cover
Contact Name
Dwi Susilowati
Contact Email
seagri@unisma.ac.id
Phone
+6289650421084
Journal Mail Official
seagri@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT Haryono No.193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SEAGRI
ISSN : 23391111     EISSN : -     DOI : 10.33474
SEAGRI is a periodical journal of the Department of Socio-economy, Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Islamic University of Malang, which is published twice a year, in February and June. SEAGRI can be a reference for writers who will publish manuscripts, or readers who will write manuscripts. The article, which will be published in the SEAGRI journal, refers to analysis studies or research results, services related to socio-economic and agricultural business.
Articles 175 Documents
"Peran Penyuluh dalam Pengembangan Kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang" Zuhrufi Indana Husna; Ahmad Dedy Syathori; Zainul Arifin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.452 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) presepsi responden terhadap peran penyuluh pertanian. (2) analisis hubungan peran penyuluh terhadap pengembangan kegiatan kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2020 hingga Januari 2021 pada KWT Srikandi yang berada di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Penentuan Desa Toyomarto sebagai lokasi penelitian dilakukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa KWT Srikandi merupakan kelompok wanita tani yang ada di Desa Toyomarto. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis Rank-Spearman. Hasil penelitian menunjukkan persepsi anggota KWT Srikandi pada variabel Pengetahuan rata-rata skor 3,69 hal ini berarti sebagian besar responden setuju bahwa penyuluh memberikan masukan dan saran dalam upaya pengembangan kelompok tani, variabel Keterampilan ratarata skor 3,8 menunjukkan apabila responden menyatakan setuju anggota Kelompok Tani dapat melaksanakan kegiatan kelompok tani sesuai dengan keterampilan yang didapat. Variabel Sikap total rata-rata skor adalah 3,75 menunjukkan bahwa responden menyatakan setuju apabila penyuluh mampu berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dipahami petani atau anggota, dan Persepsi responden pada variabel pengembangan kegiatan kelompok tani total rata-rata skor 3,9 menunjukkan responden menyatakan setuju apabila penyuluh berperan dalam meningkatkan kemampuan anggo KWT membuat perencanaan kegiatan Kelompok Wanita Tani. Pengujian hubungan peran penyuluh dengan pengembangan kegiatan KWT Srikandi menghasilkan koefisien korelasi 0,463 dan probabilitas sebesar 0.007 menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif (searah) dan cukup kuat. Kata Kunci: Peran penyuluh pertanian, pengembangan kegiatan kelompok tani
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FLUKTUASI HARGA CABAI RAWIT DI KABUPATEN MALANG Nurul Laili
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Menganalisis pola perubahan harga komoditas cabai rawit di Kabupaten Malang. 2) Menganalisis faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga komoditas cabai rawit di Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitaif yang menggunakan data sekunder berupa time series yang diperoleh dari beberapa dinas terkait, yaitu Badan Pusat Statistika Kabupaten Malang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, dan Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malang. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan variable tidak bebasnya adalah harga di tingkat konsumen dari 2009-2018, sedangkan variabel-variabel bebasnya menggunakan data harga cabai rawit di tingkat produsen, jumlah produksi, dan jumlah konsumsi dari 2009-2018. Penelitian tersebut memperoleh hasil bahwa : 1) Perkembangan harga cabai rawit memiliki trend yang cenderung meningkat selama 10 tahun terakhir.2) Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode regresi linear berganda dengan aplikasi Eviews 9.0 diperoleh hasil bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap perubahan harga cabai rawit adalah harga di tingkat produsen, sedangkan jumlah produksi cabai rawit dan jumlah permintaan tidak berpengaruh nyata terhadap perubahan harga cabai rawit di Kabupaten Malang.Kata kunci : Fluktuasi, Cabai Rawit, Kabupaten Malang
PENDAPATAN DAN EFISIENSI USAHATANI SAYUR HIDROPONIK (romain lettuce) MENGGUNAKAN SISTEM NFT DAN SISTEM RAKIT APUNG Joko Sujatmiko; Masyhuri Mahfudz; Nikmatul Khoiriyah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 4 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (SEAGRI)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.374 KB)

