cover
Contact Name
Mas Fierna Janvierna Lusie Putri
Contact Email
fiernamas16@gmail.com
Phone
+6289629555512
Journal Mail Official
jurnalmahasiswakarakterbangsa@unpam.ac.id
Editorial Address
http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JMKB/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 28095154     EISSN : 28295057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal hasil penelitian Mahasiswa yang dihasilkan dari Skripsi Mahasiswa yang telah diujikan dihadapan dosen penguji. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Seoetember. Judul: Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa (JMKB) Tagline: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa dalam Cabang Ilmu Pendidikan Topik: penelitian Penerbit: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan p-issn 2809-5154 e-issn 2809-5057 Jadwal Terbit 2 kali dalam satu tahun (Maret dan September) Bahasa: Indonesia dan Inggris Penerbit: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang Fokus dan ruang lingkup kajian: 1) pancasila dan kewarganegaraan; 2) pendidikan pancasila dan kewarganegaraan; 3) hukum dan ketatanegaraan; 4) perundang-undangan dan kebijakan publik; dan 5) pendidikan dan pembelajaran
Articles 168 Documents
Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Metode Pembelajaran Brainstorming dan Metode Pembelajaran Konvensional Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Di SMK Islam Asy-Syuhada Nabilah, Lulu
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMK Islam Asy-Syuhada dengan tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan metode Braintorming (Curah Pendapat) dan metode konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKn di SMK Islam Asy-Syuhada. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Eksperimen Semu atau Quasi Eksperimen. Dalam desain eksperimen semu ini menggunakan 2 kelompok yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang mana keduanya diberikan perlakuan berbeda. Total sampel yang digunakan dari kedua kelas tersebut dalam penelitian ini adalah 62 siswa yang diberi perlakuan berupa metode Brainstorming pada kelas eksperimen dan metode konvensional pada kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument tes uraian sebanyak 13 soal melalui pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakuan metode pembelajaran Brainstorming pada kelas eksperimen diketahui perbedaan rata-rata gain ternormalisasinya adalah sebesar 0.74 yang termasuk ke dalam kategori tinggi. Sedangkan, pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata gain ternormalisasi sebesar 0.39 dengan kategori sedang. Adapun hasil analisis berdasarkan data posttest dengan Uji-t melalui Uji Mann-Whitney U-Test menggunakan aplikasi SPSS versi 26 diperoleh Sig. < α yaitu 0.000 < 0.05 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar menggunakan metode pembelajaran Brainstorming dan metode pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kata-kata kunci: Brainstorming, PPKn, Berpikir Kritis
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Market Place Activity Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Dalam Materi Sumpah Pemuda Muhammad Imran Lukmanul Hakim; Imas Masriah
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pemahaman peserta didik dapat berpengaruh kepada prestasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Market Place Activity terhadap prestasi belajar peseta didik pada pembelajaran PPKn materi Sumpah Pemuda di SMP PGRI 1 Ciputat Tangerang Selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah penelitian eksperimen dengan jenis quasi eksperimental design. Desain yang peneliti gunakan ialah pre-test post-test control grup yang melibatkan dua grup yakni grup experiment dan grup kontrol. Data yang dikumpulkan oleh peneliti akan mendukung atau menolak hipotesis yang diajukan. Metode penelitian ini berkaitan dengan pengujian hipotesis atau melibatkan pendekatan penelitian deduktif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari peserta didik kelas VIII 3 sebanyak 32 orang dan kelas VIII 4 sebanyak 32 orang di SMP PGRI 1 Ciputat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Studi ini memakai instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur prestasi belajar peserta didik. Dengan menerapkan model market place activity, average post-test kelas eksperimen mencapai 80,31 yang tergolong kategori sangat baik, sementara itu rata-rata post-test kelas kontrol sebesar 70,94. Peningkatan ini disebabkan oleh model pembelajaran market place activity yang lebih menarik, memakai metode yang bervariasi pada akhirnya peserta didik tidak merasa bosan, serta mendorong pesrta didik untuk lebih aktif bekerja sama dan berbagi. Berlandaskan hasil hipotesis penghitungan data tersebut, taraf signifikan sebesar 0,014 , maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ink bermakna ”Model pembelajaran kooperatif tipe market place activity berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran PPKn materi sumpah pemuda kelas VIII”. Kata-kata kunci: Pembelajaran Koperatif; Market Place Activity; Sumpah Pemuda
Penanaman Sikap Nasionalisme Melalui Pembelajaran PPKn Pada Siswa SMA Andri Kurniawan; Rachmatulloh Rusli SAg, M.Pd.I
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap nasionalisme merupakan sikap yang sangat penting dimiliki oleh siswa maupun guru, sikap nasionalisme juga dapat menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap nasionalisme siswa dalam lingkungan sekolah SMA Triguna Utama sudah berjalan dengan baik dilihat dari hasilnya yaitu; peserta didik dapat menyerap pembelajaran yang diberikan oleh guru PPKn, serta mampu menerapkannya dilingkungan kelas, sekolah dan di masyarakat. Dari hasil penelitian ternyata mata pembelajaran PPKn lebih berperan aktif dalam membangun sikap nasionalisme dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanaman sikap nasionalisme melalui pembelajaran PPKn sudah cukup baik dapat dibuktikan dari peserta didik yang menerapkan sikap nasionalisme dalam kegiatannya sehari hari, namun masih terdapat beberapa siswa yang masih belum mampu menerapkan sikap nasionalisme dikarenakan belum adanya motivasi yang kuat dan malu untuk menerapkan sikap tersebut.
