cover
Contact Name
Herlina Muzanah Zain
Contact Email
lppmuta45@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6285701356096
Journal Mail Official
lppmuta45@uta45jakarta.ac.id
Editorial Address
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jl. Sunter Permai Raya No.1, RT.11/RW.6, Sunter Agung, Kec. Tj. Priok, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Berdikari : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 25033719     DOI : https://doi.org/10.52447/berdikari.v5i1
Jurnal BERDIKARI untuk mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan menjadi media untuk menyebarluaskan informasi hasil pengabdian kepada masyarakat dan menjadi rujukan bagi para akademisi untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
PENGAWETAN IKAN SECARA ALAMI Nina Jusnita
BERDIKARI Vol 1, No 1 (2018): BERDIKARI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.124 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v1i1.1179

Abstract

Ikan merupakan produk yang cepat dan mudah membusuk, sehingga membutuhkan penanganan yang cepat, bersih dan cermat. Kerusakan tersebut antara lain disebabkan karena kandungan air yang tinggi, pH yang tidak sesuai dan tekstur yang lunak. Penyebab-penyebab tersebut menjadi medium yang sangat baik untuk pertumbuhan jasad renik, khususnya bakteri. Pengawetan ikan secara tradisional berupa pengasinan, pemindangan, pembuatan terasi, peda, petis dan lain-lainya. Pembuatan ikan asin merupakan yang paling sederhana dengan biaya yang murah. Kegiatan ini melibatkan kelompok usaha ikan asin di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini berupa penyuluhan pengawetan ikan secara alami yaitu menggunakan biji picung dan daun jambu biji. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan  dan mengubah sikap nelayan ikan asin dalam pemanfaatan biji picung dan daun jambu biji sebagai bahan pengawet alami ikan. Biji buah picung (Pangium edule Reinw) secara tradisional sudah lama digunakan sebagai bahan pengawet ikan segar. Ikan merupakan bahan pangan yang sangat mudah rusak.
Sosialisasi Pemeliharaan Bangunan Rumah Sederhana Rossana Margaret Kadar; Oryza Lhara Sari; Andina Prima Putri
BERDIKARI Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.056 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v3i1.4521

Abstract

Bangunan rumah sebagai tempat tinggal memerlukan pemeliharaan secara berkala seperti barang yang sering digunakan. Hal tersebut dikarenakan hampir semua bangunan rumah yang selesai di bangun ternyata mengalami kerusakan atau tidak dapat mencapai umur rencana pembangunan karena kurangnya pemilharaan secara berkala. Akibatnya manfaat yang diterima oleh pemilik rumah tidak optimal. Walaupun dapat dinikmati oleh pemilik rumah, akan tetapi jangka waktu pemanfaatanya menjadi terbatas (kurang dari umur yang direncanakan). Salah satu penyebab utama kurangnya pemeliharan berkala terhadap bangunan rumah adalah  belum adanya kesadaran dari masyarakat dan penyuluhan tentang metode bagaimana cara merawat bangunan rumah. Pada tanggal 25 November 2020 telah dilaksanakan sosialisasi pemeliharaan bangunan rumah sederhana melalui Webinar yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai macam latar belakang. Berdasarkan evaluasi dari kegiatan yang telah berlangsung disusun rencana keberlanjutan kegiatan yaitu dengan cara membuat buku saku dan video tutorial.Kata Kunci : Pemeliharaan Bangunan, Perawatan Bangunan, Rumah Sederhana
Pendidikan Kewirausahaan Pada Mitra Usaha Mikro Bidang Kuliner Diansyah Diansyah; Virgo Simamora; Rio Johan Putra; Ari Soeti Yani; Muhammad Ulul Albab
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1335.091 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5553

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk untuk memberikan pendampingan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan pendidikan kewirausahaan. Kegiatan terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Metode yang digunakan  yaitu metode ceramah dan metode diskusi ( FGD ) serta tanya jawab. Pemateri dalam kegiatan ini adalah Dosen FEB Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta  sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.  Hasil kegiatan pengabdian masyakat adalah bahwa pendidikan kewirausahaan melalui pelatihan kewirausahaan adalah salah satu upaya yang dapat meningkatkan daya saing UMKM.  Pelatihan kewirausahaan yang diberikan berfokus pada tiga  hal yaitu teknologi produksi, digital marketing dan literasi keuangan. Untuk  mendukung pelatihan kepada UMKM diberikan bantuan berupa peralatan dan bahan baku usaha disertai pelatihan menggunakan alat tersebut.  Hasil pengabdian masyarakat secara keseluruhan adalah baik dan berjalan dengan lancar. Hal ini dapat dilihat dari aktifnya peserta yang ikut acara penyuluhan dan pelatihan  dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta. Disamping itu peserta kegiatan  pengabdian masyarakat mengharapkan ada tindak lanjut dari  perguruan tinggi yaitu pelatihan sosial media.
Pengenalan dan Edukasi Penyakit Sindrom Nefrotik Di Kompleks Ancol Selatan 2, Jakarta Utara Diana Laila Ramatillah; Asieh Nurmaniarsieh; Putri Srikandi; Fezi Kendri
BERDIKARI Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Berdikari Vol 2 No 1
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.21 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v2i1.4090

