cover
Contact Name
Dwi Susilowati
Contact Email
seagri@unisma.ac.id
Phone
+6289650421084
Journal Mail Official
seagri@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT Haryono No.193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SEAGRI
ISSN : 23391111     EISSN : -     DOI : 10.33474
SEAGRI is a periodical journal of the Department of Socio-economy, Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Islamic University of Malang, which is published twice a year, in February and June. SEAGRI can be a reference for writers who will publish manuscripts, or readers who will write manuscripts. The article, which will be published in the SEAGRI journal, refers to analysis studies or research results, services related to socio-economic and agricultural business.
Articles 175 Documents
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN EFISIENSI TEKNIS AGROINDUSTRI EMPING JAGUNG DI KELURAHAN PANDANWANGI KOTA MALANG meliana meliana; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.432 KB)

Abstract

Abstract This study aims to determine how much profit, value added and technical efficiency of corn chips agroindustry. This research was conducted in Pandanwangi Village, Blimbing District, Malang City. Sampling is done by simple random sampling method, as many as 30 producers of corn chips. the analytical method uses R / C Ratio, according to value added (Hayami, et. Al, 1987) and the MLE (maximum likelihood estimation) method frontier production function. The results showed that the R / C ratio was 1.94, then the corn chips agroindustry was worth the effort. The added value obtained is Rp. 11,672.25 and the technical efficiency value is 0.99 so that the agro-industry is said to be technically feasible. Production factors that affect production are corn and labor.Keywords : added value, technical efficiency
KEPUTUSAN PEMBELIANSAYURAN ORGANIKDI SUPERMARKET KOTA MALANG Tiara Mursyidah; Bambang Siswadi; Dr. Ir. Nikmatul Khoiriyah, M.P.
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 5 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.687 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskeputusan konsumen dalam pembelian sayuran hidroponik di Supermarket Kota Malang. Penelitian ini dilakukan di Supermarket Kota Malangyaitudi Super Indo, Transmart, dan Hypermart. Pengambilan sampel secara Accidentalsamplingterhadap 100 konsumen. Data penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui google form.Analisis data menggunakan regresi model logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk, orang, faktor sosial berpengaruh nyata positif terhadap keputusan pembelian sayuran hidroponik di Supermarket Kota Malang, sedangkan harga, bukti fisik, faktor psikologis berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian sayuran hidroponik di Supermarket Kota Malang. Tempat, promosi, dan proses tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan pembelian sayuran hidroponik di Supermarket Kota Malang.Kata kunci : Sayuran Hidroponik, Supermarket, Keputusan Pembelian  
"Efesiensi Biaya Usahatani Dalam Mengoptimalkan Pendapatan Petani Tembakau Di Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar" Alvin Syarifudin; Dwi Susilowati; Ahmad Dedy Syathori
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.436 KB)

Abstract

ABSTRAK Pertanian di Indonesia bukan berorinetasikan pada komoditi pangan tertentu saja, namun diprioritaskan pada komoditi lainnya bidang pertanian seperti sayur sayuran dan buah buahan, Tembakau merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki peranan penting sebagai sumber pendapatan negara Desa Tangkil salah satu daerah penghasil daun tembakau lokal dengan produktivitas yang paling unggul. Bagaimana efesiensi biaya usahatani tembakau di Desa Tangkil kecamatan wlingi kabupaten blitar, bagaiamana tingkat BEP usahatani tembakau di Desa Tangkil. Tujuan Penelitian (1) untuk mengetahui efesiensi biaya usahatani tembakau di Desa Tangkil kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar (2) untuk mengetahui BEP Unit dan BEP Rupiah. Metode yang digunakan adalah metode sampling jenuh yaitu dengan jumlah 20 responden petani tembakau di Desa Tangkil. Hasil R/C ratio dalam kegiatan usahatani sebesar 3,31. Sehingga usahatani tembakau di Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar layak untuk dikembangkan. Hasil BEP Unit diketahui sebesar 3.894 sehingga dapat dikatakan bahwa usahatani menguntuungkan. Hasil BEP Rupiah sebesar Rp 1.662.379 sehingga dapat diketahui bahwa usahatani menguntungkan.
ANALISIS KELAYAKAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA JATIADI KECAMATAN GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO Sholehuddin Sholehuddin; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.054 KB)

