Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa
Jurnal hasil penelitian Mahasiswa yang dihasilkan dari Skripsi Mahasiswa yang telah diujikan dihadapan dosen penguji. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Seoetember. Judul: Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa (JMKB) Tagline: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa dalam Cabang Ilmu Pendidikan Topik: penelitian Penerbit: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan p-issn 2809-5154 e-issn 2809-5057 Jadwal Terbit 2 kali dalam satu tahun (Maret dan September) Bahasa: Indonesia dan Inggris Penerbit: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles
168 Documents
Survei Pemahaman Mengenai Elektronik Tilang (E-Tilang) Pada Peserta Didik
Safitri, Nurhani
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.3 No.2 September 2023
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman peserta didik mengenai elektronik tilang di SMK YPUI Jakarta SelatanPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMK YPUI Jakarta Selatan dengan adalah peserta didik SMK YPUI Jakarta selatan dengan usia 17 tahun atau lebih. . Teknik pengambilan sampel menggunkan teknik sampel bertujuan (Sampling Purposive) sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 89 peserta didik. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menyebarkan kuisiner dengan pernyataan skala guttman dengan alternatif jawaban “Ya†atau “Tidakâ€. Kuisioner terdiri dari 33 pernyataan valid dan reabel yang sebelumnya sudah dilakukan uji validitas menggunakan metode rumus koefisien reprodusibilitas (Kr) dan koefisien skalabilitas (Ks). Uji realibilitas penelitian ini menggunakan rumus KR 20 (Kuder Richardson).Hasil Penelitian mengenai tingkat pemahaman mengenai elektronik tilang (E-Tilang) peserta didik di SMK YPUI Jakarta selatan dengan sampel 89 peserta didik menunjukan bahwa Tingkat Pemahaman mengenai elektronik tilang (E-Tilang) peserta didik di SMK YPUI Jakarta selatan berada dalam kategori tinggi dengan persentase 82%. Dengan demikian peserta didik masih belum sepenuhnya mempunyai pemahaman yang baik terhadap Elektronik Tilang (E-Tilang) yaitu masih terdapat 18% peserta didik yang kurang memahami.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dilingkungan Masyarakat Desa Karyawangi Kabupaten Pandeglang
Saadah, Siti;
Hendri, Hendri
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.3 No.2 September 2023
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, sebagai jati diri bangsa yangmemiliki prinsip yang berbeda dengan negara lainnya, tentunya hal inilah yang menjadikan ciri khas bangsa Indonesia. Pancasila dipilih sebagai dasar negara, pedoman pandangan hidup bangsa, petunjuk dan ideologi bangsa Indonesia, pancasila sendiri merupakan alat pemersatu bangsa Indonesia, untuk tetap menjaga keutuhan eksistensi negara Indonesia karena didalam pancasila pada setiap sila-sila terdapat nilai-nilai yang bermakna yang sesuai dengan kepribadian dari bangsa Indonesia itu sendiri, nilai- nilai inilah yang harus dilestarikan dan di implementasikan dengan baik di negara Indonesia khusunya dilingkunga Masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitiandengan subjek penelitian ini adalah kepala desa, tokoh Masyarakat, dan Masyarakat. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menynjykkan bahwa Masyarakat desa karyawangi khususnya kampung cijolang sudah cukup baik dalam memahami nilai-nilai Pancasila dan pelaksanaan penerapannya. Adapun faktor atau kendala yang menjadi penghambatnya ialah karena kurangnya pemahaman Masyarakat terhadap Pancasila. Adapun solusi untuk mengatasinya adalah dengan melalui berbagai kegiatan yang berlandaskan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Peran Pola Asuh Orang Tua Dalam Menanamkan Sikap Sopan Santun Pada Peserta Didik Di MTS AL MURSYIDIYYAH Pamulang
Soipah, Fatmawati
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.3 No.2 September 2023
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab menurunnya etika sopan santun peserta didik di Mts Al Mursyidiyyah dan untuk mengetahui peran yang dilakukan orang tua dalam menanamkan sikap sopan santun peserta didik. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Wali siswa, Wali kelas, Guru mata pelajaran PPKn dan Siswa . Teknik dan instrumen pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data mengacu pada reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukan faktor penyebab menurunnya etika sopan santun peserta didik di Mts Al Mursyidiyyah bahwa kehadiran orang tua dengan memberikan pola asuh yang baik, anak-anak akan tumbuh menjadi individu yang memiliki sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. penting bagi orang tua untuk memahami peran dan pentingnya pola asuh dalam menanamkan sikap sopan santun pada peserta didik. Dengan memberikan pola asuh yang baik, orang tua dapat membantu anak-anak mereka untuk tumbuh menjadi individu yang sopan dan menghormati orang lain. Berdasarkan rincian data bahwa peran orang tua dalam menanamkan sikap sopan santun pada peserta didik di Mts Al Mursidiyyah menunjukan interval kategori baik, peserta didik dapat mengiplementasikan apa yang ditanamkan oleh orang tua dan juga wali kelas.Kata kunci : Pola Asuh, Sopan Santun, Peserta Didik.