Abstract

Sindrom Nefrotik (SN) adalah keadaan klinis yang ditandai proteinuria masif, hipoalbuminemia, edema anasarka, dan hyperlipidemia salah satu penyakit glomerulus yang paling sering terjadi pada anak-anak. Sindrom Nefrotik gangguan ginjal yang terjadi akibat tubuh melepaskan banyak protein ke dalam urine. Penyakit ini mengurangi jumlah protein dalam darah dan memengaruhi cara tubuh menyeimbangkan air. Sindrom nefrotik merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan timbulnya relaps dan remisi.Sindrom nefrotik yang berat dapat menimbulkan banyak komplikasi, penggunaan kortikosteroid jangka panjang, frekuensi opname yang meningkat dan gagal ginjal. SN dapat menyebabkan kerusakan glomeruli ginjal sehingga mempengaruhi kemampuan ginjal menfiltrasi darah. Hal ini dapat menyebabkan gagal ginjal akut ataupun kronik. Umumnya terapi yang diberikan adalah diet tinggi protein dan rendah garam, kortikosteroid, diuretik dan antibiotik. Tujuan penyuluhan Sindrom Nefrotik kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan dan mencegah penyakit tersebut. Kegiatan penyuluhan berbentuk penyampaian materi dalam menggunakan leaflet. Dari hasil penyuluhan diketahui bahwa warga sudah memahami tentang pentingnya mengetahui penyakit tersebut.Kata kunci: Sindrom Nefrotik, gangguan ginjal, penyuluhanABSTRACTNephrotic syndrome is a clinical condition characterized by massive proteinuria, hypoalbuminemia, edema anasarka, and hyperlipidemia, one of the most common glomerular diseases in children. Nephrotic syndrome kidney disorders that occur due to the body releasing a lot of protein into the urine. This disease reduces the amount of protein in the blood and influences the way the body balances water. Nephrotic syndrome is a chronic disease characterized by relapse and remission. Severe nephrotic syndrome can cause many complications, long-term corticosteroid use, increased hospitalization frequency and kidney failure. SN can cause damage to the kidney glomeruli thus affecting the ability of the kidneys to infiltrate blood. This can cause acute or chronic kidney failure. Generally the therapy given is a diet high in protein and low in salt, corticosteroids, diuretics and antibiotics. The purpose of counseling Nephrotic Syndrome to the community is to provide knowledge and prevent the disease. Extension activities take the form of delivery of material in using leaflets. From the results of counseling it is known that the residents have understood the importance of knowing the disease.Keywords: Nephrotic syndrome, kidney disorders, counseling
DESAIN KINCIR ANGIN SEDERHANA UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK DESA URUG, KECAMATAN SUKAJAYA KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT Didit Sumardiyanto; M. Fajri Hidayat
BERDIKARI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.364 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v1i2.1335

Abstract

AbstrakPermasalahan utama yang dihadapi bidang listrik terutama untuk beban rumah tinggal di pedesaan adalah terbatasnya jangkauan listrik dari PLN, dikarenakan sarana infrastruktur yang kurang memadai dan biaya operasional yang besar, biaya energi per-kwh semakin tinggi, subsidi BBM dari pemerintah untuk pembangkit listrik dihapus dan subsidi untuk PLN berkurang. Oleh karena itu, perlu diberikan pelatihan tentang suatu sistem pembangkit listrik tenaga angin menggunakan kincir angin yang bisa menghasilkan energi listrik secara mandiri. Dengan pembangkit listrik tenaga angin mandiri ini diharapkan dapat mensuplai beban listrik di rumah tinggal dan menghemat biaya listrik untuk rumah tangga. Diharapkan dengan memberikan pemahaman yang benar kepada warga masyarakat Desa Urug Kecamatan Sukamaju Kabupaten Bogor warga nantinya dapat mendisain dan menciptakan sebuah pembangkit listrik tenaga angin dengan efesiensi yang baik sehingga bisa dimanfaatkan untuk kehidupan masyarakat dan mewujudkan program pemerintah untuk percepatan pemanfaatan energy terbarukan. Pembangkit listrik tenaga angin mengkonversikan tenaga angin menjadi energy listrik dengan menggunakan kincir angin atau turbin angin. Cara kerjanya cukup sederhana yaitu putaran turbin yang disebabkan oleh angin diteruskan ke rotor generator kemudian dihasilkan arus listrik DC yang bisa disimpan di dalam akumulator/accu. Akan tetapi biasanya peralatan di rumah menggunakan arus AC. Untuk itu harus diubah dengan menggunakan inventer sehingga menjadi arus AC. Energi listri yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk lampu, seterika, memasak, penggerak mesin jait, dan lain-lainKata kunci : Penyuluhan, Kincir angin, Energi listrik terbarukan
Peningkatan Kapasitas Guru-Guru di Kota Berastagi dalam Membuat Video Pembelajaran dan Pemanfaatan Voice Typing Sihar Tambun
BERDIKARI Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.826 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v4i2.4998

