cover
Contact Name
Indhra Musthofa
Contact Email
indhra.musthofa@unisma.ac.id
Phone
+628563449283
Journal Mail Official
indhra.musthofa@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayjend Haryono 193 MALANG 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan
ISSN : 2087068X     EISSN : 2087068X     DOI : 10.33474
Core Subject : Education,
Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan adalah Jurnal Keagamaan Islam yang berfokus pada Hasil Penelitian tentang Pendidikan Islam
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017)" : 6 Documents clear
KONSELING SEBAYA DALAM MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH PADA JAMAAH MASJID BAITURRAHMAN ARJOWINANGUN KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Faridatul Qomariyah; Jazari Jazari; Roudhlotul Jannah
VICRATINA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.376 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji konseling sebaya dalam membangun keluarga sakinah pada jamaah masjid Baiturrahman Arjowinangun. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Community Based Research (CBR). CBR diselenggarakan berdasarkan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, kemitraan/partnership, dan keadilan sosial yang menempatkan masyarakat bukan sebagai subyek penelitian tetapi sebagai mitra kerjasama dan agen perubahan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelibatan masyarakat sebagai tim konseling sebaya berfungsi sebagai kontrol sosial dalam membangun keluarga sakinah. Tim konselor sebaya dari kegiatan pengabdian ini berjumlah 10 orang yang dipilih dari 43 peserta yang selama ini hadir dalam kegiatan pemberian materi. Tim konselor yang sudah terpilih dilibatkan dalam membangun tatasosial yang lebih baik. Kata kunci: Konseling Sebaya, Keluarga Sakinah, dan Masjid
PENERJEMAHAN DAN PENAFSIRAN AL-QUR’AN: ANTARA TEORI DAN KENYATAAN Muhammad Husni
VICRATINA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.15 KB)

Abstract

ABSTRAKPersoalan diskursif antara teori hermeneutika dan filsafat hermeneutika itu menjadi titik pijak yang penting bagi perbincangan tentang metode literal penerjemahan al-Qur’an dan subyektivitas sang penerjemah. Wacana penerjemahan al-Qur’an  hendak menjawab sebuah pertanyaan besar berikut: Bagaimana relevansi dari wacana teoretis penerjemahan al-Qur’an dan persoalan subyektivitas penerjemah ketika dikorelasikan dengan realitas terjemahan al-Qur’an itu sendiri? Pertanyaan besar ini sangat penting, karena memuat sebuah hipotesis bahwa terjemahan al-Qur’an, sekuat apapun metode literal yang digunakannya, sebenarnya tidak lepas sama sekali dari aktivitas enafsiran. Hipotesis ini sekaligus menguji—untuk tidak mengatakan mempertanyakan—ernyataan sejumlah ulama ahli ilmu tafsir bahwa terjemahan al-Qur’an bukan bagian dari tafsir al-Qur’an.Subyektivitas pada tahapan penetapan maknacukup relevan sebagai titik tolak dalam mengamati realitas terjemahan al-Qur’an. Meskipun menggunakan metode literal, karya-karya terjemahan al-Qur’an yang ada hingga saat ini sebenarnya sarat dengan subyektivitas pemaknaan.Adanya perbedaan penerjemahan menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas berpikir dan inovasi pemaknaan begitu inheren dengan aktivitas penerjamahanKata Kunci: penerjemahan,  penafsiran al-qur’an
GENDER MAINSTREAMING ANALISA METODOLOGI STUDI GENDER PEMIKIRAN NASR HAMID ABU ZAYD DAN AMINA WADUD Imam Syafi’i
VICRATINA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.861 KB)

Abstract

Abstrak: wacana gender yang dikembangkan Nasr Hamid Abu Zayd merupakan pembacaan teks secara komprehensif dengan menggunakan paradigma ilmu-ilmu modern, yaitu ilmu sosial, humaniora, dan hermeneutik. Melalui pendekatan ini, pembacaan terhadap teks akan melampaui dunia author dan dunia interpreter. Pembacaan teks tidak hanya berhenti pada yang tersurat dalam teks makna asal, tetapi sampai pada substansi pada makna yang tersirat, sehingga teks-teks keagamaan mampu berdialog dengan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan. Persamaan kedua tokoh feminis ini sama-sama pemerhati gender, hanya saja Amina sebagai pemerhati gender insider dan Nasr pemerhati gender outsider. Berkaitan dengan metodologi yang mereka gunakan dalam studi gender ini, Amina menggunakan pendekatan hermeneutika dan Nasr mengunakan pembacaan kontekstual, sehingga pembacaan kritis atas teks-teks keagamaan yang berkaitan dengan gender sesuai prinsif Islam, agar tidak berada dalam posisi sepihak atau pembenaran pada tradisi patriakal yang sampai sekarang masih mengakar kuat, sehingga analisis terhadap karya dua tokoh feminis ini tetap tidak boleh berhenti, karena kebenaran absolut itu tidak hanya dimiliki oleh kelompok tertentu, dan begitu juga kepada kelompok lain. Di samping itu wacana yang dikembangkan Nasr dalam studi Islam kontemporer adalah pembacaan terhadap teks-teks keagamaan yang berkembang saat ini tidak bisa berhubungan, berdialog, bahkan belum menyentuh ilmu pengetahuan modern yang berkembang pesat di Barat. Keywords:Gender, Metodologi Pemikiran, Nasr dan Amina
Developing Reading Culture of Madrasah and Pesantren in Surabaya City through Literacy volunteer Student Program Abdulloh Hamid
VICRATINA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.038 KB)

