cover
Contact Name
Elmiawati Latifah
Contact Email
elmiawatilatifah@ummgl.ac.id
Phone
+6281392212213
Journal Mail Official
journal.psp@ummgl.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Magelang, Jl. Mayjen Bambang Soegeng, Glagak, Sumberrejo, Kec. Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah 56172, Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis
ISSN : 25499068     EISSN : 25794558     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis aims to serve the updated scientific knowledge for international researchers in pharmaceutical sciences. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP) publishes review article, original article, as well as short communication in the all scopes of Pharmaceutical Science such as Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicines, Pharmaceutical Management, Pharmacoeconomic, Pharmacoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policies.
Articles 256 Documents
Evaluasi Pelayanan Apotek Berdasarkan Indikator Pelayanan Prima Di Kota Magelang Periode 2016 Fitriana Yuliastuti; Heni Lutfiyati
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v2i1.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan standar pelayanan kefarmasian di apotek berdasarkan Indikator Pelayanan Prima di Kota Magelang periode 2016. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif, pengambilan data menggunakan metode Cross Sectionals Survey . Responden dalam penelitian ini adalah apoteker yang bersedia mengisi koesioner yang merupakan instrument penelitian ini. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendiskripsikan karakteristik setiap variable penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Pelayanan Kefarmasian di apotek berdasarkan Indikator prima sudah dilaksanakan dengan baik oleh apoteker- apoteker di Kota Magelang dengan jumlah score 84,7.
Pelaksanaan Konseling Oleh Apoteker Di Apotek Kecamatan Temanggung Heni Lutfiyati; Fitriana Yuliastuti; Puspita Septie Dianita
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v2i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan konseling oleh apoteker di apotek Kecamatan Temanggung. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah apoteker di Kecamatan Temanggung yang telah melaksanakan konseling pasien dan bersedia mengisi kuesioner yang merupakan instrumen penelitian ini. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bertujuan menggambarkan atau mendiskripsikan pelaksanaan konseling di apotek kecamatan Temanggung. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada apoteker pengelola apotek di kecamatan Temanggung. Dari 12 apoteker pengelola apotek di kecamatan Temanggung hanya 9 apoteker yang bersedia dijadikan sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100,00% apoteker melaksanakan konseling kepada pasien, 100,00% pemberian konseling penting, 100,00% beralasan untuk meningkatkan kepatuhan pasien, 55,56% melaksanakan konseling 5-10 menit, 100,00% apoteker tertarik melakukan konseling, 55,56% mengalami hambatan, 20,00% hambatan yang dialami yaitu kurangnya pengetahuan, 88,89%% pasien menanyakan besaran dosis, waktu penggunaan obat dan lama penggunaan obat, 100,00% menggunakan sumber informasi obat, 66,67% searching internet dalam pemberian konseling, 11,11% melakukan pendokumentasian, 11,11% membuat catatan pengobatan untuk pelanggan, 100,00% berharap kepatuhan pasien meningkat sehingga terapi dapat tercapai. Kesimpulan pelaksanaan konseling oleh apoteker di apotek Kecamatan Temanggung 88,89% tergolong baik
Uji Kualitatif Bakteri Escherichia Coli Pada Pemandian Umum Di Boton Balong Magelang Ira Dwi Anggraeni Candrawati; Prasojo Pribadi; Tiara Mega Kusuma
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v2i1.186

Abstract

Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari–hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan. Kebanyakan air tawar dan laut mengandung mikroorganisme. Salah satu mikroorganisme tersebut yaitu bakteri Escherichia coli. Bakteri Escherichia coli dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Escherichia coli pada pemandian umum di Boton Balong Magelang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitatif bakteri di air dengan tiga cara pengujian yaitu uji penduga, uji penguat, dan biakan murni dengan cara tuang. Hasil dinyatakan positif bakteri Escherichia coli terkandung dalam sampel air apabila uji penduga dan uji penguat menunjukkan timbulnya gas dan keruh pada media, sedangkan pada biakan murni dengan cara tuang tampak bercak koloni bakteri pada media. Uji penduga dengan media Lactose Broth menunjukkan timbul gas dan keruh. Suspensi uji penduga diuji kembali dengan uji penguat menggunakan Brilliant Green Lactose Bile Broth dan menunjukkan timbul gas, sedangkan biakan murni dengan cara tuang menggunakan media Nutrient Agar tampak bercak koloni bakteri. Uji kualitatif pada sampel air menunjukkan hasil positif adanya bakteri Escherichia coli setelah ketiga pengujian dilakukan.
Formulasi Tablet Ekstrak Buah Pare Dengan Variasi Konsentrasi Avicel Sebagai Bahan Pengikat Puspita Septie Dianita; Tiara Mega Kusuma
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v2i1.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi avicel sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet ekstrak buah pare serta untuk mengetahui konsentrasi yang dapat digunakan sebagai bahan pengikat yang optimal dalam formulasi pembuatan tablet ekstrak buah pare. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Data diambil dengan menggunakan tiga formulasi dengan konsentrasi avicel yang berbeda, kemudian dilakukan pengujian sifat fisik tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan tablet, kerapuhan tablet, dan waktu hancur tablet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi avicel maka kekerasan akan semakin besar dan kerapuhan akan semakin rendah. Bahan pengikat akan berpengaruh terhadap sifat fisik tablet yang dihasilkan dengan konsentrasi maksimal terdapat pada formula II. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dari ketiga formulasi yang dilakukan, formulasi yang paling optimal yaitu formulasi II karena memiliki nilai kerapuhan dan kekerasan tablet yang sesuai.
Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis Di Rsud Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Anna Silvia Prihantana; Sri Saptuti Wahyuningsih
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v2i1.188

