cover
Contact Name
Wilayanto
Contact Email
jurnalmisioner.kibaid@gmail.com
Phone
+6281355457450
Journal Mail Official
jurnalmisioner.kibaid@gmail.com
Editorial Address
Jl. Buisun No.4, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia, 91811
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL MISIONER
ISSN : 2776494X     EISSN : 27764958     DOI : https://doi.org/10.51770/jm
Jurnal Misioner (JM) invites researchers, writers, and academics who research (field and library research) on Christian theology but not limited to Biblical Studies, Contextual Theology, Systematic Theology, Missiology, Pastoral Counseling, and Christian Education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024)" : 5 Documents clear
Teologi Kesalehan Berdasarkan Ayub 2:3 dan Implikasinya dalam Kehidupan Kristen Masa Kini Linus; Paattang, Hendrik Sony
Misioner Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i1.169

Abstract

Salah satu konsep teologis yang tersebar di antara berbagai agama dan keyakinan adalah kesalehan. Dalam teologi, kesalehan merujuk pada upaya untuk hidup dalam harmoni dengan kehendak ilahi, mencari kedekatan dengan Tuhan, dan memasukkan nilai-nilai agama ke dalam kehidupan sehari-hari. Teologi kesalehan adalah salah satu jenis teologi yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Peranannya penting karena sangat berkaitan dengan cara orang percaya menjalani kehidupan mereka. Salah satu tokoh yang sangat terkenal dengan kesalehannya dalam Perjanjian Lama adalah Ayub. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi teologi kesalehan berdasarkan Ayub 2:3 dan Implikasinya dalam kehidupan Kristen masa kini, dengan pendekatan Hermeneutik Square dari Manfred Oeming. Hasil Penelitian bahwa Ayub diperkenalkan sebagai orang yang memiliki sifat saleh (Ibr.: tam), yaitu utuh, seorang yang dapat diandalkan karena tidak bernoda dan tanpa cacat dihadapan Allah.
Ketidakadilan Struktural Uma Patangun, Zimri; Lendang, Sifra; Tinggi, Rosyelin
Misioner Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i1.170

Abstract

Ketidakadilan struktural merupakan masalah yang serius dihadapi dalam masyarakat Toraja. Salah satu penyebab terjadinya ketidakadilan struktural dalam masyarakat Toraja adalah upacara adat. Tujuan penelitian ini adalah menemukan refleksi teologi pembebasan ketidakadilan struktural dalam masyarakat Toraja. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode kualitatif dengan studi pustaka seperti buku, jurnal, Alkitab, tafsiran, internet dan sumber-sumber lain yang digunakan mencari teks yang berhubungan ketidakadilan struktural: sebagai sebuah refleksi teologi pembebasan dalam konteks masyarakat Toraja. Hasil penelitian merefleksikan bahwa teologi pembebasan melihat penderitaan yang dialami setelah upacara Rambu Solo’ merupakan sebuah refleksi dalam iman Kristen. Selain itu, membutuhkan tindakan kasih dari orang-orang secara khusus keluarga yang ada untuk saling membantu (kasih) dalam menghadapi penindasan atau ketidakadilan tersebut. Teologi pembebasan mengarahkan pada pendidikan yang akan membuka wawasan masyarakat bahwa Rambu Solo’ membawa dampak negatif terhadap ketidakadilan struktural dalam masyarakat Toraja.
Membangun Kehidupan Rohani yang Kokoh dalam Konteks Kemajemukan bagi Murid-murid di Sekolah Kristen di Tana Toraja Nely; Tandy, Benhur
Misioner Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i1.181

