cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
+6282187771382
Journal Mail Official
serina@untar.ac.id
Editorial Address
Jln. Letjen S Parman No 1 Universitas Tarumanagara Kampus 1, Gedung M Lt 5
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seri Seminar Nasional
ISSN : 2809509x     EISSN : -     DOI : 10.24912/pserina
Prosiding SERINA merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan Pada Seri Seminar Nasional (SERINA) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 469 Documents
MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI KARAKTER DAN PERILAKU POSITIF ANAK MELALUI PSIKOEDUKASI DI KOMUNITAS X Aditya Aditya; Nurhayati Nurhayati; Valensia Valensia; Agustina Agustina
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.18 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17597

Abstract

The Covid-19 pandemic has brought behavioral changes for groups of children. Due to social restrictions, 28% of 371 children found behavioral problems, 54% of low prosocial behavior, and 42% of high emotional symptoms (Nonweiler et al., 2020). In Indonesia, the results of the analysis of Kusuma and Sutapa (2020) in their research found that in general children's social-emotional behavior during online learning was less cooperative because they rarely played together, lacked tolerance, boredom, and sadness. The emergence of behavioral problems that described negative behaviors is a challenge for every family or community or institution engaged in child assistance such as Community X in the city of Bekasi. Volunteers both personally and institutionally reduce visits and interactions with children in Community X as partners and even hold more activities online during the Covid-19 pandemic. Based on the results of observations with several Community X administrators and observations of the humanitarian project team, some children display negative behaviors. The above conditions show the importance of debriefing for children starting from increasing the understanding of positive behaviors and supporting the vision and mission of Community X. This became the basis for the Humanitarian Project with the title “Improving the understanding of character values through psychoeducation in Community X". The purpose of this humanitarian project is to help children understand the mission and vision of Community X through increasing children's understanding of the value of character and positive behavior.Pandemi Covid-19 membawa pengaruh perubahan perilaku bagi kelompok anak. Akibat pembatasan sosial, dari 371 anak ditemukan masalah perilaku sebesar 28%, perilaku prososial yang rendah sebanyak 54%, dan gejala emosional yang tinggi sebesar 42% (Nonweiler et al., 2020). Di Indonesia sendiri, hasil analisis Kusuma dan Sutapa (2020) dalam penelitiannya menemukan bahwa secara umum perilaku sosial emosional anak selama pembelajaran daring adalah kurang bersikap kooperatif karena jarang bermain bersama, kurangnya sikap toleransi, bosan, dan sedih. Munculnya masalah perilaku yang menggambarkan perilaku-perilaku negatif menjadi tantangan bagi setiap keluarga maupun komunitas atau lembaga yang bergerak di bidang pendampingan anak seperti Komunitas X di kota Bekasi. Para relawan, baik secara pribadi maupun lembaga mengurangi kunjungan dan interaksi dengan anak-anak di Komunitas X sebagai mitra, bahkan lebih banyak mengadakan kegiatan melalui online selama pandemi Covid-19. Hal ini menunjukkan kurangnya interaksi secara langsung antara anak dan lingkungan. Berdasarkan hasil wawancara dan asesmen dengan beberapa pengurus Komunitas X serta hasil observasi tim Proyek Kemanusiaan bahwa diketahui beberapa anak menampilkan perilaku negatif. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pembekalan bagi anak-anak yang dimulai dari peningkatan pemahaman terhadap perilaku-perilaku positif dan menunjang visi misi Komunitas X. Hal ini menjadi dasar kegiatan Proyek Kemanusiaan dengan judul “Meningkatkan pemahaman nilai karakter dan perilaku positif anak melalui psikoedukasi di Komunitas X”. Tujuan dari proyek kemanusiaan ini adalah membantu anak memahami misi visi Komunitas X melalui peningkatan pemahaman anak tentang nilai karakter dan perilaku positif.
MENINGKATKAN EMPLOYEE ENGAGEMENT PT X DENGAN VIRTUAL TALK DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Grace Virya Salim; Kiky Dwi Hapsari Saraswati
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.911 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17598

