cover
Contact Name
Rizki Amalia Tri Cahyani
Contact Email
rizkiatcahyani@gmail.com
Phone
+6285233000052
Journal Mail Official
media.teknik.sipil@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Media Teknik Sipil
ISSN : 16933095     EISSN : 25977660     DOI : 10.2229.
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 438 Documents
Perilaku Tekanan Air Pori pada Bendungan berdasarkan Data Instrumen Pneumatic piezometer Lourina Evanale Orfa
Media Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v20i1.35931

Abstract

Perilaku tekanan air pori di bendungan sangat penting dalam kontrol keamanan bendungan. Data rembesan dan tekanan air pori didapatkan dari pembacaan intrumen bendungan. Instrumentasi bendungan digunakan sebagai alat pemantauan kajian dan perilaku bendungan dan kondisi bendungan agar dapat terdeteksi lebih awal jika terjadi kegagalan konstruksi. Program Geo-Studio memiliki perangkat untuk dapat mensimulasikan longsoran, rembesan dan tekanan air pori. Peneliti ingin mengetahui kajian rembesan dan tekanan air pori menggunakan Program Geo-Studio. Dengan melakukan membandingkan hasil pembacaan data serta pendekatan menggunakan Program Geo-Studio. Program SeepW dapat mensimulasikan tekanan air pori dengan baik dimana hasil simulasi Program SeepW mendekati nilai hasil pembacaan instrumen. Tekanan air pori mengikuti pola pada jaringan tryektori aliran filtrasi (flownet) yang ada dalam tubuh bendungan.
Model Tangki-Codeq untuk Transformasi Seri Data Hujan menjadi Aliran Sungai Periode Harian Sulianto
Media Teknik Sipil Vol. 22 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v22i1.35939

Abstract

Algoritma Codeq merupakan sintesa dari chaotic search, opposition-based learning, diferential evolution dan quantum mechanism. Keandalannya dalam menyelesaikan sistim persamaan non linier dan komplek menjadikan metode ini menarik diterapkan untuk menyelesaikan berbagai masalah optimasi. Penelitian ini mengkaji efektivitas model Tangki-Codeq pada analisis transformasi seri data hujan menjadi seri data aliran periode harian. Model Tangki-Codeq merupakan model dari hasil penggabungan sistim persamaan simulasi model Tangki Sugawara dan metode optimasi parameter berbasis algoritma Codeq. Pengujian model dilakukan di daerah aliran Sungai (DAS) Welang Jawa Timur dengan melibatkan set data amatan periode harian sepanjang 15 tahun, yaitu Tahun 2016 – 2020. Hasil pengujian menunjukkan model Tangki-Codeq mampu mempresentasikan hubungan seri data hujan menjadi data debit Sungai Welang periode harian dengan sangat efektif. Indikator Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) > 0.8 yang dihasilkan dari tahap kalibrasi dan validasi menunjukkan kurva debit luaran model dapat mendekati kurva debit amatan.
Studi Stabilitas Bangunan Pengendali Longsor STA 0+080 ROW 22 Bukit Melia, Citra Indah City Bogor Leica Nurlailita; Moh Abduh; Ernawan Setyono
Media Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v21i1.36030

Abstract

Peristiwa tanah longsor atau dikenal sebagai gerakan massa tanah, batuan atau kombinasi keduanya, sering terjadi pada lereng-lereng alam atau buatan, merupakan fenomena alam untuk mencari keseimbangan baru akibat adanya gangguan atau faktor yang mempengaruhi dan menyebabkan  terjadinya pengurangan kuat geser serta peningkatan tegangan geser tanah. Longsor terjadi karena adanya gerakan tanah. Peristiwa longsor pada ROW 22 Bukit Melia Citra Indah City Bogor dengan tinggi lereng 8,5 m memerlukan studi tentang bangunan pengendali longsor. Perhitungan perencanaan ditentukan dengan nilai stabilitas lereng. Dengan adanya perencanaan bangunan pengendali longsor dengan alternatif pilihan berupa penggunaan geotekstile atau pemasangan mikropile. Kebutuhan geotekstile tipe STABILENKA 1000/100 menggunakan 6 lapis dengan lebar 2 m (3 lapis) bentang 8 m, 1 m (2 lapis) bentang 7,75 m, dan 0,5 m (1 lapis) bentang 7,5 sesuai ketinggian lereng yaitu 8,5 m dan panjang bidang longsor 22 m. Sedangkan alternatif penggunaan mikropile dengan jumlah 5 pile dan jarak bentang 2 m, spesifikasi yang digunakan adalah mikropile 30 x 30 cm. Penggunaan geotekstil dan formasi mikropile dapat memberikan nilai keamanan yang memenuhi terutama formasi mikropile terhadap arah melintang sangat menentukan.
Desain Struktur Penahan Lereng Sungai Menggunakan Metode Load and Resistance Factor Design dengan Mempertimbangkan Kenaikan Muka Air Banjir Harjanto, Furqaan; Setiaji, Haviano Aziz; Nurhasanah, Kiara Rennita
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 23 No. 2 (2025): Agustus 2025 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v23i2.40788

