cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
perumahan taman alamanda iii blok t no 3 karang pule mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mandiri
Published by bajang Institute
ISSN : 28098889     EISSN : 28098579     DOI : 10.53625
Jurnal Pengabdian Mandiri and with printed version of ISSN:2809-8889 and the online version of ISSN:2809-8579 accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches that include: Economics Tourism Education Economics Tourism Education Health IT Education Social Humanities Art
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 984 Documents
PEMBERIAN TERAPI NEBULIZER UNTUK MENGATASI KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS PADA AN.A DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUANG PARIKESIT RST.WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO Riana Retno Kusmianasari; Rizki Sufiana Arsy; Roro Lintang Suryani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.692 KB)

Abstract

Background : Bronchopneumonia is a form of inflammation that occurs in the bronchial area and triggers the production of mucopurulent exudate which results in respiratory obstruction resulting in even consolidation of the adjacent lobes. Symptoms that often appear are coughing with phlegm, runny nose and shortness of breath due to excessive sputum production in the respiratory tract, resulting in ineffective airway clearance. One of the independent interventions that can be done is to provide nebulizer therapy, nebulizer therapy is a type of therapy that is given through the airways which aims to overcome disorders or diseases in the lungs, the purpose of nebulizer therapy is to deliver drugs directly to the target organ, namely the lungs. lungs, without having to go through the systemic route first. Objective: To be able to know the administration of nebulizer therapy to overcome the ineffectiveness of airway clearance in child A with bronchopneumonia in the Parikshit Room, RST. Wijayakusuma Purwokerto. Methods: Descriptive observation with a case study approach. The subject in this study was one patient with bronchopneumonia in a child who was treated at the Parikesit Room at RST Wijaya Kusuma Purwokerto, aged 4 years.
PEMASARAN PRODUK OLAHAN TAHU/TEMPE DAN ZAKAT USAHA PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH Rahmat Yuliansyah; Rutinaias Haholongan; Bayu Pratama; Krisnando Krisnando; Andi Fuji
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.365 KB)

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) bertujuan untuk memberikan pemahaman /keterampilan pemasaran produk olahan dan memahami perhitungan zakat bagi pengusaha tahu / tempe. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan Pemasaran Olahan Tahu / Tempe dan Zakat Usaha Pada Industri Kecil Dan Menengah dapat memberi manfaat bagi pengusaha dan peserta penyuluhan lainnya. Kegiatan dilakukan pada pengusaha tahu/tempe di Kelurahan Cipinang diharapkan dapat berjalan dengan lancar. Peserta dapat memasarkan produk olahan tahu/tempe dengan menggunakan teknologi serta mengetahui kewajiban zakat sebagi umat beragama Islam.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PELAKU WISATA DI TWP GILI MATRA DALAM MENGELOLA OBYEK WISATA PENYU di PERAIRAN TWP GILI MATRA KABUPATEN LOMBOK UTARA Sulaeman Sulaeman; Supriadi Supriadi; Ma’ruf Al Qifari; Yayang Erry Wulandari; Lalu Masyhudi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.317 KB)

