Articles
1,239 Documents
Pengaruh Penerapan Tata Kelola Pemerintahan dan Efektivitas Audit Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Pada Pemerintah Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara)
Cecilia Lelly Kewo;
Yanti Rufaedah
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.161 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1510
Isu yang paling mengemuka dewasa ini dalam pengelolaan administrasi publik adalah tata kelola pemerintahan yang baik atau disebut good government governance. Tata kelola yang baik dapat meningkatkan kepemimpinan organisasi, manajemen dan pengawasan, menghasilkan intervensi yang lebih efektif, dan akhirnya mengarah pada hasil yang lebih baik dengan kehidupan masyarakat yang meningkat. Salah satu betuk tata kelola pemerintah yaitu akuntabilitas laporan keuangan. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh tata kelola pemerintah dan efektivitas audit intern terhadap kualitas laporan keuangan. Sumber data diperoleh melalui penelitian lapangan yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner serta juga studi pustaka. Data dikumpulkan dari 65 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pada 8 kabupaten kota di Sulawesi Utara. Data sekunder sebagai bahan perbandingan yang diperoleh dari Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instasi Pemeritah. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan metode path analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tingkat kekeliruan 0.05 maka secara parsial tata kelola pemerintahan berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Efektivitas audit intern berpengaruh positif terhadap kualitas laporan. Secara simultan tata kelola pemerintahan dan efekivitas audit intern berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.
Pengaruh Electronic Word-of-Mouth Food Blogger terhadap Sikap dan Niat Berwisata Kuliner
Raden Moch Rafly Hilmiawan;
Lusianus Kusdibyo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1511
Konten blog telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu konten yang banyak dilihat adalah konten makanan atau kuliner. Banyak literatur mengatakan bahwa blogger memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan. Walaupun begitu jumlah penonton konten kuliner masih berfluktuasi, sehingga pengaruhnya terhadap wisata kuliner masih dipertanyakan. EWOM atau Word-of-Mouth secara elektronik yang dilakukan oleh blogger diteliti untuk mengetahui sikap (Attitude) dan niat perilaku (Behavioral Intention) dari para penonton konten. Kuesioner dengan menggunakan skala Likert dari satu sampai lima didistribusikan kepada 201 orang yang telah menonton konten food blogger. Penelitian ini menggunakan SEM-PLS untuk menganalisa hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua variabel memiliki pengaruh yang positif dan signifikan. Penelitian ini dapat membuat pemahaman baru mengenai blogger. Luaran yang dihasilkan dari penelitian ini adalah pemanfaatan penyebaran informasi yang dilakukan oleh food blogger sebagai media promosi baru.
Pengaruh Strategi Bisnis dan Kinerja Keuangan (Studi Kasus pada Perusahaan Properti di Bursa Efek Indonesia)
Katharina Priyatiningsih
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (785.449 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1512
Kondisi pasar properti, terutama pada produk apartemen menunjukkan zona merah dibanding produk properti yang lain. Perusahaan properti juga menghadapi tantangan pasar serta persaingan bisnis, dan untuk memenangkan persaingan perusahaan harus dapat merumuskan dan menerapkan strategi bisnis yang ditunjukkan melalui peningkatan kinerja keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi bisnis properti yang berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan berdasar pada rasio profitabilitas. Penelitian ini melibatkan perusahaan properti yang memiliki produk apartemen, terdaftar sebagai perusahaan go-public dan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada tahun yang sama di Bursa Efek Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian deskriptif ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian mengidentifikasikan strategi bisnis pada setiap perusahaan dalam kurun waktu yang sama dapat mempengaruhi kecenderungan kinerja keuangan dengan rasio profitabilitas yang berbeda. Strategi bisnis tersebut adalah upaya menarik investor melalui informasi bisnis yang disampaikan, upaya mempertahankan investor dengan memberikan bukti konkrit kinerja perusahaan, dan meningkatkan kesejahteraan atau kekayaan investor dengan nilai apartemen. Sedangkan untuk kinerja keuangan ditunjukkan dengan rasio profitabilitas yang diukur berdasar tingkat pengembalian aset/ROA, tingkat pengembalian ekuitas/ROE, dan tingkat marjin laba/NPM
Faktor-faktor yang mempengaruhi Income Smoothing perusahaan Property dan Real Estate periode 2014-2017
Kartika Dewi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.851 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1513
Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Income Smoothing dari perusahaan Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017. Variable Bebas yang digunakan adalah Return On Assets, Net Profit Margin dan Debt Assets Ratio. Variable Terikat menggunakan Income Smoothing yang diukur dengan Indeks Eckel. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017. Pemilihan sampel dalam pemilihan ini menggunakan purposive sampling method dan menghasilkan 116 sampel sebagai obyek penelitian. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan tahunan yang telah di audit dan terdaftar di laman www.idx.co.id. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistic biner dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Net Profit Margin dan Debt Asset Ratio berpengaruh positif terhadap Income Smoothing. (KD)
Motivasi Belanja Fesyen Online: Perspektif Generasi Y Wanita
Sabila Hanifan Ula Azizah;
Agustinus C Februadi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (882.495 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1514
