cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Analisis Pengaruh Temperatur Udara Luar dan Efisiensi Isentropik terhadap Kinerja Air Conditioning dengan R410A Joshua Putra Nahim; Andriyanto Setyawan; Sumeru Sumeru
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.806 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2026

Abstract

Penelitian ini menyajikan simulasi analisis pengaruh temperatur udara luar terhadap kinerja sistem air conditioning menggunakan aplikasi coolpack. Perubahan temperatur udara luar menyebabkan kinerja air conditoning berubah. Dengan perubahan temperatur udara luar maka bisa meningkatkan kerja kompresi yang semakin besar, kemudian diikuti oleh penurunan nilai beda entalpi kondenser sehingga mempengaruhi nilai COP (Coefficient Of Performance). Variasi yang dilakukan pada simulasi ini adalah nilai temperatur udara luar 25-45℃ dengan range 2℃, efisiensi isentropik 0.5-0.9, temperatur evaporasi konstan 6℃, dan menggunakan refrigeran R410A. Hasil penelitian menunjukan persentase kenaikan kerja kompresi dengan efisiensi isentropik 0,5 memiliki rentang dari 46,016 kJ/kg hingga 71,968 kJ/kg, lalu pada nilai efisiensi isentropik 0,6 memiliki rentang dari 38,347 kJ/kg hingga 59,974 kJ/kg. kemudian pada nilai efisiensi isentropik 0,7 memiliki rentang 32,939 kJ/kg hingga 51,406 kJ/kg, kemudian pada nilai efisiensi isentropik 0,8 memiliki rentang nilai 28,76 kJ/kg hingga 44,98 kJ/kg, dan pada nilai efisiensi isentrpoik 0,9 memiliki rentang nilai 25,565 kJ/kg hingga 39,982 kJ/kg.. Nilai beda entalpi kondenser dengan efisiensi isentropik 0.5 memiliki rentang dari 209,113 kJ/kg hingga 188,934 kJ/kg, lalu pada nilai efisiensi isentropik 0,6 memiliki rentang dari 201,444 kJ/kg hingga 176,939 kJ/kg, kemudian pada nilai efisiensi isentropik 0,7 memiliki rentang 195,966 kJ/kg hingga 168,371 kJ/kg
Uji Eksperimental Sistem Kompresi Uap Mini Water Chiller Untuk Kabin Penyimpanan Pendinginan Produk dengan Metode Ice Bank Ade Suryatman Margana; Arda Rahardja Lukitobudi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.215 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2027

Abstract

Kebutuhan manusia akan Alat Pendingin semakin meningkat setiap tahunnya, baik digunakan sebagai pengkondisi kenyamanan termal maupun tempat penyimpanan produk. Alat pendingin ini merupakan kontributor tunggal terbesar untuk penggunaan energi listrik terutama pada siang hari musim panas. Sehingga diperlukan solusi untuk dapat menghemat energi dan biaya dalam penggunaannya. Solusinya adalah Alat Pendingin dengan metode Ice Bank merupakan sistem yang efektif dalam penghematan penggunaan daya energi listrik dan konsumsi daya energi listrik, dimana dalam metode Ice Bank terdapat penyimpanan media pendingin sekunder berupa air didalam thermal storage yang telah dikondisikan sampai 0oC, yang nantinya akan digunakan untuk pendinginan terutama pada waktu beban puncak. Dari hasil perhitungan dan analisis pada sistem Alat Pendingin metode Ice Bank didapat nilai COPactual rata-rata sebesar 3.32 sedangkan COPcarnot rata-rata sebesar 5.94, sehingga nilai efisiensi yang didapat dari sistem refrigerasi metode Ice Bank adalah sebesar 55.96%. Untuk perbedaan biaya dilakukan perhitungan daya konsumsi energi ketika proses charging dan proses discharging. Konsumsi daya energi total selama 4 jam proses charging adalah 1,601 kWh dengan tarif sebesar Rp. 1615,46 Sedangkan untuk proses discharging selama 4 jam adalah 0,0096 kWh dengan tarif Rp. 8,55. Dari hasil perhitungan Alat pendingin ini dapat menghemat energy listrik sebesar 1600 kWh.
Studi Kineja Filter Aktif Satu Fasa dengan Sensor Arus Beban Hasan Surya; Toto Tohir
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.57 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2028