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas para guru di Kota Berastagi melalui belajar pembuatan video pembelajaran dan pemanfaatan voice typing. Kegiatan terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi dan monitoring. Metode yang digunakan ada tiga, yaitu metode ceramah, metode praktek dan metode diskusi serta tanya jawab. Pelatihan diberikan oleh dosen dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan ini sangat dibutuhkan mengingat perubahan kegiatan belajar dari offline learning menjadi online learning sejak pandemi covid 19 terjadi di Indonesia. Hasilnya, pelatihan diisi dengan dua materi utama, yaitu praktek pembuatan video pembelajaran dengan software Active presenter dan praktek pemanfaatan voice typing untuk membuat materi pelajaran. Perbedaan yang signifikan dari score pretest dengan posttest membuktikan bahwa terjadi peningkatan yang sangat besar tentang kemampuan para guru membuat video pembelajaran dan penggunaan voice typing. Harapan setelah para guru mengikuti pelatihan ini, mereka dapat membuat video pembelajaran dengan baik, mereka dapat menggunakan fasilitas voice typing dengan baik, sehingga kualitas mengajar mereka lebih baik.
Penyuluhan Kesehatan Tentang : Pentingnya Vaksinasi Covid-19 Pada Lansia Di RW.01 Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur Stefanus Lukas; Triyani Triyani
BERDIKARI Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.068 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v3i2.4554

Abstract

Presiden menandatangani dan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan program vaksinasi untuk menanggulangi pandemi COVID-19. Perpres tersebut menetapkan bahwa pemerintah akan mempersiapkan pengadaan dan distribusi vaksin serta pelaksanaan vaksinasi. Salah satu sasaran diberikannya vaksinasi COVID-19 yaitu golongan lansia. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dana antusiasme para lansia agar supaya mengikuti vaksinasi COVID-19 di rw 01 Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur.  Pengumpulan data menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Hasil penelitian setelah diberikan penyuluhan kesehatan menunjukkan sebesar 25 lansia (100%) di RW 01 Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur bersedia untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Para responden memiliki antusiasme keinginan vaksinasi sebelum eduksi sebesar 65% dan setelah mendapatkan edukasi sebesar 89%.Responden yang berhasil didaftarkan sebanyak 25 ke puskesmas kecamatan Kramat Jati, Kelurahan Batu Ampar Jakarta Timur dengan menggunakan format sama seperti pada link Pemerintah Kota Jakarta https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScJz6ae82XTzqJkbFztR4PBBNw6hmHazFypqE0e9JthAYH08Q/viewform. Berdasarkan data tersebut, bahwa edukasi yang di berikan memberikan dampak yang signifikan dalam peningkatan antusiasme minat lansia untuk divaksinasi.
MENGENAL FAKTOR RESIKO ASMA SERTA PENCEGAHAN DAN PENANGANANNYA Rajes Khana; Diana Laila Ramatillah; Nirma Nirma; Ni Nengah Dewi Antaryani; Ni Putu Rischa Christiani; Nor Redha Rizky; Noorjannah Noorjannah
BERDIKARI Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.07 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i2.5704