Tujuan dari penelitian ini untuk memahami pola perilaku belanja fesyen online wanita Generasi Y Indonesia. Secara khusus, meneliti peran internet dan fesyen dalam mendorong konsumsi online. Industri fesyen online terus meningkat secara signifikan, dan konsumsi belanja online wanita Generasi Y Indonesia cukup tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini penting bagi sektor bisnis di bidang fesyen atau platform online untuk memahami konsumen potensialnya, dengan memiliki pemahaman lebih mengenai motivasi dan peran internet saat berbelanja online di era kompetitif ini. Pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan delapan peserta digunakan untuk mengumpulkan data. Pengolahan data menggunakan analisis tematik induktif. Tiga tema muncul dari data: Motivasi untuk tampil fesyenable, sumber informasi trend fesyen, fasilitas transaksi online. Temuan menunjukan bahwa motivasi utilitarian mendorong konsumsi online dan fesyen dijadikan sebagai identitas diri. Kemudian, peran Instagram digunakan sebagai referensi fesyen. Sedangkan, e-commerce sebagai sarana terpercaya belanja online. Namun, penelitian ini perlu memperluas tingkatan dari generalisasi Generasi dan kesetaraan gender untuk memahami motivasi belanja online lebih luas. Studi ini menyediakan data yang kaya untuk analisis lebih lanjut. Studi ini memberikan data yang berisi wawasan untuk manajer pemasaran yang bergerak di sektor bisnis bidang fesyen atau platform online bidang lainnya, yang menggunakan internet sebagai alat strategi bisnis.
Pengaruh Work Engagement Terhadap Employee Service Innovative Behavior: Kajian Empiris Di Minimarket
Faisal Abdul Aziz;
Sri Raharso
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (557.345 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1515
Karyawan merupakan komponen utama suatu perusahaan dan menjadi pelaku dalam setiap aktivitas perusahaan. Perusahaan dituntut untuk memiliki karyawan yang kompeten dan memiliki kinerja yang baik. Work engagement adalah sebuah konsep dimana karyawan memiliki komitmen dan semangat bekerja tinggi dalam pekerjaannya, selain itu karyawan membawa ide baru untuk perusahaan. Di tengah melambatnya pertumbuhan konsumsi masyarakat seiring berubahnya gaya hidup masyarakat serta munculnya fenomena belanja online membuat sebagian pasar modern melakukan efisiensi. Maka dari itu minimarket berlomba untuk menjadi minimarket yang unggul dari kompetitor dengan salah satunya memiliki karyawan yang engaged terhadap perusahaan dimana karyawan nantinya mampu memberikan inovasi layanan yang berbeda dari kompetitor lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh work engagement terhadap employee service innovative behavior di minimarket. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 150 karyawan minimarket di sekitar Antapani, Bandung. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif yang signifikan antara work engagement terhadap employee service innovative behavior.
Penggerak Niat Perilaku Pembelian Produk Fesyen Ramah Lingkungan dengan Teori Perilaku yang Direncanakan
Sarah Safira Sofiani;
Deddy Saefuloh
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (761.287 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1516
Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang berfokus pada niat perilaku produk fesyen ramah lingkungan. Pengujian penerapan Teori Perilaku yang Direncanakan (TPB) dalam penelitian ini secara khusus ditekankan pada pengukuran pengaruh tiga variabel yaitu Pengetahuan Pakaian Hijau, Impresi Sosial, dan Orientasi Mode ke dalam kerangka kerja TPB yaitu Sikap, Norma Subyektif, dan Kontrol Perilaku yang Dirasakan (PBC). Hal ini dilakukan untuk mengetahui niat perilaku dalam menggunakan produk fesyen yang ramah lingkungan. TPB diterapkan dengan tiga anteseden tidak langsung untuk menjelaskan analisis jalur, yang dikontribusikan untuk pemahaman akademis tentang keterkaitan di antara ketiga faktor yang mengarah pada niat perilaku. Kuesioner terstruktur didistribusikan secara acak melalui daring. Sebanyak 362 set data dikumpulkan dan pemodelan persamaan struktural digunakan untuk menguji model fit yang diusulkan. Hasil temuan menunjukkan Pengetahuan Pakaian Hijau dan Impresi Sosial memiliki hubungan signifikan dan positif dengan Sikap Hijau, berbeda dengan Orientasi Mode. Selanjutnya, PBC dari ketiga variabel TPB muncul sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap Niat Perilaku. Penelitian ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi akademisi dan pebisnis untuk dapat mengeksplorasi lebih lanjut aspek yang dibahas serta efek yang timbul pada komponen TPB, hingga dapat pula digunakan untuk merumuskan pemasaran produk fesyen yang ramah lingkungan
IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat)
Abdul Nasir;
Arwan Gunawan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (660.112 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1517
Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sejak tahun 2012-2015 mendapatkan nilai “C”, sedangkan pada tahun 2016 mendapatkan “CC” dan mengalami peningkatan namun tidak signifikan. Hal ini menunjukan bahwa akuntabilitas kinerja masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi good governance dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kabupaten Bandung Barat. Good governance merupakan tata kelola pemerintahan yang baik yang bertujuan agar pemerintah mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. SPIP adalah tindakan yang terintegrasi untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi. AKIP yaitu instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu instansi pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini menggunakan metode eksplanasi pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling dengan jumlah 125 sampel yang tersebar ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner serta diolah melalui software SPSS Statistic versi 23 dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi good governance, SPIP, dan AKIP termasuk dalam kategori sangat baik. Pengaruh implementasi good governance dan SPIP terhadap AKIP adalah signifikan sebesar 50% dan sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Peningkatan AKIP dapat didorong dengan adanya kebijakan khusus mengenai good governance dan SPIP secara berjenjang dan berkelanjutan.
