cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Persepsi Wanita Millennial terhadap Produk Kecantikan Hijau Raissa Aura Fakhrunissa; Lusianus Kusdibyo; Rafiati Kania
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.229 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2159

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perspesi konsumen wanita millennial dalam konteks produk kecantikan hijau. Melalui pendistribusian kuesioner secara daring, sebanyak 201 konsumen wanita millennial yang pernah membeli dan menggunakan produk kecantikan hijau dikumpulkan. Analisis deskriptif dilalukan menggunakan SPSS Statistik. Hasil penelitian ini menunjukan jika konsumen wanita millennial di Indonesia memiliki persepsi yang positif terhadap produk kecantikan hijau. Secara umum, produk kecantikan hijau dinilai oleh konsumen wanita millennial lebih baik dibandingkan produk konvensional. Selain lebih aman bagi kesehatan, penggunaan produk kecantikan hijau juga tidak meninggalkan efek buruk bagi lingkungan dan ekosistem. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendasar dalam konteks produk kecantikan hijau bagi pemasar agar mengembangkan strategi bisnis secara lebih efektif.
Pengaruh Nilai yang Diterima dan Kepuasan Konsumen terhadap Loyalitas Konsumen pada Travel Umroh Sarah Farhataini Jazuli
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.383 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2160

Abstract

Perjalanan wisata religius semakin berkembang dan banyak peminatnya termasuk ibadah umroh. Hal ini dapat didasari karena lamanya waktu menunggu daftar haji sehingga banyak masyarakat yang akhirnya memilih untuk pergi berumroh. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi pengaruh dari nilai yang diterima dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas jamaah pada travel umroh. Data yang dikumpulkan melalui pendistribusian kuisioner kepada 236 jamaah yang telah melaksanakan umroh pada tahun 2019-2020. Penelitian ini menggunakan smart PLS 3.0 untuk menguji hipotesis yang diteliti. Temuan pada penelitian ini adalah nilai kualitas, nilai harga, nilai emosional, dan kepuasan konsumen memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap loyalitas jamaah umroh. Selain itu, dari studi ini dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan peningkatan dalam kualitas pelayanan maka akan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas jamaah umroh. Hubungan yang telah diidentifikasi ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong industri parawisata halal untuk bisa berkompetitif menawarkan program loyalitasnya dengan berdasarkan pada kualitas layanan yang diterimakonsumen.
Penerapan Transaksi Non Tunai atas Pendapatan dan Belanja Daerah untuk Mewujudkan Prinsip Good Governance (Studi Kasus pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bandung Barat) Rahayu Widiyaningrum; Mia Rosmiati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.941 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2161

Abstract

Penyelenggaraan good governance di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan, karena banyak terjadinya kasus KKN. Memasuki era digital, pemerintah mulai mendorong transaksi non tunai dikalangan masyarakat dan lingkungan pemerintahan. Transaksi non tunai ini diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas, transparansi, efektivitas dan efisiensi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih bebas korupsi. Pelaksanaan transaksi non tunai di BPKD Kabupaten Bandung Barat dilakukan melalui layanan IBC (Internet Banking Corporate) yang bekerjasama dengan Bank BJB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan transaksi non tunai atas pendapatan dan belanja daerah dapat mewujudkan prinsip good goovernance. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer yaitu hasil dari wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat telah menerapkan transaksi non tunai secara bertahap pada awal tahun 2018. Penerapan transaksi non tunai di BPKD Kabupaten Bandung Barat belum 100% terealisasi, ada beberapa transaksi yang masih menggunakan cash. Dengan adanya penerapan transaksi non tunai ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, akuntabilitas, transparansi, efektivitas dan efisiensi dalam mengelola pendapatan dan belanja daerah. Penerapan transaksi non tunai atas pendapatan daerah dapat mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, meminimalisir kehilangan uang dan mencegahpenyelewengan pajak. Dan penerapan transaksi non tunai atas belanja daerah dapat mencegah terjadinya penyelewengan terutama korupsi.
Komparasi Kinerja Keuangan Bank Pemerintah dan Bank Swasta Nasional Delia Putri Anjani; Rosma Pakpahan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.394 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan pada kinerja keuangan Bank Pemerintah dan Bank Swasta Nasional periode 2014-2019 dengan menggunakan rasio keuangan. Dalam hal ini yang akan diteliti adalah bank umum yang tergabung dalam Bank Umum Kelompok Usaha 4 (BUKU 4), yaitu; BRI, BNI, Bank Mandiri, BCA, Bank CIMB Niaga, dan Bank Pan Indonesia. Rasio keuangan yang akan diukur dalam penelitian ini adalah rasio permodalan (CAR), profitabilitas (ROA), kualitas aktiva produktif (NPL), likuiditas (LDR), dan efisiensi (BOPO). Metode penelitian yang digunakan adalah dengan membandingkan rata-rata atau mean kedua sampel menggunakan uji Independent Samples T-Test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bila diukurdari rasio-rasio CAR, NPL, dan LDR, ternyata tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan antara bank pemerintah dan bank swasta nasional. Namun jika dilihat dari rasio ROA dan BOPO, menujukkan hasil bahwa terdapat perbedaan kinerja keuangan antara bank pemerintah dan bank swasta nasional.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Behavioral Intention untuk Mengadopsi Media Sosial sebagai Tempat Belanja Online Agung Nugraha
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.599 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2163