Abstract

Desain dinding penahan tanah di Indonesia umumnya masih menggunakan pendekatan Allowable Stress Design (ASD) sesuai SNI 8460:2017, meskipun standar struktur global telah beralih ke Load and Resistance Factor Design (LRFD). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja desain dinding penahan tanah tipe non gravitasi kantilever pada lereng Sungai Ciliwung menggunakan pendekatan LRFD dengan mempertimbangkan variasi muka air sungai. Analisis numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak GEO5 berdasarkan data N-SPT dan uji laboratorium pada kondisi batas Kuat I, Layan I, dan Ekstrem I. Hasil analisis menunjukkan bahwa dinding dengan penetrasi 32 meter mampu memenuhi kriteria stabilitas global pada kondisi Kuat I (CDR 1,89) dan Ekstrem I (CDR 1,93). Temuan menarik menunjukkan bahwa kondisi muka air banjir justru meningkatkan stabilitas global dibandingkan muka air normal akibat efek penyeimbang hidrostatis (counterweight). Namun, pada kondisi batas Layan I, struktur mengalami kegagalan kinerja dengan deformasi lateral mencapai 2.240 mm, jauh melampaui batas izin standar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun memenuhi stabilitas global, sistem kantilever pada tanah lunak tidak efektif mengontrol deformasi, sehingga paradigma desain perlu beralih ke basis kekakuan (stiffness-based) dengan penggunaan sistem angkur untuk menjamin keamanan struktur.
Evaluasi Geometrik Jalan pada Ruas Jalan Tanjakan Ganti Amaliah, Rizki; Ramlan, Ratnasari; Sarika, Hardiyanti; Zulahjir , Zulahjir
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v24i1.42298

Abstract

Jalan Tanjakan Ganti merupakan jalan nasional yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah dengan fugsi jalan arteri primer sebagai jalan penghubung dengan Provinsi Sulawesi Barat, jalan ini dinilai sering menimbulkan kecelakaan. Oleh karena itu, penulis ingin mengevaluasi geometrik jalan khususnya pada alinemen horizontal dan alinemen vertikal dengan pedoman terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan survey topografi eksisting jalan dan dengan bantuan aplikasi Autocad Civil 3D dalam pembuatan kontur eksisting jalan. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan 19 tikungan, 10 diantaranya memiliki radius tikungan yang kurang dari radius minimum berdasarkan kecepatan minimal dari fungsi jalan yang seharusnya dan kelandaian jalan yang melebihi 7% berdasarkan tipe jalan dan medan jalan.
Perilaku Pengendara Sepeda Motor saat Memasuki Zona Dilema pada Simpang Bersinyal Sarika, Hardiyanti; Ramlan, Ratnasari; Amaliah, Rizki; Sakti, Yosua Dwi
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v24i1.42299

Abstract

Zona dilema pada simpang bersinyal merupakan area kritis di mana pengendara sepeda motor harus memutuskan berhenti atau mempercepat saat lampu kuning menyala. Penelitian ini menganalisis perilaku pengendara di simpang Tombolotutu–Soeprapto–Hangtuah, Kota Palu, melalui survei lalu lintas dan metode spot speed. Data dikumpulkan menggunakan kamera aksi dan pengukuran geometrik. Hasil menunjukkan volume lalu lintas sebesar 275 smp/jam, dengan kecepatan berkisar antara 2,11 km/jam hingga 26,79 km/jam. Percepatan maksimum tercatat 4,10 m/s², sedangkan perlambatan terlama 0,45 m/s². Temuan memperlihatkan bahwa keputusan pengendara tidak hanya dipengaruhi usia, tetapi juga jenis kendaraan dan kondisi berkendara. Penelitian ini menekankan pentingnya faktor perilaku dalam keselamatan lalu lintas dan merekomendasikan penerapan Ruang Henti Khusus (RHK) sepeda motor untuk mengurangi risiko di zona dilema. Kontribusi penelitian terletak pada peningkatan keselamatan simpang dan efisiensi lalu lintas perkotaan.
Kuat Tarik Kayu Produk Lokal Tanpa Pengawetan Efa Suriani; Khalid Khalid
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan kayu ringan lokal di masyarakat masih menghadapi kendala berupa keterbatasan data sifat mekanik aktual, khususnya kuat tarik sejajar serat dalam kondisi alami tanpa pengawetan, sehingga penggunaanya dalam konstruksi seringkali belum didukung oleh dasar ilmiah yang memadai. Penelitian in bertujuan untuk menganalisis sifat mekanik kuat tarik kayu Sengon sebagai jenis kayu cepat tumbuh yang banyak tersedia di Masyarakat serta mengevaluasi kelayakannya sebagai material konstruksi ringan berkelanjutan. Pemilihan material dilakukan berdasarkan survei ketersediaan kayu lokal dan bahan uji diperoleh dari toko material di wilayah Surabaya Timur. Pengujian meliputi pengukuran kadar air dan uji kuat tarik sejajar serat pada specimen kayu Sengon tanpa perlakukan pengawetan. Hasil penelitian menunjukkan kadar air rata-rata sebesar 8,273% dengan rentang 7,80%-8,716% yang berada dalam kondisi kering udara dan stabil untuk pengujian mekanik. Nilai kuat tarik rata-rata mencapai 47,182 MPa, yang tergolong cukup tinggi untuk kategori kayu ringan. Kondisi kadar air dibawah titik jenuh serat menunjukkan bahwa air tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik. Hasil ini mengindikasikan bahwa kayu Sengon memiliki potensi sebagai material teknik dan bahan dasar kayu rekayasa seperti cross laminated timber (CLT), dengan tetap mempertimbangkan proses seleksi mutu material untuk aplikasi konstruksi ringan berkelanjutan.
Mechanical and Durability Performance of Concrete with Optimized Aggregate Gradation: Binary-Ternary Dewar Versus Modified Andreasen-Andersen Models Lodgar Gabriel Mlodi; Herry Suryadi Djayaprabha; Brighton Tosha
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v24i1.43779

