cover
Contact Name
Prihatin Oktivasari
Contact Email
jalaludin.rasyid@pnj.ac.id
Phone
+62818864451
Journal Mail Official
p3m@pnj.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. DR. G.A. Siwabessy, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL POLI-TEKNOLOGI
ISSN : 14122782     EISSN : 24079103     DOI : https://doi.org/10.32722/pt.v20i1
Poli-Teknologi Journal is a journal, which began publication in 2002, published by the Research and community service Unit of Politeknik Negeri Jakarta. It starts from Volume 1 Number 1 in January 2022 for printed version; ISSN (print) 1412-2782 and ISSN (online) 2407-9103. Poli-Teknologi Journal is a series of scientific publications in applied science and technology area from the perspective of a multi and interdisciplinary studies and it is published 3 times in year.
Articles 410 Documents
RANCANG BANGUN SEPEDA LISTRIK MENGGUNAKAN PANEL SURYA SEBAGAI PENGISI BATERAI Benhur Nainggolan; Fadhilla Inaswara; Gilang Pratiwi; Hirzan Ramadhan
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 15 No. 3 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v15i3.861

Abstract

ABSTRACTThe possible way to decrease fossil energy is alternative or renewable energy utilization. Sun source is a green energy, sustainable, and unlimited renewable energy. The availability of sunlight source can reduce energy consumption in the future. Solar cell is one of electrical source which is using sun as a source. The large amount of sunlight makes solar cell a reliable and advanced alternative energy. The utilize of solar energy as battery charger to move electricbicycle is the topic of this research. Electricbicycle is useful for traffic area like Jakarta. This research is started by obtain energy needs therefore effective specification of electric motor and the power of solar cell can be determined. The study include the characteristic of the bicycle which known by battery charging time trial; velocity trial; and performance trial on elevation 15o track, go down track to charge the battery, and straight track. The result of this design is to move electricbicycle’s velocity in 5,556 m/sec in assumptiondriver mass is 70 kg with the power of prime mover is 160,278 Watt. 40 WP solar panel is the battery charger for 468 AH, therefore the bicycle can move until 11,23 km.Key word: Electric Motor, Solar Cell, ElectricBicycleABSTRAKSalah satu cara untuk menghemat energi fosil adalah dengan cara memanfaatkan energi alternatif atau terbarukan yang ramah lingkungan. Energi matahari merupakan sumber energi yang sangat menjanjikan mengingat sifatnya yang berkelanjutan serta jumlahnya yang sangat banyak. Matahari merupakan sumber energi yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan kebutuhan energi masa depan. Panel surya adalah sumber listrik yang menggunakan sinar matahari sebagai sumbernya. Jumlah energi yang begitu besar yang dihasilkan dari sinar matahari membuat solar sel menjadi alternatif sumber energi masa depan yang sangat menjanjikan.Penggunaan energi surya untuk menggerakkan sepeda adalah menjadi topik pada penelitian. Sepeda listrik dapat bermanfaat untuk transportasi di daerah macet seperti Jakarta. Rancang bangun ini dimulai dengan menentukan kebutuhan energi sehingga dapat ditentukan spek motor listrik dan daya panel surya yang efektif. Untuk mengetahui karakteristik sepeda surya dilakukan pengujian lama waktu pengisian baterai; pengujian kecepatan; serta pengujian performa dalam kondisi jalan elevasi15o, jalan menurun untuk mengisi daya baterai, dan jalan mendatar.Hasil perancangan menunjukkan untuk menggerakkan sepeda listrik dengan kecepatan 5,556 m/detikdengan asumsi massa pengendara 70 kg diperlukan daya motor sebesar 160,278 Watt dan jika menggunakan panel surya 40 WP dan kapasitasbaterai sebesar 468 AH, maka sepeda dapat menempuh jarak 11,23 km.Kata kunci: Motor Listrik, Sel Surya, Sepeda Listrik
ANALISA DRYBACK TERHADAP PERUBAHAN WARNA DAN DENSITY LAPISAN TINTA PADA KEADAAN WET DAN DRY PADA KERTAS COATED DAN UNCOATED Langom Lesta Budiman
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 15 No. 3 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v15i3.862