Abstract

Munculnya wabah penyakit Corona Virus Diseases -19 menyebabkan sepinya wisatawan yang datang berkunjung ke TWP Gili Matra, hal ini membuat bisnis dibidang pariwisata benar-benar mmati suri, hal ini membuat pendapatan pelaku wisata dari berbagai jenis usaha menjadi sepi, seiring dengan mulai normalnya kondisi setelah wabah corona berhasil diatasi, membuat pelaku usaha kembali berupaya menyiapkan berbagai atraksi wisata, khususnya di TWP Gili Matra, agar wisatawan kembali ramai berwisata ke Gili Matra. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan gambaran ilmiah dan mudah difahami oleh kalangan pelaku wisata di TWP Gili Matra terkait pengelolan obyek wisata penyu, sebagai obyek wisata tambahan di TWP Gili Matra. Tahapan kegiatan dirancang selama 2 hari yang didahului dengan kegiatan koordinasi dan komunikasi dengan pihak Satker TWP Gili Matra. Persiapan dimaksudkan adalah penetapan arah dan sasaran kegiatan, model kegiatan, kegiatan ikutan dan lokasi pemusatan kegiatan. Hasil kegiatan ini sangat sesuai dengan yang diharapkan yaitu pada kegiatan yang dilaksanakan pelaku wiata yang hadir secara aktif bertanya mengenai materi yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa rasa ingin tahu mereka yang besar dan perhatian yang tinggi peserta untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang cara pengelolaan obyek wiata penyu di lingkungan TWP Gili Matra dapat dikelola dengan baik dan benar
PENGOLAHAN, PENGEMASAN, DAN LEGALITAS USAHA PELAKU UMKM OPAK DI DESA PERGULAAN Deddy Dwi Arseto; Imelda Mardayanti; Haya Haratikka; M. Alang Khairunnizar; Yenni Arfah; Didik Gunawan; Sarwoto Sarwoto; Ari Syahputra
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.213 KB)

Abstract

Desa Pergulaan Kecamatan Sei Rampah Sumatera Utara memiliki potensi alam yang didukung dengan potensi UMKM yaitu produksi opak. UMKM ini berdiri sudah sejak lama dan memiliki peluang usaha untuk dikembangkan karena sudah dipasarkan hingga ke Aceh. Namun UMKM opak Desa Pergulaan perlu membenahi beberapa faktor produksi yaitu variasi rasa dan bentuk, didukung dengan memiliki legalitas usaha, dan harus memiliki laporan keuangan yang tertib dan teratur. Hal ini dilakukan untuk memperoleh keuntungan yang lebih dari sekarang dan menembus pasar modren hingga ke ibukota maupun mancanegara sebagai harapannya. Tim Pengabdian telah memberikan edukasi singkat tentang bagaimana membenahi UMKM yang telah ada di Desa Pergulaan, memperkenalkan bagaimana memberi merk dan kemasan menarik pada produk opak, mengenalkan rasa dan bentuk yang dapat dikreasikan pada produk opak. Hal ini tentunya untuk menambah income penduduk dan mendukung program perangkat desa yaitu terciptanya satu UMKM maju tiap tahunnya di Desa Pergulaan.
INTRODUKSI PROSES PEMBUATAN PAKAN AYAM SKALA INDUSTRI MENENGAH di BLANG BINTANG ACEH BESAR Edy Fradinata; Aman Yaman; Dasrul Dasrul
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.778 KB)

Abstract

Chicken eggs as a source of nutrition for the people of Aceh in particular, have become a big problem at this time because they always have a dependence on the province of Medan. This dependence makes it difficult for Aceh to control egg prices at the market level. Market opportunities for egg needs are still wide in the province of Aceh (Egg needs 1-2 million eggs/day). With a large market share, it is appropriate if Aceh has a feed factory that can meet the needs of poultry feed. A medium-scale feed mill with a capacity of 8-15 tons/day has been built by the Aceh Government with factory operations carried out by the Aceh Animal Husbandry Service UPTD. This medium-scale factory produces to meet the need for an open house in Blang Bintang, Aceh Besar. To ensure a sustainable product, the factory must also ensure the continuous availability of quality raw materials. But in reality, the factory has a little difficulty in meeting the needs of corn, which is the main raw material for animal feed. Another thing that becomes a problem is, unstable prices, unstable amount of concentrate material, government policies, transportation and others are the main obstacles in this feed industry. Thus, the management of the availability of raw materials must be strengthened to ensure its smooth operation
INTRODUKSI MANAJEMEN AYAM PETELUR SISTEM KANDANG TERTUTUP (CLOSED HOUSE) DI SAREE - ACEH Edy Fradinata; Aman Yaman; Dasrul Dasrul; Fauzi Umar
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.831 KB)

