cover
Contact Name
Aghnia Dian Lestari
Contact Email
jsignal@ugj.ac.id
Phone
+628112424666
Journal Mail Official
signal@ugj.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pemuda No. 1 Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Signal
ISSN : 23374454     EISSN : 25801090     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i2
Core Subject : Humanities, Social,
URNAL SIGNAL diterbitkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL SIGNAL tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang Ilmu Komunikasi dengan ruang lingkup Public Relations, Manajemen Komunikasi, Jurnalistik, Broadcasting, Komunikasi Organisasi, Lokal Wisdom, Komunikasi Pemasaran, Corporete Sosial Responsibily (CSR), Komunikasi Politik, dan Komunikasi Lintas Budaya. JURNAL SIGNAL menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Juni dan Desember.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL" : 11 Documents clear
MOTIVASI PEMBELIAN IMPULSIF ONLINE SHOPPING PADA INSTAGRAM (Analisis Deskriptif Motivasi Konsumen Dalam Melakukan Pembelian Online Pada Instagram) Dewa Ayu Cistaning Astari; Catur Nugroho
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.535 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.946

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi konsumen dalam melakukan aktivitasonline shopping yang berdampak langsung terhadap tingginya pembelian impulsif padainstagram. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswi dari beragam universitas di KotaBandung. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitiatif guna mendeskripsikan secaramenyeluruh dan mendalam mengenai motivasi pembelian impulsif dalam aktivitas onlineshopping pada instagram. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis danmenggunakan tehnik wawancara mendalam serta observasi dalam proses pengumpulan hasilpenelitan. Hasil penelitian menunjukan adanya motif utilitarian atau motif irrasional yangmendominasi argumentasi para informan yang kerap melakukan pembelian impulsif.Karakteristik pribadi yang mempengaruhi adalah umur dan daur hidup, pekerjaan, situasiekonomi, gaya hidup dan konsep diri. Sedangkan, faktor eksternal yang paling mempengaruhiadalah faktor lingkungan. Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan motivasi pembelianimpulsif dalam kegiatan online shopping adalah hadirnya hasrat hedonistik, kebutuhan selfesteem dan self actualization, persepsi konsumen terhadap pengambilan keputusan danpersepsi konsumen terhadap keputusan. Selain itu, peneliti menemukan keberalihan carapandang setiap konsumen terhadap suatu produk. Para konsumen tidak hanya melihat darifungsinya saja sebagai suatu kebutuhan, namun, melihatnya sebagai alat pemenuhankepuasaan dan pengaktualisasian diri.Kata kunci: motivasi belanja, online shopping, pembelian impulsif, instagramAbstractThis study aims to determine the motivation of consumers in conducting online shoppingactivities that have a direct impact on the high impulsive purchases on Instagram. The sampleof this research is a student from various universities in Bandung. Researchers use adescriptive qualitative method to describe thoroughly and deeply about the motivation ofimpulsive purchases in online shopping activities on Instagram. This research usesconstructivist paradigm and uses in-depth interview technique also observation in process ofcollecting research result.The results showed the existence of utilitarian motives or irrationalmotives that dominate the argument of informants who often make impulsive purchases. Thepersonal characteristics that affect are age and life cycle, occupation, economic situation,lifestyle, and self-concept. Meanwhile, the most influencing external factors areenvironmental factors. Therefore, the researcher concludes impulsive buying motivation inonline shopping activity is the presence of hedonistic desire, self-esteem requirement, and selfactualization, consumer perception toward decision making and consumer perception to adecision. In addition, researchers found in the way consumers perceive a product. Consumers2not only see from function only as needs, however, see it as a means of fulfillment ofsatisfaction and self-actualization.Keywords: shopping motivation, online shopping, impulse buying, Instagram
EKSISTENSI DIRI YOUTUBER “JONESHOOD” “Studi Fenomenologis Mengenai Eksistensi Diri Youtuber “JONESHOOD” di Kota Bandung” Diny Fitriawati; Maya Retnasary
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.429 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.954

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi diri youtuber “Joneshood” . Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan pengamatan berperan serta. Objek penelitian ini adalah anggota Joneshood Bandung. Penelitian ini menemukan eksistensi diri anggota youtuber Joneshood terbentuk dari eksistensi diri, perkembangan joneshood sebagai bentuk eksistensi diri, dan upaya-upaya dalam mempertahankan eksistensi diri. Dengan memahami tindakan anggota youtuber “Joneshood” secara individu dapat dilihat dari kemampuan yang mendasari tindakan tersebut sehingga dapat diketahui perkembangan eksistensi diri youtuber Joneshood. Kata Kunci : Eksistensi diri, youtuber, media sosial
Komunikasi dalam Perspektif Teori Pertukaran Yusuf Sapari
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.572 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.950