Abstract

Facing the increasingly complex development of globalization, every company is required to maximize the resources they have. Employees are one of the resources owned by the organization which is one of the factors that determine the success of the organization. Therefore the organization must be able to ensure that employees shows their engagement to the organization. Employee engagement is the extent to which employees are psychologically involved, connected, and committed to getting their work done. Activities to maintain employee engagement must always be improved and updated from time to time. The purpose of carrying out various employee engagement activities is to create a relaxed, comfortable, and intimate atmosphere. However, in a Covid-19 pandemic situation like this, it seems that it will be difficult to design activities that can attract employees to participate in employee engagement activities that span many divisions within the company. To overcome this, the PKM team wants to help PT X by designing and implementing a virtual talk as an activity to increase employee engagement. This activity took place on October 18, 2021 and was attended by 100 employees of PT X. At the end of the event, the participants stated that this activity was very interesting and hoped that similar activities would be held again in the future.Dalam menghadapi perkembangan globalisasi yang semakin kompleks, setiap perusahaan dituntut untuk memaksimalkan sumber daya yang mereka miliki. Karyawan merupakan salah satu sumber daya yang dimiliki organisasi yang menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan organisasi. Oleh karena itu organisasi harus dapat memastikan bahwa karyawan memiliki keterikatan yang erat dengan organisasi. Keterikatan karyawan atau employee engagement merupakan sejauh mana karyawan terlibat, terhubung, dan berkomitmen secara psikologis untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Kegiatan untuk menjaga employee engagement harus selalu ditingkatkan dan diperbaharui dari waktu ke waktu.  Tujuan dari dilaksanakan berbagai kegiatan employee engagement adalah untuk menciptakan suasana yang rileks, nyaman, dan akrab. Namun dalam situasi pandemic Covid-19 seperti ini tampaknya akan sulit untuk merancang kegiatan yang dapat menarik minat karyawan untuk mengikuti kegiatan employee engagement yang menjangkau banyak divisi dalam perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana PKM ingin membantu PT X dengan merancang dan melaksanakan sebuah virtual talk sebagai kegiatan untuk meningkatkan employee engagement. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 18 Oktober 2021 dan dihadiri oleh 100 orang karyawan PT X. Di akhir acara, para peserta menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini sangat menarik dan berharap diadakan kegiatan sejenis kembali di masa yang akan datang.
PENYUSUNAN STANDARD OPERATING PROCEDUR (SOP) REKRUTMEN DI PT SP R.R. Hanifanurharumi N.P.; Kiky Dwi Hapsari Saraswati
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.652 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17599

Abstract

To carry out its operational activities, the company requires competent human resources in order to produce quality products or services so that the company can survive in the business competition. Because of the importance of human resources to support the sustainability of the company's operations, companies need to recruit the right human resources who meet the qualifications needed to carry out their work in order to achieve the company goals. For this reason, it is important for companies to run a good recruitment system that is able to recruit the right people. To ensure that the company's recruitment system can run consistently and no recruitment stages are missed, a standard or in this case is a Standard Operating Procedure (SOP) is needed. PT SP is one of the companies that does not yet have a good recruitment system. Seeing a problem at PT SP, the PKM team helps to find solutions for the company. The intervention provided by the PKM implementation team is to create the right recruitment system or SOP to ensure the company can run the recruitment system consistently. The methode used in this is by interviewing the company's management as well as theoretical studies or by collecting the informational sources needed in designing the recruitment SOP. Perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya agar dapat menghasilkan produk atau layanan berkualitas, sehingga perusahaan dapat bertahan dalam persaingan bisnis. Oleh karena pentingnya sumber daya manusia untuk mendukung keberlangsungan operasional perusahaan, perusahaan perlu untuk merekrut sumber daya manusia yang tepat dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaannya guna mencapai tujuan perusahaan. Untuk itu, penting bagi perusahaan untuk menjalankan sistem perekrutan yang baik yang mampu merekrut orang yang tepat. Untuk memastikan bahwa sistem rekrutmen perusahaan dapat berjalan secara konsisten dan tidak ada tahapan rekrutmen yang terlewat maka dibutuhkan suatu standar atau dalam hal ini adalah Standard Operating Procedure (SOP). PT SP adalah salah satu perusahaan yang belum memiliki sistem rekrutmen yang baik. Melihat adanya masalah di PT SP, tim pelaksana PKM membantu memberikan solusi bagi perusahaan. Intervensi yang diberikan oleh tim pelaksana PKM adalah membuat sistem rekrutmen yang benar dan mengemasnya dengan SOP untuk memastikan perusahaan dapat menjalankan sistem perekrutan secara konsisten. Pembuatan SOP rekrutmen ini dibuat dengan wawancara terhadap manajemen perusahaan serta kajian teori atau dengan mengumpulkan sumber yang dibutuhkan dalam menyusun SOP rekrutmen.
SEMINAR PENGASUHAN POSITIF BAGI ORANGTUA KOMUNITAS GKII TENGGARONG, KUTAI KERTANEGARA KALIMANTAN TIMUR Denrich Suryadi; Agustina Agustina; Widya Risnawaty
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.08 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17600

