Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2021): justi"
:
14 Documents
clear
ANALISIS MANAJEMEN OPERASIONAL DENGAN PENDEKATAN ISO 31000 PADA PERUSAHAAN SUPPLIER GENERAL TRADING DI UD. HASTA JAYA
Khoiratus Zaidah;
Nina Aini Mahbubah;
Moh. dian kurniawan
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.155 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3224
Dalam proses menuju sebuah perusahaan yang maju maka perusahaan harus dapat menjalankan sebuah sistem yang baik. sistem yang baik dilakukan untuk meminimalkan akan terjadinya risiko karena setiap organisasi perusahaan pasti memiliki risiko. UD. Hasta Jaya merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang supplier penyedia barang kebutuhan industri di bidang alat-alat Mechanical, Electrical, Technical, Welding Equipment, Safety Equipment, Rubber, tools dan lain-lain. Penelitian ini untuk mengetahui unsur – unsur risiko internal dan eksternal yang mempunyai nilai Risk Priority Number tertinggi dan sebab – sebab risiko operasional untuk merekomendasikan usulan treatment risiko. Dalam penelitian ini, operasional risiko akan menggunakan pendekatan ISO 31000 degan tahap identifikasi, analisis, evaluasi dan perlakuan risiko untuk menganalisis risiko internal dan ekternal yang menyebabkan terjadinya penjualan yang fluktuatif selama 2 tahun pada UD. Hasta Jaya. Dari hasil penelitian ini di dapat pada pendekatan ISO terdapat 18 kejadian risiko, 11 risiko dari internal perusahaan dan 7 risiko dari eksternal perusahaan terdiri 3 ekstreme risk, 3 high risk, 5 moderate risk, 7 low risk. Kemudian dari hasil level risiko ini akan dilakukan upaya treatment risiko
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO OPERASIONAL PADA DIVISI PRODUKSI PERUSAHAAN VULKANISIR BAN MENGGUNAKAN METODE RISK MANAGEMENT DENGAN PENDEKATAN FMEA DAN FTA
Dahlan, Achmad;
leksono, eko budi;
Fathoni, Muhammad Zainuddin
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.971 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3183
CV.Citra Buana Mandiri merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang vulkanisir ban. Pada divisi produksi CV. Citra Buana Mandiri masih belum optimal dalam mengelola operasional produksinya dikarenakan masih banyak terjadi reject pada hasil produksi ,jeleknya kualitas bahan baku, pekerjaan yang tidak sesuai dengan SOP, dan masih ada kegiatan operasional lain yang terdapat kesalahan dalam pelaksanaannya. Dari permasalahan tersebut dilakukan analisis penyebabnya, kemungkinan risiko yang terjadi, dan solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Dalam menentukan variabel proses bisnis, Entitiy, jenis risiko, penyebab risiko, dan penanganan risiko awal dengan cara studi lapangan dan juga brainstorming dengan pihak manajemen perusahaan. Dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) hasil mode dan effect dibuat kuisioner yang bertujuan untuk memberikan penilaian terhadap risiko, kemudian hasilnya diolah untuk mengetahui Risk Priority Number (RPN) dan risiko kritis yang ada pada divisi produksi. Kemudian dari risiko kritis dicari akar permasalahannya dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Dari hasil FMEA dan FTA diketahui bahwa terdapat 3 entitiy yang memiliki nilai RPN di atas nilai kritis diantaranya risiko dalam Pengelolaan fasilitas dengan 12 basic event, risiko pada kinerja karyawan dengan 9 basic event dan risiko pada proses produksi dengan 16 basic event. Risk treatment Usulan untuk risiko pada entitiy dengan risiko kritis adalah dengan cara mengurangi kemungkinan risiko dan menghindari risiko,untuk Risk response planning pihak manajemen dapat mengambil kebijakan membentuk kepala bagian dalam setiap kegiatan yang menunjang kegiatan divisi produksi, dengan tujuan mempermudah tugas mengelola dan merawat fasilitas, pengawasan kinerja karyawan dan memastikan kualitas hasil produksi
UPAYA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI DEFECT PRODUCT PLYWOOD THIN PANEL DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT. SUMBER MAS INDAH PLYWOOD
Dwi Tirta Sutrisno Arwanda;
Said Salim Dahda;
Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (570.032 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3220