Abstract

Closed House Chicken Cage is a closed cage system that is able to help optimize environmental conditions including windows, temperature & humidity. With a Closed House cage, there is stable air movement and the humidity level in the cage can be adjusted according to the needs of the chicken. Aceh as an egg supplier area from Medan Province has to start slowly releasing this dependence. The need for eggs for the Aceh region per day can reach 1-2 million eggs. Seeing such a lucrative market, it is appropriate for Aceh to have a laying hens farming system that is automatic and close in nature, so that it will produce more eggs and remain in number. The UPTD of the Aceh Livestock Service has developed laying hens with a Close House system built in 2017 which is located in a saree. And in Blang Bintang, Aceh Besar. These two chicken farms in Aceh contribute to food security by producing chicken eggs. Assuming a 5% mortality rate for fifty thousand laying hens (Sare and Blangstar), the mortality rate is 5%. Then capable of producing 40,000 eggs. The price offered by BTNR BLUD is only Rp. 36,000 per tray, which equates to only Rp.1200. About 20 months is the productive age of laying hens. The chicken then begins the reject stage
PEMBUATAN WEBSITE PONDOK PESANTREN FATCHUL HUDA SEBAGAI SARANA INFORMASI RESMI LEMBAGA Akhlis Munazilin; Adi Susanto
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.004 KB)

Abstract

Pondok Pesantren Fatchul Huda merupakan lembaga nonprofit yang berlokasi di Situbondo, Jawa Timur. Lembaga ini memerlukan sebuah website untuk memberikan informasi kepada masyarakat umum. Website dipilih sebagai media sarana untuk hal tersebut sehingga informasi resmi dapat tersampaikan dengan baik. Studi literatur digunakan untuk mengawali niat baik ini. Metode pengembangan sistem digunakan Metode SDLC (System Development Life Cycle). Tahapan SDLC antara lain: (1). Planning (perencanaan), (2). Analysis (analisa), (3). Design (perancangan), (4). Implementation (implementasi), (5). Testing & Integration (pengujian & integrasi), (6). Maintenance (perawatan). Sistem yang telah dibuat dapat diakses secara online di www.ponpesfatchulhuda.com. Masyarakat dapat mengakses dan memperoleh informasi secara umu, tanpa harus login terlebih dahulu. Untuk Admin dan Kontributor diharuskan login terlebih dahulu untuk melakukan aktifitasnya. Admin dapat mengubah berbagai menu dan tampilan yang ada di website. Kontributor hanya dapat menambah dan update informasi yang ada di website. Website ini telah berjalan dengan baik dan dapat digunakan
PENGABDIAN MASYARAKAT MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS ANAK-ANAK DESA BANGUN REJO TANJUNG MORAWA DI MASA PANDEMI COVID 19: INDONESIA Zulkarnain Batubara; Adelina Sembiring; Imran Surbakti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 8: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.204 KB)

Abstract

Motivasi merupakan salah satu faktor penting yang dapat membantu meningkatkan minat belajar. Kuatnya motivasi seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kondisi siswa, kondisi lingkungan, penggunaan metode dan media pembelajaran. observasi melalui pengabdian kepada masyarakat di desa Bangun rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara kegiatan pembelajaran dinilai kurang efektif, dikarenakan minimnya jam mengajar disekolah oleh karena itu KKN dalam bentuk bimbingan ini atas dasar kerjasama antara mahasiswa KKN STIKes Mitra Husada Medan dengan masyarakat Desa Bangun Rejo. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan bimbingan belajar Brain Mapping kepada anak-anak di desa Bangun Rejo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar anak-anak yang sedang menjalani sekolah tatap muka pasca wabah Covid-19 dan memberikan wawasan kepada orang tua siswa tentang pentingnya pendidikan. sehingga siswa menjadi antusias belajar dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
SOSIALISASI PEMBUDIDAYAAN DAN PENGOLAHAN KACANG KEDELAI UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA BAWONAHONO KECAMATAN FANAYAMA KABUPATEN NIAS SELATAN Yohanna Theresia Venty Fau; Murnihati Sarumaha; Yan Piter Basman Ziraluo
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 7: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.797 KB)

