cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Perancangan Struktur Atas Baja Komposit Gedung 4 Lantai di Indramayu Jawa Barat Salsabila, Alifa Butsainah Nur; Nurhasanah, Hanny; Kasyanto, Heri
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6698

Abstract

Gedung Asrama Haji di Indramayu Jawa Barat merupakan pelayanan tempat jemaah menerima perlengkapan seperti passport, gelang identitas, buku kesehatan, kartu jatah makan, dan uang living cost sebelum keberangkatan. Bangunan Asrama Haji ini memiliki 4 lantai dan berencana memperluas pembangunan tower tambahan. Bangunan Asrama Haji dibangun menggunakan struktur beton bertulang, sementara pada Penelitian ini struktur yang digunakan menggunakan baja komposit dengan standar yang dijadikan acuan yaitu SNI 1729:2020, SNI 1726:2019, SNI 1727:2020 dan SNI 2847:2019. Pemodelan struktur pada perancangan Penelitian ini menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dengan asumsi tanah batuan yang termasuk kedalam kategori risiko III dan juga kedalam kategori desain seismik C. Setelah melakukan pemodelan, dilakukan penginputan pembebanan dan kombinasi beban, kemudian dilakukan pengecekkan simpangan antar lantai dan PDelta, sehingga didapatkan gaya-gaya dalam yang nantinya digunakan dalam perancangan elemen kolom, balok, dan pelat lantai berdasarkan SNI 2847:2019 dan SNI 1729:2020. Pemodelan struktur atas dilakukan dengan sistem portal 3D serta perancangan yang dihasilkan dan disajikan dalam bentuk gambar detail.
Analisis Kenyamanan Ruang Berbasis Aspek Termal dan Visual pada Kafe X di Kota Bandung Kirana, Meta Nur; Simbolon, Luga Martin; Rosulindo, Parisya Premiera; Nuryati, Neneng
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6699

Abstract

Kenyamanan ruang merupakan faktor penting dalam menciptakan suasana yang mendukung aktivitas pengguna, terutama pada ruang publik seperti kafe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kenyamanan termal dan visual pada salah satu kafe di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan Thermogun, Anemometer, dan Hot Wire Anemometer, mengacu pada standar SNI 03-65722001 untuk kenyamanan termal dan SNI 6197:2020 untuk pencahayaan. Selain itu, analisis PMV (Predicted Mean Vote) dan PPD (Predicted Precentage of Dissatisfied) dilakukan berdasarkan standar ASHRAE 55 (2017). Pendekatan kualitatif dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna ruang untuk mengetahui persepsi kenyamanan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur udara berkisar antara 24,17°C hingga 26,55°C, kelembapan antara 56,82% hingga 66,43%, dan kecepatan udara 0,15–0,16 m/s. Nilai PMV berada pada rentang -0,27 hingga +0,50, dan PPD di bawah 10%, yang mengindikasikan kondisi termal yang masih cukup nyaman berdasarkan standar ASHRAE. Pencahayaan tercatat antara 150200 lux, di mana beberapa titik masih berada di bawah standar minimum SNI. Secara keseluruhan, kondisi ruang di kafe tidak memenuhi standar kenyamanan, namun diperlukan peningkatan pada aspek pencahayaan dan kelembapan untuk mencapai kenyamanan optimal bagi pengguna.
Analisis Perbedaan Ventilasi Alami dan Buatan terhadap Kualitas Udara untuk Mitigasi Gejala Sick Building Syndrome Najyah, Fatya Naja; Yuningsih, Nani; Margana, Ade Suryatman; Nuryati, Neneng
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6700

Abstract

Ventilasi berperan penting dalam menjaga kualitas udara dengan mensirkulasikan udara segar ke dalam ruangan. Jenis ventilasi yang umum digunakan meliputi cross ventilation, single-sided ventilation, dan ventilasi buatan seperti Air Conditioner. Ventilasi yang tidak memenuhi standar dapat memicu gejala Sick Building Syndrome (SBS) seperti sakit kepala dan menurunnya konsentrasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan ventilasi alami dan buatan terhadap kualitas udara dan gejala SBS dengan metode kuantitatif deskriptif dan desain cross sectional. Data diukur menggunakan anemometer dan hot wire anemometer. Parameter yang diukur meliputi temperatur, kelembapan relatif, kecepatan udara, dan pencahayaan. Sampel penelitian ini dilakukan kepada 36 orang staf kantor di Rumah Sakit X, Kabupaten Bandung. Ventilasi dievaluasi berdasarkan standar ASHRAE 62.1-2022 dan SNI 03-6572-2001, serta kualitas udara mengacu pada Permenkes No. 2 Tahun 2023. Hasil menunjukkan Office 1 dan 2 tidak memenuhi standar ventilasi alami, sedangkan Office 3 sesuai. Uji T-Independent menunjukkan temperatur dan kelembapan berpengaruh signifikan (p-value = 0.001), sementara pencahayaan dan kecepatan udara tidak signifikan (p-value >0.05). Gejala SBS dialami 36 responden (86.1%) pada ventilasi alami dan 29 responden (80.6%) pada ventilasi buatan.
Perancangan Simpang Tidak Sebidang Pada Simpang Soekarno Hatta – Ibrahim Adjie, Bandung Naomi, Christine Debora; Abhista, Khansa Kanistha; Prayogo, R. Desutama Rachmat Bugi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6701

