Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Perceived Enjoyment, Perceived Reciprocal Benefit, dan Learning Culture Terhadap Knowledge Sharing Debby Ummul Hidayah; Ika Romadoni Yunita; Masyruri Riska Maulana
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 3 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.158 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i3.1514

Abstract

AbstrakAdanya pandemik COVID-19 mengharuskan perkuliahan dilakukan secara online. Hal tersebut dialami juga oleh Universitas XYZ yang menerapkan sistem kuliah online menggunakan beberapa media seperti website kuliah online, google classroom, zoom, google meet, dan platform lainnya yang disesuaikan dengan kesepakatan antara dosen dengan mahasiswa. Namun berbagai permasalahan muncul terutama mekanisme knowledge sharing dalam perkuliahan online. Oleh sebab itu, peneliti melakukan uji dengan menggunakan variabel perceived enjoyment, perceived reciprocal benefit, dan learning culture guna mengetahui bagaimana pengaruh dari ketiga variabel independen tersebut terhadap variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan yakni menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil sebaran kuesioner dengan jumlah sampel 160 dari mahasiswa program studi Sistem Informasi Universitas XYZ dan analisis data menggunakan SPSS 22, hasilnya menunjukkan bahwa variabel perceived enjoyment menjadi faktor utama yang berpengaruh terhadap knowledge sharing. Atau dapat dikatakan bahwa variabel perceived enjoyment berpengaruh positif terhadap variabel knowledge sharing. Kemudian variabel learning culture juga memiliki pengaruh posiftif terhadap knowledge sharing. Adapun variabel perceived reciprocal benefit tidak memiliki pengaruh yang kuat terhadap knowledge sharing.Kata kunci: Perceived enjoyment, perceived reciprocal benefit, learning culture, knowledge sharing, kuliah online AbstractThe existence of the COVID-19 pandemic requires learning to be conducted online. This is also experienced by XYZ University which implements an online learning system using several media such as online learning websites, google classroom, zoom, google meet, and other platforms that are adjusted to the agreement between lecturers and students. However, various problems arise, especially the knowledge sharing mechanism in online learning. Therefore, the researcher conducted a test using the variables perceived enjoyment, perceived reciprocal benefit, and learning culture to find out how the influence of the three independent variables on the dependent variable. The research method used is a quantitative approach. Based on the results of the distribution of the questionnaire with a sample of 160 from students of the Information Systems study program at XYZ University and data analysis using SPSS 22, the results show that the perceived enjoyment variable is the main factor that influences knowledge sharing. Or it can be said that the perceived enjoyment variable has a positive effect on the knowledge sharing variable. Then the learning culture variable also has a positive influence on knowledge sharing. The perceived reciprocal benefit variable does not have a strong influence on knowledge sharing.Keywords: Perceived enjoyment, perceived reciprocal benefit, learning culture, knowledge sharing, online learning
Pelatihan Teknis Aplikasi Parenting Control Sebagai Media Pengawas Penggunaan Gadget Pada Anak Untuk Ibu-Ibu PKK Di Kecamatan Baturraden Ika Romadoni Yunita; Fiby Nur Afiana; Primadani Arsi
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.151 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6692

Abstract

Pengenalan teknologi/gadget pada anak tidak salah, akan tetapi diharapkan peran orang tua untuk turut serta mengawasi penggunakan gadget pada anak. Penggunaan gadget tanpa pengawasan memberikan beberapa dampak terhadap interaksi sosial seperti mereka lebih nyaman menggunakan gadget daripada berinteraksi atau bermain dengan teman sebayanya. Namun terdapat juga pengaruh positif pengenalan gadget pada anak seperti dapat mengasah kemampuan kognitif, belajar tanggap teknologi dan berfikir lebih kreatif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini peserta yang terdiri dari Ibu-ibu pengurus dan anggota PKK dapat melakukan pengawasan terhadap gadget yang digunakan anak melalui salah satu aplikasi parenting control Google Family Link yang terdiri dari 2 versi untuk orang tua dan anak dan dapat diunduh secara gratis di play store. Dengan pengabdian ini Orang tua tidak membiarkan begitu saja anak menggunakan gadget tanpa pengawasan karena bisa berdampak buruk terhadap tumbuh kembang anak baik secara fisik maupun psikis. Kata Kunci: Gadget, parenting control, google family link.
RELASI ANTARA TIGA DIMENSI KUALITAS TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM LAYANAN MAHASISWA Ika Romadoni Yunita; Retno Waluyo; Luzi Dwi Oktaviana
Pro Bisnis Vol 12, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.866 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v12i2.809

