cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 286 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RISIKO KEHAMILAN REMAJA DI SMPN 05 RAMBAH HILIR Romy Wahyuny; Heny Sepduwiana; Yuyun Bewelli Fahmi; Hotlimaria Pangaribuan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4401

Abstract

Salah satu penyebab kematian ibu adalah kehamilan risiko tinggi diantaranya kehamilan remaja (< 20 tahun). Sebanyak 10,3% kehamilan usia < 20 tahun menyebabkan kematian pada ibu secara tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja di SMPN 05 Rambah Hilir tahun 2023. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2023 dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana data yang digunakan merupakan data primer yaitu dengan cara mengisi kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VII (tujuh) SMPN 05 Rambah Hilir sebanyak 73 siswa. Jumlah sampel penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yaitu sebanyak 73 siswa. Kemudian, data dianalisis secara univariat dan bivariat (uji chi square). Hasil penelitian menunjukkan 100% responden mendapat dukungan dari orangtua, 63% responden merasakan peran tenaga kesehatan dan 100% responden memiliki pengetahuan tinggi. Didapatkan tidak ada hubungan dukungan orangtua (nilai p = 0.918) dan peran tenaga kesehatan (p = 0.416) terhadap pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan dukungan orang tua dan peran tenaga kesehatan berperan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang risiko kehamilan remaja. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi atau penyuluhan mengenai risiko kehamilan kepada remaja.
PENGARUH RENDAM AIR JAHE HANGAT TERHADAP DERAJAT EDEMA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PRAKTEK DOKTER MUHAMMAD FAKHRIZAL TAMBUSAI UTARA Romy Wahyuny; Eka Yuli Handayani; Andriana; Roro Yundari
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4403

Abstract

Proses kehamilan sampai persalinan dan nifas merupakan mata rantai satu kesatuan dari konsepsi, nidasi, sampai dengan persalinan. Tujuan penelitian ini Apakah Ada Pengaruh Pemberian Rendam Air Jahe Hangat Terhadap Derajat Edema Pada Ibu Hamil Trimester III Di Praktek Dokter Muhammad Fakhrizal Tambusai Utara. P$en$elitian ini dilakukan mulai tanggal 1 Juli- 29 S$ept$emb$er 2023 di praktek dokter Muhammad Fakhrizal, kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Pra Eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat derajat edema pada ibu hamil trimester III di Praktek Dokter Muhammad Fakhrizal Tambusai Utara sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan.Metode penelitian ini Melakukan pretest untuk mengetahui tingkat derajat edema yang dialami ibu hamil trimester III di praktek dokter Muhammad Fakhrizal sebelum dilakukannya rendam air jahe hangat guna untuk mengurangi derajat edema ibu hamil trimester III. Melakukan posttest guna untuk mengurangi derajat edema yang dialami ibu hamil trimester III di praktek dokter Muhammad Fakhrizal setelah diberikan rendam air jahe hangat.yaitu Surv$ey analitik d$engan p$end$ekatan cross s$ectional. Sampel yaitu bagian populasi yang akan diteliti dari karakteristik dimiliki populasi (Hidayat, 2014). Sampel dalam penelitian ini 33 orang ibu hamil trimester III yang mengalami edema di praktek dokter Muhammad Fakhrizal. Hasil penelitian pada derajat edema ibu hamil trimester III sebelum diberikan rendam air jehe hangat Rata-rata ± SD = 4.73 ± 0.977, pada derajat edema ibu hamil trimester III sesudah diberikan rendam air jehe hangat Rata-rata ± SD = 2.48 ± 1.326.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU TENTANG KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI PADA SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 7 TAMBUSAI Romy Wahyuny; Rika Herawati; Andria; Wiji Rahayu
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4404