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi elektronika maka beban-beban listrikpun semakin berkembang, semula beban listrik bersifat linier, akibat perkembangan teknologi eleektonika muncul beban listrik yang bersifat non linier. Beban non-linear yang terpasang pada suatu sistem tenaga listrik satu fasa dapat menghasilkan distorsi harmonisa arus maupun tegangan. Dengan semakin besarnya kandungan harmonisa pada suatu sistem maka kualitas daya listrik yang dihasilkan pun akan semakin memburuk. Penggunaan filter harmonisa dalam sistem ketenaga listrikan, khususnya filter aktif telah terbukti mampu meredam distorsi harmonisa tegangan maupun arus yang ditimbulkan oleh beban non-linear. Terdapat bermacam-macam topologi rangkaian filter aktif maupun sistem kendalinya. Penelitian ini bertujuan melakukan kajian terhadap kinerja filter aktif satu fasa dengan strategi pengendalian menggunakan sensor arus beban untuk mengkompensasi arus harmonisa. Dari hasil pembahasan diperoleh bahwa pada beban non linier yang berupa penyearah satu fasa dengan filter kapasitor memiliki komponen harmonisa yang sangat tnggi, yaitu Total Harmonics Distorsion arus, THDI, dapat mencapai 183%. Dengan memasang filter aktif secara parallel dengan beban nilai THDI,, dapat direduksi sampai dengan 9,5%
Analisa Kinerja Sistem Absorption Chiller di Gedung Sanggar Ksatria Liema Bogor Nurochman B. P; AP. Edi Sukamto; Arda Rahardja L
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.773 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2029

Abstract

Sistem refrigerasi merupakan sistem yang sudah menjadi hal yang penting dibidang komersial atau industri. Salah satu jenis sistem refrigerasi yang digunakan di gedung dapat menggunakan sistem absorption chiller, dimana sistem ini memiliki absorber, generator, kondenser dan pompa untuk mensirkulasikan larutan fluida kerja. Absorption chiller memiliki COP atau kinerja yang sangat kecil yaitu sekitar 0,7 karena sumber energi utamanya adalah panas. Maka diperlukan analisis performansi pada absorption chiller ini agar dapat diketahui apakah mesin masih berfungsi dengan optimal. Pengolahan data yang dilakukan mengunakan data aktual yang dilakukan secara berkala 2 jam sekali selama 4 hari dan data awal yang sudah tercatat, didapat COP data aktual bernilai 0,62 yang mengalami penurunan performansi dibanding data awal dengan nilai 0,70. Maka sistem absorption chiller ini harus dilakukan perawatan agar kinerja tetap terjaga.
Perancangan Modul Pembelajaran Praktikum Pemeliharaan Mesin Listrik Berbasis Kompetensi Kerja di Prodi D-III Teknik Listrik Polban Siswoyo Siswoyo; M. Prayoga
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.327 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2030

Abstract

Salah satu target pendidikan politeknik adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kompetensi pemeliharaan Genset merupakan Unit Kompetensi yang ada pada SKKNI PLTD kecil yang seharusnya dicapai oleh lulusan politeknik Program Studi Listrik D-III, tetapi hingga saat ini materi ini belum diberikan. Tujuan perancangan modul pembelajaran ini adalah untuk menyediakan materi pembelajaran praktikum bagi mahasiswa Politeknik Program Studi Listrik D-III semester-5, sehingga mereka dapat melakukan latihan kerja pemeliharaan Genset sesuai dengan standar PUIL 2011 dan SKKNI. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif untuk mengukur seberapa jauh capaian pembelajaran yang diperoleh mahasiswa berdasarkan SKKNI tersebut. Pelatihan kerja dilakukan melalui pembelajaran praktikum langsung di Laboratorium Mesin Listrik Polban. Hasil implementasi modul pembelajaran ini menunjukkan, bahwa materi dapat dipahami oleh sebagian besar mahasiswa dengan mudah sehingga mereka dapat melakukan pemeliharaan sesuai SKKNI (95%); dari aspek sikap kerja, semua mahasiswa telah menerapkan K3 kelistrikan dengan baik. Penelitian ini juga menemukan ruang penempatan dan instalasi Genset kurang memenuhi standar PUIL 2011.
Analisis Perbandingan Kinerja Mesin Pendingin (Chiller, Cooling Tower, dan Air Handling Unit) Sebelum dan Sesudah Maintenance di Transmart Buah Batu Risma Safytri; Ade Suryatman Margana; A.P Edi Sukamto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.536 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2031

