cover
Contact Name
Akbar Tanjung
Contact Email
ijitp@radenintan.ac.id
Phone
+6282176178991
Journal Mail Official
ijitp@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jl. Letkol H. Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy
ISSN : 26568748     EISSN : 26864304     DOI : 10.24042
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy is primarily intended for the publication of scholarly works in the field of Islamic Theology and Islamic Philosophy, school of Islamic Theological thought, Islamic Theology Figure, Modern and Contemporary Islamic Theology, Classical Islamic Philosophy, History of Islamic Philosophy, Ontology, Epistemology, Axiology, Ethics and others. IJITP accepts articles in both English and Indonesia, as well as maintains a double-blind peer-review process. The Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy (IJITP) invites participation and contributions from researchers and academics in accordance with the field of science.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Analisis Konsep Persahabatan Aristoteles Pada Siswa Kelas XII MAN 1 Palembang Aulia, Deta; Syefriyeni; Ahmad Saleh Sakni
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v7i1.22861

Abstract

Abstract; This thesis is entitled Analysis of Aristotle’s Concept of friendship in class XII MAN 1 Palembang. The objecttives of this research are first, to understand Aristotle’s concept of friendship in thebook of Nichomachean Ethics. Second, to find out Aristotle’s friendship patterns among class XII students at MAN 1 Palembang. The research method in thesis based on field research, while the research approach method used qualitative research. The data sources used are primary data sources and secondary data sources are books, journals and other scientific works. Furthermore, data collection includes observation, interview, and documentation. Last, data analysis techniques use inductive-descriptive. As for the results of this research, it can be found that Aristotle’s friendship pattern in class XII students at MAN 1 Palembang is more inclined towards a friendship pattern based on kindness, on the 14 boys and 7 girls, each of them has different friendship pattern. It can be seen that 8 students who are ranked in the top of the class and also take art in school extracurriculars, and more competent in one of the subjects are more inclined toward friendship patterns based on kindness, while the 4 students who are in friendship patterns based on pleasure, and 2 students are inclined toward friendship patterns based on needs. Keywords: Class XII Students; Friendship Patterns; Aristotle’s.   Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep persahabatan Aristoteles di dalam buku Etika Nikomakea serta pola pertemanan Aristoteles pada siswa kelas XII MAN 1 Palembang. Metode penelitian ini berdasarkan pada penelitian lapangan dan pustaka, sedangkan metode pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer siswa kelas XII MAN 1 Palembang dan yang menjadi sumber data sekunder yaitu buku, jurnal, serta karya ilmiah lainnya. Selanjutnya teknik pengumpulan data yaitu mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan induktif-deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini dapat ditemukan bahwa pola pertemanan Aristoteles pada siswa kelas XII MAN 1 Palembang lebih condong ke arah pola pertemanan berdasarkan kebaikan, dari 14 siswa kelas XII MAN 1 Palembang, yang terdiri dari 7 laki- laki dan 7 perempuan masing-masing memiliki pola pertemanan yang berbeda. Dapat diketahui bahwa siswa yang termasuk ke dalam peringkat 10 besar di kelas dan juga mengikuti ekstrakulikuler sekolah serta berkompeten dalam salah satu mata pelajaran lebih condong ke pola pertemanan berdasarkan kebaikan, sedangkan 4 siswa yang mendapatkan peringkat di luar 10 besar lebih condong ke arah pola pertemanan berdasarkan kesenangan, dan adapun siswa 2 lebih condong ke arah pola pertemanan berdasarkan kebutuhan Kata Kunci:   Aristoteles; Pola Persahabatan; Siswa Kelas XII.
Implikasi Anarkisme Epistemologis Paul Feyerabend Terhadap Pemikiran Islam Alamsah, Johan; Ningrum, Anggun Puspita
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v7i1.26306