Abstract

ABSTRACTColors on the printout are the most important things in printing industry , for production best color be required ink knowledge for the best quality. Dryback is a term used to describe the decrease in optical density over time after printing that usually results in a loss in gloss the result from decrease of L*a*bvalue, From ink film in state of wet and dry. Foccus this research is knowing how many L*a*b value from ink film in state of wet and dry on paper coated(Art Paper 150gsm) and uncoated(HVS 80gsm). each object was measured at 0hour, 24hour, and 96hour measure is using Spectrodens TECHON, printed in offset machine Heidelberg SM52, use Saphira Ink Elite 620 ink process than be measured L*a*b and Density. The result of reseach obtaining color the most reactive to Dryback in Art Paper 150gsm is Black and Cyan is tend to be stable. While in HVS 80gsm Yellow is the most reactive to dryback and Cyan is tend to be stable.Keywords: color, inkdry, drybackABSTRAKWarna merupakan salah satu komponen terpenting dalam idustri percetakan, untuk menghasilkan warna yang baik dibutuhkan pengetahuan warna yang baik juga. Dry-Back merupakan penurunan nilai optikal atau penurunan nilai gloss yang diakibatkan dari perbedaan nilai L*a*b dari keadaan lapisan tinta wet dan dry. Fokus penelitian ini untuk melihat berapa nilai perubahan nilai L*a*b dan densitylapisan tinta pada keadaan wet dan dry pada kertas coated(Art Paper 150gsm)dan uncoated(HVS 80gsm). Masing-masing kertas di ukur pada waktu 0jam, 24 jam, dan 96 jam menggunakan SpectrodensTECHON, dicetak dengan mesin offset HeidelbergSM 52, menggunakan tinta proses Saphira Ink Elite Ace 620, kemudian di ukur L*a*b dan density.Hasil penelitian ini memperoleh warna yang paling reaktif terhadap Dryback pada kertas Art Paper 150gsm adalah Black dan Cyan cenderung stabil. Sedangkan pada kertas HVS 80gsm Yellow menjadi warna yang paling reaktif terhadap Dryback sedangkan Cyan cenderung stabil.Kata Kunci : warna, inkdry, dryback
PENGARUH WAKTU PEMAPARAN SINAR TERHADAP PENYIMPANGAN WARNA MATAHARI (LIGHTFASTNESS) PADA CETAKAN DENGAN MENGGUNAKAN TINTA BASE COLOR (INDOOR) Nurul Azmi
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 15 No. 3 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v15i3.863

Abstract

ABSTRACTColors on the printout are the most important things that should be noticed. The color is very influential to the quality of prints and price of product. Offset printing ink is consists of two parts, namely the standard ink and ink special. Standard ink consists of CMYK inks and base-color ink, which is distinguished by the color range. The ink must be resistant to light or lightfastness, which is the faded time level of pigment colors. Lightfastness depends on the type of pigment, because pigment composed of different compounds, so it has different resistance too. The other factor is pigment concentrate in formula, traits of vehicle which can protect ink, expose time, atmosphere condition around when exposing time, and light intensity. The focus of the research is to obtain the time interval needed for color faded, obtain the link between resistance of light/lightfastness with color deviation and changed of density value after sun exposure. This research method using visual methods and measurements using the tool, based on 13 colors base-ink colors with Suntest machine simulation, which is accuracy measurement with Suntest compared with the actual exposure of sun has toleration can be more than 10%. The result of this research gain varying resistance of lightfastness of every color, and divided into 3 parts: low, medium, and high. Color with low level resistant is DG 0500, DG 75, APC 2700, APCL 2310, DG 0204; color with medium level resistant is DG 007, DG 4721, DG 4750; and color with high level resistant is DG 5300#1, DG 7300, DG 9110, DG 0405, dan DG 0017.Keywords: color, color base, lightfastness, L*a*bABSTRAKWarna pada hasil cetakan adalah hal terpenting yang harus di perhatikan. Warna sangat berpengaruh terhadap kualitas cetakan dan harga jual suatu produk. Tinta offset terbagi dalam 2 bagian, yaitu tinta standar dan tinta special. Tinta standar terdiri dari tinta CMYK dan tinta base color, yang dibedakan oleh gamut warna. Tinta harus memiliki ketahanan terhadap cahaya atau lightfastness, yaitu tingkat lamanya warna pigment sampai memudar. Lightfastness bergantung pada jenis pigmennya, karena pigmen tersusun dari senyawa yang berbeda-beda sehingga memiliki ketahanan yang berbeda pula. Faktor lainnya adalah konsentrasi pigment dalam formula, sifat dari vehicle yang bisa melindungi tinta, waktu ekspos, kondisi atsmosfer disekitarnya pada saat ekspos, dan intensitas cahaya. Fokus penelitian adalah memperoleh interval waktu yang dibutuhkan untuk pemudaran warna, memperoleh kaitan antara ketahanan cahaya/lightfastness dengan penyimpangan warna dan perubahan nilai density setelah terpapar matahari. Metode penelitian ini menggunakan metode visual dan pengukuran menggunakan alat, berbasis tinta base color dengan 13 warna dengan simulasi mesin Suntest, yang akurasi pengukuran dengan Suntest dibanding dengan paparan sebenarnya dari matahari toleransinya bisa lebih dari 10%. Hasil penelitian ini memperoleh ketahanan lightfastness yang berbeda-beda dari setiap warna, dan dibagi menjadi 3 bagian yaitu rendah, menengah, dan tinggi. Warna yang tingkat ketahanannya rendah adalah DG 0500, DG 75, APC 2700, APCL 2310, DG 0204 dan warna dengan tingkat ketahanan menengah adalah DG 007, DG 4721, DG 4750. Dan warna yang tingkat ketahanannya tinggi adalah DG 5300#1, DG 7300, DG 9110, DG 0405, dan DG 0017.Kata Kunci: warna, dasar warna, ketahanan terhadap cahaya, L*a*b
MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY UNTUK BARANG YANG TIDAK SEMPURNA DENGAN PERBAIKAN DAN TINGKAT PERMINTAAN STOKASTIK Raka Arba Puspa Darmayo; Vincentius Henry Sentosa; Dennis Arif Prasetya; Hana Stefani Wijaya; Hestia Kopaloma
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 15 No. 3 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v15i3.864