Abstract

Perawatan pada mesin pendingin dan pengondisian udara di pusat perbelanjaan/mall sangat dibutuhkan guna mempertahankan kinerja dan memastikan mesin tersebut dalam kondisi yang baik sehingga mampu melaksanakan proses yang telah direncanakan. Dalam usaha untuk dapat menggunakan fasilitas kegunaan mesin tersebut secara kontinu, maka staff gedung Transmart Buah Batu melakukan kegiatan preventive maintenance yang meliputi pengecekan dan perbaikan apabila terjadi kerusakan serta penyesuaian atau pergantian komponen pada mesin tersebut Untuk menganalisia bagaimana kinerja mesin maka dilakukan pengambilan data yakni pada saat sebelum dan sesudah proses maintenance dimana setelah itu kemudian dilakukan perhitungan terhadap datadata tersebut untuk mengetahui besar nila kinerja chiller, kapasitas pendinginan cooling tower dan kapasitas pendinginan AHU. Berdasarkan hasil perhitungan data sebelum dan sesudah maintenance didapatkan hasil naiknya nilai COP chiller setelah kegiatan maintenance, yakni dari besar COP sebelum maintenance ialah sebesar 5,59 COP dan untuk setelah maintenance ialah 7,1. Hal tersebut juga diiringi dengan penurunan konsumsi energi chiller dimana konsumsi energi chiller sebelum maintenance ialah sebesar 0,63kW dan untuk setelah maintenance sebesar 0,55kW. Sementara untuk nilai kapasitas cooling tower baik sisi udara dan sisi airmengalami kenaikan setelah maintenance sebesar 271,26kW dari nilai awal sebesar 1239,45kW menjadi 1510kW pada sisi air, dan sebesar 13,22kW dari nilai awal sebelum maintenance sebesar 13,22kW menjadi 37,47kW pada sisi udara. Dan untuk besar kapasitas pendinginan AHU mengalami penurunan di tiap lantai nyayakni untuk nilai kapasitas pendinginan AHU sebelum maintenance lantai ground, L1, L2 dan L3 berturut-turut ialah 10,39kW, 21,7kW, 21,7kW, 21,7kW. Sementara nilai kapasitas pendinginan AHU setelah maintenance 2,09kW, 6,47kW, 6,47kW.
Analisis Audit Energi Sistem Tata Udara Pada Chiller, Cooling Tower, dan Air Handling Unit di Gedung Transmart Buah Batu Yulianti Andini; Ade Suryatman Margana; Apip Badarudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.911 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2033

Abstract

Sistem tata udara pada gedung pusat perbelanjaan atau mall merupakan konsumen energi terbesar. Sedangkan sesuai dengan peraturan pemerintah no 70 tahun 2009 tentang konservasi energi mewajibkan penggunaan energi dilakukan secara hemat dan efisien. Oleh karena itu, dilakukan analisa audit energi sistem tata udara untuk mengetahui besarnya konsumsi energi pada bangunan gedung dan mengetahui peluang penghematannya. Pada penelitian di gedung Transmart Buah Batu ini, sistem tata udara yang diaudit adalah 1 unit water cooled chiller, 1 unit cooling tower, dan 4 Air Handling Unit (AHU). Audit energi ini dilakukan untuk mengetahui apakah sistem tata udara pada gedung ini masih memiliki standar dan kenyamanan yang layak berdasarkan kapasitas katalog mesin yang dirancang dan standar yang berlaku di Indonesia sesuai dengan SNI 03-6390-2011 tentang konservasi energi sistem tata udara pada bangunan dan Gedung. Chiller yang diaudit memiliki nilai COP 5,62 dan sudah sesuai standar SNI, sedangkan untuk konsumsi energi memiliki nilai sebesar 0,63 KW/TR yang tidak sesuai standar. Cooling tower yang diaudit memiliki energi terpakai berdasarkan kapasitas pendinginannya sebesar 94,7 %. Salah satu AHU memiliki presentase energi terpakai sebesar 73% sedangkan AHU lain sebesar 22%. Kenyamanan termal pada setiap lantai dapat dikatakan nyaman namun udara sedikit kering karena setiap lantai memiliki nilai terukur sekitar 27 °C - 28 °C dan RH 55 - 60%.
Karakteristik Penyemprotan Campuran Diesel-Biodiesel Minyak Nyamplung dan Etanol Dengan Variasi Tekanan Injeksi Tanu Alifuddin D. S; Lukman Hakim; Nasrul Ilminnafik; Moh. Nurkoyim
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.744 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2034