Abstract

AbstrakBudidaya sayuran hidroponik menjadi semakin populer dikalangan masyarakat karena berbagai alasan, salah satunya adalah meningkatnya permintaan akan sayuran. Di masa pandemi covid-19, hampir semua orang berdiam diri di rumah dan mencari kegiatan yang salah satunya adalah menanam sayuran hidroponik untuk memanfaatkan lahan yang tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profitabilitas dan efisiensi usahatani sayuran hidroponik di Malang dan Batu dengan memanfaatkan teknologi NFT dan rakit apung. Penelitian berlangsung antara April 2021 dan Juni 2020. Petani dalam sampel dipilih secara acak salah satu dari 36 responden. Analisis data menggunakan R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menanam selada dengan sistem NFT dan rakit apung cukup menguntungkan, dengan sistem NFT rata-rata penerimaan pendapatan sebesar Rp. 1.922.444 , pendapatan Rp1.790.722 dan total biaya Rp. 3.931.500, menghasilkan rasio R/C sebesar 2,13. Begitu pula dengan sistem rakit terapung memperoleh rata-rata penerimaan pendapatan sebesar Rp. 541.667, pendapatan Rp. 487.361 dan total biaya Rp. 882.084, menghasilkan rasio R/C 1,68. Budidaya sayuran hidroponik dapat ditentukan menguntungkan dan efisien.Kata kunci: Pendapatan, Efisiensi, Hidroponik
RESPON MASYARAKAT TERHADAP SAYUR ORGANIK DI KOTA MALANG Dicky Efendi; Bambang Siswadi; Masyhuri Mahfudz
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.703 KB)

Abstract

AbstracThis study aims to 1. Know the response of the community towards organic vegetables 2. Social economic factors that influence the community's response to organic vegetables Determination of the location of this study is purposive, at the SuperIndo Tlogomas Shopping Center and CV. Kurnia Kitri Ayu in Malang City. In the study obtained a sample of respondents who bought organic vegetables as many as 30 people and samples from organic vegetable respondents, the total respondents obtained from this study were as many as 448 respondents. On the results of the analysis using the logit test, factors that influence people's perceptions of organic vegetables include: health variables have an average of 19.75, a quality variable with an average of 15.5, a price variable with an average of 15.25, and environmentally friendly variables and security variables each have an average score of 15.5 and 4.5. Whereas the factors that influence the community's response to organic vegetables in the poor city are education, income, distance of place and frequency of promotion while age, number of family dependents and perceptions do not significantly influence the community response to organic vegetables.
Analisis Pendapatan Usahatani Jagung (Zea Mays) di Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Fina Mirayanti; Bambang Siswadi
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.287 KB)

