cover
Contact Name
Hidayat
Contact Email
hidayat@umg.ac.id
Phone
+6281216316363
Journal Mail Official
hidayat@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)
ISSN : 27454010     EISSN : 27460835     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/justicb.v2i4
Jurnal Sistem Dan Teknik Industri (JUSTI) merupakan jurnal mahasiswa yang berkomitmen untuk menerbitkan karya ilmiah dengan tema di bidang teknik industri, manajemen dan produksi. JUSTI mendedikasikan diri sebagai wadah bagi para penulis untuk mempublikasikan ide dan karya ilmiahnya. JUSTI adalah portal jurnal terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 4 (2020): justi" : 14 Documents clear
ANALISIS LINGKUNGAN, KESEHATAN, DAN KESELAMATAN KERJA (LK3) (STUDI KASUS DI PT. RAVANA JAYA) Achmad Najibur Rochman; Deny Andesta; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.665 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2941

Abstract

Ravana Jaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontruksi yang membuat instalasi bangunan maupun kerangka bangunan, dalam pekerjaan di bidang kontruksi tidak lepas dari kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Kecelakaan merupakan sesuatu peristiwa yang tidak direncanakan serta tidak diharapkan yang bisa mengganggu proses operasi, merusak harta benda, mencederai manusia, ataupun menggangu lingkungan. Maka dari itu dibutuhkan penerapan K3 di perusahaan konstruksi ataupun perusahaan-perusahaan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya atau resiko yang ada di area workshop PT. Ravana jaya dan seberapa besar tingkat bahaya tersebut. Sebelum mengendalikan bahaya sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu akar penyebab dari bahaya atau resiko tersebut. Berdasarkan permaslahan dari PT. Ravana jaya maka metode yang dapat digunakan adalah hazzard identification and risk assesment (HIRA) untuk mengidentifikasi bahaya dan juga sebagai penilaian tingkat resiko dan metode fault tree analyzis (FTA) untuk menganalisis akar penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Dari hasil penelitian ini terdapat 28 identifiksai bahaya pada PT. Ravana Jaya. Dengan penilaian resiko sebagai berikut, 4 dengan kategori extreme risk (E), 18 dengan kategori high risk (H), 3 dengan kategori medium risk (M) dan 3 dengan kategori low risk (L). Akar penyebab dari kecelakaan kerja terdapat 2 aspek yaitu manusia dan lingkungan. Dari segi manusia pekerja kurang pengetahuan tentang K3 sehinga pekerja tidak disiplin memakai APD, serta kurangnya APD itu sendiri. Dari segi lingkungan kerja, area kerja, alat, dan material penataanya tidak teratur sehingga tidak ada jalan bagi pengguna jalan atau jalanya berubah-ubah.
PENDEKATAN METODE ANALISIS SWOT MATRIKS IFE & EFE DAN ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS PADA STRATEGI PEMASARAN UKM BU MUZANA Alif Rachmad Hidayatullah; Deny Andesta; Said Salim Dahda
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.924 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2832