Abstract

Pada era teknologi seperti saat ini, gaya hidup manusia turut berkembang terutama dalam aktivitas belanja online. Dalam belanja online, terdapat dua tempat populer yang digunakan oleh para pedagang online yaitu marketplace dan sosial media. Marketplace memberikan garansi keamanan, serta banyak benefit yang diberikan bagi penjual maupun pembeli, sedangkan sosial media tidak memberikan benefit apapun termasuk garansi keamanan. Namun nyatanya, transaksi di internet lebih banyak terjadi di media sosial dibandingkan dengan di marketplace, padahal media sosial tidak memberikan banyak benefit seperti marketplace. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang membuat konsumen mau untuk belanja di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan model UTAUT 2, dan mendapatkan sebanyak 362 responden. Hasil dari penelitian ini adalah aspek performance expectancy, hedonic motivation, dan habit mempengaruhi behavioral intention untuk menggunakan media sosial sebagai tempat belanja online.
Keterlibatan Pemasaran Elektronik Mulut ke Mulut Melalui Media Sosial Instagram: Bukti Empiris dari E-commerce Hijup Refi Fadhilah Meidy; Dwi Suhartanto; Widi Senalasari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.919 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2164

Abstract

Perkembangan zaman mendorong lahirnya banyak e-commerce, salah satunya adalah Hijup yang merupakan e-commerce fashion muslim pertama di dunia dengan pengikut terbanyak di Instagram. Pemasaran yang mereka lakukan berfokus pada media sosial terutama Instagram, yang merupakan platform terbaik dalam mempromosikan sebuah brand karena fitur-fiturnya memungkinkan terjadinya interaksi dua arah baik antara perusahaan dengan konsumen, dan sesama konsumen melalui e-WoM. Keterlibatan e-WoM mampu mendorong perusahaan untuk meningkatkan penjualan, sehingga faktor-faktor yang memengaruhinya menjadi krusial untuk diperhatikan. Tujuan studi ini adalah untuk memprediksi keterlibatan e-WoM melalui Instagram dengan menggunakan faktor konten yang dihasilkan perusahaan, kualitas informasi, dan kredibilitas informasi dari pengguna lain. Studi ini menggunakan 396 responden yang berasal dari pengunjung dan/atau pengikut Instagram Hijup. Data dianalisis menggunakan software Smart PLS. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa konten yangdihasilkan perusahaan memengaruhi keterlibatan e-WoM secara signifikan. Namun, kualitas informasi dan kredibilitas informasi dari pengguna lain tidak berpengaruh terhadap keterlibatan e-WoM. Dengan demikian, Hijup perlu mempertahankan dan meningkatkan kualitas konten yang dihasilkannya di Instagram untuk meningkatkan keterlibatan e-WoM, sehingga nantinya akan bermanfaat bagi kemajuan bisnis. Studi ini hanya terbatas pada Instagram dan khusus meneliti perusahaan Hijup, penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti media lainnya dengan e-commerce fashion secara umum sehingga jangkauannya menjadi lebih luas.
Analisa Persepsi Konsumen terhadap Iklan Video pada Instagram Maharina Nursaif; Lusianus Kusdibyo; Rafiati Kania
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.468 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2165

