cover
Contact Name
Rizki Wahyudi
Contact Email
rizki.key@gmail.com
Phone
+6281329125484
Journal Mail Official
jpmm@amikompurwokerto.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjend Pol. Soemarto No.127, Watumas, Purwanegara, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53127
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM)
ISSN : -     EISSN : 26569000     DOI : http://dx.doi.org/10.35671/jpmm
JPMM (Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat) merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Universitas Amikom Purwokerto terdaftar dengan E-ISSN 2656-9000 (media online). JPMM memuat hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya teknologi informasi, manajemen, sosial humaniora, ekonomi, kesehatan, dan bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain. JPPM diterbitkan secara online dua kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: Oktober (2020)" : 11 Documents clear
Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Normal Baru dalam Upaya Pencegahan COVID-19 di Desa Pakembaran Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Ike Setyatama; ika Esti Anggraeni; Siti Erniyati Berkah Pamuji
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1325.538 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1130

Abstract

Konsep new normal adalah suatu pelonggaran aktivitas masyarakat dengan memperketat protokol kesehatan. Adapun protokol kesehatan yang wajib dijalani yaitu menjaga jarak yang aman (physical distancing), menggunakan masker, serta lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, hingga bulan Juli 2020 bahwa pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 sejumlah 50 orang dan lima diantaranya meninggal dunia. Angka kasus sebaran berdasarkan kecamatan, didapatkan data bahwa wilayah Kecamatan Slawi memiliki kasus tertinggi di Kabupaten Tegal sebanyak 8 kasus, dan Desa Pakembaran berada di wilayah Kecamatan Slawi (Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, 2020).  Luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Desa Pakembaran Kecamatan Slawi Kab. Tegal mengerti tentang konsep normal baru pada masa pandemi COVID-19, sehingga dapat menerapkan protokoler kesehatan dengan tepat. Pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan Juli 2020 dengan diikuti sejumlah 32 warga Desa Pakembaran Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. Pengabdian ini dilakukan dengan metode promotif dan preventif, yaitu berupa penyuluhan terkait upaya pencegahan COVID-19. Hasil dari pengabdian masyarakat adalah peningkatan pengetahuan masyarakat terkait COVID-19, penerapan pola hidup bersih dan sehat, penerapan protokol kesehatan di era New Normal khususnya di sekitar wilayah Desa Pakembaran Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal.
Geliat Ekonomi Rumah Tangga Melalui Pemasaran Industri Rumah Tangga Di Media Sosial Arief Adhy Kurniawan
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.471 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1056

Abstract

Home industry can be done by focusing on superior household products. Every household has a superior product that can be used to improve the economy. The product can initially be marketed to the surrounding environment, then it is expected to expand its marketing more broadly. This is done by marketing through social media technology tools. The housewives of the PKK in Grendeng Kelurahan have mobile devices that can be used to access social media. The PKK executive organization in Grendeng village level already has a social media group that includes the whatsapp group. The group is used for communication between members in the group. However, they do not yet have a special group that is used for buying and selling forums. The reason for the importance of creating a buying and selling forum group is less ethical formal groups are used for promotional activities. The activity was carried out on Wednesday, August 7, 2019 at the Grendeng Village Hall. The activity was carried out with 39 participants. Activity Output in the form of a buying and selling forum on the Whatsapp group. The group has been used to sell household mainstay products in Grendeng. So with this buying and selling forum the public can offer their products and market more broadly. 
Pelatihan Penggunaan Virtual Class Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru dan Siswa SMK Negeri 1 Banyumas Pada Masa Pandemi COVID-19 Sitaresmi Wahyu Handani; Riyanto -; Cindy Magnolia; Rahma Adi Pratama
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.407 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1123