Abstract

UKM Bu Muzana merupakan industri kecil yang bergerak di bidang kuliner olahan ikan bandeng yang berada di desa Lumpur kecamatan Gresik. Pembuatan olahan ikan bandeng ini merupakan usaha turun-temurun, strategi yang diterapkan UKM Bu Muzana untuk pemasaran produknya sudah bagus, akan tetapi pada akhir tahun tahun 2018 tepatnya dibulan September sampai februari 2019,UKM Bu Muzana mengalami penurunan penjualan produknya, hal tersebut dapat disebabkan oleh munculnya beberapa pesaing di produsen yang sama, untuk itu perusahaan dituntut untuk merencanakan strategi-strategi pemasaran yang lebih baik lagi. Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi pemasaran sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan. Analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal dapat dijadikan acuan utama untuk melakukan perbaikan strategi pemasaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT . Didalam analisis SWOT terdapat beberapa matrik yaitu matrik lFE & EFE, digunakan untuk mencari bobot skor, Matrik l- E, digunakan untuk mencari divisi sel perusahaan, dan Matrik SWOT untuk memformulasikan alternatif strategi. Penentuan bobot prioritas menggunakan AHP dengan bantuan Expert Choice 11. Untuk menggetahui alternatif strategi yang dihasilkan dari matrik SWOT. Dari Penelitian yang dihasilkan, diperoleh bobot skor matrik IFE sebesar 2,269 sedangkan pada matrik EFE diperoleh bobot skor sebesar 2,266. Dari bobot skor yang telah diperoleh, perusahaan bisa melaksanakan strategi mempertahankan dan memelihara. Dari formulasi matrik SWOT didapatkan empat alternatif strategi yang akan ditentukan bobot prioritas menggunakan AHP. dari hasil running Expert Choice ll, strategi SO mendapat bobot tertinggi dengan skor 0,400, perusahaan dapat memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada. strategi SO diantaranya menjaga hubungan baik dengan tenaga kerja, pemasok, buyers dan distributor yang memanfaatkan teknologi sebagai alat promosi guna memperluas pasar. Strategi SO diharapkan bisa meningkatkan penjualan olahan ikan bandeng di UKM Bu Muzana
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN STRAIGHTENING PADA PROSES BAR INSPECTION BERDASARKAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFECTIVENESS(OEE) DI PT. JATIM TAMAN STEEL PLANT 2 Wujud Sampurno; Said Salim Dahda; M. Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.658 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2936

Abstract

Jatim Taman Steel, Mfg (PT. JTS) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi baja steel batangan berupa flat bar dan round bar, flat bar merupakan baja yang berbentuk plat untuk spring sedangkan round bar merupakan baja bulat memanjang yang biasanya dipesan untuk dibuat sebagai komponen mesin otomotif dan lain-lainnya. Yang tidak lepas dari masalah yang berhubungan dengan efektivitas mesin/peralatan yang diakibatkan oleh six big losses. hal ini dapat dilihat dari frekuensi kerusakan yang terjadi pada mesin straigtening di bagian bar inspection round bar yang dapat menghambat proses produksi.Dari keenam faktor tersebut nilai yang tertingi terdapat pada reduce speed losses sebesar 22,51%, breakdown loss sebesar 21,22%, idling minor stoppage losses 6,92%, set up & adjustment losses 3,75%, proses defect losses 0,51%, dan reduce yield losses sebesar 0%. Dari perhitungan OEE mesin straightening pada bulan Januari 2019 – April 2019 diperoleh nilai OEE rata – rata 50,49%. Menunjukkan bahwa kinerja mesin straightening dalam mencapain efektivitas belum mencapai kondisi yang ideal yang di anjurkan oleh seichi nakajima OEE=85%.
PENDEKATAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL DENGAN KOMBINASI OHSAS 18001 DI SEKSI FABRIKASI PT. XYZ Muhammad Afifuddin; Deny Andesta; Said Salim Dahda
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.968 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2828