Abstract

ABSTRACTSalameh and Jaber did a research about economic order quantity on 2000. Development that Salameh and Jaber did is about adding a reject product in the EOQ model. This research aims to look how the optimum EOQ with stochastic demand data which has assumed normal distribution. The calculation in this study has done by monte carlo simulation because analytical calculation for stochastic data is too difficult. Optimization in the simulation that has been made will be done by GRG non-linear method. This monte carlo simulation has proven to represent analytical calculation of Salameh and jaber with the level of similarity of 95%. GRG non-linear on solver has also been proven to be used in this simulation. Generation normally distributed random numbers is using random variate generator method that will be tested with mean and standard deviation of 2%, 5%, and 10%. That EOQ calculation will be performed 5 times replication.The result of this study shows that simulation about EOQ for reject product with maintenance and stochastic demand data can be done. These result represent the real events because already used stochastic demand data. This study is expected to be useful for the calculation of EOQ with optimum results and represent real events.Keywords: Economic Order Quantity, inventory, montecarlo, simulationABSTRAKSalameh dan Jaber melakukan penelitian terhadap Economic Order Quantity (EOQ) pada tahun 2000. Pengembangan yang dilakukan oleh Salameh dan Jaber terhadap model EOQ pada umumnya adalah penambahan barang cacat pada model EOQ yang ditelitinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana EOQ yang optimum dengan data permintaan yang bersifat stokasitk yang diasumsikan berdistribusi normal. Perhitungan pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan simulasi monte carlo karena perhitungan analitis untuk data yang bersifat stokastik sangat sulit untuk dilakukan. Optimasi pada simulasi yang telah dibuat akan dilakukan dengan metode GRG Non-linear. Simulasi monte carlo ini telah teruji dapat mewakili perhitungan analitis dari Salameh dan Jaber dengan tingkat kesamaan sebesar 95%. Metode GRG Non-linear pada solver juga telah terbukti dapat digunakan dalam simulasi ini. Pembangkitan angka acak yang berdistribusi normal menggunakan metode random variate generator yang akan diuji dengan mean sesuai data Salameh dan Jaber dan standar deviasi sebesar 2%, 5%, dan 10%. Perhitungan EOQ tersebut akan dilakukan sebanyak 5 kali replikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa simulasi mengenai EOQ untuk barang tidak sempurna dengan perbaikan dan tingkat permintaan stokastik dapat dilakukan. Hasil tersebut mewakili keadaan sesungguhnya karena telah menggunakan data permintaan yang bersifat stokastik. Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perhitungan EOQ dengan hasil yang lebih optimum dan mewakili kejadian sesungguhnya.Kata Kunci: Economic Order Quantity, inventory, monte carlo, simulasi
PERANCANGAN PAPAN SKOR FUTSAL BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN KENDALI REMOTE TV MULTIFUNGSI Benny Benny
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v16i2.891