Abstract

Karakteristik penyemprotan adalah parameter penting dalam kinerja mesin dan emisi gas buang. Karakteristik penyemprotan menentukan kualitas pembakaran pada mesin diesel. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari karakteristik penyemprotan campuran bahan bakar diesel-biodiesel minyak nyamplung-etanol terhadap spray tip penetration, velocity of spray, dan spray angle. Metode penelitian menggunakan metode ekperimental dengan tekanan injeksi 15 MPa, 17 MPa, 20 MPa dan tekanan ambient chamber 2 bar. Bahan bakar menggunakan diesel 100%, Biodiesel minyak nyamplung 20% (B20) dengan campuran etanol 5% (BD20E5), Biodiesel minyak nyamplung 20% (B20) dengan campuran etanol 10% (BD20E10). Berdasarkan hasil eksperimen penelitian ini, peningkatan tekanan injeksi menyebabkan karakteristik spray tip penetrasi lebih panjang, velocity of spray lebih tinggi, dan lebih kecil spray cone angle. Penambahan etanol pada bahan bakar biodiesel minyak nyamplung mengakibatkan spray tip penetration akan sedikit lebih pendek, velocity of spray lebih kecil, dan spray angle akancenderung lebih besar.
Analisis Performansi Sistem Pembunuh Bakteri pada Susu Menggunakan Heater, Listrik Tegangan Tinggi, dan Sistem Refrigerasi Cecep Sunardi; Tandi Sutandi; Ade Maulana; Asep Kosasih
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.568 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2035

Abstract

Minuman susu segar termasuk salah satu minuman favorit yang banyak dikonsumsi masyarakat, dan termasuk salah satu jenis minuman yang tidak dapat bertahan lama pada suhu lingkungan, akibat banyak sekali zat yang memicu bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak dengan mudah di dalam susu. Pada penelitian ini dibahas tentang sistem pembunuh bakteri pada susu dengan menggunakan kombinasi sistem refrigerasi, heater dan listrik tegangan tinggi.Pada tahap awal susu segar dengan jumlah 4 liter dipanaskan oleh heater hingga mencapai suhu pasteurisasi (60oC – 70oC ), kemudian diberi tegangan tinggi listrik ( 25 kv) dan terakhir suhunya dipertahankan pada 4oC dengan sistem refrigerasi. Setelah proses-proses tersebut didapatkan hasil bahwa untuk mencapai suhu pasteurisasi dibutuhkan 844.800 Joule dalam waktu 40 menit. Tegangan listrik tinggi yang dikeluarkan flyback selama 5 menit mampu membunuh sebagian bakteri di dalam susu dan untuk mencapai suhu 4oC pada sistem refrigerasi butuh waktu 120 menit. Dengan proses-proses tersebut sistem berhasil menurunkan kuantitas bakteri di dalam susu.
Perancangan Mesin Gerinda Potong Multiguna pada Aplikasi Pemotongan Baja Profil Dengan Variasi Sudut Potong 15-90 Derajat Abdurrahman A. S.; Rudy Yuni Widiatmoko
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1345.239 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2036

Abstract

Mesin potong yang tersedia dipasaran umumnya hanya mampu memotong baja profil (benda kerja) dengan sudut 45-90o. Adapun baja profil yang dipotong selain dengan sudut 45-90o seperti pemotongan dengan sudut 15o umumnya dipotong menggunakan bantuan alat tambahan/fixture seperti halnya di CV Karya Hidup Sentosa bagian Sheetmetal. Penggunaan fixture pada pemotongan sudut ini akan menjadi tidak efektif jika terdapat banyak variasi sudut. Kemampuan mesin gerinda potong yang hanya dapat memotong sampai dengan 45-90o ini disebabkan oleh jarak rahang pencekam yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa sistem pencekam sehingga bisa compatible dengan pemotongan sudut 15-90o menggunakan pendekatan perancangan

Page 36 of 124 | Total Record : 1239