PT. Sumber Mas Indah Plywood adalah perusahaan yang bergerak dibidang Manufacturing kayu lapis, pada periode September 2018 – Februari 2019 product plywood thin panel sering mengalami defect product melebihi batas toleransi. Berdasarkan permasalahan ini Bagaimana Upaya pengendalian kualitas untuk mengurangi defect product plywood thin panel dengan metode six sigma DMAI di PT. Sumber Mas Indah Plywood. Sebagai upaya untuk mengurangi jumlah defect langkah awal perlu dilakukan perhitungan DPMO, Sigma, COPQ, analisis akar penyebab masalah dengan Fishbone, serta FMEA, sehingga akar penyebab meningkat. Jumlah defect diketahui presentase defect rata-rata perbulan 7,31% melebihi batas toleransi perusahaan yang sebesar 5%. Hasil analisis diketahui jenis defect product plywood thin panel yaitu defect core tumpuk, defect fase/back pressmark, dan defect core renggang, sedangkan nilai DPMO atribut sebesar 24.375 dengan nilai sigma 2,476,serta FMEA diperoleh nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu 648. Sebagai rekomendasi untuk mengurangi defect salah satunya dilakukan training kepada pekerja serta penjadwalan preventif maintenance
USULAN PERBAIKAN PELAYANAN DI KEDAI KOPI SANG ESOEN PADA MASA PANDEMI COVID-19 MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT
Nur Qomaruddin Rafli;
Dzakiyah Widyaningrum;
Moh Jufriyanto
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.7 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3178
Banyaknya perusahaan termasuk perusahaan penyedia jasa saat ini terkena dampak Covid-19 yang melanda negara Indonesia sejak bulan Maret 2020. Kedai Kopi Sang Esoen merupakan salah satu coffee shop yang berada di kota Gresik, berlokasi di Jalan Kyai H. Syafi’i 99, Suci, Gresik. Banyak keluhan yang masuk ke Kedai Kopi Sang Esoen terhadap pelayanan yang telah diberikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka bagaimana cara memperbaiki masalah yang dihadapi oleh Kedai Kopi Sang Esoen sehingga kualitas pelayanan terhadap pelanggan dapat terpenuhi. Cara agar kualitas pelayanan pada Kedai Kopi Sang Esoen dapat diperbaiki, maka digunakan metode service quality dan metode quality function deployment. Pengolahan data menggunakan metode service quality untuk menunjukkan gap setiap atribut pelayanan, gap negatif terbesar terdapat pada atribut kenyamanan pada meja dan kursi pada Kedai Kopi Sang Esoen dengan nilai gap -0,7375. Sedangkan gap negatif terkecil pada atribut tersedianya fasilitas internet (wifi) yang lancar dengan nilai gap -0,0625. Selanjutnya, atribut dengan nilai gap negatif menjadi voice of customer pada matrik house of quality yang akan diolah lebih lanjut untuk mendapatkan perbaikan. Quality function deployment memberikan hasil rancangan perbaikan kualitas pelayanan berdasarkan matrik house of quality yang seharusnya dilakukan perbaikan oleh pihak Kedai Kopi Sang Esoen dan menghasilkan respon teknis sesuai dengan prioritasnya. Prioritas utama perbaikan dengan nilai 3,374 adalah melakukan training untuk meningkatkan kinerja/kreatifitas karyawan dan memberi penghargaan kepada karyawan yang kinerjanya selalu meningkat serta memberi sanksi kepada karyawan yang kinerjanya buruk
PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU PRODUK SONGKOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (Studi Kasus: UMKM Putroe Sarjana Songkok, Gresik)
Galih Dwi Suryanto;
Dzakiyah Widyaningrum;
Moh. Jufriyanto
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.237 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3225
Proses produksi merupakan inti kegiatan dari suatu perusahaan. Untuk mengadakan kegiatan produksi, maka harus tersedianya bahan baku. UMKM Putroe Sarjana Gresik merupakan salah satu home industry yang mengalami permasalahan terkait perencanaan kebutuhan bahan baku yang dilakukan hanya didasarkan pada jumlah pesanan dengan kapasitas produksi, pemilik usaha berasumsi bahwa biaya persediaan akan lebih efisien dengan ultisitas mesin yang tinggi. Namun dampak yang terjadi dari kebijakan tersebut adalah UMKM putroe sarjana mengalami permasalahan tidak tersedianya bahan baku untuk memenuhi permintaan konsumen, dan mengakibatkan terjadinya keterlambatan pengiriman produk. Metode Material Requirement Planning (MRP) merupakan perencanaan bahan baku yang digunakan untuk menghitung kebutuhan bahan baku yang bersifat dependent (berdasar permintaan) terhadap penyelesaian suatu produk akhir. Maka penelitian ini bertujuan untuk, (1) menentukan permintaan produk songkok menggunakan metode Forecasting (Peramalan). (2) menentukan kuantitas dan jadwal pembelian bahan baku songkok serta jumlah persediaan minimum untuk melakukan pemesanan kembali. (3) menentukan kebutuhan persediaan bahan baku produksi songkok dengan menggunakan metode Material Requirement Planning. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa, perencanaan persediaan dengan jumlah pemesanan dan biaya penyimpanan persediaan paling minimum adalah dengan menggunakan teknik lot sizing Lot For Lot (L-F-L) yang dipakai untuk menentukan jumlah kebutuhan bahan baku produk songkok pada periode bulan januari – desember 2021 membutuhkan Kain bludru 670 Yard, Bos-bosan Songkok 5242 Pcs dalam setahun, dan Mika 188,7 dalam setahun. Penghematan yang didapat antara perhitungan perusahaan dengan metode Lot For Lot sebesar Rp. 8.171.824.