Abstract

Loving parental care, proper discipline, and inculcation of positive life values provided by parents are supporting factors in preparing children to become healthy individuals. Safe, comfortable and positive parent-child interactions will form the basis for healthy child development. Parenting is about how children are raised in early life and beyond will affect brain development, language, social skills, emotion regulation, mental and physical health, health-risk behaviors and the ability to cope with the various events of life. Therefore, parenting is an important and potential target of preventive intervention.To prevent the impact of the increasing number of problems, the Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Tenggarong respond to the requests and needs of families to provide psychoeducation about families. In addition, the Kutai Kertanagara area will become the capital of the Indonesia new government, so it is necessary to take preventive steps in accepting a new development for its people, especially the family as the smallest and most important community unit. The situation analysis of the needs of GKII Tenggarong regarding the issue of parenting for the millennial generation. As previously noted, positive parenting is the right parenting method for millennial generation because it emphasizes giving positive discipline, appropriate consequences, attachment factors and healthy communication patterns between parents and children. This psychoeducation activity went well and was attended by 42 parents for 2 hours on Saturday, January 23, 2020 via Zoom and was able to provide education and new understanding about the implementation of positive parenting.
PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS BAGI REMAJA KOMUNITAS ORANG DENGAN AUTOIMUN (KOMUNITAS ODAI) Denrich Suryadi; Shakira Novel; Shafa Karina
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.286 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17601