Abstract

ABSTRACTIn the world of sport, score board using very important. Scoring board we often see is scoring board manually, usually made of wood or cardboard. Because of that reason, we want to make the scoreboard can be controlled remotely. Method is using make a remote Sony universal is used for controller score board from distance and using microcontroller ATmega16 a organizer signal infrared from remote Sony, and then display score, stage, and timer displayed by 7-segment. The score board can displayed score both of team, stage, and time. Besides, the score board can sound when the score changed and remember the time will be over.Key word: Sound, Remote Infrared “Sony”, Seven Segment, Microcontroller ATmega16.ABSTRAKDalam dunia olahraga, papan skor sangat penting peranannya. Papan skor yang sering kita lihat saat ini masih menggunakan papan skor manual yang biasanya terbuat dari kayu atau kardus . Oleh karena itu, terdapat keinginan kami untuk membuat papan skor yang dapat dikontrol dari jarak jauh. Metode yang digunakan berupa sebuah remote Sony universal yang digunakan untuk mengendalikan papan skor dan menggunakan mikrokontroler ATMega16 sebagai pengelola sinyal infrared dari remote Sony, kemudian tampilan skor, babak, serta timer ditampilkan oleh 7- segmen. Papan skor ini dapat menampilkan skor kedua tim, babak, dan waktu. Selain itu papan skor dapat menghasilkan suara saat skornya berubah dan mengingatkan ketika waktu akan berakhir.Kata kunci: Suara, Remote inframerah “Sony”, 7-Segmen, Mikrokontroller ATmega16.
ANALISIS PERANCANGAN DAN SISTEM PENGATURAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO SUNGAI CIASIHAN DI KABUPATENBOGOR DENGAN PROGRAM SIMULASI CFD 10 Entis Sutisna; Wibowo Paryatmo; Damora Rakasywi
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v16i2.893

Abstract

ABSTRACTThe task of this study was to analyze the design of a micro hydro power plants and determine the appropriate type of water turbine convenient source of water power available and besides that analyze the control system discharge water. To determine potential sources of electrical power from the river Ciasihan survey was conducted in the river hydropower resources river of Ciasihan and height measurements falling water effectively. Rainfall data stream Ciasihan obtained from local meteorological agency to get of the relationship rainfall and river flow plus a calculation of reservoir capacity.Based on the analysis of water turbine type most suitable for use as a micro-hydro power plants on the river Ciasihan ie turbine type water cross flow turbine with water regulation system uses a hydraulic control system mechanically or using manual system.Keywords : sumber tenaga air, discharge of water, electric power potential.ABSTRAKTugas dari penelitian ini adalah menganalisa perancangan sebuah pembangkit listrik tenaga mikro hidro dan turbin air yang sesuai sumber tenaga air yang tersedia dan disamping itu menganalisa dasar-dasar pengaturannya. Untuk mengetahui potensi sumber daya listrik dari sungai Ciasihan tersebut telah dilakukan survei sumber tenaga air di Sungai Ciasihan yaitu besarnya laju aliran air dan pengukuran tinggi jatuh air efektif. Data curah hujan sungai Ciasihan diperoleh dari badan meteorologi setempat yang memiliki data curah hujan lengkap untuk mendapatkan gambaran hubungan curah hujan dan debit aliran sungai ditambah perhitungan kapasitas reservoir.Berdasarkan hasil analisa jenis turbin air yang paling sesuai untuk digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro di sungai Ciasihan yaitu turbin air jenis turbin aliran silang dengan sistem pengaturan air menggunakan sistem mekanikal atau manual.Kata kunci: PLTMH, debit air, potensi daya listrik
Cover Politeknologi Vol 16 No 3 September 2017 Editor Editor
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 16 No. 3 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v16i3.972

Abstract

OPTIMALISASI SISTEM PENDINGIN ENGINE CATERPILLAR 3406E MILIK POLITEKNIK NEGERI JAKARTA Fitri Wijayanti; Achmad Fariq; Ali Ardin; Fridho Nova Rianto; Muhammad Zulfadli
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 16 No. 3 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v16i3.973