Abstract

Kemajuan global telah mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan pembenahan disemua sektor nasional. Upaya pemerintah didalam mewujudkan pembangunan nasional yang adil dan merata adalah melalui pembangunan nasional dari pedesaan. Salah satu desa yang ada di Indonesia dan berada di Provinsi Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Nias Selatan adalah desa Bawonahono. Desa Bawonahono sangat potensial dalam pengembangan sistem pertanian. Salah satu potensi yang dimiliki oleh desa Bawonahono adalah keadaaan tanahnya yang subur, iklim yang mendukung serta masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Kondisi tanah yang subur ini menjadi potensi bagi masyarakat desa Bawonahono untuk meningkatkan perekonomiannya. Namun, hal tersebut tidak dicapai karena kurangnya pengetahuan masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki desanya. Menurut informasi dari Kepala Desa Bawonahono bahwa sebagian besar masyarakat Desa Bawonahono tidak dapat menyekolahkan anaknya pada jenjang yang lebih tinggi karena pendapatan yang rendah. Pendapatan perkapita masyarakat Desa Bawonahono mayoritas berada di bawah upah minimum regional sehingga selain kesulitan dalam menyekolahkan anak-anaknya, masyarakat juga mengalami masalah dalam bidang kesehatan. Menurut informasi dari kepala Puskesmas Bawomataluo Kecamatan Fanayama bahwa jumlah pasien penderita penyakit yang terkait dengan rendahnya gizi tergolong tinggi sehingga dinas Kesehatan telah berupaya melakukan penyuluhan-penyuluhan namun belum membuahkan hasil. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya untuk merubah mindset masyarakat tentang pertanian yang hanya sebatas pada pemenuhan kebutuhan keluarga tanpa mempertimbangkan aspek perekonomian dan gizinya. Untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat Desa Bawonahono di atas, maka Dosen Prodi Pendidikan Biologi menawarkan solusi sebagai berikut : (a) Melaksanakan pelatihan budidaya kacang kedelai bagi masyarakat Desa Bawonahono, (b) Melaksanakan pelatihan/penyuluhan pemanfaatan dan pengolahan kacang kedelai menjadi tahu, tempe, sari tahu dan susu kedelai dan (c) Melaksanakan penyuluhan pentingnya menjaga keseimbangan dan kecukupan gizi masyarakat. Tujuan kegiatan Dosen Prodi Pendidikan Biologi di Desa Bawonahono adalah (a) Melaksanakan pelatihan budidaya kacang kedelai bagi masyarakat Desa Bawonahono untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan potensi desa dengan membudidayakan kacang kedelai, (b) Melaksanakan pelatihan/penyuluhan pemanfaatan dan pengolahan kacang kedelai menjadi tahu, tempe, sari tahu dan susu kedelai untuk membantu masyarakat meningkatkan pendapatan perekonomian dan (c) Melaksanakan penyuluhan pentingnya menjaga keseimbangan dan kecukupan gizi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi kacang kedelai sebagai sumber gizi masyarakat.
IMPLEMENTASI MADU PADA PERAWATAN LUKA PASIEN APENDIKSITIS POST LAPARATOMI DENGAN MASALAH GANGGUAN INTEGRITAS KULIT/JARINGAN Edi Wibowo; Erik Kuncoro; Made Suandika
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 8: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.638 KB)

Abstract

the response that arises after laparotomy causes nursing problems to damage tissue integrity. Implementing proper wound care procedures will speed up wound healing. Honey can be used in various modern medicine because it has a therapeutic effect. Methods: This study used a descriptive design in the form of a case study approach to nursing practice. The case study in this study examined the integrity of the skin and tissue of post-laparotomy patients after effective wound care using honey for 3 x 2 4 hours. Results: The results showed that the patient's skin/tissue integrity disorders before being given implementation were signs of redness and minimal bleeding in the wound, while impaired skin/tissue integrity after being given implementation for 3x24 hours showed that the wound looked cleaner, there was no redness, there was no minimal bleeding. and no pus. Conclusion: Nursing actions by doing wound care using honey can improve skin and tissue integrity which needs to be done in patients with impaired skin/tissue integrity disorders.