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yakni kuman aerob yang dapat hidup terutama di paru atau di berbagai organ tubuh yang lainnya yang mempunyai tekanan persial oksigen yang tinggi. World Health Organization (WHO 1990) menyatakan bahwa 1760 juta manusia atau sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis. Untuk mencapai kesembuhan diperlukan keteraturan, kelengkapan dan kepatuhan minum obat bagi setiap penderita. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis di RSUD dr.Prijonegoro Soehadi Sragen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif Analitik Observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi diambil dari pasien tuberkulosis di RSUD dr.Prijonegoro Soehadi Sragen. Tehnik pengambilan sampel dari anggota populasi dengan anggota populasi dengan metode Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument kuisioner. Analisis data dengan uji prasyarat dan uji hipotesa dengan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikansi antara pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dengan nilai signifikansi 0,009.
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Jengkol (Pithecellobium Lobatum Benth) Terhadap Penyembuhan Luka Insisi Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar Dea Yunitasari; Ilham Alifiar; Muharam Priatna
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v2i1.189

Abstract

Luka adalah rusaknya kesatuan atau komponen jaringan, dimana secara spesifik terdapat substansi jaringan yang rusak atau hilang. Daun jengkol (Pithecellobium lobatum Benth) telah terbukti secara empiris digunakan oleh masyarakat untuk mengobati luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun jengkol (Pithecellobium lobatum Benth) terhadap penyembuhan luka insisi serta mengetahui dosis yang tepat untuk penyembuhan luka insisi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental, dengan menggunakan tikus sebagai hewan uji. Punggung tikus diinsisi dengan diameter 1 cm. Luka pada punggung tikus diberi sediaan ekstrak etanol daun jengkol (Pithecellobium lobatum Benth) dan dilakukan pengukuran diameter luka setiap hari selama 2 minggu. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun jengkol (Pithecellobium lobatum Benth) dengan dosis 0,051 gram, 0,103 gram, 0,206 gram menunjukan adanya aktivitas penyembuhan luka bila dibandingkan terhadap kelompok kontrol negatif, bila dibandingkan dengan povidone iodine memiliki aktivitas yang sama yaitu mempercepat penyembuhan luka. Pemberian ekstrak etanol daun jengkol (Pithecellobium lobatum Benth) dengan dosis 0,206 gram (dosis III) memiliki aktivitas yang lebih besar dibanding dengan dosis I dan dosis II.
Analisis Perencanaan Obat BPJS Dengan Metode Konsumsi di Instalasi Farmasi RSUD Tidar Kota Magelang Periode Juni-Agustus 2014 Lailatul Murtafiah; Fitriana Yuliastuti; Imron Wahyu Hidayat
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.226

