cover
Contact Name
Estiyan Dwipriyoko
Contact Email
estiyand@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asep.hidayat.1204@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Langlangbuana, Jl. Karapitan No. 116 Bandung 40261
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUCARE
ISSN : 1412579X     EISSN : 26847612     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUCARE adalah jurnal ilmiah pendidikan dan pembelajaran, yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana (FKIP UNLA), pertama kali terbit pada tanggal 02 Mei 2002, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Jurnal ini menyandang nama EDUCARE yang arti harfiahnya adalah penuntun dan pembimbing, yang diharapkan menjadi penuntun dan pembimbing ke arah kebaikan dan kebenaran.
Articles 175 Documents
Penerapan Model Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik Inra Gunawan; Uus Manzilatusifa; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.398 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah pada kurangnya aktivitas belajar peserta didik kelas IV SDN Cimindi dalam pembelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas IV SDN Cimindi. Model pembelajaran yang diaplikasikan adalah Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT). Sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian maka metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode eksperimen. Populasi untuk dijadikan sebagai sampel yang akan di beri perlakuan, yakni peserta didik kelas IV SDN 1 Cimindi sebanyak 15 orang sedangkan yang menjadi kelompok control peserta didik kelas IV SDN 2 Cimindi yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok yang diberikan model pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPS menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik berada dalam katagori baik, sedangkan pada peserta didik yang tidak menggunakan model Cooperative Learning Type Team Games Tournament (TGT) dengan berada dalam kategori cukup. Selain itu terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik pada kelompok dengan pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament (TGT).
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving Terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis pada Siswa SMP Andri Herdian; Mumun Syaban; Puji Budilestari
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.995 KB)

Abstract

Mathematical connection capability is one of the goals of learning mathematics in schools contained in the curriculum guide. However, the current state of mathematics learning in schools still shows the students' low mathematical connection abilities. For this reason, learning is needed that is able to provide opportunities for students to develop mathematical connection skills. One of the lessons that can be used is the Collaborative problem solving learning model. This learning model has 4 specific steps in its implementation. This study aims to determine whether there is an increase in students 'mathematical connection skills using Collaborative problem solving learning models and find out whether the increase in students' mathematical connection skills with Collaborative problem solving learning models is better than students who use conventional learning. This research is a quasi-experimental study with group design. The results of the study show that learning mathematics using the Collaborative problem solving model can improve mathematical connection skills in middle school students. Mathematical learning with a collaborative problem solving learning model is significantly better in increasing the ability of mathematical connections in junior high school students compared to students who take conventional learning in terms of maematic connection skills in middle school students.
Pengaruh Pembelajaran Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas IV di Sekolah Dasar Imas Masitoh; Aas Shofyanis; Ramdhan Witarsa
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.537 KB)