Abstract

AbstrakKomunikasi merupakan alat penting dalam interaksi manusia. Setiap manusiaberkomunikasi untuk bertukar informasi, ide dan pandangan dengan orang lain.Proses pertukaran informasi dalam konteks komunikasi sering dilakukan sebagaimedia penyaluran dan sosialisasi dengan orang sekitarnya. Teori PertukaranSosial menekankan hubungan interaksi dan komunikasi antara kedua pesertaberlangsung saling menguntungkan satu dengan lainnya dan didasarkan padaganjaran (reward) dan upah (cost). Proses interaksi manusia juga dapat dijelaskandengan teori Pertukaran Sosial dengan mempertimbangkan pola hubungan yangtelah dibangun diantara keduanya. Berbagai kritikan teori Pertukaran Sosial telahmenuai dengan melihat perspektif hubungan manusia yaitu tidak didasarkankepada pola hubungan manusia, belum teruji secara ilmiah dan selaluberdasarkan kepada nilai ekonomis.Kata kunci : Komunikasi, Pertukaran Sosial, KritikanAbstractCommunication is an important tool in human interaction. Every human beingcommunicates to exchange information, ideas and views with others. The processof information exchange in the context of communication is often done as amedium of distribution and socialization with the surrounding people. SocialExchange Theory emphasizes the interaction and communication between the twoparticipants is mutually beneficial to each other and is based on rewards andwages. The process of human interaction can also be explained by the theory ofSocial Exchange by considering the pattern of relationships that have been builtbetween the two. Various critics of Social Exchange theory have reaped bylooking at the perspective of human relationships are not based on the pattern ofhuman relationships, has not been scientifically tested and always based oneconomic value.Keywords: Communication, Social Exchange, Criticism
MARKETING PUBLIC RELATIONSHOTEL SYARIAH DALAM MEMBANGUN LIFESTYLEISLAMI KOTA BANDUNG Femi Oktaviani
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.401 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.955

Abstract

ABSTRACTThis research proposes about marketing public relations on sharia (Islamic) hotel in building an Islamic lifestyle of Bandung city. The activities of public relations marketing of sharia hotels are done with the aim to raise the public awareness to use sharia hotels, build the support from stakeholders, and reduce crime rate through sharia-based hotel culture. This research uses descriptive qualitative method, which is a contextual research that makes the human as an instrument and adapted to a reasonable situation in relation with the collecting of data which is generally qualitative. The result of this research is marketing public relations to build public awareness in using sharia hotels especially in Narapati hotel, conducted through 2 ways those are, educate an obstacles and an educational campaign which are expected to change awareness, interest, and adoption to society to use sharia hotel. To building the supports from stakeholders are done through support from the government, community and human resources which are expected to build a partnership and policy with stakeholders so that customers of sharia hotels can maintain value equity, brand equity and retention equity. To reduce or suppress the crime rate in Bandung city through sharia-based hotel culture, conducted through examination of identity card and luggage that expected social change in society especially the criminality done in hotel will decrease although the change takes a long time. Key Words:  marketing public relations and sharia hotel  ABSTRAK Penelitian ini mengemukakan tentang marketing public relations hotel syariah dalam membangun lifestyle islami kota Bandung. Kegiatan marketing public relations hotel syariah dilakukan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hotel syariah, membangun support dari para stakeholder, dan mengurangi angka krimialitas melalui budaya hotel berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian kontekstual yang menjadikan manusia sebagai instrument dan disesuaikan dengan situasi yang wajar dalam kaitannya dengan pengumpulan data yang pada umumnya bersifat kualitatif. Hasil penelitian ini adalah marketing public relations untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menggunakan hotel syariah khsusunya hotel Narapati, dilakukan melaui 2 cara yaitu, mengedukasi kendala dan kampanye edukasi yang diharapkan dapat merubah kesadaran, minat, dan adopsi pada masyarakat untuk menggunakan hotel syariah. Membangun suport dari para stakeholder, dilakukan melalui support dari pemerintah, masyarakat, dan SDM yang diharapkan dapat membangun partnership dan policy dengan para stakeholder sehingga pelanggan atau konsumen dari hotel syariah dapat mempertahanakan value equity, brand equity, dan retentionequity. Untuk mengurangi atau menekan angka kriminalitas di kota Bandung melalui budaya hotel berbasis syariah, dilakukan melalui pemeriksaan kartu identitas dan barang bawaan yang diharapkan adanya perubahan social di masyarakat khususnya kriminialitas yang dilakukan di hotel akan berkurang walaupun perubahan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Kata Kunci : marketing public relations dan hotel syariah.
STRATEGI HUBUNGAN MASYARAKAT SEKSI INFORMASI DAN SARANA KOMUNIKASI KEIMIGRASIAN (FOSARKIM) DALAM MENANGANI PENGADUAN PELAYANAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KELAS II CIREBON Fitria .; Mukarto Siswoyo; Welly Wihayati
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.155 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.953