ANALISIS KINERJA SISTEM PRODUKSI DI UD. BAGUS ENGINEERING WORKS DENGAN SIMULASI ARENA
Anjas Herlangga Putra;
Said Salim Dahda;
Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (107.322 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3184
UD. Bagus Engineering Works adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang servis dan modifikasi mesin perkayuan yang berlokasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. UD. Bagus Engineering Works memiliki 15 orang tenaga kerja dengan rata-rata pekerjaan yang diterima perbulan 11 pekerjaan. Pada bulan Desember 2018 - Februari 2019 perusahaan menerima 33 job dengan jumlah keterlambatan sebanyak 14 job atau setara dengan 42,42 % job yang terlambat. Perusahaan sering mengalami masalah dalam proses penyelesaian produk yang mengakibatkan menumpuknya pekerjaan dan keterlambatan dalam pengiriman pesanan ke pelanggan. Penyebab keterlambatan adalah tingkat utilitas pekerjaan yang disebabkan banyaknya pekerjaan yang masuk namun tidak sebanding sehingga menyebabkan antrian. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini yaitu simulasi dengan menggunakan software ARENA. Hasil simulasi menunjukkan bahwa keterlambatan bukan karena antrian atau waktu tunggu, akan tetapi karena kurang akuratnya perkiraan waktu penyelesaian job yang dijanjikan kepada pelanggan, karena batas waktu penyelesaian yang diberikan hanya sebatas estimasi yang tidak berdasarkan kondisi real. Dari hasil simulasi tingkat kesibukan paling tinggi yaitu 0,7578 jam dari 8 jam kerja yaitu pada bagian bubut dan paling rendah yaitu 0,00057847 jam pada bagian assembly dari 8 jam kerja. Serta rata-rata waktu penyelesaian paling lama yaitu 383,18 jam penyelesaian pekerjaan atau sekitar 47 hari dan paling cepat yaitu 101,53 jam penyelesaian pekerjaan atau sekitar 12 hari
PERENCANAAN PENJADWALAN PERAWATAN MESIN WHEEL LOADER DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE DI PT. SWADAYA GRAHA
Muhamat Rizal Abidin;
Said Salim Dahda;
Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.244 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3221
PT Swadaya Graha merupakan anak perusahan dari PT Semen Indonesia Tbk yang merupakan perusahan yang memproduksi semen. Tugas dari PT Swadaya Graha adalah untuk mengelola dan mempelihara alat – alat berat jenis Wheel loader. Permasalahan yang terjadi pada pengelolaan adalah tidak tercapainya rencana jam operasional dari wheel loader dikarenakan waktu downtime yang tinggi dan tidak adanya penjadwalan untuk perawatan mesin wheel loader. Permasalan ini akan di selesaikan menggunakan pendekan Reliability Centered Maintenance (RCM) dengan pengaplikasian dari FMEA untuk mengetahui mode kegagalan dan efek dari kegagalan kemudian menentukan komponen kritis. Logict Tree Analysis digunakan untuk mengategorikan mode kegagalan kebeberapa kategori kemudian pemilihan tindakan atau Task Selection. Setelah itu menentukan interval perawatan dari komponen kritis yang optimal dengan perhitungan Total Minimum Downtime (TMD). Hasil pengolahan data dari FMEA terdapat 28 komponen dari 28 jenis kegagalan. Terdapat 4 komponen yang memiliki nilai RPN tertinggi yaitu yaitu Pump Hydroulic, Block engine, Radiator dan Bostpump. Hasil dari proses RCM penjadwal perawatan dan pemilihan tindakan untuk komponen Pump Hydroulic masuk dalam kategori A (safety problem) dengan pemilihan tindakan yaitu CD/ Conditional Direted dengan perencanaan penjadwalan perawatan 52 hari. Komponen Block Engine masuk dalam kategori B (Outage problem) dengan pemilihan tindakan yaitu CD/ Conditional Direted perencanaan penjadwalan perawatan 58 hari. Komponen Radiator masuk dalam Kategori A (safety problem) dengan pemilihan tindakan yaitu CD/ Conditional Direted perencanaan penjadwalan perawatan 18 hari. Komponen Bostpump masuk dalam kategori B (outage problem) dengan pemilihan tindakan yaitu CD/ Conditional Direted perencanaan penjadwalan perawatan 16 hari
Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Limbah B3 (Studi Kasus: PT. PJB UP Gresik)
Imroatul Fadlilah;
Deny Andesta;
Said Salim Dahda
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.471 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3179