Abstract

Simpang Soekarno Hatta – Ibrahim Adjie merupakan simpang dengan status jalan nasional dengan fungsi sebagai jalan arteri primer. Hal tersebut menjadikan jalan ini sebagai jalan utama bagi masyarakat yang mengakibatkan kemacetan yang menghambat mobilitas pengguna jalan tersebut. Sehingga, dapat dirumuskan bahwa Simpang Soekarno Hatta – Ibrahim Adjie memerlukan penanganan berupa simpang tidak sebidang. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis kinerja simpang sebidang, simpang tidak sebidang yang digunakan untuk mengurai kemacetan dan konflik, serta kinerja simpang setelah dilakukan penanganan. Metode yang digunakan yaitu survei lapangan serta analisis data. Didapatkan bahwa kinerja simpang sebidang Soekarno Hatta – Ibrahim Adjie pada tahun 2025 memiliki derajat kejenuhan berkisar 0.58 -1.21 dan tundaan sebesar 160.3 detik – 190.1 detik. Didapatkan simpang tidak sebidang yang memenuhi kriteria yang ada pada simpang sebidang Soekarno Hatta – Ibrahim Adjie adalah simpang tidak sebidang tipe Single Point Urban Interchange (SPUI). SPUI menggunakan underpass pada jalan mayor yaitu Jalan Soekarno Hatta. Hasil penelitian kinerja simpang setelah dilakukan penanganan berupa simpang tidak sebidang menunjukkan bahwa nilai derajat kejenuhan berkisar 0.30 – 0.77 dan tundaan berkisar 70.5 detik – 107.7 detik. Selain itu, terjadi penurunan titik konflik diverging sebesar 60%, merging sebesar 50%, dan tidak terjadi lagi crossing. Terdapat juga pengurangan waktu siklus sebesar 80 detik.
Perencanaan Jadwal dan Anggaran Biaya dengan Penerapan BIM pada Proyek Jembatan CL-06 Ibu Kota Nusantara Muhammad, Fadhil; Torino, Fikri Haafizh; Juarti, Ery Radya; Indah, Risma Nur
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6702

Abstract

Industri konstruksi menghadapi tantangan dalam efisiensi dan akurasi, terutama saat menggunakan metode konvensional. Building Information Modeling (BIM) hadir sebagai solusi inovatif yang menggabungkan model 3D dengan penjadwalan dan estimasi biaya untuk meningkatkan manajemen proyek. Tugas akhir ini membahas penerapan BIM pada Proyek Jembatan CL06 di Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang 60 meter dan lebar 23 meter. Pemodelan dilakukan menggunakan Autodesk Revit berdasarkan As Built Drawing, mencakup seluruh elemen struktural dan arsitektural. Hasil model digunakan untuk kuantifikasi material (Quantity Take Off) yang kemudian disusun menjadi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan acuan harga Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Timur tahun 2023–2024 melalui Microsoft Excel. Penjadwalan proyek dilakukan dengan Microsoft Project dan diintegrasikan ke Autodesk Navisworks untuk menghasilkan simulasi visual konstruksi. Hasilnya menunjukkan durasi proyek 355 hari kalender dan 21 item pekerjaan sebagai kegiatan kritis. BIM terbukti efektif dalam mendeteksi konflik desain, mengoptimalkan sumber daya, mengurangi risiko keterlambatan dan pembengkakan biaya, serta mempercepat estimasi biaya dan memperjelas visualisasi desain.
Perancangan Fondasi Abutment Flyover di Simpang Padat Lalu Lintas, Simpang Samsat Soekarno-Hatta Bandung Hataman, Allysha Putri; Nugraha, Zidan Fauzi; Hendry
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6703

