cover
Contact Name
Caturida Meiwanto Doktoralina
Contact Email
journallemhannasri@gmail.com
Phone
+6287808067428
Journal Mail Official
jurnal@lemhannas.go.id
Editorial Address
Jl. Merdeka Selatan No. 10 Jakarta Pusat 10110
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Lemhannas RI
ISSN : 22528555     EISSN : 28305728     DOI : https://doi.org/10.55960/jlri
Jurnal Lemhannas RI (JLRI) is multidisciplinary, focusing on all aspects of national resilience. This journal publishes articles 4 issues every year. JLRI aims to provide a platform for intellectual discourse on topics such as Geography, Demography, Natural Resources, Ideology, Politics, Economics, Socio-Cultural, Defense and Security. Theoretical and conceptual analysis, foundational and applied research using qualitative or quantitative approaches are welcomed. Papers submitted may be in English or Indonesian, and they will be evaluated by peer-reviewed and must significantly contribute to national resilience in general or specific application areas.
Articles 340 Documents
Pengaruh Perubahan Sosial Terhadap Nilai-Nilai yang Terkandung Dalam Pancasila Agus Budijarto
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.585 KB)

Abstract

Hukum berperan penting dalam mendorong terjadinya perubahan sosial dengan berbagai cara, karena hukum dapat membentuk institusi sosial yang akan membawa pengaruh langsung pada tingkat atau karakter perubahan social. Hukum sering kali menyediakan kerangka institusional bagi lembaga tertentu yang secara khusus dirancang untuk mempercepat pengaruh perubahan, serta hukum membentuk kewajiban-kewajiban untuk membangun situasi yang dapat mendorong terjadinya perubahan. Nilainilai kebangsaan yang bersumber pada nilai-nilai Pancasila, mengakar dalam budaya bangsa Indonesia, norma-norma, kebiasaan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berwujud atau mewujudkan diri secara statik menjadi dasar negara, ideologi nasional dan jati diri bangsa, sebagai filter bagi generasi muda akibat perkembangan teknologi dan informasi serta pengaruh asing yang semakin tidak terbendung.
Reorientasi Identitas Demokrasi Indonesia di Era Pasca Reformasi: Sebuah Ikhtiar Mewujudkan Daulat Rakyat Boy Anugerah; Jacob Junian Endiartia
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.714 KB)

Abstract

Tidak mudah untuk menjadi sebuah entitas politik dan sosial budaya yang secara utuh dan penuh menjadikan demokrasi sebagai sebuah pola baku. Hal inilah yang dihadapi oleh Indonesia saat ini, bahkan ketika reformasi sudah bergulir selama dua dasawarsa lamanya. Definisi dan resultansi demokrasi hingga kini masih menjadi sebuah objek kontestasi pemikiran di kalangan para penyelenggara negara, akademisi, masyarakat madani, maupun pihakpihak luar yang peduli pada deliberasi demokrasi di seluruh dunia. Pada awalnya, reformasi diharapkan oleh banyak pihak menjadi pendulum untuk menggerakkan demokrasi Indonesia ke titik yang lebih baik, yakni medium untuk mewujudkan stabilitas dalam semua gatra kehidupan bernegara. Namun demikian, pada fase dinamika reformasi, menguat pesimisme dan frustrasi publik. Reformasi yang berjalan memunculkan ‘pembludakan’ kebebasan bahwa demokrasi massa ditandai oleh mencuatnya kebebasan natural (natural freedom), alih-alih kebebasan sipil (civil liberties), paradigma yang masih bermuatan middle-class oriented dan belum terakomodasinya aspirasi arus bawah, demokrasi yang masih terperangkap sekedar elektoral-prosedural, serta belum kukuhnya nilai-nilai kebangsaan dan ke-Indonesia-an di segenap elemen masyarakat. Di sisi lain, optimisme bahwa demokrasi produk reformasi akan menghasilkan kebijakan publik
Memperkuat Pertahanan Siber Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional Sugeng Santoso
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.897 KB)

