cover
Contact Name
Estiyan Dwipriyoko
Contact Email
estiyand@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asep.hidayat.1204@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Langlangbuana, Jl. Karapitan No. 116 Bandung 40261
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUCARE
ISSN : 1412579X     EISSN : 26847612     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUCARE adalah jurnal ilmiah pendidikan dan pembelajaran, yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana (FKIP UNLA), pertama kali terbit pada tanggal 02 Mei 2002, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Jurnal ini menyandang nama EDUCARE yang arti harfiahnya adalah penuntun dan pembimbing, yang diharapkan menjadi penuntun dan pembimbing ke arah kebaikan dan kebenaran.
Articles 175 Documents
Efektivitas Metode Pemberian Tugas Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Dalam Belajar Hana Ika Nurmayani; Ria Herdhiana; Ilyas
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.035 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektifivitas metode pemberian tugas, sehingga diketahui apakah dapat meningkatkan kemampuan disiplin belajar siswa atau tidak. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Quasi Eksperimen Tipe Nonequvalent Control Group Design. Dalam penelitian ini siswa dibagi kedalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan metode pemberian tugas dan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Penelitian ini dilakukan dikelas XII IPS 1 dan kelas XII IPS 4 di SMA Negeri 1 Banjaran dengan jumlah sampel 36 orang dari masing-masing kelas. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan kemampuan menganalisis siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan metode pemberian tugas memiliki nilai awal rata-rata kelas sebelum diberikan perlakuan adalah 114,58 dari jumlah siswa 36 orang pada kelas eksperimen. Namun, setelah diberikan perlakuan dengan metode pemberian tugas nilai akhir disiplin belajar siswa meningkat menjadi 126,30 dari total siswa yang berjumlah 36 orang. Sedangkan pada kelas kontrol dengan jumlah siswa yang sama ketika dilakukan nilai awal rata-rata kelas 112,36 dari total 36 siswa. Setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan metode ceramah, nilai rata-rata kelas dan nilai akhir adalah 118, 97. Kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki kenaikan dari hasil awal ke akhir. Namun peningkatan kelas kontrol tidak sebaik kelas eksperimen.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi matematis pada Siswa SMK Tiara Anzari; Reviandari Widyatiningtyas; Puji Budilestari
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.686 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang belajar dengan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving lebih baik daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di salah satu SMK di Kota Bandung tahun ajaran 2013/2014, dengan pengambilan sampel secara tidak acak kelas melainkan dengan menerima keadaan subjek seadanya. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang belajar dengan model pembelajaran TAPPS lebih baik daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Giving Question And Getting Answer Terhadap Peningkatan Kompetensi Strategis Matematis pada Siswa SMK Dian Nursopiah; Marthen Tapilouw; Irmawan
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.064 KB)

Abstract

This research was conducted to obtain empirical evidence about the effect of applying Giving Question and Getting Answer learning strategies to improve mathematical strategic competencies in vocational students. The research method used was quasi-experimental research conducted on students of class X in one of the Vocational Schools in Bandung. This study used a non-equivalent control group research design. In this study the properties used are quantitative and qualitative. The results of the study explained that there was an effect of the application of Giving Question and Getting Answer learning strategies to the improvement of mathematical strategic competencies in vocational students, and described as follows: (1) There was an increase in mathematical strategic competence in students learning using Giving Question and Getting Answer learning strategies. (2) Improvement of mathematical strategic competencies between students whose learning with Giving Question and Getting Answer learning strategies is better than students who learn from conventional learning strategies.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis pada Siswa SMK Ima Halimatusa'diah; Reviandari Widyatiningtyas; Irmawan
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.724 KB)

Abstract

This research is motivated by mathematical thinking ability of students is still low, therefore carried out a study on the application of learning models in learning Mathematics Problem Solving. The purpose of this study was to find out: (1) whether there was an increase in students 'critical thinking skills in learning with the Problem Solving model (2) whether the improvement of students' mathematical critical thinking skills in learning with Problem Solving learning models was better than students learning by methods expository, quality improvement of students' critical thinking skills after using the Problem Solving learning model. The method used in this study is a quasi-experimental method. The research instrument used in this study was a written test of students' mathematical critical thinking skills and non-test instruments, namely the observation sheet. The results of the study showed that (1) there was an increase in students' critical thinking skills in learning with Problem Solving learning models (2) an increase in mathematical critical thinking skills of students learning with the Problem Solving model was better than students who learned using the expository method.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis pada Siswa SMK Meirina Lestari; Mumun Syaban; Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.949 KB)