Abstract

Autoimmune disease is condition arising from an abnormal immune response to a functioning body part/system. Immune system disorders lead to underactivity or abnormal overactivity of the immune system. From various studies that have been carried out on various patients suffering from autoimmune diseases, ranging from stress, various impacts in the form of psychological disorders to psychological well-being is an important issue for them. Those with autoimmune disease will experience various and complex physical and psychological problems and also face challenges of minimal treatment they need to receive due to limited funds, time or support from family and closest people. Personal life demands are also diverse, coupled with the challenges of late adolescent developmental tasks towards early adulthood, namely the search for self-identity and intimacy. Limited physical conditions due to immune vulnerabilities will hinder the activities and productivity of adolescents who are in their peak period of exploring various possibilities for their future. On the one hand, their mental health conditions can be disrupted due to physical limitations due to autoimmune, but on the other hand, they really need to maintain their mental health to prevent their autoimmune relapse. The program provides psychological assistance for adolescents with Autoimmune in form of individual counseling sessions in October-November 2021. The total number of participants for this period was 9 teenagers with various types of autoimmune and problems. Most problems they had are parent-child relationship issue, interpersonal skills, academic problems, Borderline Personality Disorder, Anxiety Disorder, Depression, self-harm behavior, and physical health complaints.Penyakit autoimun adalah kondisi yang timbul dari respon imun yang abnormal terhadap bagian/sistem tubuh yang berfungsi. Gangguan sistem kekebalan menyebabkan kurangnya aktivitas atau aktivitas berlebihan yang tidak normal dari sistem kekebalan tubuh. Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan terhadap berbagai pasien yang menderita penyakit autoimun, mulai dari stres, berbagai dampak berupa gangguan psikologis hingga kesejahteraan psikologis menjadi isu penting bagi mereka. Penyandang penyakit autoimun akan mengalami berbagai masalah fisik dan psikologis yang kompleks dan juga menghadapi tantangan pengobatan minimal yang harus mereka terima karena keterbatasan dana, waktu atau dukungan dari keluarga dan orang terdekat. Tuntutan kehidupan pribadi juga beragam, ditambah dengan tantangan tugas perkembangan remaja akhir menuju dewasa awal, yaitu pencarian identitas diri dan keintiman. Kondisi fisik yang terbatas akibat daya tahan tubuh yang lemah akan menghambat aktivitas dan produktivitas remaja yang sedang berada pada masa puncaknya dalam menjajaki berbagai kemungkinan untuk masa depannya. Di satu sisi, kondisi kesehatan mental mereka dapat terganggu karena keterbatasan fisik akibat autoimun, tetapi di sisi lain, mereka sangat perlu menjaga kesehatan mentalnya untuk mencegah kekambuhan autoimun mereka. Program tersebut memberikan pendampingan psikologis bagi remaja dengan Autoimun berupa sesi konseling individu pada Oktober-November 2021. Total peserta periode ini adalah 9 remaja dengan berbagai jenis autoimun dan masalah. Sebagian besar masalah yang mereka hadapi adalah masalah hubungan orang tua-anak, keterampilan interpersonal, masalah akademik, Borderline Personality Disorder, Anxiety Disorder, Depresi, perilaku menyakiti diri sendiri, dan keluhan kesehatan fisik.
MENGENAL DAN MENGGALI POTENSI DIRI DI ERA DIGITAL Monika Monika; Vanessa Stefani
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.068 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17602

Abstract

The rapid development of technology in today’s digital era has had significant impact on the world of work. Many new jobs have sprung up lately, but on the other hand, many jobs also lost because they have been replaced by technology. As students, parents, and teachers, it is necessary to have knowledge and skills in career planning as a provision to face such rapid changes. Self-knowledge and the ability to explore one’s potential are fundamental things that everyone should understand, so they can plan their careers better. The next step after getting to know yourself, is to find out alternative majors or career choices, so that someone can make the right decision what majors that suit him. For junior high school students, the majors available in high school are science and social studies. Psychoeducation in the form of a talk show, provides an overview and knowledge to students and parents, related to self-knowledge, understanding of hard skills and soft skills learned in the science and social studies, and the relationship between two majors with future careers. When students and parents understand the importance of recognizing themselves and their potential in career planning, it is expected that they can plan their career better and parents can support their children to achieve their potential optimally.Perkembangan teknologi yang sangat pesat di era digital saat ini membawa dampak yang signifikan di dunia pekerjaan. Di satu sisi, banyak pekerjaan baru yang bermunculan, namun di sisi lain tidak sedikit juga pekerjaan atau profesi yang hilang karena tergantikan oleh teknologi. Sebagai siswa, orang tua, dan guru, diperlukan adanya pengetahuan dan ketrampilan dalam perencanaan karir sebagai bekal dalam menghadapi perubahan yang sedemikian cepat. Pengenalan diri dan kemampuan menggali potensi diri menjadi satu hal yang mendasar untuk dipahami dan dimiliki oleh setiap orang, agar mampu merencanakan karirnya dengan lebih baik. Langkah yang selanjutnya diambil setelah mengenal diri, adalah mengetahui alternatif pilihan jurusan atau karir, agar seseorang dapat mengambil keputusan yang tepat, jurusan yang sesuai dengan dirinya. Pada siswa SMP, pilihan jurusan yang tersedia di SMA adalah IPA dan IPS. Psikoedukasi berbentuk talkshow ini, memberikan gambaran dan pengetahuan kepada siswa dan orang tua siswa, terkait pengenalan diri, pemahaman tentang hardskill dan softkill yang dipelajari di jurusan IPA dan IPS, dan kaitan kedua jurusan tersebut dengan karir di masa yang akan datang. Dengan adanya psikoedukasi ini, diharapkan siswa dan orang tua memahami pentingnya mengenali diri dan potensi diri dalam perencanaan karir, serta memahami kekuatan dari masing-masing jurusan, dan pada akhirnya orang tua dapat mendukung anak mencapai potensi dirinya secara optimal.  
PELATIHAN AKUNTANSI PERSEDIAAN DAN PIUTANG BAGI SMA KRISTOFORUS I Rousilita Suhendah; Sebastian Taniel Mulyadi; Angela Raisa
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.504 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17603