Abstract

Webinar ini dilakukan oleh mahasiswa program studi profesi apoteker secara daring karena terkendala pandemi COVID-19. Webinar ini bertujuan agar masyarakat memahami dan mengetahui tentang faktor resiko asma serta pencegahan dan penanganannya. Kegiatan webinar dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital, yaitu Zoom Meeting dengan total peserta 93 orang. Webinar dilaksanakan pada tanggal 16 November 2021 jam 09.00 wib sampai 10.00 wib. Metode penilitian : Indikator dari webinar ini didapat dari hasil pengisian pretes dan post test melalui google form oleh peserta yang diisi saat acara webinar berlangsung. Hasil:Berdasarkan hasil yang didapat  dari data pada pre-test dan post-test terdapat kenaikan pada jumlah jawaban pada postest. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemahaman peserta terhadap materi yang          diberikan adalah cara penyampaian dari pemateri yang ringan, lugas dan menggunakan bahasa  yang mudah dipahami peserta tanpa bertele-tele. 
Edukasi dan Deteksi Dini Penyakit Leukimia Kepada Masyarakat di RPTRA Tunas Harapan Sunter Jakarta Diana Laila Ramatillah; Sri Lucyanawati; Ajeng Anggraini Pangestu; Ade Kurniatu
BERDIKARI Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.67 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v2i2.4096

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia dengan hampir 1,7juta kasus baru.  Salah  satu kanker yang menyerang darah yaitu Leukimia. Leukemia adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Pada kasus Leukemia, sel darah putih tidak merespon kepada tanda atau signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya. Penanganan Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Tujuan penyuluhan leukimia kepada masyarakat untuk memberikan informasi mengenai leukimiadan bagaimana deteksi dini penyakit ini, sehingga diharapkan masyarakat menjadi waspada dan melakukan pemeriksaan sedini mungkin jika terdapat tanda-tanda gejala leukimia pada orang sekitarnya. Kegiatan dalam penyuluhan ini berbentuk penyampaian materi dalam pentingnya pengenalan dan deteksi dini penyakit kanker darah kepada  masyarakat di RPTRA Tunas Harapan dengan menggunakan metode presentasi dengan media banner dan power point. Dari hasil penyuluhan, diketahui peserta penyuluhan sudah memahami tentang pentingnya pengenalan dan deteksi dini kanker darah.Kata Kunci: Penyuluhan; Leukimia; RPTRA Tunas HarapanABSTRACTCancer is one of the leading causes of death worldwide with almost 1.7 million new cases. One cancer that attacks blood is leukemia. Leukemia is a type of cancer that attacks white blood cells produced by bone marrow. In the case of Leukemia, white blood cells do not respond to the sign or signal given. Finally, excessive production is not controlled. This abnormal white blood cell count if excessive can disrupt the normal function of other cells. Leukemia treatment usually starts from symptoms that appear, such as anemia, bleeding and infection. The purpose of leukemia counseling to the community is to provide information about leukemia and how to detect this disease early, so that the community is expected to be aware and conduct an examination as early as possible if there are signs of leukemia symptoms in the surrounding people. The activity in this counseling took the form of the delivery of material in the importance of the introduction and early detection of blood cancer to the public at RPTRA Tunas Harapan by using a presentation method with banner and power point media. From the results of the counseling, it is known that the counseling participants have understood the importance of the introduction and early detection of blood cancer.Keywords: Counseling; Leukemia; RPTRA Tunas Harapan
PELAKSANAAN VAKSINASI BOOSTER COVID- 19 DI SENTRA VAKSIN UNIVERSITAS ESA UNGGUL Lita Rina Yanti
BERDIKARI Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3986.432 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i2.6274

Abstract

Vaksinasi booster COVID-19 adalah vaksinasi COVID-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan. Hasil studi menunjukkan telah terjadi penurunan antibodi pada enam bulan setelah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis primer lengkap, sehingga dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan. Untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi ketiga (booster) bagi dosen, tenaga kependidikan dan masyarakat umum, Lembaga layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI wilayah 3) bekerjasama dengan beberapa universitas untuk menjadi sentra vaksin. Universitas Esa Unggul merupakan sebagai salah satu universitas yang menjadi sentra vaksin. Pelaksanaan vaksinasi dibawah koordinasi suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat dan Puskesmas Kebon Jeruk. Vaksin yang digunakan pada sentra UEU pada adalah Pfizer dengan no batch 35020BD dan Astra Zeneca dengan no batch CTMV5158. Pemberian vaksin diprioritaskan bagi dosen, tenaga kependidikan dan masyarakat umum yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis 1 dan 2 dengan vaksin primer Sinovac atau Astra Zeneca, usia di atas 18 tahun dan sudah memiliki tiket panggilan vaksinasi ketiga di aplikasii peduli lindunginya. Sebanyak 560 orang yang teregritasi, 552 yang menerima vaksinasi, 8 orang ditunda karena tidak memenuhi persyaratan. Kegiatan vaksinasi berjalan lancer, tidak terdapat KIPI ringan maupun KIPI berat.

Page 3 of 11 | Total Record : 108