Abstract

ABSTRACTAn engine can not be separated from the various systems in which is one of them is a cooling system, cooling system is the most important system in supporting the performance of an engine. The cooling system of Caterpillar 3406E engine belonging to Jakarta State Polytechnic is not optimal because the engine uses drum as cooling medium and its maintenance is very minimum; hence it needed optimization process to prevent overheating at the engine.Various solutions can be given such as increasing the amount of water on the drum, adding ice cubes to the drum, or replacing the drum with radiator assy components. Based on experiments and considerations, the solution is to replace the drum component with an assy radiator to prevent overheating of the engine.From the experiment and also analysis to temperature delta value on drum and radiator assy, it can be concluded that by replacing the assy radiator it can be more capable to absorb heat in the cooling water which will absorb heat from the engine combustion than by using the drum. So the 3406E engine owned by State Polytechnic of Jakarta can be operated longer than by using the drum.Keywords: Caterpillar 3406E Engine, Cooling System, Optimization, RadiatorABSTRAKSebuah engine tidak lepas dari berbagai sistem didalamnya salah satunya adalah sistem pendingin, sistem pendingin merupakan sistem yang paling utama dalam menopang kinerja sebuah engine. Engine Caterpillar 3406E milik Politeknik Negeri Jakarta dalam sistem pendinginannya belum optimal karena engine tersebut menggunakan drum sebagai media pendingin dan perawatannya sangat kurang, maka itu diperlukan proses optimalisasi untuk mencegah overheating pada engine tersebut.Berbagai solusi dapat diberikan seperti menambah jumlah air pada drum, menambahkan es batu pada drum tersebut, atau mengganti drum dengan komponen radiator assy. Berdasarkan percobaan serta pertimbangan maka diambil solusi untuk mengganti komponen drum dengan radiator assy untuk mencegah overheating pada engine tersebut.Dari penelitian ini, setelah dilakukan analisis terhadap nilai delta suhu pada drum dan radiator assy maka dapat disimpulkan bahwa dengan penggantian radiator assy dapat lebih mampu dalam menyerap panas pada air pendingin yang telah menyerap panas dari pembakaran engine dibandingkan dengan menggunakan drum. Oleh karena itu, engine 3406E milik Politeknik Negeri Jakarta dapat beroperasi lebih lama dibandingkan menggunakan drum.Kata kunci: Engine Caterpillar 3406E, Optimalisasi, Radiator, Sistem Pendingin
PENGARUH PROSES CETAK TERHADAP KEKUATAN KEMASAN KARTON GELOMBANG Muryeti Muryeti; Wiwi Prastiwinarti; Faisal Al Farizi
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 16 No. 3 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v16i3.974

Abstract

ABSTRACTCorrugated Board is one of the most widely used packaging materials. Packaging materials shall have strength against impact or pressure when handling, transporting or storing. Corrugated board to be used as packaging material must meet the required BCT and ECT values. The purpose of this research is to know the value of Box Compression Test (BCT), Edge Crush Test (ECT), Flat Crush Test (FCT) and Bursting Strength (BS) before and after printed and to know its influence of print process to BCT and ECT value. The results show that there is decreasing values on the box after printing, which indicates the effect of printing process on compressive strength of corrugated board. The correlated values before printing are as follows: BCT value is 120.6 Kgf, ECT value is 1,961 Kgf, FCT value is 0.65 KgF, and BS value is 6.75 Kgf. Meanwhile, the values after printing are as follows: BCT value is 88.25 Kgf, ECT value 1,679 Kgf, FCT value is 0.12 KgF and BS value is 5.81 Kgf. The results show that there is decreasing values on the box after printing, which indicates the effect of printing process on compressive strength of corrugated board.Key words: corrugated board, Box Compression Test, Edge Crush Test, Bursting StrengthABSTRAKSalah satu material yang banyak digunakan untuk kemasan adalah karton gelombang (Corrugated board). Material kemasan harus memiliki kekuatan terhadap benturan atau tekanan saat penanganan, pemindahan, maupun penyimpanan. Untuk dapat digunakan sebagai material kemasan, karton gelombang harus memenuhi nilai BCT dan ECT yang telah dipersyaratkan. Dalam produksi kemasan, sering terjadi permasalahan box kemasan rusak dan tidak mampu menahan beban, padahal karton gelombang yang digunakan sudah memenuhi persyaratan nilai BCT dan ECT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai BCT, ECT, FCT dan BS sebelum dan sesudah dicetak serta mengetahui pengaruh proses cetak terhadap nilai BCT dan ECT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BCT corrugated pada saat sebelum dicetak adalah 120,6 Kgf, sedangkan nilai ECT sesudah dicetak adalah 88,25 Kgf. Nilai ECT sebelum dicetak adalah 1,961 Kgf dan nilai ECT sesudah dicetak adalah 1.679 Kgf. Untuk nilai Flat crush Test sebelum dicetak adalah 0.65 KgF, sedangkan nilai FCT sesudah dicetak adalah 0,12 KgF. Nilai Bursting strength box sebelum dicetak adalah 6.75 Kgf dan bursting strength setelah dicetak sebesar 5.81 Kgf. Terjadi penurunan nilai BCT, ECT, FCT, dan BS pada box setelah dicetak. Hal ini menunjukkan proses cetak mempengaruhi kekuatan kotak karton gelombang.Kata Kunci: Karton gelombang, Box Compression Test, Edge Crush Test, Bursting Strength
PERANCANGAN DAN SIMULASI DISTRIBUSI SUHU PENGERING PAKAIAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLIDWORKS Abdul Aji Tardiana; Budi Hartono; Setya Permana Sutisna
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 16 No. 3 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v16i3.975