Penerapan Lean Manufacturing untuk mengidentifikasi waste pada proses produksi kain knitting di lantai produksi PT. XYZ
Kartika Lestari;
Dony Susandi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1138.936 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1519
PT. XYZ merupakan cabang perusahaan yang bergerak dibidang textile khususnya pembuatan kain ½ jadi yaitu kain shuttle melalui proses tenun dan kain knitting melalui proses rajut. Kain knitting merupakan produk baru yang di produksi PT. XYZ, sebelumnya hanya memproduksi kain ½ jadi melalui proses tenun. Dalam memenuhi permintaan dan kepuasan konsumen, perusahaan selalu berusaha meningkatkan produksinya dengan tepat waktu. Untuk meningkatkan produktivitas maka diperlukan penerapan metode lean manufacturing pada proses produksi kain knitting menggunakan tools value stream mapping untuk mengidentifikasi waste yang harus diminimasi. Metode untuk mengidentifikasi waste diawali membuat value stream mapping dalam bentuk current state map untuk menggambarkan aliran material dan informasi, pembuatan process activity mapping untuk mengidentifikasi aktivitas yang bernilai VA,NVA dan NNVA, kemudian identifikasi kedalam 7 kategori waste, tahap terakhir analisis akar penyebab waste menggunakan fishbone diagram. Jenis waste yang teridentifikasi adalah defect berupa benang putus dan waiting berupa aktivitas bernilai NVA sebesar 44,01 % dari total waktu proses pembuatan kain knitting. Usulan rekomendasi perbaikan untuk meminimasi waste yang teridentifikasi yaitu penerapan 5S, melakukan perbaikan mesin secara berkala, membuat ruangan khusus dengan suhu rendah yang sesuai untuk memproduksi kain knitting, peningkatan kemampuan operator dan melakukan penyemprotan air pada mesin vacuum heat setter saat proses pendinginan mesin.
Penurunan Frekuensi Resonator Rongga Circular Menggunakan Material Dielektrik Konvensional dan Artificial Styrofoam
Arrum Budiyati;
Raden Adhika A;
Elisma Rufli
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (741.947 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1520
Maraknya penggunaan styrofoam di Indonesia membuatnya menjadi sumber limbah. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan styrofoam sebagai filter untuk menurunkan frekuensi resonator. Styrofoam termasuk sebagai kategori material dielektrik alami yang dapat digunakan pada resonator rongga. Styrofoam dimodifikasi dengan menambahkan sejumlah kawat konduktor tipis. Kawat-kawat konduktor tersebut dipasangkan tegak lurus menembus struktur dalam styrofoam. Pemasangan kawat-kawat konduktor ini mengacu pada sebaran magnitude medan listrik maksimum dari suatu mode gelombang elektromagnetik Transverse Magnetic (TM). Styrofoam dimodifikasi melalui proses elektromagnetisasi sedemikian rupa sehingga nilai permitivitas styrofoam meningkat. Penulis memanfaatkan informasi posisi intensitas medan listrik maksimum dari mode TM02 sehingga permitivitas styrofoam menjadi bersifat anisotropik. Penggunaan material dielektrik styrofoam pada penelitian ini berhasil menurunkan frekuensi resonator kosong sebesar 36%, atau frekuensi resonator kosong turun sebesar 2,64 GHz, yaitu dari 7,28 GHz menjadi 4,64 GHz.