Abstract

Menstruasi adalah proses alamiah yang dialami oleh setiap wanita normal. Haid pertama (menarche) biasanya terjadi pada usia 10-13 tahun. Namun, karena pengaruh berbagai faktor seperti gizi dan lingkungan sosial, usia pertama datangnya haid bisa terjadi lebih cepat misalnya 9 tahun. Dari pengamatan peneliti di lapangan yang melihat pengetahuan, sikap dan perilaku siswi kelas 7-9 SMP Negeri 7 Tambusai yang masih rendah. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan pengetahuan terhadap sikap dan perilaku (X) tentang kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi (Y). Penelitian menggunakan metode analitik yaitu menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampel jenuh, jumlah sampel terdiri dari 45 orang berjenis kelamin perempuan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 siswi terdapat 42 siswi atau 89,33% memiliki pengetahuan yang baik, 3 siswi atau 10,67% memiliki pengetahuan kurang baik, 32 siswi atau 71,11% memiliki sikap yang positif, 13 siswi atau 28,89% memiliki sikap negatif dan 31 siswi atau 68,89% memiliki perilaku yang baik, 14 siswi atau 31,11% memiliki sikap yang kurang baik dalam menjaga kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi siswi SMP Negeri 7 Tambusai. Kepada pihak Institusi Pendidikan SMP Negeri 7 Tambusai  diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku tentang kebersihan organ reproduksi dengan mengadakan penyuluhan atau arahan tentang kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi.
PENGARUH AROMA TERAPI JAHE TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEPENUHAN Elvira Junita; Lise Seswita
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4408

Abstract

Mual dan muntah pada kehamilan terjadi selama masa kehamilan antara 4-8 minggu dan berlanjut hingga 14-16 minggu kehamilan. Mual muntah merupakan suatu gejala utama pada 70-80% kehamilan. Aroma terapi jahe merupakan aroma terapi yang paling efektif dan mempunyai banyak keunggulan bagi ibu hamil yang sedang mengalami mual muntah dibandingkan dengan aroma terapi tanaman herbal lainya. Desain penelitian ini menggunakan bentuk design Pre Eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian One Group Pretest- Posttest Design yang dilaksanakan pada tanggal 20 Maret - 20 April 2023 dengan jumlah sampel 32 orang yang diberi aroma terapi jahe untuk penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2023. Berdasarkan hasil analisis data, frekuensi mual muntah setelah diberikan aroma terapi jahe menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami mual muntah sebanyak 24 ibu hamil (75%) dan yang masih mengalami mual muntah yaitu 8 orang (25%). nilai Asymp. Sig adalah 0,042 yang berarti p > 0,05 yaitu Ha diterima dan Ho ditolak. Pemberian aroma terapi jahe memberikan efek dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di di wilayah kerja Puskesmas Kepenuhan Tahun 2023.
PENGARUH PEMBERIAN JUS WORTEL TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE PADA REMAJA PUTRI SMP NEGERI 3 TAMBUSAI Yuyun Bewelli Fahmi; Nana Aldriana; Eka Yuli Handayani; Nofriorita
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4444

Abstract

Dismenore merupakan nyeri perut bagian bawah yang terjadi saat menstruasi merupakan salah satu penyebab terganggu aktifitas sehari-hari. Angka kejadian dimenore di dunia sangat besar . Rata-rata lebih dari 50% wanita mengalami dimenore disetiap Negara. Di Indonesia angka kejadian dismenore mencapai 60 70% wanita. Dismenore terjadi pada remaja dengan pravelensi berkisar antara 43% hingga 93%. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terahadap Penurunan Intensitas dismenore pada Remaja Putri SMP Negeri 3 Tambusai. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptik Analitik, dengan desain Pra Eksperimen dengan pendekatan one group pre tes and post tes. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampel sejumlah 30 responden. Responden diberikan jus wotel 2 kali sehari selang waktu 2 jam setelah pemberian pertama dengan takaran 250 gram dicamper 150 cc air. Tingkat desmenore diukur menggunakan Numeretic Rating Scale (NRS) dan uji statistik T dependen. Hasil penelitian ini dapat diketahui mean intensitas dismenore sebelum pemberian jus wortel adalah 3.23 dengan standar deviasi 0,84. Dari hasil uji statistik dengan uji t-dependen di dapat nilap p value 0,00 (p< 0,05) memiliki makna yang signifikan yaitu ada pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri SMP N 3 Tambusai. Disarankan remaja putri yang mengalami nyeri haid untuk mengkomsumsi jus wortel karena efektif terhadap penurunan intensitas dimenore
PENGARUH SENAM DYSMENORHEA TERHADAP SKALA NYERI DYSMENORHEA REMAJA PUTRI SMPN 2 KUNTO DARUSSALAM Yuyun Bewelli Fahmi; Rika Herawati; Heny Sepduwiana; Richi Fitriani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4446