Penerapan Hukuman Rohani Untuk Menegakkan Disiplin Siswa
Niam, Akhmad
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.3 No.2 September 2023
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Penerapan Hukuman Rohani untuk menegakkan disiplin siswa di SMP IT Ash Shiddiqiyyah Ciputat dan (2) Efektifitas Penerapan Hukuman Rohani untuk menegakkan disiplin siswa di SMP IT Ash Shiddiqiyyah Ciputat . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan study kasus. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sumber data atau informan adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru BK (bimbingan konseling), dan 4 orang tua wali murid ,5 siswa . Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa (1) Prinsip penerapan Hukuman rohani adalah mudah di lakukan dan mempunyai manfaat ,dan tujuan agar siswa menjadi lebih disiplin ,membentuk kebiasaan . Bentuk Hukuman Rohani yang ada di SMP IT Ash Shiddiqiyyah adalah membiasakan hal yang baik seperti sholat tahajjud,ziyadah,tilawah ,Character Camp,birrul walidain .(3) Adapun tahap tahap pelaksanaan Hukuman Rohani di SMP IT Ash Shiddiqiyyah adalah sebagai berikut (1) Walas menginformasikan kepada Ananda serta ortu (2) Proses tabayyun kepada pelanggar (3)Pemanggilan orang tua (4) Pemberian jenis Hukuman.Penerapan Hukumaan Rohani di SMP IT Ash Shiddiqiyyah Ciputat Sudah cukup di anggap efektif di tinjau dari dampak yang di berikan serta menjadikan bentuk Hukuman tersebut sebuah kebiasaan.
Implementasi Pendidikan Pancasila dan Kewaarganegaraan Dalam Membentuk Kecerdasan Sosial
Munawaroh, Siti Na'imatul
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.3 No.2 September 2023
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Untuk kemajuan sebuah pendidikan dan akademik di masa sekarang tentunya dibutuhkan suatu penelitian yang dapat mengembangkan pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP ANNUR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana guru menanamkan kecerdasan moral dan mengimplementasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil dari penelitian adalah implementasi kecerdasan moral di SMP ANNUR perlu dimaksimalkan lagi agar setiap peserta didik mampu beradaptasi dengan baik dimasa depan. Kecerdasan moral peserta didik di SMP ANNUR sudah baik dan masih harus dikembangkan dengan menanamkan kecerdasan moral disekolah dan juga lingkungan keluarga dan masyarakat yang mendukung, agar pembentukan kecerdasan moral peserta didik memiliki kecerdasan moralitas dikehidupan masa depan yang baik dan teratur. Upaya sekolah dalam membentuk kecerdasan moral peserta didik di SMP ANNUR, sekolah berupaya dengan memaksimalkan pada saat pembelajaran formal didalam kelas dengan guru PPKn dan melauli kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang diwajibkan sekolah untuk diikuti peserta didik sebagai upaya dalam pembentukan kecerdasan moral peserta didik diluar jam formal di kelas.Kata-kata kunci: Implementasi, Kecerdasan Moral, Peserta DidikAbstractFor the advancement of education and academics in the present, of course, research is needed that can develop education. This research was conducted at ANNUR Middle School. The purpose of this research is to find out how far the teacher instills moral intelligence and implements it. The method used in this study uses a qualitative approach with data collection methods of observation, interviews and documentation. The results of the research are that the implementation of moral intelligence at ANNUR Middle School needs to be maximized again so that each student is able to adapt well in the future. The moral intelligence of students at ANNUR Middle School is good and still needs to be developed by instilling moral intelligence in schools and also a supportive family and community environment, so that the formation of moral intelligence of students has a good and orderly future life. The school's efforts in forming the moral intelligence of students at ANNUR Middle School, the school seeks to maximize formal learning in the classroom with Civics teachers and through extracurricular activities that are required by the school to be followed by students as an effort to form the moral intelligence of students outside formal hours in class.Keywords: Implementation, Moral Intelligence, Students