Peran Guru PPKn Dalam Peningkatan Literasi Belajar Siswa Kelas Viii Smp An-Najiyah Pondok Aren Kota Tangerang Selatan Kurniawan Dwi Yanto; Lina Marlina
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru PPKn dalam peningkatkan literasi belajar siswa kelas VIII di SMP An-Najiyah Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Menggunakan metode kualitatif, subjek penelitian meliputi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Guru PPKn, Guru IPS, Guru PAI, dan siswa beragama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, serta Konghucu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis dengan teknik coding. Hasil penelitian menunjukkan gerakan literasi di SMP An-Najiyah berjalan baik, dilakukan melalui strategi di dalam maupun luar kelas. Guru mendorong siswa memanfaatkan waktu luang untuk membaca dan membawa beragam buku, seperti LKS, buku paket, cerita fabel, dan dongeng, untuk meningkatkan minat baca siswa. Buku favorit siswa, seperti komik dan buku bergambar, dinilai efektif menarik perhatian dan mempermudah pemahaman. Guru PPKn memainkan peran penting melalui pembiasaan membaca di awal pembelajaran, tugas membaca di rumah, serta pemanfaatan waktu luang. Selain itu, keberhasilan literasi didukung lingkungan sekolah yang ramah literasi, seperti perpustakaan memadai dan sudut baca di kelas. Kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pihak terkait juga berkontribusi menciptakan lingkungan akademik yang literat. Guru memiliki tanggung jawab besar membimbing, memotivasi, dan menyediakan fasilitas belajar efektif demi perkembangan literasi siswa.Kata Kunci : Guru PPKn, Peningkatan Literasi, Belajar Siswa
Persepsi Masyarakat Tentang Pernikahan Dini di RW 06 Desa Sukasari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor sepia, sepia; Sulastri
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode survey dan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Rt 03 dan Rt 04 Desa Sukasari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dengan teknik sampling slovin. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket kuesiner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji one sample t test. Hasil penelitian ini menunjukanna bahwa nilai t hitung sebesar 10,491 jika dibandingkan dengan nilai t tabel dengan dk= n-1 (100-1 = 99) dengan taraf signifikan a = 5% (0,05) diperoleh t tabel sebesar 1,66036. Nilai t hitung 10.491 > t table 1,66036 dan Nilai (2 tailed) < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05 maka dengan demikian dari perhitungan sampel diatas ditemukan bahwa persepsi mayarakat tentang pernikahan dini di RW 06 Desa Sukasari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor disebakan oleh faktor rendahnya pendidikan, faktor rendahnya ekonomi masyarakat dan faktor budaya setempat. Berdasarkan hasil tersebut hendaknya pemerintah Desa Sukasari mengadakan sosialisasi terkait pernikahan dini agar masyarakat lebih mengenal terkait bahayanya dari dampak pernikahan dini Kata-kata kunci: persepsi; masyarakat; pernikahan dini
Peran Guru Dalam Pembentukan Disiplin Pada Peserta Didik Auliana, Nabila
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, peneliti melihat masih ada beberapa peserta didik di SMP Muhammadiyah 3 Kota Tangerang yang masih kurang disiplin. Sehingga peneliti ingin meneliti penyebab hal tersebut. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka yang menjadi rumusan pada masalah penelitian ini yaitu melihat bagaimana peran guru dalam pembentukan disiplin pada peserta didik di SMP Muhammadiyah 3 Kota Tangerang dan kendala apa sajakah dalam pembentukan disiplin pada peserta didik di SMP Muhammadiyah 3 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PPKn, guru kelas 7, 8 dan 9, guru bidang kesiswaan, serta perserta didik kelas 7,8, dan 9. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengetahui disiplin pada peserta didik di SMP Muhammadiyah 3 Kota Tangerang. Teknis analisa data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Wawancara dilakukan untuk mengetahui apa saja peran yang dilakukan guru serta kendala yang dialami guru dalam membentuk disiplin pada peserta didik di SMP Muhammadiyah 3 Kota Tangerang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru di SMP Muhammadiyah 3 Kota Tangerang sudah menerapkan perannya dalam pembentukan disiplin pada peserta didik. Kendala dalam pembentukan disiplin pada peserta didik cenderung dari faktor internal pada diri peserta didik. Adapun solusinya yaitu dengan menerapkan pembinaan dan pendekatan dalam membentuk disiplin pada peserta didik yang dilakukan oleh sekolah. Kata-kata kunci: Peran Guru 1; Pembentukan 2; Disiplin 3