Abstract

Aggregate gradation plays a critical role in mechanical and durability performance of concrete by governing packing density, paste demand, and material efficiency. However, conventional gradation standards permit wide particle size ranges that may result in suboptimal packing and inconsistent performance. This study evaluates three gradation optimization approaches Dewar’s Binary and Ternary models and Modified Andreasen–Andersen model to enhance concrete performance. The Dewar Ternary mixture was optimized to achieve maximum packing density at a water-to-cement ratio of 0.30 and a cement content of 514.7 kg/m³, which were then fixed for all mixtures. The Binary model considered only fine and coarse aggregates in the packing system, while the Ternary model incorporated cement as a third particle fraction. The Modified Andreasen–Andersen model employed a continuous power-law gradation (q = 0.28). Concrete performance was evaluated in terms of workability, strength, and durability. The Dewar ternary mixture exhibited the highest slump of 85 mm, achieved a 28-day compressive strength of approximately 34.0 MPa, and showed the lowest chloride penetrability of 4443 coulombs. The Modified Andreasen–Andersen mixture developed moderate strength of 30.5 MPa, while the binary mixture exhibited inferior workability and the lowest strength of approximately 23.8 MPa.

Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 1 (2026): Februari 2026 (In Progress) Vol. 23 No. 2 (2025): Agustus 2025 (In Progress) Vol. 22 No. 2 (2024): Agustus 2024 Vol. 22 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 21 No. 2 (2023): Agustus 2023 Vol. 21 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol. 20 No. 2 (2022): Agustus 2022 Vol. 20 No. 1 (2022): Februari 2022 Vol. 19 No. 2 (2021): Agustus 2021 Vol. 19 No. 1 (2021): Februari 2021 Vol. 18 No. 2 (2020): Agustus Vol 18, No 1 (2020): Februari Vol. 18 No. 1 (2020): Februari Vol 17, No 2 (2019): Agustus Vol. 17 No. 2 (2019): Agustus Vol 17, No 1 (2019): Februari Vol. 17 No. 1 (2019): Februari Vol. 16 No. 2 (2018): Agustus Vol 16, No 2 (2018): Agustus Vol 16, No 1 (2018): Februari Vol. 16 No. 1 (2018): Februari Vol. 15 No. 2 (2017): Agustus Vol 15, No 2 (2017): Agustus Vol 15, No 1 (2017): Februari Vol. 15 No. 1 (2017): Februari Vol. 14 No. 2 (2016): Agustus Vol 14, No 2 (2016): Agustus Vol. 14 No. 1 (2016): Februari Vol 14, No 1 (2016): Februari Vol. 13 No. 2 (2015): Agustus Vol 13, No 2 (2015): Agustus Vol 13, No 1 (2015): Februari Vol. 13 No. 1 (2015): Februari Vol 12, No 2 (2014): Agustus Vol. 12 No. 2 (2014): Agustus Vol. 12 No. 1 (2014): Februari Vol 12, No 1 (2014): Februari Vol 11, No 1 (2013): Februari Vol. 11 No. 1 (2013): Februari Vol. 10 No. 2 (2012): Agustus Vol 10, No 2 (2012): Agustus Vol. 10 No. 1 (2012): Februari Vol 10, No 1 (2012): Februari Vol. 9 No. 2 (2011): Agustus Vol 9, No 2 (2011): Agustus Vol. 9 No. 1 (2011): Februari Vol 9, No 1 (2011): Februari More Issue