Abstract

Abstract; This research focuses on the epistemological anarchist thought of Paul Feyerabend and its implications for Islamic thought. He believes that science should not be stagnant and should not be falsified to test its truth. The author uses descriptive-analytical analysis with library research data which then results in the conclusion that in Islamic Thought Feyerabend's epistemological theory of anarchism offers an interesting perspective for understanding Islamic thought. By emphasizing plurality, ijtihad, and criticism of dogmatism, Feyerabend provides inspiration for Muslims to develop an understanding of religion that is more dynamic and relevant to the times. Keywords: Anarchism; Islamic Thought; Paul Feyerabend.   Abstrak; Penelitian ini fokus pada pemikiran anarkis epistemologis Paul Feyerabend dan Implikasinya terhadap Pemikiran Islam. Ia beranggapan bahwa ilmu pengetahuan itu tidak boleh bersifat stagnan dan tidak harus difalsifikasi untuk menguji kebenarannya. Penulis menggunakan deskriptif-analitis dengan data library research yang kemudian menghasilkan simpulan bahwa dalam Pemikiran Islam teori anarkisme epistemologis Feyerabend menawarkan perspektif yang menarik untuk memahami pemikiran Islam. Dengan menekankan pluralitas, ijtihad, dan kritik terhadap dogmatisme, Feyerabend memberikan inspirasi bagi umat Islam untuk mengembangkan pemahaman agama yang lebih dinamis dan relevan dengan zaman. Kata Kunci:   Anarkisme; Paul Feyerabend; Pemikiran Islam.
Teologi Sosial-Kebangsaan KH. Hasyim Asy’ari (Analisis Kritis Resolusi Jihad dan Muqaddimah Qanun Assasi) Zifamina, M. Ikhbar Fiamrillah
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v7i1.26700

Abstract

Abstract This article aims to discuss the theological thinking of KH. Hasyim Asy'ari in the context of social nationality. The social-national theology can be traced in Jihad Resolution, Muqaddimah Qanun Asasi and theological criticism in some of his works. The method in this research is the critical analysis method, which is to examine the concept of KH. Hasyim Asy'ari's socio-national theology in these works. The urgency of this research is to review the theological thinking of KH. Hasyim Asy'ari in the social and national context so that there is a need to recontextualize Islamic thought based on tawhid and the social-national context taken from the scientific tradition of Indonesian scholars themselves. The findings of this article are: First, the social-national theology of KH. Hasyim Asy'ari in the Jihad Resolution, Muqaddimah Qanun Asasi and theological criticism in the works show the external side of anti-colonialism, and the internal side of the unity of Muslims, Second, the social-national theology of KH. Hasyim Asy'ari shows that Ahlusunnah wal Jama'ah theology in the socio-religious and political-national context can be a relevant theological concept building used to answer contemporary national problems today, especially in terms of unity in the frame of nationality and a vision of humanity based on religion. Keywords: Jihad Resolution; KH. Hasyim Asy'ari; Muqaddimah Qanun Asasi; Socio-National Theology; Theological Criticism.   Abstrak Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pemikiran teologis dari KH. Hasyim Asy’ari dalam konteks sosial kebangsaan. Teologi sosial-kebangsaan tersebut dapat dilacak dalam Resolusi Jihad, Muqaddimah Qanun Asasi dan kritik teologis dalam beberapa karyanya. Metode dalam penelitian ini adalah metode analisis kritis, yakni untuk menelaah konsep teologi sosial-kebangsaan KH. Hasyim Asy’ari dalam karya-karya tersebut. Urgensi penelitian ini adalah meninjau kembali pemikiran teologis dari KH. Hasyim Asy’ari dalam konteks sosial dan kebangsaan sehingga perlu adanya rekontekstualisasi pemikiran Islam yang berbasiskan pada tauhid dan konteks sosial-kebangsaan yang diambil dari tradisi keilmuan ulama-ulama Indonesia itu sendiri. Hasil temuan dari artikel ini yakni: Pertama, teologi sosial-kebangsaan KH. Hasyim Asy’ari dalam Resolusi Jihad, Muqaddimah Qanun Asasi dan kritik teologis dalam karya-karya menujukkan sisi eksternal yang anti kolonialisme, dan sisi internal pada persatuan umat Islam, Kedua, teologi sosial-kebangsaan KH. Hasyim Asy’ari menunjukkan bahwa teologi Ahlusunnah wal Jama’ah dalam konteks sosial-keagamaan dan politik-kebangsaan dapat menjadi bangunan konsep teologis yang relevan digunakan untuk menjawab problem kebangsaan kontemporer saat ini khususnya dalam hal persatuan dalam bingkai kebangsaan dan visi kemanusiaan berbasis pada keagamaan. Kata Kunci: KH. Hasyim Asy’ari; Kritik Teologis; Muqaddimah Qanun Asasi; Resolusi Jihad; Teologi Sosial-Kebangsaan.
Peran Teks dan Konteks Dalam Penafsiran Filsafat: Menelusuri Keragaman Mazhab Pemikiran Saumantri, Theguh
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v7i1.27231