Abstract

This research is motivated by the low value of learning outcomes in Natural Sciences subjects. This is because educator learning still uses conventional methods. This study includes demonstration methods in Natural Sciences subjects in the material changes in the environment and learning outcomes of students after attending learning on the subject of Natural Sciences by using the demonstration method. This study aims to determine the effect of demonstration learning on learning outcomes of fourth grade students of SDN Banjaran 9. The research method used is a quasi-experimental method. Analysis of differences using the t test analysis with the help of SPSS 16.0 for window, this analysis was used to determine the differences in the influence of the use of the demonstration method on the learning outcomes of control class students and the experimental class. Based on the results of data processing obtained significant differences in learning outcomes in Natural Sciences subjects in the experimental class and control class after getting treatment using the demonstration method. Based on the results of the above research it can be concluded that the use of demonstration methods can improve the learning outcomes of students in Natural Sciences subjects about material changes in the environment
IbM. Pendampingan dan Pembimbingan Penulisan Karya Ilmiah Bagi Gur-guru SMK Bina Warga dan SMP Kemala Bhayangkari Bandung Puji Budilestari; Reviandari Widyatiningtyas; Rita Zahara
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.911 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil survey dan hasil diskusi dengan pihak SMK BW dan SMP Kemala Bhayangkari, khususnya Kepala Sekolah banyak masalah yang dihadapi guru selama melaksanakan pembelajaran di kelas. Penyelesaian masalah tersebut membutuhkan suatu kajian baik secara teoritis ataupun empiris yang dapat disajikan dalam bentuk penulisan karya ilmiah, yaitu artikel, makalah ataupun melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan kajian tersebut diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi guru dan dapat memperbaiki kualitas dari proses pembelajaran itu sendiri. Kenyataan yang ada menunjukan bahwa banyak guru di SMK BW dan SMP Kemala Bhayangkari yang belum terbiasa dengan penulisan karya ilmiah apalagi yang dipublikasikan melalui jurnal ataupun seminar. Bahkan ada yang belum mengenal apalagi melaksanakan suatu PTK. Kalaupun ada yang mengenal, akan tetapi pada umumnya guru belum pernah menyusun artikel atau makalah serta melaksanakan PTK. Masalah tersebut di atasi dengan melakukan pendampingan dan pembimbingan penulisan karya tulis ilmiah bagi guru-guru dengan menggunakan metode pendekatan FGD dan metode pendekatan partisipatif. Hasil dari kegiatan berupa peningkatan pemahamanan dan kemampuan guru dalam membuat karya tulis ilmiah serta mendesiminasikan dalam kegiatan seminar dan publikasi dalam jurnal ilmiah nasional; dan buku pedoman penulisan karya ilmiah berupa artikel, makalah serta artikel PTK .
Pengaruh Penerapan Model Experiential Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Aplikasi Matematis Pada Siswa SMK Agung Muhammad Yunus; Puji Budilestari; Elly Retnaningrum
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.606 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya kemampuan aplikasi matematis pada siswa SMK. Pada proses pembelajaran ekspositori siswa cenderung diarahkan untuk menghafal dan menimbun informasi, sehingga peserta didik pintar secara teoritis tetapi miskin aplikasi. Akibatnya kemampuan aplikasi matematis menjadi beku, bahkan menjadi susah untuk dikembangkan. sehingga untuk meningkatkan kemampuan aplikasi matematis dalam penelitian ini menerapkan model Experiential Learning. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X program keahlian Teknik Mesin Pekakas di SMK Negeri 2 Kota Bandung, dengan menggunakan Purposive Sampling yaitu memilih dua kelas yang sudah terbentuk berdasarkan pertimbangan sekolah. Penelitian ini menggunakan disain kelompok kontrol non-ekivalen (The Non-Equivalent Control Group Design). Untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematis siswa digunakan instrument tes. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan Uji-t. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut. Terdapat pengaruh penerapan Model Experiential Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Aplikasi Matematis pada Siswa SMK, yang dirinci oleh peneliti sebagai berikut (1) Terdapat peningkatan kemampuan aplikasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Experiential Learning. (2) peningkatan kemampuan aplikasi matematis dengan model Experiential Learning lebih baik dari pada metode pembelajaran ekspositori.
Efektivitas Metode Role Playing untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiah 2 Sumbersari Lutfi Muhammad Hidayat; Erliany Syaodih; Rita Zahara
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.793 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan metode pembelajaran Role Playing terhadap peningkatan keterampilan berbicara. Metode penelitian yang digunakan adalah True experimental design, True experimental design yang digunakan adalah posttest-only control design. dengan sampel di kelas IV A sebanyak 30 peserta didik dan di kelas IV B 30 peserta didik kelas eksperimen diberi perlakuan model pembelajaran Role Playing dan kelas kontrol diberi perlakuan metode konvesional. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan keterampilan berbicara peserta didik. berdasarkan uji statistic diperoleh Sig = 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Role Playing memberikan pengaruh hasil belajar yang signifikan dibanding dengan metode pembelajaran konvesional.
Penerapan Model Make And Match Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pecahan Sederhana Matematika Di Sekolah Dasar Neng Lisna Aripah; Mumun Syaban; Cucu Lisnawati
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.286 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar matematika peserta Cidawolong materi pecahan model pembelajaran make and match. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III MI Al-Islam. Teknikyang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara dan tes tertulis. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi peserta didik dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: hasil mbelajar matematika dengan menggunakan Model Make and Matchpeserta didik kelas III MI Al- Islam Cidawolong mengalami peningkatan pada materi pecahan sederhana. Peningkatan tersebut disebabkan dalam menjelaskan aturan model pembelajaran dengan model Make and Match memberikan simulasi pelaksanaan pembelajaran menggunakan Model Make and Match. Dengan demikian peserta didik dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan model Make and Match sesuai dengan aturan permainan.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction Terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Riza Annisa Muthmainnah; Elly Retnaningrum; Puji Budilestari
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.65 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan koneksi matematis yang perlu ditingkatkan, oleh karena itu dilakukan suatu kajian tentang penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi-eksperimen karena sampel yang digunakan diambil secara tidak acak. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung, sedangkan sampel diambil dua kelas yaitu kelas VII-6 sebagai kelas kontrol yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional dan kelas VII- 8 sebagai kelas eksperimen yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan koneksi matematis untuk memperoleh data kuantitatif dan lembar observasi untuk memperoleh data kualitatif. Analisis data kauntitatif dilakukan dengan Uji-t yang diperoleh dari skor gain yang ternormalisasi, sedangkan data kualitatif diperoleh dari lembar observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction dan peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Intruction lebih baik dari siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individually (TAI) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA Dewi Nurrizki; Reviandari Widyatiningtyas; Elly Retnaningrum
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.708 KB)

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence about the effect of the TAI learning model on improving the mathematical problem solving abilities of high school students. This study used a quasi-experimental method with a non-equivalent control group research design. The instrument used for this study was a test of students' mathematical problem solving abilities to obtain quantitative data and observation sheets for the implementation of learning in the experimental class. Quantitative data analysis in this study used the normality test, variance homogeneity test, and average difference test. While the results of the observation sheet to describe the implementation of learning in class. The results of the study were obtained as follows. (1) There is an increase in mathematical problem solving abilities of high school students using the TAI learning model. (2) Improvement of mathematical problem solving abilities of high school students who use the TAI learning model is better than high school students who use conventional learning models.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Matematis Pada Siswa SMK Nur Halimah; Puji Budilestari; Iwan Gunawan
EDUCARE Vol. 14 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.297 KB)

Abstract

This study aims to determine whether there is an effect of applying the MMP learning model to an increase in understanding of mathematical concepts in vocational students. This study uses a non-equivalent control group design with the nature of quantitative research. The instrument used in this study is a test of increasing understanding of mathematical concepts that were first tested for validity and reliability. Then the results of the research data are processed using Anova statistics. The results of this study indicate that: (1) an increase in the ability to understand mathematical concepts of students whose learning with the MMP model is better than students who learn with conventional models at a 5% significance level both in the high, medium, or low categories, (2) groups of students with the high category is better to increase the ability to understand the mathematical concepts both given the MMP learning model or conventional learning model, (3) there is no interaction between the learning model and the grouping of students in terms of increasing the ability to understand mathematical concepts.