Abstract

This research was conducted to obtain empirical evidence about the impact of Problem Based Learning learning models to improve students' mathematical reasoning abilities in Vocational High Schools (SMK). This study used a quasi-experimental research design, to determine the increase in students' reasoning abilities used test instruments in the form of descriptions. The results of the study were obtained as follows. (1) There are differences in mathematical reasoning between students who learn using the Problem Based Learning model with students learning with conventional learning models in high group students. (2) There are differences in mathematical reasoning between students who learn using the Problem Based Learning model with students learning with conventional learning models in the middle group students. (3) There are differences in mathematical reasoning between students who learn using the Problem Based Learning model with students learning with conventional learning models in low group students. (4) There is a difference in the increase in mathematical reasoning abilities between students who study using the Problem Based Learning model and students who learn to use conventional learning models in group students as a whole are accepted.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis pada Siswa SMP Dewi Sri Nuranti; Puji Budilestari; Irmawan
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.968 KB)

Abstract

Penelitian di latar belakangi rendahnya kemampuan komunikasi matematis pada siswa SMP, maka diperlukan model pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan komunikasi siswa baik secara lisan ataupun tulisan yaitu model pembelajaran TTW. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII disalah satu SMP di daerah kabupaten Bandung. Pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Kelas VII-D sebagai kelas eksperimen yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran TTW dan kelas VII-E sebagai kelas kontrol yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis pada siswa SMP.
Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Melalui Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Nisa Srinita; Marthen Tapilouw; Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.21 KB)

Abstract

Latar belakang masalah adalah rendahnya kemampuan koneksi matematis. Kemampuan koneksi matematis termasuk kedalam kemampuan berpikir tingkat tinggi dan merupakan salah satu kompetensi yang penting untuk dimiliki siswa. Dengan demikian perlu diterapkan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa. Tujuan penelitian utuk mengetahui capaian peningkatan kemampuan koneksi matematis melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII salah satu SMP di Kabupaten Bandung. Dipilih dua kelas siswa kelas VII sebagai sampel penelitian satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu sebagai kelas kontrol. Kesimpulan penerapan model pembelajaran Mind Mapping terdapat peningkata koneksi matematis siswa yang lebih baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Genius Learning dengan Pendekatan Open Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis pada Siswa SMA Yuyun Yuhanifah; Reviandari Widyatiningtyas; Iwan Gunawan
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.669 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka memperoleh bukti empiris tentang pengaruh model pembelajaran Genius Learning dengan pendekatan Open Ended untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMA. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA kelas X di salah satu Kota Bandung. Populasi tersebut diambil sampel sebanyak dua kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa digunakan instrument tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan rata–rata dua kelompok berpasangan dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa dengan menggunakan model pembelajaran Genius Learning dengan pendekatan Open Ended.
Penerapan Model Pembelajaran Number Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Sekolah Dasar Dewi Rahmawati Widyaningsih; Reviandari Widyatiningtyas; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.965 KB)

Abstract

Rendahnya hasil belajar dengan pembelajaran konvensional disebabkan tidak menyeluruhnya penguasaan terhadap materi pembelajaran. Pembelajaran Number Heads Together (NHT) diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi eksperimen, populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sekolah Dasar dengan mengambil sampel dua kelas sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kedua kelas ini diberikan perlakuan yang berbeda, dimana kelas kontrol melaksanakan pembelajaran secara konvensional sedangkan kelas eksperimen dengan model pembelajaran NHT dalam materi pembelajaran “Ciri-ciri dan kebutuhan Mahluk Hidup”. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar hasil belajar. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji t.Hasil Penelitian diperoleh bahwa kenaikan rata-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol, setelah dilakukan uji normalitas,uji homogenitas dan uji t, hal ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan pembelajaran yang lebih baik pada kelas eksperimen, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Number Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru dan peserta didik untuk meningkatkan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran NHT.
Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Ida Sumiati; Mumun Syaban; Anytha Basaria Silitonga
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri dan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada siswa menggunakan model pembelajaran ekspositori. Populasi yang diambil adalah salah satu sekolah SMP swasta kota Bandung. Untuk mencapai tujuan penelitian ini maka penarikan sampel yang diambil secara tehnik purposif sehingga terpilihlah kelas VII-G untuk kelas eksperimen dan VII-H untuk kelas kontrol. Jumlah siswa kelas VII-G sebanyak 27 orang sedangkan jumlah siswa kelas VII-H sebanyak 28 orang. Design penelitian ini adalah kuasi kontrol non ekivalen. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri lebih baik dari pada model pembelajaran ekspositori secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri. (2) Kemampuan berpikir kritis dengan siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran ekspositori.