cover
Contact Name
MIRZA PERMANA
Contact Email
permanamirza@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6285258265381
Journal Mail Official
reksabumi@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Jl. Cabe Raya. Pondok Cabe Pamulang. Tangerang Selatan 15437, Banten
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Reksabumi: Journal of Urban , Regional, and, Environmental Planning
Published by Universitas Terbuka
ISSN : -     EISSN : 2809638X     DOI : doi.org/10.33830/Reksabumi
Reksabumi is an open access journal that has the scope of publishing scientific articles in the field of regional, city and environmental planning. This journal publishes empirical and theoretical research on strategic issues in the field of environmental-based regional planning, smart cities, urban mobility, transportation and urban infrastructure development, and rural area development, as well as the development of planning theory. The Reksabumi Journal is published twice a year, in January and August.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2024): Januari" : 5 Documents clear
EFEKTIVITAS BELANJA DESA DALAM MENURUNKAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Hasibuan, Sarah; Yamin, Fauji
REKSABUMI Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Reksabumi.v3i1.5017.2024

Abstract

The Village Fund as fulfillment of the village's right in implementing regional autonomy so that the village can grow and develop based on its potential. The poverty study aims to analyze the effect of village spending (village spending on village governance, village infrastructure development, empowerment and development of village communities) on poverty. This study uses cross-sectional data from 165 villages, with a Geographically Weighted Regression (GWR) model. This study uses cross-sectional data from 165 villages, with a Geographically Weighted Regression (GWR) model. The results of the GWR analysis show that village spending in the field of government administration has no effect on poverty. Village expenditures for physical infrastructure development, community empowerment and development have an effect on reducing poverty.
KERENTANAN BENCANA KEBAKARAN DALAM TINJAUAN SOSIAL DAN FISIK DI LINGKUNGAN PAKKOLA KELURAHAN BANGGAE Syamsiar, Nur Ratika
REKSABUMI Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Reksabumi.v3i1.5246.2024

Abstract

This research was conducted in Pakkola Banggae Village. Banggae village is a village that is quite densely populated so that the increasing need for housing and development of dense settlements in Banggae District. This is the main trigger for fire disasters in the Banggae environment, where fires are natural disasters (natural disasters), or disasters caused by human error (man-made disasters). This study aims to determine the level of vulnerability of residential fire disaster in the Pakkola neighborhood of Banggae Village. This study was conducted using qualitative descriptive method and quantitative data analysis using fire hazard index of relevant settlements. According to the findings of the analysis using the residential fire hazard vulnerability index, the Pakkola neighborhood of Banggae Village is included in the high vulnerability class for residential fire hazards.  
OPTIMALISASI KETERJANGKAUAN LAYANAN BANK SAMPAH DI WILAYAH KELURAHAN KEBAGUSAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN Primasmada, Danny; Widyawati, Laili Fuji; Yohan, Mohamad; Aryaguna, Prama Ardha; Suryandari, Ratnawati
REKSABUMI Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Reksabumi.v3i1.5311.2024

Abstract

Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia yang tidak terlepas dari permasalahan persampahan. Persoalan persampahan di DKI Jakarta seperti tidak ada habisnya, hal ini terjadi karena adanya peningkatan jumlah penduduk dan jumlah kontribusi sampah serta jenisnya, salah satunya sampah kemasan yang sangat mendominasi dan juga sulit untuk terurai secara alami serta berujung pada semakin bertambahnya volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Berdasarkan informasi data yang telah diperoleh melalui Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan, di Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan terdapat 7 (tujuh) Kelurahan salah satunya Kelurahan Kebagusan dimana volume sampah yang terdapat di Kelurahan Kebagusan mengalami peningkatan setiap tahunnya dan mencapai kurang lebih 20 ton/hari. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis jangkauan optimal bank sampah di Kelurahan Kebagusan secara spasial, dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya Persebaran bank sampah, Jangkauan pelayanan, dan Optimasi pelayanan. Teknik analisis yang digunakan yaitu Buffering dan perhitungan daya jangkau pelayanan (Isoline). Hasil daya jangkauan pelayanan bank sampah terluas yaitu Bank Sampah Flamboyan yang berlokasi di RW 02, sementara daya jangkauan pelayanan terkecil yakni Bank Sampah Durian di RT 003/08. Kemudian dilakukan penentuan rata-rata jangkauan maksimum pelayanan. Hasil perhitungan yang diperoleh jumlah rata-rata jangkau pelayanan maksimum yakni sejauh 569 meter yang dijadikan standar jangkauan optimal pelayanan bank sampah di wilayah Kelurahan Kebagusan. Selain itu, hasil daya jangkau pelayanan yang diperoleh telah ditemukan 3 klasifikasi pelayanan bank sampah di wilayah kelurahan kebagusan.
Kajian Konsep Kawasan Ramah Lansia Perkotaan Indriani Suroto, Fitri; Rini, Erma Fitria; Rahayu, Murtanti Jani
REKSABUMI Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Reksabumi.v3i1.7767.2024