Abstract

Saat ini berbagai negara di belahan dunia sedang dilanda virus Covid-19. Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Corona yang diketahui pertama kali mewabah di daerah Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Virus Corona ini memiliki dampak yang cukup besar dikarenakan untuk mencegah penularannya, salah satu kebijakan yang dilakukan adalah dengan melakukan jaga jarak serta menghindari kerumunan. Dalam bidang pendidikan, hal ini berdampak terhadap proses kegiatan belajar mengajar yang lazimnya dilakukan tatap muka, untuk mengurangi kerumunan maka proses belajar mengajar dilakukan dengan daring. Pada prakteknya, baik guru dan siswa perlu melakukan penyesuaian terutama dalam penggunaan platform atau aplikasi online yang digunakan sebagai media belajar. Dari permasalahan tersebut, penulis merasa perlu untuk melakukan suatu kegiatan pelatihan dimana para guru dan siswa dapat menggunakan aplikasi virtual class seperti google classroom, google jamboard dan whiteboard zoom. Pelatihan ini dilakukan di salah satu SMK Negeri di Banyumas, yaitu SMK Negeri 1 Banyumas. Target dari pelatihan adalah guru dan siswa pada SMK tersebut. Proses pelatihan dilakukan di dalam studio Kreatif Lab yang merupakan laboratorium Multimedia pada SMK tersebut. Penyampaian materi dan pelatihan disiarkan juga secara live melalui akun Youtube Kreatif Lab Studio agar guru dan siswa yang tidak hadir di lokasi dapat tetap mengikuti pelatihan.
Peningkatan Kemampuan Editing Video untuk Promosi Produk UMKM Bagi Gks Kecamatan Tembalang Semarang Rastri Prathivi; Febrian Wahyu Christanto; Victor Gayuh Utomo
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.76 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1102

Abstract

UMKM Kecamatan Tembalang Semarang ini merupakan salah satu organisasi para pelaku UMKM yang berada di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. UMKM ini  memproduksi dan memasarkan barang dalam bentuk yang beragam. Di dalam usahanya untuk mempromosikan barang-barang produk UMKM tersebut para pelaku UMKM memiliki kendala yaitu keterbatasan kemampuan mereka  di dalam membuat media promosi yang kreatif, menarik dan tepat sasaran bagi konsumen. Mereka belum memiliki kemampuan yang cukup untuk memanfaatkan beragam media digital salah satunya video digital. Promosi melalui video  merupakan cara yang paling strategis sehingga konsumen dapat melihat sekaligus menikmati produk ( secara virtual dalam imajinasi) atau jasa yang dijual oleh pelaku UMKM. Hal terpenting yang perlu ditingkatkan di dalam pembuatan video adalah bagaimana melakukan editing video promosi yang akan meninggalkan brand image atau persepsi bagi para konsumen yang melihat video promosi tersebut. Metode yang digunakan dalam PKM ini dalam bentuk seminar atau ceramah. Untuk tempat pengabdian masyarakat ini berada pada Laboratorium Komputer M2.1 FTIK USM yang berlangsung pada hari Kamis, 23 Juli 2020 dengan peserta sebanyak 10 orang. PkM ini berlangsung selama 3 jam dari pukul 10.00 – 13.00 Hasil yang dicapai dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan kemampuan para pelaku UMKM GKS Kecamatan Tembalang Semarang untuk mengedit video promosi menggunakan software Filmora.
Achievement Entrepreneurship Training Untuk Calon Pengusaha Muda Kota Bekasi apriliyana rahmawati; Etyca Rizky Yanti; Hanif Aulawi
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.04 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1096

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan wirausaha  bagi siswa – siswi SMK. Metode yang digunakan berupa tahapan kegiatan antara lain observasi dan survey, pengumpulan materi, diskusi/konsultasi, dan terakhir adalah tahap monitoring. Hasilnya sebanyak 3orang siswa memiliki ide dan gagasan serta memberanikan diri untuk berwirausaha sehingga mendapatkan sedikit bantuan dana. Perlu upaya yang berkelanjutan untuk dapat menumbuhkan jiwa wirausaha dikalangan calon pengusaha muda. Upaya monitoring ini dilakukan untuk memberikan semangat kepada calon pengusaha muda yang berani untuk mencoba dan memulai hal baru. Entrepreneurship dapat menjadikan calon pengusaha muda menjadi lebih mandiri dalam financial dan ikut membangun ekonomi, membuka kesempatan untuk melakukan perubahan, dan dapat membantu masyarakat dalam menciptakan kesempatan kerja. Menyadari bahwa mandiri dalam financial salah satunya dengan menciptakan wirausaha sendiri maka pelatihan entrepreneurship ini sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. Sehingga generasi muda paham akan karakter seorang wirausaha, bagaimana cara menciptakan produk, memasarkan produk lewat dunia digital, dan bagaimana cara bangkit dari kegagalan. Sehingga selepas lulus SMK dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. Dan dapat meningkatkan persentase wirausahawan di Indonesia. Karena kemajuan suatu negara atau bangsa ditentukan oleh jumlah wirausaha (entrepreneur)-nya. Begitu pun Indonesia, jika ingin menjadi bangsa yang maju, harus punya banyak entrepreneur. Saat ini, entrepreneur di Indonesia tak sampai 0,5% dari populasi, kalah jauh dari Singapura, Jepang, dan negara- negara maju lainnya yang sudah di atas 10%. Entrepreneur Indonesia setidaknya harus mencapai 2% dari jumlah penduduk. Oleh sebab itu, lembaga akademis dalam hal ini universitas turut berperan penting dalam menanamkan jiwa wirausaha di kalangan generasi muda.                     
Meningkatkan Profesionalits UMKM Melalui Tertib Akuntansi Sesuai SAK EMKM Sasmita Sari Ardaninggar; Rudy Rudy; Indra Iman Sumantri; Aditya Riky Nugroho
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.685 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1135