Abstract

AbstrakPenelitian berjudul “Strategi Hubungan Masyarakat Seksi Informasi dan SaranaKomunikasi Keimigrasian (Fosarkim) dalam Menangani Pengaduan PelayananPaspor di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon” ini bertujuan untuk mengetahuistrategi hubungan masyarakat Seksi Fosarkim dalam menangani pengaduanpelayanan paspor, apa saja bentuk pengaduan pelayanan paspor yang disediakanoleh Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, dan bagaimana upaya yang dilakukan olehSeksi Fosarkim dalam menangani pengaduan pelayanan paspor. Penelitiandeskriptif kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Penelitiandilakukan di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon Jalan Sultan Ageng TirtayasaNo.51, Desa Kedung Dawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, denganinforman yaitu Kepala Seksi Fosarkim dan Kasubsi Komunikasi, serta masyarakatpemohon paspor. Dengan hasil penelitian: 1) Strategi humas yang diterapkanadalah dengan memfokuskan kepada pelayanan yang maksimal dan menerapkanprogram-program sesuai tujuan sebelumnya, serta melakukan 3 langkah humasdalam menangani pengaduan pelayanan paspor; 2) Bentuk pengaduan yangdisediakan adalah melalui SMS Gateaway, Nomor Handphone Kepala Kantor,Kotak Saran, Email dan Websiteresmi Kantor, sertaSocial Media sepertiInstagram dan Twitter; 3) Upaya yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan lagisosialisasi-sosialisasi ke berbagai daerah dan berbagai kalangan.Kata kunci : strategi hubungan masyarakat, pengaduan, pelayanan, KantorImigrasi.109AbstractThe research entitled strategy of public relations of communication andimmigration information (Fosarkim) in complaint handling passport service at theOffice of the Immigration Class II Cirebon aims to find out how the strategy ofpublic relations Fosarkim Section in complaints handling passport services, whatthe forms of complaints passport service are provided by the Office of theImmigration Class II Cirebon, and how the efforts are made by the FosarkimSection in complaint handling of passport service at the Office of the ImmigrationClass II Cirebon. This qualitative descriptive method research using datacollecting technique by non participant observation, indepth interview,documentation, and Literature Study. The research has been conducted at theOffice of the Immigration Class II Cirebon, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, DesaKedung Dawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon with informans areHead Of Fosarkim Section, Kasubsi Communication, and customers applicationpassport. The results of these research are: 1) The strategy of public relationsapplied is to focus to the maximal service and implement the programs accordingto the previous goals, and doing 3 steps problems solving by public relations incomplaint handling passport; 2) The forms of complaints provided are SMSGateaway, Head Office Phone Number, Suggestion Boxes, Email and OfficialWebsite of Office, and Social Media such as Instagram and Twitter, 3) The effortsdone by Fosarkim Section has to increase more the socializations to variousregions and various circles.Keywords: Strategy, Public Relations, Complaints, Service, Passport
PENELITIAN TINDAKAN (Action Research) TENTANG KOMUNIKASI AGAMA DI GRIYA LOBUNTA LESTARI CIREBON Mahmudah .
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.835 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.949