Abstract

The elderly population is projected to grow rapidly in the coming years, particularly in developing countries such as Indonesia. So, this means that the need for areas that are friendly for the elderly must be fulfilled to support the formation of healthy and independent elderly people. Elderly-friendly areas are also needed to create an inclusive environment without sacrificing the rights of other groups. The diverse needs of the elderly mean that an area must be adapted to the limitations of the elderly so that it can accommodate them. Knowing the suitability of an area for the elderly-friendly concept is important for realizing the Age Friendly City (AFC) concept. Therefore, this research aims to determine the suitability of an area for the elderly-friendly concept using a scoring method for elderly-friendly components. Data was obtained through field observations, questionnaires, and relevant literature studies. Based on the results of the scoring analysis of 6 elderly-friendly variables, there are 5 variables whose indicators perfectly match the elderly-friendly components. The research results also show that the research area is suitable for the elderly-friendly concept.
Kualitas Lingkungan Permukiman yang Terdampak Urbanisasi di Pusat Kota Berdasarkan Pendekatan Liveable City El Innasya Aulidya Putri; Permana, Raden ChrisnaTrie Hadi; Rahayu, Murtanti Jani
REKSABUMI Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Reksabumi.v3i1.9382.2024

Abstract

Fenomena perkembangan perkotaan yang terjadi tidak bisa dihindari dan telah memberikan berbagai dampak terhadap kehidupan penduduk perkotaan. Kondisi ini dialami oleh Kota Depok dengan penduduk yang terus berdatangan untuk tinggal menetap karena kemudahan aksesibilitas menuju Kota Jakarta serta kualitas lingkungan yang baik dan nyaman. Keterbatasan ruang muncul sebagai akibat dari fenomena kepadatan penduduk serta permukiman yang terus berkembang. Peningkatan kepadatan penduduk menurunkan kualitas lingkungan pemukiman baik fisik maupun sosial sehingga muncul kekumuhan dan ketidaklayakan permukiman. Pada konteks pembangunan perkotaan yang telah diamanatkan secara global maupun nasional keberlanjutan dan kelayakan permukiman harus diutamakan karena kota harus memberikan kenyamanan kepada penduduknya. Penelitian ini berfokus pada bagaimana urbanisasi mempengaruhi livabilitas kualitas lingkungan permukiman. Penilaian livabilitas melalui pendekatan liveable city dilakukan dengan mengevaluasi empat dimensi: dimensi sosial, dimensi ekonomi, dimensi fisik lingkungan, dan dimensi fungsional. Tujuan penelitian ini adalah; (1) mengidentifikasi karakteristik wilayah yang terurbanisasi; (2) Mengidentifikasi kondisi kualitas lingkungan permukiman melalui pendekatan liveable city; (3) Mengetahui pengaruh urbanisasi terhadap kualitas lingkungan permukiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berupa analisis skoring dan analisis regresi ordinal. Hasil skoring menunjukkan Kawasan Margonda mengalami dinamika urbanisasi dengan kategori tinggi dan berdampak pada kualitas lingkungan permukiman dengan kategori sedang. Sedangkan hasil analisis regresi ordinal menunjukkan kualitas lingkungan secara signifikan dipengaruhi oleh dinamika urbanisasi yang meliputi kepadatan penduduk, proporsi guna lahan permukiman dan pola permukiman penduduk.

Page 1 of 1 | Total Record : 5