Pendidikan Anti Korupsi Terhadap Karakter Kedisiplinan Peserta Didik
Wahyuni, Tri;
Utami, Ichwani Siti
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.3 No.2 September 2023
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: This study aims to determine whether there is an effect of Anti-Corruption Education on the Disciplinary Character of Students at SMP Negeri 30 Tangerang. This research was conducted using a quantitative approach and the method used was correlational. The population in this study were 339 class VII students with a sample of 77 students. The data collection technique used was a questionnaire with a Likert scale questionnaire instrument. The data analysis technique used is analysis test, prerequisite test and Pearson Correlation Hypothesis Test. The results showed that the relationship between anti-corruption education variables and disciplinary character variables has a strong relationship strength and has a significant relationship (rho = 0.625; sig. = 0.000; p-value = 0.05) and the effect of anti-corruption education variables on disciplinary character variables is 39. 0% (Rsquare = 0.390) and has a significant effect (DF = 2;44, F = 48.033, sig. = 0.000, p-value = 0.05).
Paradigma Perkawinan Anak di Bawah Umur dalam Perspektif Hukum Perdata
Rachmawaty, Shella;
Sitanggang, Juan Ferdinan;
Mawardah, Fifah;
Wardana, Puti Agustia
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.1 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hukum perdata merupakan aturan atau ketentuan yang mengatur baik hak maupun kepentingan antar individu dalam bermasyarakat, yang mana salah satunya mengatur tentang perkawinan. Perkawinan merupakan jalinan hubungan antara pria dan wanita yang mana hubungan tersebut tentunya dinyatakan sah dimasyarakat jika memenuhi atas peraturan tentang perkawinan yang berlaku. Masalah yang dikaji yakni menganai usia perkawinan menurut hukum perdata, kemudian mefokuskan pembahasan jurnal kali ini pada apa yang menjadi pengaruh terjadinya perkawinan dibawah umur, dampak dari terjadinya perkawinan dibawah umur, upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya perkawinan anak dibawah umur. Tujuannya yakni untuk mengetahui paradigma pernikahan anak dibawah umur dalam persepektif hukum perdata. Metode yang digunakan yakni kajian literatur. Hasil yang diperoleh yakni walaupun perkawianan sudah diatur dalam peraturan yang berlaku di negeri khusunya dalam persfektif hukum perdatatetapi perkawinan anak dibawah umur masih saja terjadi hal ini tentunya dipengaruhi faktor penyebab pernikahan anak dibawah umur, selaian itu juga tentu adanya dampak dari pernikahan anak dibawah umur, kemudian upaya untuk meminimalsir pernikahan anak dibawah umur. Maka kesimpulannya ditetapkan batas usia dalam perkawianan pada dasarnya diberlakukan untuk kebaikan seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan kehidupannya. Saran adanya ketentuan mengenai usia perkawinan sudah sepatutnya hukum, peraturan atau ketentuan ditaati dan dipatuhi oleh masyarakat sebagaimana mestinya.Kata Kunci : Usia, Perkawinan, Hukum Perdata
Sistem Hukum Perkawinan di Indonesia Menurut Persepektif Hukum Perdata
Wahyuni, Sri;
Amaliyah, Rufiatul;
Septiani, Farhah Hafifah;
Cipta, Cipta
