digital, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di beberapa lembaga pendidikan dan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah dan keluarga telah menerapkan pendidikan akhlak melalui materi pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan, pengaruh teknologi digital terhadap karakter anak sangat signifikan. Anak-anak lebih sering terpapar pada konten digital yang dapat mempengaruhi perilaku mereka, baik secara positif maupun negatif. Di satu sisi, teknologi memfasilitasi akses anak-anak terhadap informasi yang bermanfaat, termasuk konten-konten religius. Namun, di sisi lain, konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai akhlak, seperti kekerasan dan perilaku egois, sering kali sulit untuk dikontrol oleh orang tua dan guru. Penelitian ini juga menemukan bahwa teknologi digital dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung pendidikan akhlak jika dimanfaatkan secara bijak. Konten digital yang mendidik, seperti video ceramah agama, aplikasi pembelajaran akhlak, dan media sosial dengan nilai-nilai positif, dapat memperkuat pembentukan karakter anak. Namun, kontrol yang efektif dan sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemanfaatan teknologi sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan yang muncul di era digital.
Efektivitas Model Pembelajaran Small Group Discussions Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Sejarah Kebudayaan Islam (Studi di STIT Al-Khairiyah Cilegon) Uyun, Nadrotul; Kurnaesih, Uun
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar mahasiswa adalah model pembelajaran yang digunakan. Model pembelajaran Small Group Discussions (SGD) telah banyak digunakan dalam berbagai konteks pendidikan dan telah terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran SGD dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan analisis deskriptif, yaitu penelitian langsung yang dilakukan di lapangan atau kepada responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang model pembelajaran small grup discussion dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah SKI Sumber data merupakan segala keterangan atau informasi yang berkaitan dengan penelitian yang akan dibahas. pada mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan analisis deskriptif, yaitu penelitian langsung yang dilakukan di lapangan atau kepada responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang model pembelajaran small grup discussion dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah SKI Sumber data merupakan segala keterangan atau informasi yang berkaitan dengan penelitian yang akan dibahas.Penelitian ini akan melihat apakah penggunaan model pembelajaran SGD dapat meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran small group discussion dinilai dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah SKI. Hal itu dapat dilihat dari perubahan hasil pre-tes dan post-tes, yakni; Sebelum menggunakan model small group discussion sebanyak 15% atau sekitar 6 orang mahasiswa mendapat nilai D, tetapi setelahnya tidak ada mahasiswa yang mendapat nilai D. Mahasiswa yang mendapat nilai C sebelum penggunaan model adalah sebanyak 40% atau 16 orang mahasiswa, setelah perlakuan mengalami penurunan sebesar 13% atau 5 orang mahasiswa. Sedangkan nilai B yang sebelumnya diarih oleh 35% atau sebanyak 14 orang mahasiswa, tetapi setelah penggunaan model meningkat menjadi 63% atau sekitar 25 orang mahasiswa. Sedangkan mahasiswa yang mendapat nilai A yang semula atau sebelum menggunakan model adalah sebanyak 25%, setelah adanya perlakuan bertambah menjadi 50%.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DAN MODERASI DALAM SEBUAH PERJUMPAAN DALAM MERAWAT KERAGAMAN Eti Shobariyah
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang Kebijakan Pendidikan Islam dan Moderasi dalam sebuah Perjumpaan dalam Merawat Keragaman. Dalam tulisan ini, dijelaskan bahwa kebijakan Pendidikan Islam dan moderasi beragama telah banyak mengalami perubahan dan penyesuaian sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. Kebijakan pendidikan Islam dan moderasi beragama juga tidak hanya fokus pada aspek agama saja, namun melibatkan aspek sosial, budaya, dan teknologi agar setiap peserta didik mampu bersaing di era revolusi industry ini. Pendidikan Islam pada prinsipnya didasarkan pada dua sumber pokok ajaran Islam, yaitu Al-Qur’an dan Hadis. Di tambah pendidikan Islam memiliki sejarah yang luar biasa. Dengan demikian, parameter baik dan buruk dalam karakter seseorang memiliki standar tertentu menurut Al-Qur’an dan Hadis. Sebagai dasar pendidikan Islam, Al-Qur’an dan Hadis dalah rujukan untuk mencari, membuat, dan mengembangkan paradigma, konsep, prinsip, teori, dan teknik pendidikan Islam, termasuk juga dalam setiap upaya pendidikan. Karena bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis yang merupakan pokok ajaran Islam, maka pendidikan Islam yang terkandung dalam nilai-nilai pembelajaran di madrasah disebut sebagai fondasi bagi pendidikan karakter. Dewasa ini ujian Pendidikan agama islam dan moderasi bukan hanya ada pada dunia nyata. Tetapi pula pada dunia maya. Dengan berkembangnya perkembangan zaman. Maka, kebijakan satu negara pun harus berubah guna merespon perkembangan zaman. Selain itu, perkembangan moderasi di Indonesia dilakukan melalui berbagai kebijakan, program dan kegiatan, baik yang dilakukan pemerintah ataupun swasta. Namun, masih terdapat beberapa tantangan dalam pengimplementasian Pendidikan islam dan moderasi beragama dalam merawat keberagaman di Indonesia, seperti rendahnya partisipasi masyarakat dalam program-program Pendidikan dan moderasi beragama yang diselenggarakan oleh pemangku kebijakan.
Strategi Intergrasi Teknologi Digital Dalam Perkembangan Kurikulum Pendidikan Di Sekolah Sayuti; Zakaria, Nadila; Herlina Widyastuti
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan spiritualitas siswa. Di era digital, integrasi teknologi digital dalam kurikulum pendidikan menjadi strategi penting untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi integrasi teknologi digital dalam pendidikan Islam, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi, solusi yang dapat diterapkan, dan dampaknya terhadap kurikulum di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi seperti platform interaktif, media sosial, dan elemen gamifikasi mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkaya proses pembelajaran. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi dan kebutuhan akan pelatihan guru. Kesimpulannya, integrasi teknologi digital dapat memperkuat kualitas pendidikan Islam jika didukung oleh strategi terencana, pelatihan yang memadai, dan infrastruktur yang memadai.
FEMINISME DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI KRITIS TERHADAP INTERPRETASI KITAB KLASIK Uun Kurnaesih; Tati Dahliah; Fadhila Nurfalah Setia
Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Adz-Zikr : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STIT Al-Khairiyah Cilegon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the intersection of feminism and Islamic religious education by critically a nalyzing interpretations of classical Islamic texts. Feminism, as a socio-political movement advocating for gender equality, often contrasts with traditional Islamic perspectives that emphasize distinct roles and responsibilities for men and women. This research examines the diverse interpretations of religious texts, cultural traditions, and societal norms that influence gender perceptions in Islamic contexts. Through a systematic literature review, the study identifies key areas of conflict and convergence between feminist thought and Islamic teachings, particularly regarding justice, rights, and the role of women in society. The findings highlight the potential for reinterpretation of religious texts to address gender bias while preserving Islamic principles. This research also critiques Western feminist ideologies that may conflict with Islamic values and proposes "Islamic feminism" as a contextual framework for promoting equality and justice. By emphasizing balanced roles and mutual complementarity between genders, the study underscores the importance of education and reinterpretation to challenge patriarchal traditions. Furthermore, this work advocates for empirical approaches to strengthen theoretical arguments, providing practical solutions for harmonizing feminist ideals with Islamic teachings. It contributes to ongoing debates about feminism in Muslim societies, offering insights into promoting sustainable development and advancing women's rights within the framework of Islamic values.