Abstract

ABSTRAKDalam rangka menciptakan masyarakat yang sakinah, maka perlu adanyapembinaan-pembinaan pada masyarakatnya, melalui pendidikan dan pembinaankeluarga, baik yang menyasar pada bapak, ibu maupun anak-anaknya.Penelitianini memfokuskan pada tindakan tentang komunikasi agama dan efektifitas daritindakan tersebut. Untuk menjawabnya digunakan teori tindakan Max Weber.Purposive adalah teknik yang digunakan untuk menentukan informan. Penelitianini dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif dan memilih lokasi di GriyaLobunta Lestari Cirebon. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancaramendalam yang kemudian dianalisis secara reduksi.Berdasarkan penelitianditemukan jawaban. Belajar membaca Al qur’an dengan benar dan memahamisekaligus mengamalkan agama Islam, dipahami sebagai suatu kewajiban bagisetiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Motif melakukan kegiatanmembaca Al qur’an sekaligus mengamalkan kandungannya, memberikankenyamanan batin, merasakan kedekatan kepada Allah, serta menumbuhkanikatan silaturarahmi terhadap sesama muslim. Prilaku informan setelah mengikutikegiatan tersebut semakin menunjukkan perubahan yang sangat signifikan dalamkehidupannya,yakni semakin membaik. Keefektifan kegiatan , baik yangberhubungan dengan kegiatan pemberantasan buta huruf Al qur’an maupun kajiankitab, sudah terbilang efektif, hanya saja perlu kiranya ditambah frekwensipertemuan dalam kegiatan tersebut.Kata Kunci : Penelitian Tindakan, Komunikasi Agama, Griya LobuntaAbstractIn order to create a sakinah community, it is necessary to provide guidance to thecommunity, through education and family development, both targeting the father,mother and children. This research focuses on actions on religious communicationand the effectiveness of the action. To answer it is used the theory of action MaxWeber. Purposive is a technique used to determine informants. This research wasconducted by qualitative descriptive method and chose the location at GriyaLobunta Lestari Cirebon. Technique of data collecting is done by depth interview40which then analyzed by reduction. Based on research found answer. Learning toread Al Quran correctly and understand as well as practice Islam, understood asan obligation for every Muslim both men and women. The motive to read AlQur'an activities at the same time mengamalkan content, providing comfort,feeling the closeness to God, and foster bonds to the fellow Muslim silaturarahmi.The behavior of informants after participating in these activities has shown a verysignificant change in their lives, which is getting better. The effectiveness ofactivities, both related to the illiteracy of Al Quran and the study of books, hasbeen effective, it is only necessary to increase the frequency of meetings in theactivity.Keywords: Action Research, Religious Communication, Griya Lobunta
DROMOLOGI BERITA DAN PRAGMATISME VIDEO JURNALIS (Praktik Dromoligi Video Jurnalis Televisi di Indonesia) Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.373 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.962

Abstract

Abstrak Dalam rangka mengejar kecepatan berita dromologi praktek televisi berita menjadi suatu keharusan sebagai pesatnya perkembangan teknologi dan produk audio perangkat visual. Kompetisi Media membutuhkan kecepatan berita secara langsung. Mengacu pada pandangan Paulus Virilo tentang dromologi, dengan internet kecepatan tinggi dan adanya berbagai aplikasi smartphone, fasilitas video, panggilan video dan teknologi skype mengalir dapat memanfaatkan cara produksi berita Video Wartawan menjadi lebih pendek dan bahkan menghilangkan waktu dan ruang. Meskipun Jurnalis Video dianggap sering mengabaikan ideal dan kadang-kadang risiko kualitas berita itu sendiri. Permintaan untuk kecepatan dalam memproduksi bahan berita, juga membuat Video Wartawan berpikir pragmatis. KataKunci: Video Jurnalis, Dromologi, Paul Virilio, kompresi Waktu.  Abstract In order to pursue speed news, dromology news television practice becomes a necessity as the rapid development of technology and audiovisual device products. The media competition requires fast live news. Referring to Paul Virilo's view of dromology, with the high-speed internet and the presence of a variety of smartphone apps, streaming video facilities, video calls and Skype technology are able to compress the way news productions of Video Journalists become shorter and even eliminate time and space. Although Video Journalists are considered often ignore the ideal and sometimes risk the quality of the news itself. The demand for speed in producing news material, also makes Video Journalists think pragmatic. Key Word: Video Jurnalis, Dromology, Paul Virilio, Kompresi Waktu. 
RESPON MASYARAKAT KELURAHAN KECAPI MENGENAI FENOMENA PROGRAM ACARA D’ACADEMY INDOSIAR (Studi Kasus Masyarakat Kelurahan Kecapi Harjamukti Kota Cirebon Tentang Kawasan Music Dangdut di D’Academy) Tri Banaty; Mukarto Siswoyo; Farida Nurfalah
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1109.201 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.952