Abstract

Teknologi informasi menjadi kebutuhan utama bagi organisasi untuk mendukung kegiatan organisasinya. Adanya sistem informasi dapat mempermudah kegiatan yang berjalan. Salah satunya Sistem layanan mahasiswa merupakan sistem informasi yang dipakai oleh mahasiswa untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan akademik. Pada kenyataannya saat pengisian atau pengajuan KRS server sering mengalami down sehingga memakan waktu saat pengisian KRS, kemudian error saat membuka rekap absen dan nilai akhir, serta dirasa kurang user friendly dan tidak ada notifikasi jika ada informasi yang terbaru. Kepuasan pengguna perlu diperhatikan supaya output yang dihasilkan sesuai tujuan dari penggunaan sistem layanan mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagimana relasi antara tiga dimensi kualitas terhadap kepuasan pengguna sistem layanan mahasiswa. Data Responden sebanyak 295 responden dan dioleh menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian ini secara parsial tiga dimensi kualitas menghasilkan nilai signifikansi 0,000. Sehingga dapat disimpulkan tiga dimensi kualitas masing-masing mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pengguna sistem informasi layanan mahasiswa. Secara simultan semua variabel independen yang diuji memperoleh hasil nilai signifikansi 0,000 artinya secara bersama-sama tiga dimensi kualitas berpengaruh kepada kepuasan pengguna sistem layanan mahasiswa. Besaran pengaruhnya 81,1%.
PEMODELAN PROSES BISNIS DENGAN BPMN UNTUK KEBUTUHAN IMPLEMENTASI ERP DI CV INDOCOCO PASIFIC Zanuar Rifai; Trias Bratakusuma; Fiby Nur Nur Afiana; Luzi Dwi Oktaviana; Ika Romadoni Yunita
Pro Bisnis Vol 14, No 2: Agustus (2021)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v14i2.1389

Abstract

Sektor industri di Indonesia mempunyai potensial yang cukup tinggi untuk dieksplorasi baik usaha skala kecil dan menengah dalam upaya untuk meningkatkan ekspor. CV Indococo Pasific adalah usaha yang bergerak di bidang pengolahan kelapa dan termasuk ke dalam kelompok tani. Masalah utama yang dihadapi saat ini dimulai dari belum adanya sistem tracing dari bahan baku di pengrajin, pengepul hingga menjadi suatu produk jadi sehingga tidak bisa melakukan pemeriksaan bila ada barang yang cacat dalam proses produksi dengan skala besar. Untuk dapat memberikan solusi sistem yang tepat, maka peneliti perlu mengetahui terlebih dahulu proses bisnis dari CV Indococo Pasific dimana proses bisnis tersebut menggambarkan kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan oleh pelaku bisnis berkaitan pencapaian visi dan misi, pemberian layanan atau penyampaian produk kepada konsumen. Dengan metode penelitian yang digunakan mulai dari pengumpulan data hingga melihat GAP analisis. Penggambaran proses bisnis ini dituangkan pada Business Process Modeling Notation (BPMN), kemudian dilakukan analisis GAP. Dari hasil pendekatan Business Process Modeling Notation (BPMN) terdapat beberapa modul yang ditrancang seperti modul untuk bagian sortir barang, bagian pengovenan solusinya membuat form atau pengukuran penyusutan produk dan bagian packing membuat modul untuk men-generate QR code produk jadi.
Implementasi Teknik Motion Graphics Pada Video Promosi Produk Homecare Ika Romadoni Yunita; Argiyan Dwi Pritama; Retno Waluyo
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 3 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v4i3.6364

Abstract

Dalam upaya penyebaran informasi di era digital saat ini menjadi salah satu pertimbangan yang serius untuk meningkatkan produktifitas suatu usaha dalam memperoleh pendapatan yang maksimal. Segala bentuk promosi yang melibatkan media digital harus dicoba dan di terapkan sebaik mungkin agar menghasilkan hasil yang semaksimal mungkin. Media video digunakan mempromosikan produk dengan menampilkan visual yang dapat membuat calon konsumen lebih sadar akan produk tersebut. Saat ini agen dafine laundry dalam mempromosikan produk homecare masih menggunakan dalam bentuk gambar belum menggunakan video. Tujuan penelitian ini mengimplementasikan teknik motion graphics untuk membuat video pengenalan produk homecare. Dari penetlitian yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa teknik motion graphic dapat diimplementasikan pada pembuatan video promosi produk homecare sehingga sangat membantu pemasaran agen dafina loundry.
Aplikasi “GIZIe” Untuk Mengetahui Status Gizi Balita Menggunakan Metode Forward Chaining Fiby Nur Afiana; Ika Romadoni Yunita
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 3 No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.551 KB) | DOI: 10.29207/resti.v3i2.908