Abstract

Abstract Reading is the first verse that was revealed for the Muslims (surah alAlaq; 1-5),Indonesia as a predominantly Muslim country in case of reading still at the low average. Based on the survey results of the Programme for International Student Assessment (PISA) in 2012 data resulted also showed that more than 86.8.% of Indonesian students read ability is still at a low level, the mayor of Surabaya City through BARPUSDA launched Surabaya as the City of Literacy, with some excellent programs like the reading corner, book review, book discussion, grebek reading garden community (TBM), and student literacy volunteer program in corporate with UIN Sunan Ampel Surabaya. The aim of this study is to determine read ability of madrasah (high school) students and boarding school student in the city of Surabaya, to providing assistance for madrasah and boarding schools in Surabaya. The steps are carried out by: First, held in cooperation with the Regional Library and Archive Agency (BARPUSDA) Surabaya and the stakeholders. Second, send the students of literacy volunteer (156 students) throughout the madrasah and pesantren all the Surabaya city. Third, provide development programs reading culture through literacy volunteer students in entire libraries and boarding schools in the city of Surabaya. Keywords: Reading Culture, Literacy, Madrasah and Pesantren.
PERUBAHAN STAIN/IAIN MENJADI UIN SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM (Contoh Kasus Perubahan STAIN menjadi UIN Malang Perspektif Manajemen Perubahan Kurt Lewin) Laily Nur Arifa
VICRATINA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.284 KB)

Abstract

Abstraksi Pengembangan pendidikan tinggi Islam merupakan sebuah keniscayaan. Untuk mengembangkan pendidikan tinggi Islam, pengembangan perguruan tinggi Islam mutlak diperlukan. Pengembangan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, salah satunya dengan manajemen perubahan Kurt Lewin.Salah satu bentuk pengembangan pendidikan tinggi Islam adalah konversi STAIN/IAIN menuju UIN, misalnya STAIN MALANG yang berubah menjadi UIN Malang. Perubahan STAIN Malang menjadi UIN, jika didasarkan pada manajemen perubahan, Lewin, dijabarkan sebagai berikut; Tahap pertama, Unfreezing. STAIN Malang beranjak dari zona nyaman dengan menganalisis berbagai permasalahan. Tahap kedua, moving. Perubahan STAIN Malang menjadi UIN adalah perubahan besar dan menyeluruh. Untuk itu, STAIN Malang memerlukan berbagai landasan. Tahap ketiga, refreezing. STAIN/ Malang telah berubah menjadi UIN. Perubahan yang terjadi bukan hanya perubahan nama saja, namun juga perubahan kelembagaan, filosofis, sosial budaya, ekonomi dan psikologis. Meskipun begitu, perubahan ini bukanlah akhir. Pola ini akan kembali ke awal karena perubahan adalah sebuah keniscayaan. Kata Kunci: Pendidikan Tinggi, Manajemen Perubahan Kurt Lewin, UIN Malang
PENDIDIKAN PESANTREN ; SEBAGAI SUKSESI LIFE LONG EDUCATION DI INDONESIA Agus Fawait
VICRATINA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.512 KB)

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan tumpuan utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembentukan intelektualitas, bakat, budi pekerti atau akhlak dan kecakapan hidup pebelajar. Dengan begitu maka belajar secara berkelanjutan merupakan sentral utama mewujudkan manusia yang bermartabat. Lahirnya konsep social education atau Kominkan di masyarakat Jepang. Pendidikan Pesantren sebagai sebuah format pendidikan yang utuh (original) lahir melalui berbagai gerakan pembaharuan pendidikan baik di negara-negara Amerika, Eropa, Asia maupun di Afrika. Terutama ketika orang mempertanyakan keberadaan pendidikan formal yang tidak mampu melayani kesemua lapisan masyarakat yang membutuhkan, seperti halnya berbagai kegiatan dalam rangka pemberantasan buta huruf, pemberantasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, pelatihan masyarakat desa dan pendidikan keterampilan bagi orang dewasa. Dengan begitu maka pesantren patut dikatan sebagai lembaga pendidikan yang membuka peluag pendidikan bagi masyarakat dengan tanpa membedakan suku, ras, adat dan budaya, bahkan juga usia. Dengan demikian, maka pesantren patut dikatakan sebagai lembaga pendidikan yang mengantarkan kesuksesan pada program pelaksanaan life long education. Kata Kunci : Pendidikan, Pesantren, Life Long Education.

Page 1 of 1 | Total Record : 6