Abstract

AbstrakKelurahan Kecapi rnerupakan salah satu kelurahan yang ada di Cirebon danmemiliki banyak warga yang sangat menyukai musik dangdut dan merupakansebuah kewajiban untuk menonton acara musik Dangdut D'Academy Indosiar.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitianpenjelaskan bahwa 1). Respon positif dari acara tersebut yaitu adalah denganlahirnya D’Academy membuat belantika musik dangdut lebih dihargai dimasyarakat Indonesa terutama dan juga mancanegara, selain itu respon baik daripara warga Kelurahan Kecapi adalah mereka sangat mengapresiasi sekali acaratersebut karena memberikan motivasi dan kesempatan bagi para anak anak mudadari seluruh Indonesia untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik lagi untukdirinya dan keluarganya, sedangkan respon negative yang diterima peneliti adalahhanya durasi yang cukup lama kurang lebih selama enam jam yang membuatpenonton dirumah menjadi agak bosan; 2). Faktor – faktor yang menunjangketertarikan masyarakat Kelurahan Kecapi Kota Cirebon bahwa kesuksesansebuah program acara khususnya variety show adalah ide yang menarik tidakmonoton dan tidak membosankan, pemandu acara yang banyak digandrungi kaumremaja dan dapat menghibur masyarakat, tata panggung yang mewah dan elegant,kelompok kerja produksi yang solid, penonton yang heboh, penempatan waktuyang tepat, serta inovasi dan pembaharuan yang setiap hari dilaksanakan agarterus mendapatkan simpati dari masyarakat.Kata Kunci : Respon Masyarakat, Fenomena Program Acara D’Academy Indosiar83AbstractKecapi Village is one of the villages in Cirebon and has a lot of people who reallylove dangdut music and it is an obligation to watch Dangdut D'Academy Indosiarmusic show. The research method used is descriptive qualitative. The results ofthe study explain that 1). The positive response from the event that is with thebirth of D'Academy make dangdut music belantika more appreciated inIndonesian society mainly and also abroad, in addition to the good response fromthe citizens of Kecapi Village is they very appreciate once the event because itprovides motivation and opportunity for the children young people from all overIndonesia to change their lives for the better for themselves and their families,while the negative response received by researchers is only a long duration ofapproximately six hours which makes the home audience to be a bit bored; 2).Factors that support the interest of Kecapi Kota Kecamatan Cirebon communitythat the success of a program, especially variety shows is an interesting idea is notmonotonous and not boring, the guides are much loved teenagers and canentertain the community, the stage of a luxurious and elegant, the working groupsolid production, stirring audiences, precise timing, and innovation and renewalevery day to keep the sympathy of the community.Keywords: Community Response, Event Program Phenomena D'AcademyIndosiar
Eksistensi Disabilitas Intelektual dalam Produktivitas Ekonomi Kampung Tunagrahita (Studi Kasus Pada Kampung Tunagrahita Di Dusun Tanggungrejo, Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur) Munggono .
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.87 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.948

Abstract

AbstrakPandangan masyarakat tentang difabel masih mengkonstruksikannya pada posisiyang berbeda, bahkan menganggap kurang menguntungkan. Penelitian inibertujuan untuk menjelaskan Eksistensi Disabilitas Intelektual dalamProduktivitas Ekonomi Kampung Tunagrahita di Dusun Tanggungrejo DesaKarangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Penelitianini merupakan studi kasus tunggal. Pemilihan informan dipilih secara purposive.Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi disabilitas intelektual menyadariuntuk bertanggungjawab mencukupi kebutuhan materiil dan moril.Bertaniproduktivitas pokok, sedang kerajinan keset, berternak, dan buruh tani sebagaisubsistensi. Resiprositas dibangun melaluiloyalitas dan integritas kepada internaldan eksternal Kampung Tunagrahita yang didukung oleh dinamisasi konstruktifsosio-kultural kampung.Praktik kuasa atas dasar pengalaman dan pengetahuanmasyarakat (orang normal) denganmembentuk cara pandang, menggolonggolongkan,membedakan, me-labelling (idiot, gemblung/gila, stress), justru tidakuntuk memperlakukan disabilitas intelektual pada posisi diasingkan,didiskriminasikan maupun dimarjinalisasikan namun eksistensinya dapatmembangun kultur religiusitas, kesadaran empati, kesadaran untuk salingmembantu, saling manjaga dan memaklumi.Kata Kunci : eksistensi, difabel, produktivitas, ekonomi.AbstractThe society's view of the disabled still constructs it in a different position, evenassuming it is less favorable. This not only seems to be the actualization of thecrisis of the culture of the people's knowledge, but the influence and the structuralpolemic. This study aims to explain the existence of Intellectual Disability inEconomic Productivity of Village Tunagrahita in Tanggungrejo, KarangpatihanVillage, Balong District, Ponorogo Regency West Java. This study is a single casestudy. Selection of informants selected purposively based on the classification ofsex and status as well as employees of Karangpatihan Urban Village, tourists andprivate parties.Data were analyzed with explanatory analysis model. The resultsshow that the existence of intellectual disability is realized to be responsible for28sufficient material and morale needs. Farming is the principal productivity, whilecrafting mats, raising and farming as subsistence. The reciprocity is built throughloyalty and integrity to the internal and external Kampung Tunagrahita supportedby the constructive socio-cultural dynamics of the village.The practice of powerbased on the experience and knowledge of the people (normal people) by forminga worldview, classifying, differentiating, labeling (idiot, muddiness/stress), is notto treat intellectual disability in a position of being isolated, discriminated ormarginalized Its existence can build a culture of religiosity, awareness ofempathy, awareness to help each other, mutual manjaga and tolerate.Keywords : Existence, disability, productivity, economy.
ANALISIS SARANA PRASARANA DAN TINGKAT LITERASI MEDIA DALAM PERSPEKTIF GENDER: STUDI DESKRIPTIF PADA UNIVERSITAS DI KABUPATEN DAN KOTA CIREBON Muhammad Kamaluddin; Rizki Budhi Suhara
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.078 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.951