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan Kota Bandung membuat infrastruktur jalan semakin meningkat mengakibatkan penggunaan Jalan Soekarno Hatta turut meningkat terutama pada simpang samsat yang menjadi jalan alternatif pilihan yang mengubungkan pusat kota dengan daerah-daerah peyangga. Untuk mengurangi penumpukan kendaraan pada simpang bersinyal, diperlukanya peningkatan fungsi simpang dari simpang bersinyal menjadi simpang tidak sebidang (flyover). Perencanaan flyover pada simpang samsat menggunakan jenis Jembatan beton yang memiliki 1 buah bentang dengan panjang 40,3 meter. Bentang tersebut nantinya akan menyalurkan beban kepada 2 buah abutment. Perancangan abutment pada flyover Soekarno-Hatta memerlukan dimensi besar karena tingginya volume kendaraan dan kombinasi beban ekstrem. Pondasi bore pile membantu abutment dalam stabilisasi terhadap daya dukung. Pondasi bore pile yang digunakan berjumlah 15 buah dengan diameter 0,8 meter dan menghasilkan nilai daya dukung tunggal sebesar 3047,06 kN, daya dukung tersebut mampu menahan gaya yang bekerja pada masing-masing tiangnya. Daya dukung grup atau kapasitas yang dimiliki oleh tiang grup adalah sebesar 34298,4 kN nilai tersebut lebih dari beban yang bekerja pada pondasi yang dihasilkan dari kombinasi pemebebanan ekstrim 1, dengan beban tersebut dan kondisi tanah dasar dari hasil pengujian diketahui lapisan tanah keras berada pada kedalaman -8,00 meter, maka penurunan yang terjadi untuk tiang tunggal nya adalah 0,946 cm serta untuk penurunan pada tiang grupnya mencapai 1,79 cm. Nilai penurunan tidak melebihi nilai penurunan ijin maka pondasi tersebut dapat digunakan pada kondisi tanah dasar eksisting di jalan Soekarno Hatta.
Penerapan Konstruksi Digital Menggunakan Autodesk Revit untuk Acuan Pelaksanaan Bangunan Gedung 4 Lantai Fadilah, Ferdi; Anggraeni, Syafitri; Kasyanto, Heri; Yacub, Garin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6704

Abstract

Gedung kantor ini dibangun di atas lahan seluas 4.669,473 m2 dengan total luas bangunan 844,56 m2 dan tinggi 21,175 m. Gedung ini terdiri dari 1 lantai dasar (ground floor), 3 lantai utama, 1 lantai atap tangga, dan atap dak beton. Gambar kerja (shopdrawing) adalah acuan utama dalam proses konstruksi bangunan, gambar kerja yang kurang detail akan menyebabkan proses pembangunan mengalami keterlambatan. Untuk mengantisipasi kesalahan dan keterlambatan dalam proses pengerjaan konstruksi maka dibutuhkan pemodelan 3D, dimana dalam penelitian ini menggunakan Autodesk Revit sebagai software utama dan Tekla Structure sebagai software pendukung. Bangunan yang dimodelkan adalah struktur, arsitektur dan plumbing. Semua komponen dimodelkan dan ketiganya digabungkan dalam satu model yang terintegrasi menggunakan Autodesk Naviswork Manage untuk mengantisipasi clash pada konstruksi tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah model 3D bangunan gedung 4 lantai baik pada kategori struktur, arsitektur maupun plumbing sebagai acuan dalam pelaksanaan konstruksi bangunan. Setelah menerapkan gambar 2D yang terdapat dilapangan kedalam model 3D maka terdapat beberapa komponen yang tidak sesuai dengan posisi yang seharusnya (terjadi clash) antara struktur dengan plumbing maupun dengan arsitektur. Berdasarkan hasil koordinasi dan clash detection check pada model gedung kantor 4 lantai ini ditemukan 177 clash dan dilakukan perbaikan sehingga terbebas dari clash.
Pengaruh Substitusi Limbah Batu Granit Sebagai Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Dan Permeabilitas Pada Beton Porous Karyadhara, Ramadhani; Nurochim, Rizki
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6705

Abstract

Beton porous memiliki kelebihan yakni dapat menginflitrasi air keadalam lapisan tanah dibawahnya. Selain kelebihan, beton porous memiliki kelemahan yaitu nilai kuat tekan yang belum bisa disamakan dengan beton normal sehingga pengaplikasian beton porous saat ini masih terbatas. Pada penelitian ini upaya untuk meningkatkan kuat tekan beton porous adalah melalui substitusi sebagian agregat kasar dengan limbah batu granit. Presentase yang digunakan dalam substitusi agregat kasar oleh limbah batu granit dalam penelitian ini adalah sebesar 0%, 20%, 30% dan 40%. Nilai kuat tekan beton porous meningkat sebesar 33,67%, 27,1%, 17,31% pada variasi substitusi 20%, 30% dan 40% dibandingkan dengan beton porous normal pada variasi subtitusi granit 0%. Sedangkan nilai permeabilitas beton porous pada variasi substitusi granit sebesar 30% dan 40% mengalami peningkatan (1,14 cm/s) dibanding dengan beton porous normal dengan 0% substitusi granit (1,03 cm/s).
Cover dan Kata Pengantar IRWNS 2025, Proceeding
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-