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa logistik dan fabrikasi. Dalam melakukan pekerjaan difabrikasi tak lepas dengan potensi bahaya dan risiko mulai dari pekerjaan marking cutting, welding, grinding, finishing painting yang nantinya menimbulkan kecelakaan kerja. Maka kesehatan dan keselamatan kerja lebih diutamakan dalam pekerjaan ini. Diketahui bahwa selama bulan April-Desember 2018 terjadi 17 near miss kecelakaan kerja dengan total jumlah 30-50 pekerja. Penelitian ini menganalisis potensi bahaya menggunakan metode Hazard Identification Risk Assesment And Risk Control dengan kombinasi OHSAS 18001, dimana metode ini digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko bahaya dan pengendalian risiko, bertujuan untuk meminimalisir atau mencegah terjadinya kecelakaan kerja di masa yang akan datang. Dari penilaian risiko yang telah dilakukan, diklafikasikan menjadi 4 level yaitu extreme risk, high risk, medium risk dan low risk. Hasil penelitian ini menunjukkan pada proses marking cutting terdapat 2 bahaya extreme risk, 4 bahaya high risk, 4 bahaya medium risk dan 6 bahaya low risk. Pada proses welding terdapat 2 bahaya extreme risk, 4 bahaya high risk, 6 bahaya medium risk dan 2 bahaya low risk. Pada proses grinding terdapat 5 bahaya extreme risk, 4 bahaya high risk, 4 bahaya medium risk dan 2 bahaya low risk. Dan pada proses finishing painting terdapat 3 bahaya extreme risk, 2 bahaya high risk, 2 bahaya medium risk dan 2 bahaya low risk. Kemudian dilakukan pengendalian dengan menggunakan acuan OHSAS 18001 meliputi: eliminasi, subtitusi, pengendalian teknis, pengendalian administratif dan alat pelindung diri
UPAYA MENGURANGI WASTE PADA PRODUKSI JERIGEN 25 L DENGAN PENERAPAN METODE LEAN SIX SIGMA DI PT. X Adi Karionugroho; Elly Ismiyah; M. Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.246 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2833

Abstract

PT. X adalah perusahaan yang bergerak pada produksi minyak goreng dalam kemasan yang merupakan produk ekspor. PT. X dituntut untuk selalu menjaga kualitas produknya. Produk kemasan jerigen 25 L merupakan produk unggulan karena memiliki nilai jual paling tinggi dibandingkan produk kemasan lainnya, oleh karena itu pemborosan pada produksinya merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap kualitas produk. Hasil dari wawancara dihasilkan 3 pemborosan yang terjadi pada produksi yaitu Defect, Inventory, dan Motion. Lean Six Sigma digunakan untuk memperbaiki kualitas pada produksi jerigen 25 L. Penggambaran kondisi produksi dijelaskan melalui Value Stream Mapping. Penyebaran kuesioner digunakan untuk menentukan bobot nilai yang nantinya diolah dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk memilih tools apa yang paling tepat digunakan pada produksi. Dengan bobot nilai waste produksi: Defect 4,6 Motion 4,4 dan Inventory 4,1 kemudian diolah dengan VALSAT yang menghasilkan bobot nilai pada mapping tool: quality filter mapping 78,3 dan Process Activity Mapping 64,2. Pada tahap analisis 2 mapping tools diberikan usulan perbaikan dengan alat bantu FMEA, dan Cause Effect Diagram.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROSES PRODUKSI LEAF SPRING DIVISI HEATING DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PT. X Firman Hadi Setiawan; Said Salim Dahda; M. Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.015 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2937

Abstract

X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan leaf spring dan coil spring automotive. Spring merupakan komponen penting untuk menunjang kenyamanan pengendara sepeda motor maupun mobil. Pada proses pembuatan leaf spring terbagi atas tiga divisi proses produksi yaitu proses shearing, heating, dan assembling. Penelitian ini menganalisis risiko menggunakan metode hazard identification risk assasment and risk control (HIRARC). Dari hasil identifikasi bahaya, risiko pada bahaya yang teridentifikasi akan dilakukan penilaian severity dan likelihood untuk menentukan risk level. Dari penilaian risiko yang telah dilakukan, potensi bahaya diklasifikasikan menjadi 3 level yaitu low risk, moderate risk, dan high risk. Hasil penelitian menunjukan pada proses heating furnace terdapat potensi bahaya yang paling dominan yaitu dengan level moderate risk dengan nilai risiko 6 material panas dan walking beam. Hasil pada proses press quenching terdapat potensi bahaya yang berpengaruh dengan kategori level high risk dengan nilai risiko 16 yaitu kabel terkelupas. Dan hasil pada proses tempering furnace terdapat potensi bahaya yang paling berpengaruh dengan kategori level high risk dengan nilai risiko 16 yaitu conveyor tempering. Pengendalian risiko menggunakan acuan OHSAS 18001
PERENCANAAN PRODUKSI PADA PRODUK DIOCTYL PHATALATE (DOP) dan DIISONONYL PHATALATE (DINP) MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING Moh Rizqi; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.339 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2829