Abstract

Based on the results of Nutritional Status Monitoring (PSG) conducted by the Ministry of Health in several regions in Indonesia there are sufferers of malnutrition from the age of 0 - 59 months. Banyumas Regency itself entered into the red zone the highest number of cases of malnutrition with 65 cases. For the Baturraden area with an area of ​​45.35 km2 and having 12 villages, there is a Puskesmas which only has 1 general practitioner, 3 nurses, 6 midwives and 1 nutritionist. Based on the Recaputulation of the Agency for Health and Human Resource Development, the Health Center I Baturraden is considered still not meeting the standard number of Health Human Resources. In addition, the lack of public awareness and economic reasons further worsened the condition of community nutrition. Seeing the cases that occur requires a system that can diagnose early conditions of malnutrition in children that can be accessed directly by everyone by utilizing expert system information technology. The purpose of this study is to design and build a mobile phone (android) application called ‘Gizie’ by using the forward chaining method for Puskesamas 1 Baturraden Banyumas Regency which can help medical personnel and parents diagnose early malnutrition in children. The research method used is the research and development method (R & D) to produce certain products, and test the effectiveness of these products.
PELATIHAN PENJUALAN ONLINE UNTUK MASYARAKAT DESA KARANGLEWAS KIDUL KABUPATEN BANYUMAS Debby Ummul Hidayah; Dias Ayu Budi Utami; Ika Romadoni Yunita; Tarwoto Tarwoto; Triana Yulistia
ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.037 KB) | DOI: 10.24071/aa.v2i1.2126

Abstract

Pengembangan Disaster Recovery Plan Menghadapi Pandemi Ika Romadoni Yunita; Nailis Syafi’ah
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol 12 No 1 (2021): Maret
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.382 KB) | DOI: 10.51903/jtikp.v12i1.220

Abstract

Disaster Recovery Plan (DRP) merupakan sekumpulan dokumen yang mendefinisikan setiap aktifitas, tindakan serta prosedur yang harus dilakukan terkait pemulihan bencana, melanjutkan proses bisnis yang tertunda dalam waktu yang singkat dan dapat menyelamatkan aset pada sektor system informasi pada saat pandemi. Hasil akhir yang dihasilkan adalah berupa dokumen Disaster Recovery Plan (DRP) yang berisi panduan dalam melakukan tahapan-tahapan dalam pemulihan terhadap bencana, kebijakan untuk melakukan aktivitas-aktivitas, prosedur untuk tahapan langkah-langkah sebelum melakukan aktivitas dan formulir untuk mengisi informas-informasi yang didapat dalam melakukan pemulihan ketika menghadapi pandemi dengan menggunakan standar NIST SP 800-34.
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Menggunakan Media Interaktif Pada Taman Pendidikan Al Qur’an Nurul Ikhsan Ika Romadoni Yunita; Puji Ratwiyanti; Aulia Shafira Tri Damayanti; Bahy Nisrina Nur Fadhilah
Surya Abdimas Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i1.1583

Abstract

Memasuki tahun 2021 Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan adanya penurunan signifikan. Di desa Sokawera kecamatan Somagede kabupaten banyumas, anak –anak usia 5-13 tahun masih mengikuti kegiatan pada Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Nurul Ikhsan setiap harinya. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan sosialisasi pencegahan Covid-19 menggunakan media yang interaktif seperti video animasi. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat khususnya peserta didik TPA Nurul Ikhsan tentang bahaya penyebaran Covid-19 agar pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan maksimal, selain itu media interaktif digunakan agar dapat dengan mudah dipahami anak–anak. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan ceramah menggunakan media interaktif yang dilanjutkan dengan praktik pencegahan penyebaran Virus Covid-19. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa media interaktif animasi dan gambar cukup efektif dalam menarik antusiasme peserta agar menyimak pelatihan hingga akhir, terlihat pada beberapa aspek seperti: Saat melakukan praktik cuci tangan dan mengenakan masker, peserta mampu mempraktikkan cara cuci tangan yang benar serta menggunakan masker yang benar, peserta dapat membiasakan diri untuk jaga jarak Terlihat pula perbandingan yang signifikan antara rata–rata nilai pre-test dan post-test peserta, hal ini menunjukkan bahwa peserta menyerap materi yang diberikan selama pelatihan dengan sangat baik. direkomendasikan materi-materi yang diberikan pada saat pelatihan terus diingatkan pada peserta agar bisa menjadi kebiasaan yang ditanamkan sehari-hari oleh peserta. Proses ini dapat dilakukan oleh pengasuh TPA Nurul Ikhsan
Pelatihan Teknis Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Guna Melacak Penyebaran COVID-19 Fiby Nur Afiana; Ika Romadoni Yunita; Luzi Dwi Oktaviana; Uswatun Hasanah
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 2: Oktober (2020)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.713 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i2.999

Abstract

One of the four strategies presented by the Covid-19 Task Force for the Acceleration of Handling to strengthen physical distancing policy as a basic strategy for overcoming the spread of Covid-19 is the tracing of positive cases. Tracing anyone who has contact with patients if done manually requires quite a long time and within that time the virus could have spread very quickly. The Care Concern application issued by the government through the Ministry of Communication and Information Technology (Kominfo) can do tracing quickly through the recording of GPS and Bluetooth that are active on android devices. Through this dedication, participants can understand how technology can help the spread of the covid-19 virus by using the Care Protect Application to trace contacts (tracing), see how the condition of the surrounding environmental zones so that they can take anticipatory and preventive actions. Contact tracing is very helpful in controlling the spread of Covid-19 with a number of precautions taken by the local government if anyone who has contact with a positive Covid-19 patient is known.