Pengaruh Kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah Terhadap Kedisiplinan Peserta Didik di SMK Letris Indonesia 2 Kota Tangerang Selatan Ratnawati, Nur Laila; Roni Rustandi
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan satu-satunya organisasi kesiswaan yang berada di lingkungan sekolah. Tujuan didirikannya Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah untuk melatih siswa dalam berorganisasi dengan baik dalam menjalankan kegiatan sekolah yang berhubungan dengan siswa. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) berperan penting dalam meningkatkan kemampuan keorganisasian, dengan melatih siswa untuk berperan aktif dalam kegiatan sekolah dalam rangka mengembangkan kedisiplinan didasarkan kepada kepatuhan peraturan yang merupakan ciri dari kedewasaan siswa. Maka dari itu, kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dapat menjadi pengembangan potensi yang dimiliki oleh peserta didik SMK Letris 2 Kota Tangerang Selatan melalui berbagai kegiatan- kegiatan. Kedisiplinan siswa adalah suatu bentuk kesediaan untuk patuh terhadap peraturan atau tata tertib yang telah diberlakukan di sekolah, karena berkualitas atau tidaknya belajar siswa sangat dipengaruhi oleh faktor kedispilan siswa, disamping faktor yang lain. Disiplin sekolah berfungsi mendukung terlaksananya proses dan kegiatan pendidikan agar berjalan lancar dan memberi pengaruh bagi terciptanya sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap kedisiplinan peserta didik di SMK Letris 2 Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan koefisiensi korelasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap kedisiplinan peserta didik di SMK Letris 2 Kota Tangerang Selatan dapat dilihat dari hasil uji t (parsial) ditemukan jika nilai Sig 0,001 < 0,05 dan nilai t-hitung 3.739 > t-tabel 1.66864 dan pada uji f ditemukan jika nilai Sig 0,004 < 0,05 dan nilai f-hitung 9.230 > f-tabel 3,14 maka variabel kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) menyatakan adanya pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel kedisiplinan peserta didik. Kata-kata kunci: Kegiatan OSIS, Kedisiplinan, PPKn
Implemntasi Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 Dalam Penguatan Karakter Religius andini rizki ryani; suanto
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berintegritas. Salah satu aspek utama dalam pendidikan karakter adalah karakter religius, yang mencerminkan nilai-nilai ketakwaan dan moralitas dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah Indonesia melalui Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter religius di sekolah. Namun, dalam implementasinya masih terdapat berbagai kendala, seperti keberagaman latar belakang siswa, kurangnya kesadaran peserta didik, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 dalam penguatan karakter religius di SMP Negeri 2 Cirendeu, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan berbagai strategi dalam penguatan karakter religius, termasuk integrasi dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta budaya sekolah. Faktor pendukung meliputi dukungan dari guru, orang tua, dan lingkungan sekolah, sementara faktor penghambat mencakup kurangnya kesadaran siswa dan keterbatasan fasilitas. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan karakter religius di sekolah perlu terus ditingkatkan. Saran yang diberikan adalah peningkatan keterlibatan orang tua dan masyarakat, serta penyediaan fasilitas yang lebih memadai untuk mendukung kegiatan keagamaan di sekolah. Kata-kata kunci: Pendidikan Karakter; Permendikbud No. 20 Tahun 2018; Karakter Religius