Abstract

PT Petronika Gresik sebagai perusahaan nasional pertama yang memproduksi Dioctyl Phtalate (DOP) dan Diisononyl Phatalate (DINP) ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan industri plastik atau PVC, dan mendorong pertumbuhan industri hulu seperti Octanol dan Phthalic Anhydride.Permintaan pelanggan dapat tepenuhi seluruhnya di dalam rencana produksi jika didukung oleh kapasitas produksi yang sesuai dengan kebutuhan produksi. Rencana produksi dapat dengan mudah direalisasikan apabila permintaan pelanggan bersifat konstan. Permintaan produk DOP dan DINP di PT Petronika tidak bersifat konstan atau selalu mengalami fluktuasi.Langkah pertama yakni melakukan peramalan permintaan periode 2019 dengan menggunakan Minitab 17.0 selanjutnya membuat model Goal Programming dan menginputkan ke dalam Lingo 17.0 dan penentuan ukuran produksi yang optimal. Dari pengumpulan dan pengolahan data yang dilakukan didapatkan hasil peramalan permintaan dan perencanaan produksi yang optimal dari penyelesaian Goal Programming periode Januari-Desember 2019
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU ASAM PHOSPATE DENGAN KENDALA KETERBATASAN KAPASITAS GUDANG MENGGUNAKAN METODE FUZZY ECONOMIC ORDER QUANTITY DI PT. XYZ Aditiya Pradana Putra; Said Salim Dahda; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.778 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2834

Abstract

XYZ mempunyai produksi utama yaitu asam fosfat. Pembuatan asam fosfat memerlukan 3 bahan baku utama yaitu asam sulfat,phospate rock, dan Anti foam. Pentingnya bahan baku dalam proses produksi membuat perusahaan memesan bahan baku dalam jumlah besar mengakibatkan menumpuknya stok bahan baku pada akhir bulan dan melebihi kapasitas dari gudang. Fuzzy Economic Order Quantity with Limitation Storage yang merupakan metode penentuan ukuran pemesanan yang ekonomis dalam keadaan fuzzy menggunakan aturan aritmetika fuzzy untuk menghasilkan himpunan fungsi keanggotaan ukuran pemesanan dan biaya persediaan. Dengan menggunakan metode centroid untuk proses deffuzzifikasi dihasilkan ukuran pemesanan yang optimal dengan biaya persediaan yang minimal. Kuantitas pemesanan bahan baku dan ROP (Reorder Point )yang optimal untuk masing-masing bahan baku sebesar 3,808 MT dan ROP 8,309 MT atau 7 hari untuk asam sulfat, 26,311 MT dan ROP 26,865 MT atau 14 hari untuk Phospate rock dan 32,054 MT dengan ROP 24,519 MT atau 30 hari untuk Anti foam. Besarnya biaya persediaan yang harus ditanggung oleh perusahaan sebesar Rp. 226,179,551 per bulan. Biaya total persediaan tersebut adalah hasil yang paling kecil jika dibandingkan dengan perhitungan menggunakan nilai tengah fuzzy permintaan sebesar Rp. 226,219,810 dan kondisi yang saat ini terjadi di mana rata-rata menghasilkan Rp. 398,521,926. Sehingga rata-rata penghematan per bulan yang dapat dihasilkan jika menggunakan fuzzy EOQ adalah Rp.172,076,517
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PADA TOKO BANGUNAN UD SUMBER WANGI DENGAN INTEGRASI SERVICE QUALITY DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (Studi kasus : UD. Sumber Wangi) Rifqi Dhiaul Firdaus; Nina Aini Mahbubah; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.244 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2939