Abstract

Pengelolaan merupakan serangkaian kegiatan yang salah satu prosesnya adalah perencanaan. Perencanan adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk menyusun kebutuhan obat yang tepat dan sesuai kebutuhan untuk mencegah terjadinya kekurangan ataupun kelebihan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses perencanaan obat di Instalasi Farmasi RSUD Tidar Kota Magelang dengan menggunakan metode konsumsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap laporan jumlahpemakaian dan sisa obat BPJS di InstalasiFarmasi RSUD Tidar Kota MagelangPeriodeJuni- Agustus 2014. Dengan menggunakan metode konsumsi, hasil penelitian menunjukkan bahwa 166 item pengadaan dan 48 item tidak diadakan. Buffer stock yang digunakan adalah 30%, sedangkan lead time 7 hari. Pemakaian rata-rata terbesar adalah RL sebanyak 16.321 plabot. Perbandingan dengan perencanaan RSUD Tidar Kota Magelang 61% sesuai dengan perencanaan dan 39% tidak sesuai dengan perencanaanpenelitian. Penetapan kebutuhan obat menggunakan analisa konsumsi dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek dalam perencanaan obat di rumah sakit yaitu standarisasi obat atau formularium, anggaran, pemakaian periode sebelumnya, stok akhir dan kapasitas gudang, lead time dan stok pengaman, jumlah kunjungan dan pola penyakit dan standar terapi
Kinetika Adsorpsi Pb (II) dengan Adsorben Arang Aktif Dari Sabut Siwalan Rohmatun Nafiah
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arang aktif sabut siwalan sebagai adsorben, pengaruh pH dan waktu interaksi terhadap kemampuan adsorpsi Pb(II), model adsorpsi isoterm yang sesuai untuk adsorpsi Pb(II), serta menentukan parameter kinetika (orde reaksi dan nilai k) adsorpsi Pb(II) dengan arang aktif sabut siwalan. Sabut siwalan dikalsinasi 300°C selama 1 jam, kemudian diaktivasi dengan ZnCl2. Karakterisasi arang aktif sabut siwalan menggunakan Spektroskopi IR, SEM dan untuk mengukur kation menggunakan metode Spektrofotometer Serapan Atom. Penentuan pengaruh penambahan arang aktif sabut siwalan terhadap adsopsi Pb(II) pada berbagai variasi waktu yaitu 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan bahwa kandungan air dan abu pada arang aktif sabut siwalan secara berturut-turut adalah 0,13 % dan 32,10 %. Penelitian tahap kedua menunjukkan variasi waktu interaksi berpengaruh terhadap kemampuan adsorpsi Pb(II), waktu kontak optimum pada menit ke-30 dengan kapasitas adsorpsi sebesar 0,083 mg/g. Hasil penelitian tahap ketiga menunjukkan adsorpsi arang aktif sabut siwalan terhadap Pb(II) mengikuti model isoterm Langmuir dengan koefisien determinasi R2 = 0,945. Kinetika reaksi Pb(II) sesuai dengan orde satu dengan nilai k 0,018 min-1 dan nilai qe (teoritis) sebesar 0,056 mg/g.
Gambaran Tingkat Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Di BKPM Magelang Periode Februari–Maret 2015 Reni Chandra Kirana; Heni Lutfiyati; Imron Wahyu Hidayat
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.228

Abstract

Kepatuhan pasien dalam melakukan pengobatan merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam keberhasilan terapi, namun kepatuhan untuk melakukan pengobatan oleh pasien seringkali rendah, termasuk pada pengobatan tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan penderita tuberkulosis di BKPM Magelang. Pengambilan data melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner dengan metode consecutive sampling. Sampel adalah penderita tuberkulosis berusia minimal 15 tahun yang telah minum obat minimal 2 bulan dan datang berobat pada bulan Februari-Maret 2015. Berdasarkan hasil analisis dari form TB I, dapat diketahui bahwa seluruh responden (100%) patuh dalam pengambilan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Magelang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Hasil penelitian melalui kuesioner menunjukkan bahwa 63% responden patuh terhadap pengobatan tuberkulosis. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidak patuhan responden adalah adanya efek samping obat, adanya riwayat penyakit lain, persepsi jarak dan ketersediaan transportasi. Studi menunjukkan tingginya angka kepatuhan pada penderita tuberkulosis karena tingkat pengetahuan responden yang sangat bagus
Uji Stimulansia Ekstrak Kulit Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.) Pada Mencit Galur Swiss Nisa Febrinasari; Rina Wijayanti; Awal Apriadi
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.229

Abstract

Stimulansia adalah senyawa yang mempengaruhi Sistem Saraf Pusat (SSP) dan dapat meningkatkan konsentrasi, merangsang susunan saraf pusat untuk menghilangkan kelelahan, serta menambah kemampuan fisik dan mental. Kafein adalah agen utama yang digunakan sebagai stimulansia. Kulit umbi bawang putih mengandung flavonoid dan alkaloid yang bisa menjadi alternatif stimulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak kulit umbi bawang putih (EKUBP) memiliki efek stimulansia pada mencit galur swiss dilihat dari selisih waktu renangnya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian prepost test control group design. Sampel penelitian menggunakan mencit jantan galur swiss yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok pretest EKUBP 2,5 g/kgBB, kelompok negatif tanpa ekstrak, kelompok kafein 100 mg/kgBB, kelompok EKUBP 2,5 g/kgBB, 5 g/kgBB dan 10 g/kgBB. Analisa data menggunakanKruskal Wallis dilanjutkan dengan Mann Whitney. Kelompok negatif memiliki waktu lelah paling rendah sebesar 0, 245 menit. Kelompok positif memiliki waktu lelah dan selisih yang tinggi yaitu sebesar 4,065 menit. Kelompok pretest mempengaruhi waktu lelah awal dibanding kelompok lainnya sebesar 14,59 menit. Kelompok EKUBP 10 g/kgBB memiliki waktu lelah paling tinggi sebesar 4,225 menit dan secara statistik memiliki perbedaan signifikan (p<0,05) dengan kelompok negatif. Kelompok EKUBP mempengaruhi waktu lelah mencit dengan cara memperpanjang waktu berenang yang berarti mempunyai waktu lelah yang lebih lama yang berarti mempunyai efek stimulansia

Page 2 of 26 | Total Record : 256