Abstract

Tangerang Selatan merupakan salah satu wilayah yang memiliki kemajuan yang sangat pesat di Provinsi Banten, memiliki potensi ekonomi yang sangat baik. Hal ini dapat terlihat tingginya jumlah UMKM yang bermunculan diwilayah ini. Kesuksesan UMKM inilah telah mampu menyerap tenaga kerja yang cukup tinggi. Dikarenakan jumlahnya yang cukup banyak tentu menyebabkan tingkat persaingan antar UMKM semakin tinggi. Oleh karena itu, mereka harus berpikir bagaimana terus berinovasi tidak hanya melalui produk dan pemasaran, akan tetapi dalam hal kesiapan pengelolaan keuangannya.Tujuannya agar para pelaku UMKM dapat melakukan perkembangan usaha dengan efektif dan efisien. Lemahnya kesadaran akan pentingnya disiplin pembukuan atau pengelolaan keuangan masih menjadi hal yang serius di lingkungan para pelaku UMKM Tangerang Selatan. Masih banyak UMKM yang mengabaikan pencatatan atas transaksi ekonominya. Perlu adanya penyuluhan dan pendampingan mengenai standar keuangan yang berlaku bagi UMKM (SAK-EMKM) serta cara termudahnya dalam membantu pengelolaan keuangan baik secara manual maupun digital. SI APIK merupakan solusi digital (aplikasi) keuangan yang ditawarkan Bank Indonesia untuk pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi keuangan yang berlandaskan standar akuntansi keuangan UMKM (SAK-EMKM). Dengan teknik keunggulannya yaitu “single entry” menjadikan aplikasi ini mudah digunakan dan dipahami oleh pelaku UMKM. Kegiatan tim pengabdian masyarakat dilakukan secara terukur dan proses monev untuk mengukur ketercapaian target dan luaran yang menjadikan pelaku UMKM yang disiplin pembukuan, dan terciptanya wirausaha yang akuntable Dan hasil yang diperoleh adalah keseluruhan peserta mampu membuat laporan keuangan sesuai standar akuntansi melalui aplikasi SI APIK
Optimalisasi Penggunaan Internet Dan Gawai Yang Positif Pada Orang Tua Dan Anak Di Dusun Jenggotan, Windusari, Magelang irfan pratama; putri taqwa prasetyaningrum
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.811 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1030

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini berjudul Optimalisasi Penggunaan Internet Dan Gawai Yang Positif Pada Orang Tua Dan Anak Di Dusun Jenggotan, Magelang. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra IbM diantaranya yaitu; Pertama, Belum adanya sosialisasi dan pelatihan penggunaan internet dan gawai pada orang tua dan anak. Kedua, Banyaknya dampak negatif dalam penggunaan internet dan gawai pada orang tua dan anak. Target luaran dalam program ini adalah (1) Penerapan jasa yang dilakukan dengan memberikan pelatihan, (2) Memberikan pengetahuan tentang internet dan gawai pada orang tua, remaja, dan anak. Program pengabdian dilaksanakan dalam 2 (dua)  bentuk; Pertama, (1) Sosialisasi dan pelatihan penggunan intenet remaja. Dalam melakukan pelatihan pengunaan internet yang positif pada pada orang tua, remaja, dan anak. Pelatihan dilakukan dalam 4 pertemuan. Setiap pertemuan terdapat kegiatan pelatihan penggunaan internet dan gawai sesuai dengan kebutuhan mitra. Kedua, Kegiatan dan pengetahuan tentang internet dan gawai yang dipergunakan orang tua dan anak. Sesi pelatihan ini dilakukan dengan remaja dan mitra.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Pengembangan Olahan Pisang Uter di Dusun Pengkok, Panjatan, dan Srumbung Desa Pengkok Gunung Kidul DIY Yunda Maymanah Rahmadewi; Iis Wahyuningsih
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.999 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1134