Abstract

AbstrakJagung adalah salah satu komoditas yang unggul dalam subsektor tanaman pangan yang mempunyai nilai guna strategis untuk dikembangkan. BPS Jawa Timur, 2013-1017 di daerah Malang Kabupaten produksi jagung, pada tahun 2013-2014 mengalami penurunan sebanyak 7%, pada tahun 2014-2015 mengalami kenaikan sebanyak 1%, pada tahun 2015-2016 mengalami penurunan sebanyak 14%, pada tahun 2016-2017 mengalami kenaikan produksi jagung sebanyak 5%. Adapun tujuan penelitian dalam penelitian yang telah dilakukan yaitu untuk menganalisis efisiensi usahatani jagung di Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Penelitian ini dilakukan di Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Penetuan tempat penelitian ini bahwa di Desa Ringinsari termasuk Desa yang menghasilkan jagung terbanyak di Daerah Malang Selatan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple acak sederhana dan total populasi sebanyak 115 orang petani metode pengambilan sampel sebanyak 45 orang petani. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah R/C Ratio.Kata Kunci : Pendapatan, Usahatani, Jagung
ANALISIS PENJUALAN KRIPIK KENTANG AGRONAS GIZIFOOD DAN RESPON KONSUMEN TERHADAP WEBSITE e-COMMERCE CV. AGRONAS GIZIFOOD (Studi Kasus: CV. Agronas Gizifood, Kota Batu) Wahyudi Rasidin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2019): Seagri
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.385 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penjualan kripik kentang di CV. Agronas Gizifood dan mengetahui respon konsumen terhadap website e-Commerce CV. Agronas Gizifood. Metode penelitian yang digunakan penelitin adalah action  research atau penelitian tindakan menggunakan uji hipotesis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang merupakan konsumen yang membeli melewati website. Teknik Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik incidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji t, tabulasi before after dan analisis statistik melalui diagram. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan penjualan kripik kentang CV. Agronas Gizifood sebelum menggunakan website e-Commerce  dan sesudah menggunaan website e-Commerce yaitu sebesar Rp.410.833,33, dengan hasil uji t nilai sig 0,000 < 0,05 yang berarti penggunaan website e-commerce berpengaruh pada penjualan. Hasil penelitian tentang Respon konsumen terhadap website CV. Agronas Gizifood mulai dari pengoperasian mudah, transaksi mudah, pengiriman cukup cepat, dan pelayanan puas.
STRATEGI PEMASARAN BIBIT STRAWBERRY MELALUI MARKETPLACE SHOPEE UNTUK MENJANGKAU PASAR SECARA LUAS Mochammad Ubaidillah; Moch Noerhadi Sudjoni; Zainul Arifin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 6 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 6 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.762 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjualan bibit strawberry Uf.Store sebelum dan sesudah menggunakan trik penggandaan toko (shopdoubling) pada akun toko Tpmart. Mengetahui respon konsumen terhadap pemasaran bibit strawberry pada akun toko Tpmart di Marketplace Shopee. Penelitian dilaksanakan pada bulan agustus sampai bulan oktober di UF.Store Kota Malang. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah ancidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan / insidental membeli bibit strawberry di UF.Store dan Tpmart melalui Marketplace Shopee akan dijadikan sampel. Data diperoleh menggunakan cara wawancara dengan pemilik UF.Store dan mengambil data dari konsumen. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif, dengan menggunakan tabulasi before after yang artinya sebelum menggunakan trik penggandaan toko (shop doubling) yang disebut before dan sesudah menggunakan trik shop doubling atau disebut after, menggunakan uji statistik yaitu uji t, dan melalui tabel, diagram respon konsumen.Hasil dari2 penelitian ini terdiri dari Penjualan bibit strawberry toko Uf.Store sebelum dan sesudah menggunakan strategi shob doubling mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.399.297,938. Berdasarkan hasil uji t maka disimpulkan penjualan setelah menggunakan strategi shob doubling mengalami perbedaan yang nyata dengan dibuktikan dalam nilai sig sebesar 0,38.Kata Kunci : bibit strawberry, marketplace shopee
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Peningkatan Penjualan Jeruk Keprok Ajeng Maulidia Pratami; M. Noerhadi Sudjoni; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.202 KB)