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.1 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dasar kehidupan mansuia sebagai makhluk sosial memang sudah mutlak tuhan ciptkan dari manusia itu dilahirkan ke dunia. Kehidupan manusia sebagai makhluk sosial mendorong manusia untuk memilih teman hidupnya yang dipersatukan dengan ikatan perkawinan. Di dalam kepercayaan atau agama, tidak pernah lepas dari ketentuan pernikahan yang diberlakukan oleh para pengikutnya agar dapat menyesuaikan keputusan tersebut. Meski pun demikian, Negara juga memiliki peran untuk melindungi masyarakatnya dalam menjalani kehidupan. Perlindungan tersebut, Indonesia ciptakan melalui ketentuan sistem Hukum Perkawinan yang mengatur segala ketentuan dalam menjalani proses perkawinan di Indonesia. Atasa dasar hal tersebut, maka sudah sepatutnya masyarakat Indonesia dapat memahami dan mengikuti segala prosedur yang ada di dalam ketentuan hukum yang berlaku. Adanya hukum dapat mejalin hubungan manusia dalam menjalani kehidupan lebih terjamin, dan terjaga oleh negara yang menaunginya.Kata-kata kunci: Manusia 1; Perkawinan 2; Hukum 3
PERKAWINAN ANTAR NEGARA BERDASARKAN HUKUM PERDATA INTERNASIONAL
Robo, Sofianti Musa;
Juwilanda, Theresia Lianna;
Soi, Yeni Fitriani;
Ismail, Mohammad Hijir
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.1 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkawinan merupakan peristiwa hukum apabila perkawinan tersebut merupakan perkawinan yang sah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat membawa pengaruh pada semakin mudahnya terjadi hubungan antar sesama manusia, antar suku bangsa, dan antar Negara dalam segala aspek kehidupan. Salah satu pengaruhnya adalah terjadinya perkawinan campuran antara pasangan berbeda kewarganegaraan, termasuk pada tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja dari Negara lain. Perkawinan beda kewarganegaraan memang seringkali menimbulkan persoalan, terutama berkaitan dengan proses pencatatan perkawinan yang akan dilangsungkan, apakah di negara asal calon suami atau di negara asal calon istri. Prosedur perkawinan antar Negara menurut hukum perdata internasional menjelaskan bahwa aturan pernikahan terhadap pasangan beda warga negara, dikembalikan pada pasangan masing-masing akan memakai hukum Negara calon suami, atau memakai hukum Negara calon istri. masalah yang muncul dalam prosedur perkawinan campuran beda kewarganegaraan adalah pada tahap mempersiapkan surat keterangan dari pegawai pencatat perkawinan dan pada tahap mempersiapkan surat ataupun dokumen lainnya. Penyelesaian problem yang muncul dalam prosedur perkawinan campuran yang telah dipersiapkan pemerintah adalah memberikan informasi yang jelas dan menyediakan website kepada pasangan yang akan menikah. Kepada oknum-oknum yang nakal, harus diberikan sanksi yang tegas. Kata-kata kunci: Perkawinan, Antar Negara, Hukum Perdata Internasional
PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DI INDONESIA
Saskia, Adinda;
Rahma, Aulia;
Anjani, Popi;
Savietri, Sela Anggie
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol.1 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan dan perkembangan hukum perdata timbul sebab hukum bersifat dinamis, hal ini juga dipengaruhi juga oleh peradaban manusia yang makin bergeser seiring perkembangan teknologi serta pemanasan globalisasi. Hukum perdata hakikatnya sangat berkaitan dengan perkokohan fungsi pengawasan di dalam internal yang menggantikan fungsi pengawasan eksternal. Perkembangan hukum perdata modern ini karena dasar nya selalu berkaitan dengan hubungan rezim pemerintah dengan masyarakat, dengan begitu dapat memperkuat peran serta partisipatif masyarakat pada suatu aspek. Salah satu bentuk moderenisasi hukum perdata yang berkembang ini diantaranya; Hukum kontrak perjanjian, hukum perlindungan konsumen, dan hukum tenaga kerja, sebagai bentuk wujud pengkokohan fungsi internal yang berkaitan dengan fungsi kontrol eksternalKata kunci: Hukum Perdata, Perkembangan, Perubahan.