Abstract

High Scholl of Santo Kristoforus I in West Jakarta is a high school that has an A accreditation. This school was under the auspices of the Diannanda Foundation in 1994. The vision of this school is that every graduate student has high scientific competence. To realize this vision, this school held more activities to study accounting more deeply. This activity is for 12th-grade high school students. The Untar team gives the workshop for students at Santo Kristoforus I High School by providing training on inventory and accounts receivable. Inventory is a company's current assets that are very important. Companies must check inventory at the end of the period.  Companies can record inventories using the physical method or the perpetual method.  The valuation of inventory using the cost method consists of the FIFO method and the average method. Receivables are current assets of the company related to future cash receipts. The problem in accounts receivable is that the uncollectible receivables which cause bad debts. The company can write off receivables if the debtor is unable to pay the company. The debtor faces financial difficulties.  The debtor goes bankrupt by the court.Company records uncollectible receivable using the allowance method and direct write-off method. The allowance method estimates uncollectible receivables at the end of the period. The direct write-off method will write off the accounts receivable and recognize it as a loss. Community service activities carried out by the Untar Team are by providing training. This activity results show that High Scholl of Santo Kristoforus 1 students can calculate ending inventory, cost of goods sold, and profit earned by the company. High school students of Santo Christopher 1 can also create a general ledger to record uncollectible receivable.SMA Santo Kristoforus I  berlokasi di Jakarta Barat adalah suatu sekolah menengah atas yang memiliki akreditasi A. Sekolah ini berada dalam naungan Yayasan Diannanda yang berdiri pada tahun 1994. Visi sekolah ini adalah  agar setiap lulusan siswa dan siswinya memiliki kompetensi yang tinggi dalam ilmu pengetahuan. Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah ini mengadakan kegiatan tambahan (ekstrakurikuler) untuk belajar  akuntansi lebih dalam. Kegiatan ini untuk siswa SMA kelas 12. Tim PKM Untar memberikan pelatihan akuntansi untuk siswa siswi SMA Santo Kristoforus I tentang persediaan dan piutang. Persediaan adalah harta atau aset lancar perusahaan yang amat penting. Perusahaan harus melakukan pengecekan persediaan pada akhir periode. Perusahaan mencatat persediaan dengan metode pencatatan fisik atau metode pencatatan perpetual. Penilaian persediaam menggunakan metode cost yang terdiri dari metode FIFO (First In First Out) dan metode rata-rata. Piutang merupakan harta lancar yang berkaitan dengan penerimaan kas di masadepan. Masalah yang terjadi dalam piutang adalah mengenai piutang yang tak tertagih yang dapat menyebabkan kemungkinan tidak tertagihnya piutang.  Perusahaan dapat menghapus piutang jika debitur tidak dapat membayar utangnya pada perusahaan. Debitur mengalami kesulitan keuangan. Debitur mengalami kepailitan atau bangkrut yang dinyatakan pailit oleh pengadilan. Perusahaan dapat menghapus piutang tak tertagih dengan metode penyisihan piutang tak tertagih dan  metode langsung (direct write off). Metode allowance menaksir piutang yang tidak dapat ditagih pada akhir periode. Metode  direct write off akan menghapus piutang secara langsung dan mengakui sebagai kerugian. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)  yang dilakukan oleh Tim PKm Untar adalah dengan memberikan pelatihan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa-siswi SMA Santo Kristoforus 1 dapat menghitung jumlah persediaan akhir, harga pokok penjualan, dan laba yang diperoleh perusahaan. Siswa-siswi SMA Santo Kristoforus 1 juga dapat membuat jurnal pencatatan piutang yang tidak dapat ditagih.
DIGITALISASI LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN UMKM SEKTOR KULINER BERDASARKAN “SAK EMKM” F.X. Kurniawan Tjakrawala; Ricky Sinaga; Louis Joshua
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.449 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17604