Abstract

Iklan video kini semakin marak digunakan oleh pemasar dalam beriklan. Namun, survei menunjukkan bahwa konsumen cenderung melewati atau mengabaikan iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi konsumen terhadap iklan video yang muncul pada saat mereka menggunakan fitur insta story pada Instagram agar dapat memberikan strategi yang tepat bagi pemasar dalam menciptakan iklan video. Penelitian ini memiliki 214 responden yang pernah melihat iklan video pada Instagram yang didapatkan melalui teknik convenience sampling. Data diolah dengan menggunakan descriptive statistics untuk memeroleh persepsi konsumen. Kesimpulan yang didapatkan adalah konsumen tetap merasa bahwa mereka memiliki pengetahuan baru mengenai merek yang terdapat pada iklan video, meskipun iklan tersebut dapat dilewati dengan mudahnya. Namun, konsumen tidak memiliki perhatian yang terfokus pada saat menyaksikan iklan video yang ditayangkan pada Instagram.
Faktor-Faktor Pembentuk Loyalitas Generasi Z dalam Menggunakan Financial Technology E-wallet Arif Safarudin; Lusianus Kusdibyo; Widi Senalasari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.46 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2166

Abstract

Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor pembentuk loyalitas konsumen dalam menggunakan teknologi e-wallet. Penggunaan Financial Technology e-wallet kini marak digunakan karena memudahkan konsumen dalam melakukan segala macam pembayaran, baik transaksi online maupun offline. Bank Indonesia mencatat kegiatan transaksi yang besar melalui berbagai macam platform fintech e-wallet dan memprediksi besaran nilai yang akan terus tumbuh seiring berkembangnya trend cash less society. Melihat besarnya peluang bisnis platform e-wallet yang berkembang pesat di masyarakat terutama Generasi Z sebagai pengguna teknologi yang aktif dan selalu mencari kemudahan dalam melakukan aktivitas, penelitian ini dibuat untuk menganalisis penggunaan e-wallet terhadap Generasi Z. Sebanyak 238 data dikumpulkan. Analisis dilakukan dengan menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian mengungkap bahwa kemudahan dalam pengaplikasian e-wallet dinilai baik oleh pengguna, namun belum memberikan kebermanfaatan yang maksimal di mata pengguna.
Niat Beli Konsumen Generasi Y pada Produk Minuman Kemasan Ekolabel Lutfhiyyah Aini
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.695 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2167

Abstract

Penelitian ini berfokus pada niat beli produk minuman ringan siap saji berekolabel. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang paling memengaruhi niat beli produk minuman ringan siap saji melalui variabel pengetahuan lingkungan, pengetahuan ekolabel, kesadaran ekolabel dan kepedulian lingkungan. Data diperoleh melalui kuesioner online pada 401 responden dengan rentang usia 19-40 tahun di Bandung Raya. Kemudian, data tersebut diolah dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling analysis (PLSSEM) dengan menguji measurement model, structural model dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan lingkungan, kesadaran ekolabel, kepedulian lingkungan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap niat beli. Sedangkan pengetahuan ekolabel tidak memiliki pengaruh terhadap niat beli. Adapun faktor yang paling berpengaruh terhadap niat beli yaitu kepedulian lingkungan.
Analisis Persepsi Konsumen terhadap Word Of Mouth Produk Skincare pada Youtube Abdul Wahhab; Lusianus Kusdibyo; Widi Senalasari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.801 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2168

Abstract

Sosial media menjadi salah satu platform bertukar informasi yang sangat mempermudah konsumen untuk mencari dan berbagi informasi terkait produk yang dibutuhkan. Hal ini membuat perusahaan harus paham bagaimana menyajikan informasi yang bermanfaat dan disukai konsumen agar mempermudah proses adopsi yang berperan penting dalam menentukan minat beli konsumen. Akan tetapi, kemudahan dalam berbagi informasi ini juga menjadi masalah bagi perusahaan karena banyak informasi yang salah terkait produk sehingga konsumen ragu terhadap produk Hal ini menuntut perusahaan harus menyediakan informasi yang dapat membantu konsumen memahami produk yang mereka tawarkan. Penelitian ini melakukan analisis penerimaan informasi konsumen terkait produk skincare dengan menggunakan model awal dari Erkan dan Evans. Penelitian ini melakukan pengumpulan data dengan menyebarkan data kepada 273 responden yang menggunakan YouTube sebagai sumber informasi mereka sebelum membeli produk. Studi ini menunjukkan bahwa kualitas, kuantitas,kredibilitas dan kebutuhan akan informasi merupakan faktor penting dalam membangun informasi yang bermanfaat dan disukai audien.

Page 47 of 124 | Total Record : 1239