Abstract

Dalam perkembangannya perkembangan teknologi dapat membantu mempermudah aktivitas manusia, namun di sisi lain mengandung ancaman terhadap serangan siber. Serangan siber tersebut akan sangat mengancam keamanan negara, selain mengancam terhadap individu-individu juga dapat mengancam dengan skala yang lebih besar seperti fasilitas umum. Indonesia, sebagai negara pengguna internet terbesar, tidak terlepas dari ancaman ini. Dalam tulisan ini dibahas bagaimana memperkuat pertahanan siber dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional.
Pelaksanaan Prinsip- Prinsip Demokrasi Dalam Sistem Politik Di Indonesia Guna Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Ekawahyu Kasih
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.612 KB)

Abstract

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia belum terwujud dimana tercermin dari kesenjangan masyarakat miskin dalam memperoleh keadilan dalam hukum, kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Hal tersebut dikarenakan belum optimalnya fungsi dalam sistem politik di Indonesia baik dari sisi input, proses maupun output, sehingga belum mampu menjaring dan menyaring pemimpin lokal, daerah dan nasional baik legislatif, eksekutif maupun yudikatif yang jujur, kredibel, akuntabel, visioner, dan negarawan. Pelaksanaan prinsipprinsip demokrasi khususnya 1) electoral process and pluralism, 2) functioning of government, 3) political participation, 4) political culture, 5) civil liberties belum optimal sehingga turut mengakibatkan tidak optimalnya fungsi dalam sistem politik di Indonesia dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Antisipasi Pengaruh Produk Buatan Tiongkok terhadap Perekonomian Indonesia Amur Chandra Juli Buana
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.586 KB)

Abstract

iongkok sebagai kekuatan baru di kawasan Asia Pasifik sangat berkepentingan untuk memproyeksikan kepentingannya ke kawasan Asia Tenggara. Strategi baru perekonomian Tiongkok, adalah bagaimana menjadikan Tiongkok sebagai pusat produksi, sedangkan distribusi dan konsumsi diupayakan diserahkan sepenuhnya ke pasar-pasar internasional. Indonesia dan ASEAN merupakan negara-negara yang diprioritaskan Tiongkok menjadi target utama barang-barang produksinya.
Akselerasi Pembentukan Budaya Olahraga Masyarakat Guna Mewujudkan Kebugaran Fisik dalam Rangka Meningkatkan Kualitas SDM Tony SB Hoesodo
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.354 KB)

Abstract

Era teknologi cenderung memaksa kegiatan fisik manusia berkurang akan berdampak terhadap penurunan stamina sehingga mudah sakit karena tidak punya daya tahan fisik. Dampak berikutnya jiwa pun menjadi lemah. Hal ini sangat rawan terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin rendah apalagi jumlah penduduk yang banyak tetapi tidak potensial untuk dikelola menjadi manusia yang berprestasi. Bonus demografi bukannya menguntungkan tetapi justru merugikan negara karena menjadi beban. Pembentukan budaya olahraga masyarakat menjadi faktor dominan agar kegiatan fisik dilakukan dengan penuh kesadaran dan menjadi kebiasaan. Keterlibatan pelaku olahraga secara bersama merupakan keharusan dan berpengaruh besar terhadap terbentuknya budaya olahraga masyarakat. Peran pemerintah dan swasta sangat diperlukan dalam membangun sistem yang mendorong terbentuknya budaya olahraga ma-syarakat. Tulisan ini membahas tentang peran pemerintah dan swasta dalam mengakselerasi pembentukan budaya olahraga di masyarakat.
Peran Kecerdasan Spiritual bagi Peningkatan Kinerja Legislatif di Indonesia Fidiansjah Fidiansjah
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.585 KB)

Abstract

Merujuk pada tugas dan wewenang lembaga legislatif, dibutuhkan karakteristik sumber daya manusia yang dapat mewujudkan pembangunan nasional secara berkesinambungan. Untuk meningkatkan kinerjanya secara menyeluruh, tidak cukup hanya memenuhi unsur kesehatan fisik, mental dan sosial saja, melainkan juga harus memenuhi kesehatan spiritual. Tulisan ini membahas peran kecerdasan spiritual bagi peningkatan kinerja lembaga legislatif di Indonesia sehingga dapat memberi dampak yang positif untuk tercapainya pembangunan nasional sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD NRI 1945.
Pembangunan Daerah Kepulauan untuk Kesejahteraan Rakyat Julius Jolly Suawa
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.648 KB)