Abstract

Pengembangan sektor pertanian sangat penting bagi suatu negara. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi dalam negeri, sektor pertanian mulai dari hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan juga menjadi nilai impor yang cukup menjanjikan apabila kualitasnya dikelola dengan baik. Indonesia dengan kekayaan alamnya, yang bisa menumubuhkan berbagai jenis varietas tumbuhan menjadi salah satu negara penghasil bahan pangan di dunia. Pemasok buah-buahan dunia jua berasal dari Indonesia. Salah satu daerah di Indonesia yang menjadi penghasil atau sentra buah adalah Desa Selorejo di Dau, Malang. Dimana desa tersebut menjadi salah satu desa wisata sekaligus penghasil buah Jeruk keprok. Pengembangan sektor perkebunanpenting bagi suatu daerah, selain untk mengupayakan kesejahteraan petani, pengembangan sektor perkebunan buah berguna untuk mengubah pola hidup masyarakat dalam konsumsi buah dan sayur untuk pola hidup sehat masyarakat. Strategi pemasaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan penjualaan jeruk keprok. Untuk menghindari kerugian akibat komoditas yang tidak terjual, maka strategi pemasaran yang tepat perlu di kembangkan. Salah satu strategi penjualan yang dapat digunakan adalah strtegi mix 7P yang menyasar 7 aspek penting dalam upaya pemasaran.Kata Kunci : Strategi, Pemasaran
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BERAS ORGANIK DI DESA SUMBERNGEPOH KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG Nadiya Khoirul Arifah
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 3 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.988 KB)

Abstract

ABSTRACT The objectives of this study include: (1) Observe the marketing channels of organic rice, (2) Knowing the amount of margin and share on the marketing channels of organic rice, (3) Analyzing the marketing efficiency of organic rice This study was determined intentionally in Sumberngepoh Village, Lawang District, Malang Regency , based on calculations in the area, it is the center of organic rice in Malang Regency. Farmer samples were determined by 30 people, using simple random sampling method, while marketing institutions were determined based on information on the flow of goods from farmers, with the snow ball sampling method. The results showed that there were 2 marketing channels, namely Channel I: Farmers of GAPOKTAN Consumer. Channel II: GAPOKTAN Farmers Large Wholesalers of Consumer Retailers. In channel I the total margin is Rp. 2,495 / kg and the share of farmers is 81.4%, and in channel II the total margin is Rp. 8,091.92 / kg and farmer's share of 57.5%. The results of the analysis of marketing efficiency with the approach to price efficiency analysis at the marketing agency of organic rice in Sumberngepoh Village, Lawang Subdistrict, Malang Regency are said to be efficient on channel I, because it can be seen from the small marketing margin and large farmer share. Whereas on channel II it cannot be said to be efficient because it has a large margin and small share of farmers. While the analysis of operational efficiency in the transportation and labor function has been achieved in each marketing channel. This is because the average transport capacity in each institution is in accordance with its normal transport capacity. Keywords: marketing efficiency, marketing channels
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI SAYUR ORGANIK DALAM BERMITRA DENGAN PERUSAHAAN SAYURAN ORGANIK CV KURNIA KITRI AYU FARM MALANG Zainatul Charisah Z; Farida Syakir; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 6 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis Universitas Islam Malang Volume 9
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.311 KB)

Abstract

AbstrakPenggunaan pupuk dan pestisida kimia berdampak pada kerusakan struktur dan kesuburan tanah hingga bahaya keracunan bagi petani dan konsumen. Karenanyasistem pertanian organik dapat dijadikan solusi.Salah satu pelaku agribisnis organik adalah CV Kurnia Kitri Ayu Farm yang menjalin kemitraan dengan para petani di Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran CV Kurnia terhadappetani mitra, pola kemitraan yang diterapkan, dan faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dalam bermitra.Penelitian dilakukan di CVKurnia Kitri Ayu Farm Malang. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh, sebanyak 32 petani mitra dan 30 petani nonmitra. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan peran CV Kurnia terhadap petani mitra dinilai sangat berperan. Pola kemitraan yang dijalankan adalah pola kemitraan KOA karena selaras dengan kriteria pola kemitraan KOA pada teori.Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Secara parsial, variabel pendidikan formal, luas usahatani, pendapatan, pengalamanusahatani, jaminan pembelian, serta jaminan harga memilikipengaruh signifikan, sedangkan untuk variabel umur, pendidikan nonformal, persepsi dukungan informatif, persepsi pemberi dukungan instrumental, persepsi dukungan instrumental, berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan petani dalam bermitra dengan perusahaan sayuran organik.  

Page 2 of 18 | Total Record : 175