Abstract

Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul merupakan desa yang mempunyai beberapa potensi Sumber Daya Alam (SDA). Selain padi, bambu, pohon jati dan buah sawo, tanaman yang cukup banyak ditemui di desa ini adalah pisang uter. Pisang uter bermanfaat sebagai sumber energi, serat, dan mineral (potassium). Di sisi lain saat ini Desa Pengkok berniat untuk mewujudkan salah satu wilayahnya yaitu Gunung Ireng sebagai tempat wisata alam, namun belum mempunyai produk khas untuk oleh-oleh. Namun, pisang uter masih dipandang sebelah mata di Desa Pengkok karena pisang uter mempunyai biji yang banyak sehingga jarang dikonsumsi sebagai buah seperti pisang ambon dll, lebih cepat overripe atau terlalu matang, harga pisang ini sangat murah, kurang laku dijual, dan hanya untuk pakan burung, serta masyarakat Desa Pengkok belum mempunyai pengetahuan pengembangan olahan pisang uter, termasuk didalamnya pengetahuan tentang kewirausahaan, keamanan pangan dan harga jual. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan dasar masyarakat terkait kewirausahaan, keamanan pangan dan penentuan harga jual dalam pengembangan pisang uter menjadi olahan komersial yang aman. Metode yang dilakukan adalah pelatihan pada kelompok wanita di Dusun Pengkok, Panjatan, dan Srumbung yang meliputi pelatihan kewirausahaan, pelatihan keamanan pangan, dan pelatihan  penentuan harga jual produk. Kegiatan dilakukan pada tanggal 7, 8 dan 9 Agustus 2020. Hasil dari program permberdayaan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan pada kelompok sasaran, yaitu kelompok wanita di Dusun Pengkok, Panjatan, dan Srumbung setelah mengikuti pelatihan kewirausahaan, keamanan pangan, dan penentuan harga jual.
Penerapan Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari di SMAN 6 Tangerang Selatan Dewi Purnama Sari; Isnurani Isnurani; Usep Rahmat; Nurullita sari; R. Aditama
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.22 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.1136

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan tentang bagaimana penerapan matematika di SMAN 6 Tangerang Selatan, serta memberikan bekal terhadap peserta didik bagaimana cara belajar dan mempelajari matematika supaya lebih aplikatif lagi. Sasaran pengabdian adalah peserta didik di SMAN 6 Tangerang Selatan. Permasalahan diselesaikan dalam tiga tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persiapan dilakukan dengan melakukan survey pendahuluan untuk melihat kondisi dilapangan mengenai kesulitan yang dialami peserta didik dalam belajar matematika. Pelaksanaan dilakukan dengan proses pengajaran online dengan menggunakan metode ceramah yaitu teknik presentase, dilanjutkan dengan permainan dalam menyelesaikan soal-soal, dan diakhiri dengan post test. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk masing-masing tahap dengan mengumpulkan dan menyimpulkan data dari masing-masing tahapan kegiatan. Hasil kegiatan pelatihan menunjukan tingkat keberhasilan dengan indikasi adanya kesesuaian materi dengan materi yang sedang dipelajari di sekolah, adanya respon yang positif dari peserta didik, dan sebagian besar (75%) peserta didik telah memahami materi barisan dan deret.
Pelatihan Teknis Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Guna Melacak Penyebaran COVID-19 Fiby Nur Afiana; Ika Romadoni Yunita; Luzi Dwi Oktaviana; Uswatun Hasanah
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.713 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.999

Abstract

One of the four strategies presented by the Covid-19 Task Force for the Acceleration of Handling to strengthen physical distancing policy as a basic strategy for overcoming the spread of Covid-19 is the tracing of positive cases. Tracing anyone who has contact with patients if done manually requires quite a long time and within that time the virus could have spread very quickly. The Care Concern application issued by the government through the Ministry of Communication and Information Technology (Kominfo) can do tracing quickly through the recording of GPS and Bluetooth that are active on android devices. Through this dedication, participants can understand how technology can help the spread of the covid-19 virus by using the Care Protect Application to trace contacts (tracing), see how the condition of the surrounding environmental zones so that they can take anticipatory and preventive actions. Contact tracing is very helpful in controlling the spread of Covid-19 with a number of precautions taken by the local government if anyone who has contact with a positive Covid-19 patient is known.

Page 1 of 2 | Total Record : 11