Abstract

The purpose of community service engagement is to provide counseling/training on aspects of financial transaction reporting in the digital ecosystem based on msme’s standard in order to increase adequate financial literacy for msme entrepreneur, especially the culinary industry sector. The owner of the Restaurant "Seafood67 & Soto Lamongan" was still became the partner of this service engagement. The results of surveys and discussions with partners provide an illustration that the owner of the restaurant has not been able to carry out an accounting system in accordance with applicable standards; experiencing difficulties in dealing with financial institutions because they do not yet have adequate financial reports; still report income taxes using the final rate because they do not yet have an adequate bookkeeping system. The method used in this community service activity is the lecture method, question and answer and also the practice of digitally inputting transaction data in accordance with msme’s standard. The results of this community service engagement are useful because they are able to provide concrete solutions to the partner’s problems. This community service activity also involved students from the FEB UNTAR that’s intended to exercise the ability to analyze the real problems/facts in society. In addition, the participation of students also had a positive impact on the accreditation of the study program in FEB UNTAR. This community service engagement also produces output in the form of scientific articles for publication in the proceedings of scientific meetings.Tujuan dari aktivitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) adalah mengadakan penyuluhan/pelatihan mengenai aspek pelaporan transaksi keuangan dalam ekosistem digital berdasarkan SAK EMKM guna meningkatkan literasi keuangan yang memadai bagi pelaku UMKM khususnya sektor industri kuliner.Mitra PKM pada periode ini adalah Rumah Makan “Seafood67 & Soto Lamongan”. Hasil survey maupun diskusi dengan mitra memberikan gambaran bahwa pemilik rumah makan tersebut belum dapat menyelengarakan sistem pembukuan sesuai dengan standar yang berlaku; mengalami kendala berhubungan dengan lembaga pembiayaan karena belum memiliki laporan keuangan yang memadai; masih melaporkan pajak menggunakan norma penghitungan karena belum punya sistem pembukuan yang memadai. Metode yang dipakai dalam PKM ini adalah metode ceramah, tanya-jawab dan juga praktek input data transaksi secara digital sesuai dengan SAK EMKM. Hasil dari PKM ini bermanfaat karena mampu memberi solusi konkrit atas permasalahan yang dialami oleh mitra. Kegiatan PKM ini juga melibatkan mahasiswa FEB UNTAR. Keterlibatan mahasiswa dimaksudkan melatih kemampuan analsis terhadap masalah riil/fakta di masyarakat. Selain itu keikutsertaan mahasiswa prodi PPAk juga berdampak positif terhadap akreditasi program studi pada FEB Untar. PKM ini juga menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah untuk keperluan publikasi pada prosiding pertemuan ilmiah. 
PEMBUATAN NARASI PERAN ETNIS TIONGHOA PADA MASA PERANG DI INDONESIA Kurnia Setiawan
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1418.596 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17605