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of onion farming and find out the factors that influence the production of shallot farming, the determination of the location of the research was done intentionally (purposive) in Jatiadi Village, Gending District, Probolinggo Regency with a total sample of 35 shallots farmers. Sampling is done by the method of sample random sampling. The data analysis method used is the R / C Ratio analysis. The results showed that onion farming is feasible to be developed with a total R / C Ratio of 1.8. Factors that influence the production of onion farming using the Cobb-Douglass function analysis. From the results of the analysis of factors that significantly affect the onion, namely land area, labor, pesticides, while the factors that do not affect the production of shallots are seeds and fertilizer.
Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kedelai Petani Sewa Dan Pemilik Lahan Di Kabupaten Jember Lana Ulfah Nafisah; Bambang Siswadi; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 3 (2020): Seagri Volume 8 Nomor 3 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.294 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani kedelai soy antara petani sewa dan petani pemilik lahan di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Produksi Kedelai di Kabupaten Jember banyak dilakukan oleh petani penyewa dan petani pemilik, petani penyewa mempunyai modal yang lebih banyak dari pada petani pemilik, sehingga petani penyewa mampu menyewa lahan untuk usahataninya petani pemilik lahan yang tidak bermodal juga menggunakan konsep yang sama, akan tetapi menggunakan pendekatan mengurangi biaya (minimize cost). Metode pengambilan sampel ditentukan dengan cara purposive sampling, jumlah sampel yang diambil sebanyak 40 orang, masing-masing 20 petani sewa dan 20 petani pemilik lahan. Metode analisis yang digunakan yaitu anaisis regresi linier berganda menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil analisis menunjukkan faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi kedelai adalah benih, pupuk ZA, tenaga kerja dan dummy, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi kedelai adalah pupuk urea, pupuk phonska dan obat-obatan.Kata kunci : produksi; kedelai; petani sewa; petani pemilik
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN KUBIS DI DESA KRUCIL KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO Desdian Dwi Yustiara
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2019): Seagri
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.765 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran kubis di Desa Krucil dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran kubis di Desa Krucil. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) di Desa Krucil Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Sample petani sebanyak 39 dan menggunakn snow ball sampling untuk lembaga pemasaranya. Metode analisis data menggunakan marjin pemasaran dan farmer share. Hasil analisis saluran pemasaran menunjukkan bahwa ada 2 saluran pemasaran di Desa Krucil yaitu petani – pedagang besar – pedagang luar kota dan saluran pemasaran dua petani – pengepul – pedagang besar – pengecer. Hasil analisis efisiensi menujukkan hasil untuk saluran pemasaran satu efisien dan untuk saluran dua tidak efisien.
Analisis Efisiensi dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Jagung (Zea Mays) Mohammad Amru Ubaidillah; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.293 KB)

Abstract

Usahatani merupakan cara-cara menentukan, mengorganisasikan, dan mengkoordinasi penggunaan faktor-faktor produksi seefektif dan seefisien mungkin sehingga usaha tersebut memberikan pendapatan semaksimal mungkin sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan input dan meningkatkan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis efisiensi usahatani jagung, 2) Menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi usahatani jagung. Penelitian dilakukan di Desa Sumurgayam Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling sejumlah 47 responden. Analisis data menggunakan analisis diskriptif, R/C ratio dan Fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Usahatani Jagung menguntungkan dan efisien, ditunjukkan oleh pendapatan petani Jagung sebesar Rp. 15.756.336/Ha/MT dan R/C ratio sebesar 3,4. 2) Faktor – faktor yang mempengaruhi usahatani jagung adalah luas lahan, benih, pupuk meliputi (urea,phonska,kandang) sedangkan pestisida (gramasone, fenite) dan tenaga kerja tidak signifikan karena tidak mempengaruhi produksi jagung.Kata Kunci: efisiensi usahatani, peningkatan pendapatan.
Analisis Efisiensi Teknis Relatif Usahatani Wortel Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Novia Dwi Alastia; Sri Hindarti; Zainul Arifin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.414 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Menganalisis tingkat efisiensi teknis usahatani wortel, dan 2). Menganalisis tingkat efisiensi ekonomi pada usahatani wortel. Penelitian dilakukan di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel petani dilakukan secara Simple Random Sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan metode Slovin dengan besaran error 10%, diperoleh jumlah sampel sebanyak 33 orang. Analisis data menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan asumsi variable return of scale (VRS) dan berorientasi input. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan usahatani wortel secara teknis belum efisien dengan dengan nilai rata-rata efisiensi teknis asumsi CRS adalah 0,961 dan nilai rata-rata efisiensi teknis asumsi VRS adalah 0,973. Terdapat 10 petani dengan skala efisiensi petani wortel sama dengan satu, artinya 28,57% petani sudah berusahatani dengan constant return to scale (CRS), dan sisanya 25 (71,43%) petani belum berusahatani wortel dengan efisien (inefisiensi). Petani yang belum efisien dapat menyesuaikan penggunaan inputnya untuk mencapai efisien. Kata kunci : efisiensi teknis, wortel, skala efisiensi, DEA
Studi Komparasi Pendapatan Petani Kopi Arabika yang Menjual Gelondong Merah dan Kopi Biji Ali Mas’ud; Sri Hindarti; Lia Rohmatul Maula
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 1 (2021): SEAGRI VOLUME 9 NO 1 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.134 KB)