Abstract

Pembangunan daerah kepulauan merupakan bagian integritas dari pembangunan nasional. Namun, melihat permasalahan yang menonjol di daerah kepulauan seperti belum adanya regulasi yang mendasari pembangunan daerah kepulauan, keterbatasan infrastuktur dan perhubungan yang menyatukan kegiatan ekonomi pulau-pulau besar dan kecil serta keterbatasan pengelolaan pemberdayaan sumber daya alam, perlu dilakukan percepatan pembangun. Pembangunan daerah kepulauan diharapkan dapat memberi manfaat langsung maupun tidak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antar daerah. Tulisan ini membahas tentang kebijakan yang harus diambil pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah kepulauan di Indonesia.
Upaya Pemerintah Indonesia di Era Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam Meningkatkan Daya Saing Sektor Ketenagakerjaan Sindy Yulia Putri
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.418 KB)

Abstract

Isu ketenagakerjaan menjadi isu yang hangat pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Indonesia. Hal ini berkontribusi terhadap pengembangan kompetensi SDM Indonesia untuk mampu bersaing di tingkat nasional, regional, dan internasional. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan daya saing sektor ketenagakerjaan. Sektor ketenagakerjaan masih menghadapi berbagai polemik dalam operasionalisasinya. Tenaga kerja Indonesia masih memiliki berbagai masalah, seperti kompetensi, latar belakang pendidikan, standar nasional tenaga kerja, teknologi, serta masih minimnya sarana dan prasarana. Dalam menganalisis isu ketenagakerjaan, tulisan ini mengimplementasikan konsep daya saing. Melalui konsep tersebut ditemukan, bahwa upaya peningkatan daya saing dapat dimulai dari substansi sektor tenaga kerja seperti keterampilan (skill) dan infrastruktur yakni kegiatan transfer teknologi untuk memajukan produktivitas tenaga kerja Indonesia. Kemudian, peningkatan daya saing juga membutuhkan reformasi sistem ketenagakerjaan yang diatur sedemikian rupa oleh pemerintah demi membangun kapasitas SDM yang jauh lebih baik di masa depan.
Prospek dan Tantangan Komunitas Politik Keamanan ASEAN Mohadib Mohadib
Jurnal Lemhannas RI Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.683 KB)

Abstract

Pembentukan Komunitas Politik Keamanan ASEAN didasarkan pada cita-cita kolektif anggota ASEAN untuk mengintegrasikan kawasan Asia Tenggara yang damai, stabil dan harmonis. Sejak berdirinya ASEAN, tidak ada konflik dalam skala besar yang melanda kawasan ini. ASEAN telah berhasil mengelola konflik ataupun sengketa dengan pendekatan konsensus mufakat dan tidak mencampuri urusan dalam negeri anggotanya. Di samping itu ASEAN juga aktif dalam ikut serta dalam upaya perdamaian dunia. Hal tersebut merupakan prospek untuk menjadikan ASEAN sebagai komunitas politik keamanan. Namun demikian, pesimisme dan kritikan konstruktif terlontar ke ASEAN yang menyoroti kurang cepatnya respons terhadap persoalan yang mendera terhadap negara anggota ASEAN. Hal ini dianggap wajar karena ASEAN bukanlah institusi yang tanpa cela. Kondisi ini sebagai tantangan agar ke depan ASEAN terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kerjasama, baik secara internal maupun eksternal, dalam rangka menciptakan wilayah yang damai, makmur dan stabil. Salah satu alasan utama mengapa negara-negara anggota tetap bersama hidup secara berdampingan secara damai adalah pendekatan ”ASEAN Way” dalam penyelesaian setiap permasalahan, meskipun masih ada yang berpandangan bahwa komunitas keamanan ASEAN baru sebatas retorika karena eksklusivisme penghormatan yang berlebihan atas kedaulatan negara anggota.

Page 4 of 34 | Total Record : 340