Abstract

Sumber Wangi merupakan suatu usaha jasa yang melayani penjualan barang material bangunan. Badan usaha ini mengalami masalah berupa pelayanan yang kurang baik, ditandai dengan beberapa keluhan pelanggan dan juga perginya pelanggan yang memilih toko lain. Pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan kualitas pelayanan dengan metode service quality dan juga diintegrasikan dengan metode quality function deployment. Tahapan penelitian ini diawali dengan membagikan kuesioner kepada pelanggan. Dari kuesioner itu akan diolah dengan metode service quality sehingga dapat diketahui mana atribut pelayanan yang memiliki nilai negatif dan masih belum memenuhi kepuasan pelanggan. Dari atribut dengan nilai negatif inilah selanjutnya diolah dengan metode quality function deployment. Pada metode QFD terdapat berbagai perhitungan matematis dan nantinya dapat dibuat suatu house of quality. Pada HOQ ini terdapat respon teknis yang berisi jawaban atas masalah kualitas pelayanan yang terjadi pada UD. Sumber Wangi. Dari penelitian ini akan diketahui mana atribut layanan yang memiliki nilai gap negatif terbesar yaitu kebersihan ruang tunggu dengan nilai -1,43. Sementara atribut dengan gap negatif terkecil adalah keteraturan antrian pelayanan dengan nilai -0,02. Sementara pada pengolahan data QFD, pada house of quality, respon teknis dengan nilai tertinggi adalah penambahan jumlah dan kelengkapan barang material dengan nilai relative weight and percent sebesar 163.200. Diikuti dengan penambahan sarana hiburan dengan nilai sebesar 140.232. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode servqual sangat berperan dalam menentukan langkah pada metode QFD sehingga respon teknis dapat diterima dengan hasil baik. Sebagai saran untuk perusahaan adalah agar segera menerapkan respon teknis tersebut demi keberlangsungan usaha.
PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING SEBAGAI USULAN UNTUK MEMINIMALKAN WASTE PADA PROSES PRODUKSI KAYU DECKING Ahmad Rido M; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.379 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2830

Abstract

Perusahaan Pengolahan kayu mentah merupakan perusahaan manufaktur yang menghasilkan produk olahan berupa kayu decking yang digunakan untuk lantai out dor . Dalam proses produksinya perusahaan mengalami kendala berupa masih adanya waste diantarnya adanya produk defect yang berimbas pada tidak tercapainya target output produksi dengan kriteria good quality. Dari permasalahan yang terjadi maka bagaimana mengidentifikasi dan memberikan usulan untuk mengurangi pemborosan (Waste) pada lantai produksi. Pedekatan yang digunakan terkait permasalahan yang terjadi di perusahaan ialah Lean Manufacturing, dengan penggambaran Value Stream Mapping. Ientifikasi pemborosan dilakukan dengan kuisioner kemudian hasil pembobotan waste diolah dengan tabel VALSAT. Dari hasil identifikasi didapat bobot waste defect (4,2) uncessasry inventory (3,9), waiting (3,3) excessive transportation (3,1) dan uncessary motion (3,0). Hasil dari tabel VALSAT adalah tools Proses Activity Mapping (110,5), Supply Chain Response Matrix (76,8) dan Quality Filter Mapping (47,8) setelah itu Future Stare Mapping dan Failure Mode and Effcet Analysis dengan nilai RPN tertinggi yang akan diberikan usulan. Pemborosan (waste) dengan nilai RPN tertinggi untuk masing-masing waste, excessive transportation dengan penataan ulang tata letak, defect rework dengan pembekalan operator (breafing) dan monitoring, waitting dengan penambahan operator, unsesary motion dengan kaizen activity dan unsesary inventory dengan pengolahan defect rwork se-segera mungkin

Page 1 of 2 | Total Record : 14