Sejak tahun 2011, industri di dunia sedang memasuki era Industri 4.0, dimana semua kegiatannya memanfaatkan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Sejalan dengan hal tersebut, PT PJB UP Gresik memiliki rencana jangka panjang perusahaan yang mendukung pada peningkatan digitalisasi perusahaan, demi tercapainya kinerja yang cepat, akurat dan efisien. Disisi lain, untuk pencatatan kegiatan pengelolaan limbah B3 masih dilakukan secara manual diatas kertas sebanyak 480 menit atau 37,2% dari total alokasi waktu. Pencatatan manual menyebabkan terupdatenya data yang disimpan menjadi lebih lama. Selain itu, metode pencatatan tersebut tidak sesuai dengan era sekarang, sehingga perlu dibuat manajemen data dengan sistem informasi berbasis Website. Pembuatan sistem informasi ini dapat meningkatkan fleksibilitas perusahaan untuk menyimpan dan memperoleh data tentang limbah B3 yang masuk maupun keluar dari gudang limbah B3, serta dapat memberikan penghematan waktu pekerjaan pengelolaan limbah B3 sebanyak 1035 menit dalam setahun
ANALISIS PENYEBAB KEGAGALAN CHLORINATION PLANT DENGAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS (Studi Kasus di PT PJB UP. GRESIK)
Fitria Retnanti
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (381.639 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3186
Chlorination Plant adalah suatu alat yang dapat mengelektrolisa air laut dan menghasilkan Sodium Hypochlorite (NaOCl). NaOCl selanjutnya diinjeksikan ke intake air pendingin condenser, untuk melumpuhkan mikroorganisme laut agar tidak bersarang dan merusak peralatan. Dari data riwayat kerusakan di PT. PJB UP Gresik, ada 180 gangguan selama tahun 2001 – 2018 yang mengakibatkan Chlorination Plant gagal beroperasi. Untuk mencari penyebab dasar dari kegagalan yang dominan, akan dikaji lebih lanjut dengan metode Failure Mode and Effect Analysis dilanjutkan metode Fault Tree Analysis kemudian diberikan usulan pencegahan untuk meminimalkan terjadinya kegagalan pada Chlorination Plant. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Rectifier SCR Resistansi Rendah, Cell Chlorine Bocor dan Sea Water Supply Strainer Buntu adalah penyebab kegagalan yang paling dominan. Untuk menurunkan resiko kegagalan, selanjutnya disarankan untuk mereview standart job prediktif maintenance pada peralatan tersebut, sedangkan kegagalan yang diakibatkan karena umur diusulkan untuk memetakan remaining useful life peralatan.
INTEGRASI SERVQUAL DAN KANO MODEL KE DALAM QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAK KUALITAS PELAYANAN INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH IBNU SINA GRESIK
Yogi Yusron Arif;
Pregiwati Pusporini;
Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (730.034 KB)
|
DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3222
RSUD Ibnu Sina gresik merupakan rumah sakit umum daerah di Gresik yang dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya dengan berpedoman pada Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai indikator kinerja utama. Berdasarkan laporan kinerja instansi pemerintah, SKM dari rumah sakit khususnya pada instalsai rawat jalan mengalami penurunan secara signifikan di dua klinik pada 4 semester terakhir yaitu periode 2017 sampai 2018, yang mengakibatkan target tahunan indeks kepuasan masyarakat (IKP) untuk tiap klinik tidak tercapai di semester akhir tahun 2018. Untuk itu pihak rumah sakit perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan didasarkan pada keinginan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien, mengetahui kategori atribut pelayanan dan memberikan usulan perbaikan kualitas pelayanan pada dua klinik di instalasi rawat jalan yang tidak mencapai target IKP tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggabungkan metode servqual dan kano model ke dalam quality function deployment. Servqual diguanakan untuk mengetahui kesenjangan harapan dan kenyataan, kano model untuk pengkategorian atribut dan QFD sebagai usulan perbaikan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 21 atribut pelayanan, dimana terdapat 17 atribut yang memiliki gap negatif di klinik jantung dengan 2 atribut berkategori attractive, 8 one-dimensional, 7 must-be dan 14 atribut di klinik kandungan dengan 2 atribut berkategori attractive, 5 one-dimensional dan 7 must-be. Sehingga terdapat 17 atribut di klinik jantung dan 14 atribut di klinik kandungan yang menjadi voice of customers. Dari hasil analisis QFD terdapat 9 respon teknis dengan 5 prioritas teratas menjadi upaya perbaikan yaitu penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, briefing orientasi kualitas pada tenaga medis, program tenaga medis dan petugas terbaik, rehabilitasi fasilitas gedung dan peralatan pendukung dan pemberian kotak saran dan aduan.