Abstract

Sejalan dengan era reformasi yang semakin terbuka dan memberikan kesempatan etnis Tionghoa untuk turut berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik pasca Orde Baru, masih menyisakan beberapa pertanyaan, salah satunya adalah apakah etnis Tionghoa turut mengambil bagian dalam sejarah perang di Indonesia ? Hal ini hampir  tidak pernah diangkat/ dibahas dalam ranah publik. Oleh karena itu Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Tarumanagara  berkolaborasi dengan mitra Perhimpunan Indonesia Tionghoa mengangkat tema ”Peran Etnis Tionghoa dalam Perang di Indonesia” melalui Festival Agen Perubahan Indonesia 2021, yang di dalamnya ada kegiatan lomba, pameran dan webinar. Festival Agen Perubahan Indonesia (API) 2021 merupakan kegiatan berkelanjutan yang telah dilaksanakan pada tahun 2019 dan 2020 dengan tema yang berbeda setiap tahunnya. Khalayak sasaran Festival API adalah orang muda yang berpotensi sebagai agen perubahan masa depan. Melalui Festival API diharapkan dapat menginspirasi dan menumbuhkan semangat untuk berkarya dan membangun Indonesia melalui karya poster Essay yang dilombakan. Para tokoh Tionghoa yang diangkat sebagai subyek pada poster dapat menjadi sarana untuk pembelajaran sejarah yang hilang/ dihilangkan pada era Orde Baru dan dapat sebagai model dan teladan bagi generasi muda saat ini. Metode yang digunakan melalui Design Thinking (Hasso Platner, Stanford). Mahasiswa desain lintas kampus diajak untuk merespon tema dengan menggunakan media poster untuk menyampaikan apresiasi dan pesan kepada publik berdasarkan studi yang telah dilakukan.Tahapan design thinking; empathy, define, ideate, prototype, test. Kegiatan Festival Api memperoleh animo besar, Panglima TNI bersedia memberikan sambutan, dihadiri oleh banyak partisipan dan pemenang lomba bahkan berasal dari mahasiswa non Tionghoa. Hasil dari Festival Api / luaran berupa artikel ilmiah, pameran poster, video, dan HaKI.
PELATIHAN FOTOGRAFI DASAR UNTUK KEPERLUAN LIPUTAN KEGIATAN DI KECAMATAN GROGOL Ferdy Tanumihardjo
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.801 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.17606

Abstract

The need for documentation in the form of photos of activities in Grogol District, West Jakarta has become an important concern of the Head of Grogol District. This was conveyed to the Untar PKM team and was given a positive response by conducting training activities for the village staff in the Grogol sub-district. Training related to the basics of photography became the main material delivered, and training on the use of flash needed to support the activity documentation process was added to it. The activity is carried out online by the Untar PKM Team, and provides the opportunity for participants to carry out exercises independently in each of their work units, and if there are things that need to be discussed with the Untar PKM team, they are given the opportunity to discuss further in the future. The material for this activity is adapted to the needs of the Grogol District in the process of documenting activities in its environment which can later be used as a form of activity reports that have been achieved. This training activity is a form of the Tridarma of Higher Education by applying the knowledge that is owned and utilized in the wider community.Keperluan akan dokumentasi dalam bentuk foto dari kegiatan di Kecamatan Grogol, Jakarta Barat telah menjadi perhatian penting dari Kepala Kecamatan Grogol. Hal ini disampaikan kepada pihak tim PKM Untar dan diberikan respon secara positif dengan melakukan kegiatan pelatihan kepada pihak staf kelurahan yang berada di kecamatan Grogol. Pelatihan berkaitan dengan dasar-dasar fotografi menjadi materi utama yang disampaikan, dan palatihan penggunaan lampu kilat yang diperlukan untuk mendukung proses dokumentasi kegiatan menjadi tambahan di dalamnya. Kegiatan dilakukan secara daring oleh Tim PKM Untar, dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk melalukan latihan secara mandiri di tiap unit bekerjanya, dan bila ada hal yang perlu didiskusikan dengan tim PKM Untar diberikan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut di kemudian harinya. Materi kegiatan ini disesuaikan dengan kebutuhan Kecamatan Grogol dalam proses dokumentasi kegiatan di lingkungannya yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bentuk laporan kegiatan yang telah dicapai. Kegiatan pelatihan ini merupakan wujud Tridarma Perguruan Tinggi dengan menerapkan keilmuan yang dimiliki dan dimanfaatkan di masyarakat secara luas.