Abstract

Abstract; The interpretation of philosophical texts is always closely tied to social, historical, cultural, and biographical contexts, which influence how these texts are understood and accepted by readers. This study aims to analyze the role of texts and context in philosophical interpretation, as well as how their interaction gives rise to the diversity of existing schools of thought. Using a descriptive qualitative approach, this research analyzes philosophical texts from various intellectual traditions, both Western and Eastern, through an in-depth literature review. The findings of the study show that although philosophical texts contain profound and universal meanings, they can be interpreted in different ways depending on the social, political, and cultural context of the reader, resulting in various philosophical schools such as rationalism, empiricism, existentialism, and others. Academically, this research contributes to enriching the study of philosophy, particularly in understanding the dynamics of diverse text interpretations, as well as their relevance in religious and social studies. The study also emphasizes the importance of understanding context in reading philosophical texts to obtain a more contextual and inclusive understanding of the development of philosophical thought. Keywords: Context; Interpretation; Philosophical Texts; Schools of Philosophy.   Abstrak; Penafsiran teks filsafat selalu terikat erat dengan konteks sosial, sejarah, budaya, dan biografis, yang memengaruhi cara teks tersebut dimaknai dan diterima oleh pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teks dan konteks dalam penafsiran filsafat, serta bagaimana interaksi keduanya melahirkan keragaman mazhab pemikiran yang ada. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis teks-teks filsafat dari berbagai tradisi pemikiran, baik dari Barat maupun Timur, melalui kajian pustaka yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks filsafat, meskipun mengandung makna yang mendalam dan universal, dapat ditafsirkan secara berbeda-beda bergantung pada konteks sosial, politik, dan budaya pembaca, yang menghasilkan perbedaan aliran filsafat seperti rasionalisme, empirisme, eksistensialisme, dan sebagainya.  Secara akademik, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian filsafat, khususnya dalam memahami dinamika interpretasi teks yang beragam, serta relevansinya dalam studi keagamaan dan sosial. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya memahami konteks dalam pembacaan teks filsafat untuk memperoleh pemahaman yang lebih kontekstual dan inklusif terhadap perkembangan pemikiran filosofis. Kata Kunci:   Konteks; Mazhab Filsafat; Penafsiran; Teks Filsafat.
The Idea of Islamic Ecotheology in Responding to the Global Environmental Crisis: An Analysis of the Concepts of Khalifah, Mīzān, and Maṣlaḥah Maulana Bagus Rahmat; Masruchin; Fauzan
Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijitp.v7i1.27596

Abstract

Abstract   : The global ecological crisis has become a real threat due to the unsustainable exploitation of natural resources. This study aims to explore the contribution of Islamic theology in shaping ecological awareness through the concepts of khalifah (stewardship), mīzān (balance), and maṣlaḥah (public interest). The method used is a literature study with a qualitative approach to Qur’anic verses and scientific interpretations. Based on the results, Islam is a religion of Rahmatan lil ‘Alamin (mercy to all creation) which teaches balance and forbids all forms of environmental destruction. These teachings are highly relevant in addressing the challenges of today's ecological crisis. Therefore, a theological approach based on Islamic values can be an important alternative in efforts to overcome environmental damage caused by anthropocentric paradigms and modern exploitation. Keywords : Ecology; Islamic Ecoteology; Khalifah; Maṣlaḥah; Mīzān. Abstrak   : Krisis ekologi global telah menjadi ancaman nyata akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi teologi Islam dalam membentuk kesadaran ekologis melalui pendekatan konsep khalifah, mizan, dan maṣlaḥah. Metodologi yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan tafsir-tafsir ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian, Islam adalah agama yang Rahmatan lil 'alamin. mengajarkan keseimbangan dan larangan terhadap segala bentuk kerusakan lingkungan. Ajaran ini sangat relevan dalam menanggapi tantangan krisis ekologi masa kini. Oleh karena itu, pendekatan teologis berbasis nilai Islam dapat menjadi alternatif penting dalam upaya mengatasi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh paradigma antroposentris dan eksploitasi modern. Kata kunci           : Ekologi; Ekoteologi Islam; Khalifah; Maṣlaḥah; Mīzān

Page 1 of 1 | Total Record : 5