Abstract

ABSTRACTThe development of science and engineering designs on household appliances, especially clothing dryers, continues to drive increasingly advanced manufacturing technology. The need for quality, time efficiency and ease of operation is desirable. The designed clothes dryer has a long dimension: 1.1 m, width: 1.1 m and height 1.5 m. With wood material coated aluminum plates, and hanger hanging clothes from aluminum pipe material with a 0.75 m diameter round design. This study aims to determine the strength of the hanger due to the load of wet clothing by 10 Kg and to know the temperature distribution in the drying chamber with 3 scenarios which will be simulated ie tubes, beams and prisms (hexagon). Designing and testing using solidworks software to validate the calculation results. The result of the calculation of bending stress on the hanger rod is 25 MPa <75 MPa material license stress then the design is considered safe, the deflection value is 1.38 mm. Divasion by using the software obtained 22.3 MPa bending stress and 1.46 mm deflection value. The simulation result of the temperature distribution is obtained qualitatively that the spherical spherical dryer scenario has the most optimum temperature distribution that is determined the air entering at the bottom and the exit air at the top with the source of the electric heater with the value of 12 W / m3, the average air temperature And the average temperature of the drying chamber is 40.13˚C. The results of this study indicate that the strength of the hanger hanger is considered safe and the average temperature in the drying chamber is almost close to the specification of clothes drying that is 50˚C.Keywords: dryer, power, simulation, average airABSTRAKPerkembangan ilmu pengetahuan dan perancangan teknik pada peralatan rumah tangga terutama pengering pakaian terus mendorong teknologi manufaktur yang semakin maju. Kebutuhan terhadap kualitas, efsiensi waktu dan kemudahan dalam pengoprasian sangat diharapkan. Pengering pakaian yang dirancanag memiliki dimensi panjang : 1.1 m, lebar : 1.1 m dan tinggi 1.5 m. Dengan material kayu dilapisi pelat alumunium, dan hanger tempat menggantung pakaian dari material pipa alumunium dengan desain bulat berdiameter 0.75 m. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan dari hanger akibat beban dari pakaian basah sebesar 10 Kg dan mengetahui distribusi suhu di ruang pengering dengan 3 skenario bentuk yang akan disimulasikan yaitu tabung, balok dan prisma (hexagon). Perancangan dan pengujian menggunakan software solidworks untuk memvalidasi hasil perhitungan. Hasil perhitungan tegangan lentur pada batang hanger yaitu 25 MPa < tegangan ijin bahan 75 MPa maka desain dianggap aman, nilai defleksi yaitu 1.38 mm. Divaliasi dengan menggunakan software didapat nilai tegangan lentur 22.3 MPa dan nilai defleksi 1.46 mm. Hasil simulasi distribusi suhu diperoleh secara kualitatif bahwa skenario ruang pengering berbentuk bulat yang memiliki distribusi suhu paling optimum yaitu ditetapkan udara masuk pada bagian bawah dan udara keluar pada bagian atas dengan sumber panas heater listrik dengan nilai h 12 W/m3, maka suhu udara rata-rata pada bagian yang terdapat pakaian basah adalah 40.24˚C dan suhu udara rata-rata ruang pengering adalah 40.13˚C. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kekuatan gantungan hanger dianggap aman dan suhu rata-rata pada ruang pengering hampir mendekati spesifikasi pengeringan pakaian yaitu 50˚C.Kata Kunci: pengering, kekuatan, simulasi, udara rata-rata