Abstract

AbstrakPetani kopi Desa Tambakasri sering menjual hasil panenya dengan dua cara yaitu ada petani yang menjual buah gelondong merah dan kopi biji. Harga kopi yang dijual dalam bentuk biji dihargai dengan Rp20.000 – Rp22.500 dan harga yang ditawarkan jika kopi dijual gelondong merah sekitar Rp3.500 – Rp4.500. Petani yang menjual kopi dalam bentuk kopi biji memperoleh pendapatan yang lebih besar daripada petani yang menjual buah gelondong merah. Studi ini bertujuan untuk 1). Mengetahui perbedaan pendapatan petani kopi yang menjual dalam bentuk buah gelondong merah dan kopi biji 2). Mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani yang menjual kopi buah gelondong merah dan kopi biji. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan secara sengaja (purposive) di Desa Tambakasri Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster simple random sampling yang dibagi 2 kelompok yaitu petani yang menjual kopi gelondong merahdan kopi biji dari 150 total populasi terdapat 54 petani yang menjual kopi gelondong merah96 petani yang menjual kopi biji, penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovinkemudian memperoleh 21 sampel petani gelondong merah dan 35 petani kopi biji totaljumlah sampel 56. Analisis yang digunakan untuk mengetahui perbedaan pendapatanpetani yang menjual kopi buah gelondong merah dan kopi biji menggunakan analisis ujibeda t. Sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatanusahatani yang menjual kopi buah gelondong merah dan kopi biji menggunakan analisisCobb Douglass Regresi Linear dengan menggunakan variabel bebas yaitu biaya pajak(X1), biaya pupuk (X2), hasil produksi (X3), biaya obat-obatan pestisida (X4), dan biayatenaga kerja (X5) dengan variabel tidak bebas yaitu Pendapatan (Y). Hasil analis uji bedat menunjukan nilai signifikan 0,000 nilai ini lebih lebih kecil dari nilai signifikan 0,05 makadapat diartikan varian dari penjualan menggunakan kopi biji dan buah gelondong merahheterogen. Berdasarkan ouput Independent equal assumed nilai sign 2 – tailed menunjukannilai 0,013 lebih kecil dari 0,05 maka sebagaimana keputusan dalam uji independen t testdapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-ratapendapatan petani yang menjual kopi dalam bentuk kopi biji dan buah gelondong merah.Dari hasil analisis Cobb Douglass regresi linear menunjukan bahwa faktor-faktor yangmempengaruhi pendapatan dari masing-masing kelompok penjualan buah gelondongmerah dan kopi biji itu sama yaitu biaya pupuk (X2), hasil produksi (X3), dan biaya tenagakerja (X4)Kata Kunci : Perbandingan, Pendapatan, Faktor-faktor
ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI BAWANG MERAH DI DESA MRANGGON LAWANG KECAMATAN DRINGU KABUPATEN PROBOLINGGO Fauzan Fauzan
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2019): Seagri
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.09 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani, biaya produksi, pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah di desa mranggon lawang kecamatan dringu kabupaten probolinggo. Teknik pengambilan sampel responden dilakukan secara purposive. Petani responden yang digunakan sebanyak 35 responden dalam penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis R/C ratio, analisis regresi linier berganda, analisis uji f, serta analisis uji t. Berdasarkan hasil pengolahan data untuk total biaya rata-rata Rp 89.639.746/Ha/MT. Untuk total penerimaan rata-rata Rp 151.822.143/Ha/MT. Pendapatan ratarata sebesar Rp 62.182.397/Ha/MT. Berdasarkan analisis data menggunakan R/C rasio diketahui nilai R/C ratio adalah 1,7. Sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (R2) adalah 74,7% . produksi bawang merah di desa mranggon lawang kecamatan dringu kabupaten probolinggo memiliki sejumlah faktor-faktor produksi di antaranya adalah: bibit, phonska, dolomit, obat-obatan, dan bibit unggul.

Page 4 of 18 | Total Record : 175