Abstract

In the face of the dynamic modern era, where rapid changes and diverse values are evolving, the challenge of maintaining a Christian identity is becoming increasingly significant. The diversity of society is one of the main triggers of this challenge, especially in two prominent aspects: social diversity and cultural diversity. This study aims to explore effective strategies for building a strong spiritual life in Christian schools, especially in the context of the diversity of Toraja society. By using descriptive qualitative research methods, this study will describe and deeply understand the strategies needed to strengthen the spiritual life of students in the midst of modern challenges and cultural diversity. The results of this study are expected to provide valuable insights and recommendations for Christian schools in developing more effective and relevant spiritual education programs for their students.
Teologi Pengelolaan Uang sebagai Bentuk Manajemen Keuangan Pribadi Menggunakan Analisis Iceberg di Kalangan Mahasiswa Panuntun, Daniel Fajar; Oddeng, Zulkifli; Sophia, Selvyen; Sembiring, Raharja; Katu, Jefri Hina Remi
Misioner Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i1.184

Abstract

Abstract: This study aimed to formulate a Theology of Money Management. The theory employed in developing money management was based on the iceberg analysis methodology. Effective personal financial management was crucial for students, particularly those at the Jakarta Theological Seminary (STFT), to prevent multiple short-term, medium-term, and long-term financial difficulties. The employed approach is a qualitative methodology involving surveys and literature reviews. The collected data was then examined using the iceberg theory and subjected to U-Process analysis. The paper's findings introduce a Money Management Theology variant that was clarified in the concept definition. This variant involves reconsidering, restructuring, and recontextualization of the subject matter. Keywords: Iceberg; Management; Money; Student; Theology. Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menyusun sebuah Teologi Pengelolaan Uang. Teori yang dipakai dalam merumuskan pengelolaan uang didasarkan pada pendekatan analisis iceberg. Manajemen keuangan pribadi perlu bagi mahasiswa terkhusus pada Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta (STFT) agar dapat terhindar dari berbagai masalah keuangan yang bersifat jangka pendek, menengah, maupun panjang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan studi literatur yang dianalisis dengan teori iceberg yang dilanjutkan dengan analisis U-Process. Hasil dari tulisan ini menyajikan sebuah bentuk Teologi Pengelolaan Uang yang diuraikan dalam deskripsi konsep yang meliputi rethinking, redesigning, dan reframing. Kata-kata Kunci: Keuangan; Iceberg; Mahasiswa; Manajemen; Teologi.
Membangun Kesadaran Etis Teologis sebagai Upaya Mitigasi Prostitusi Online bagi Generasi Muda Kristen Wilayanto; Patangun, Efrain
Misioner Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v4i1.185

Abstract

The phenomenon of online prostitution has become a scourge for the younger generation, triggering significant concerns. The ease of internet access, the anonymity it offers, and the potential for financial gain are the main attractions for individuals to fall into this practice. Therefore, this article examines the crucial role of building theological ethical awareness as a strategy to mitigate online prostitution for the younger generation. The church and government have a responsibility in this matter. The church should deepen Christian education for the church generation from an early age and care for those who practice prostitution. The government should enforce the law and open up employment opportunities so that the nation's generation can work and not resort to immoral practices to earn their living needs.. Fenomena prostitusi online telah menjadi momok bagi generasi muda, memicu kekhawatiran signifikan. Kemudahan akses internet, anonimitas yang ditawarkannya, dan potensi keuntungan finansial menjadi daya tarik utama bagi individu untuk terjerumus dalam praktik ini. Oleh karenanya, artikel ini mengkaji peran krusial pembangunan kesadaran etis teologis sebagai strategi mitigasi prostitusi online bagi generasi muda. Gereja dan pemerintah memiliki tanggungjawab dalam hal ini. Gereja hendaknya memperdalam pendidikan Kristen bagi generasi gereja sejak dini dan peduli kepada mereka yang hidup melakukan praktek prostitusi. Pemerintah hendaknya menegakkan hukum dan membuka lapangan kerja agar generasi bangsa bisa bekerja dan tidak lari pada praktek-praktek amoral untuk mencari kebutuhan hidup mereka

Page 1 of 1 | Total Record : 5