Abstract

AbstrakLiterasi media yang efektif akan berimplikasi kepada kualitas dan kinerjamahasiswa. Pada aspek lain efektivitas literasi media mahasiswa dapat dilihat daridisparitas gender. Disparitas ini dapat dilihat pada data sebagai berikut: pertamapersentase penduduk laki-laki usia 15 tahun ke atas yang bisa membaca danmenulis dari data tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 masih berkisar di angka95 persen. Sementara itu, persentase penduduk perempuan yang melek hurufmengalami peningkatan dari tahun 2007 sampai 2010 sebelum akhirnyamengalami sedikit penurunan pada tahun 2011. AMH perempuan tahun 2007adalah 88,62 persen meningkat menjadi 90,52 persen tahun 2010 dan kemudianmenurun menjadi 90,07 persen pada tahun 2011. Penelitian ini melihat bagaimanaefektivitas literasi media pada mahasiswa universitas di Kabupaten dan KotaCirebon dari perspektif gender. Demikian sehingga diketahui bahwa sarana danprasarana perpustakaan dan teknologi informasi komunikasi yang ada padauniversitas-universitas yang ada di Kabupaten dan Kota Cirebon belum cukupmemadai untuk meningkatkan efektivitas literasi media para mahasiswanya.Peminatan mahasiswa untuk mengunjungi perpustakaan dan mengakses sumbersumberliteratur pendukung perkuliahannya secara terkait didukung oleh saranadan prasarana yang ada. Hal ini tentu saja berbanding lurus dengan frekuensikunjungan mereka ke perpustakaan di kampusnya masing-masing. Padagilirannya terlihat bahwa mahasiswa yang mengakses perpustakaan dan pirantiteknologi informasi komunikasi yang menyertainya secara keseluruhan lebihefektif didominasi oleh kaum perempuan.Kata kunci: sarana prasarana, perpustakaan, teknologi informasi komunikasi,literasi media, gender.AbstractEffective media literacy will have implications on the quality and performance ofstudents. In another aspect the effectiveness of student media literacy can be seenfrom gender disparity. This disparity can be seen in the following data: firstpercentage of male population aged 15 years and over who can read and write69from the data in 2007 to 2011 still ranges in number 95 percent. Meanwhile, thepercentage of literate female population increased from 2007 to 2010 beforefinally decreasing slightly in 2011. Female AMH in 2007 was 88.62 percentincreased to 90.52 percent in 2010 and then decreased to 90.07 percent in 2011.This study looks at how the effectiveness of media literacy at university studentsin Kabupaten and Kota Cirebon from a gender perspective. So it is known that thefacilities and infrastructure of library and information communication technologythat exist in the universities in the District and City of Cirebon not enough toimprove the effectiveness of media literacy of its students. The interest of studentsto visit the library and access the literature sources supporting the lectures aresupported by the existing facilities and infrastructures. This is of course directlyproportional to the frequency of their visits to libraries on their respectivecampuses. In turn, it appears that students accessing the library and theinformation communications technology tools that accompany it as a whole aremore effectively dominated by women.Keywords : infrastructure, library, communication information technology,media literacy, gender.

Page 1 of 2 | Total Record : 11