Abstract

Dismenorea merupakan rasa nyeri atau tidak nyaman yang terjadi pada bagian bawah perut menjalar ke punggung hingga paha. Penanganan dismenorea dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Penanganan nyeri dismenorea dengan terapi non farmakologi dapat dilakukan salah satunya adalah teknik relaksasi yaitu senam dismenorea. Senam dismenorea merupakan senam yang membantu peregangan otot perut, panggul dan pinggang. Angka kejadian dosmenorea di Provinsi Riau pada remaja putri mencapai 95,7% dengan rentang usia 15-16 tahun. Sementara itu angka kejadian dismenorea Pengaraian di Kabupaten Rokan Hulu berkisar 56.7%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam dismenorea terhadap skala nyeri dismenorea remaja putri SMPN 2 Kunto Darussalam. Metode penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain penelitian one group pre test and post test. Pengumpulan data menggunakan kuisioner sedangkan analisis data menggunakan uji t-dependent. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan skala nyeri dismenorea sebelum senam dysmenorrhea (pre-test) mayoritas nyeri berat dengan standar deviasi 0,736. Mayoritas intensitas nyeri dismenorea sesudah senam dysmenorrhea (post-test) adalah nyeri sedang dengan standar deviasi 0,736. Sedangkan hasil uji statistik T-dependent terhadap intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan diperoleh nilai p-value = 0.000 (P< 0,05) Maka dapat disimpulkan ada pengaruh senam dysmenorrhea terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea pada remaja putri SMPN 2 Kunto Darussalam pada saat menstruasi
PENGARUH SEDUHAN DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DAN HB PADA IBU NIFAS DI KLINIK SWASTA BIDAN ENNY SWITA NAINGGOLAN, Amd.Keb WILAYAH TAMBUSAI KECAMATAN TAMBUSAI Yuyun Bewelli Fahmi; Romy Wahyuny; Andriana; Zuliani Tambusai
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4449

Abstract

Pada keadaan fisiologi menyusui, kebutuhan gizi ibu meningkat karna kebutuhan untuk memproduksi ASI faktor makanan berpengaruh signifikan terhadap produksi ASI selain faktor psikis dan isapan bayi. Daun kelor merupakan salah satu bagian dari tanaman kelor yang banyak diteliti kandungan gizi dan kegunaannya. Daun kelor kaya akan nutrisi,diantaranya kalsium,zat besi,protein,vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Daun kelor mengandung zat besi lebih tinggi dari air seduhan lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan metode PreExperimental dengan uji statistic menggunakan uji T dependen. Hasil penelitian ini adalah Rerata Peningkatan pertambahan volume ASI pada ibu nifas sebelum diberikan seduhan daun kelor memiliki rerata 35,0. Untuk Rerata Peningkatan pertambahan kadar HB pada ibu nifas sebelum diberikan seduhan daun kelor memiliki rerata sebelum diberikan seduhan daun kelor memiliki rerata 9,2. Untuk hasil uji Paired sampel T test terlihat bahwa nilai p = 0,032 < 0,05 artinya ada perbedaan rerata pertambahan volume ASI pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan seduhan daun kelor. Dan hasil uji paired sample t test terlihat bahwa nilai p = 0,026 < 0,05 artinya ada perbedaan rerata pertambahan kadar HB pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan seduhan daun kelor. Dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian seduhan daun kelor terhadap peningkatan ASI dan Hb ibu nifas.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU MAWAR DI DESA PENDALIAN KECAMATAN PENDALIAN IV KOTO Elvira Junita; Fitria
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4508

Abstract

Posyandu lansia adalah Pos Pelayanan Terpadu untuk masyarakat lanjut usia yang dikenal posyandu lansia. Tujuan Posyandu lansia selain mendapatkan pelayanan kesehatan untuk lansia, lansia juga mendapatkan pelayanan sosial, agama, keterampilan, olahraga dan seni budaya serta pelayanan lain yang dibutuhkan para lanjut usia dalam rangka meningkatkan kualitas hidup melalui peningkatan kesehatan dan kesejahteraan mereka dimasyarakat. Dalam perjalanannya jumlah kunjungan ke posyandu lansia yang memprihatinkan. Jumlah kunjungan lansia ke Posyandu Mawar di Wilayah Kerja Puskesmas Pendalian IV Koto Paling rendah di antara di antara desa lainnya yaitu 13,64%.Diantara posyandu lansia yang ada,Posyandu Lanisa Mawar merupakan posyandu yang terletak di Ibukota Kecamatan dan memiliki lansia paling banyak yaitu 244 jiwa,namun kunjungannya rendah.Hal ini terlihat dalam 2 tahun terakhir di mana rata-rata kunjungan hanya 10-15 orang/bulan(2,67%). Jenis desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Tujuan Penelitian ini adalah menegtahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke Posyandu Mawar di Desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto Kab.Rokan Hulu tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Lansia di Desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto yang berjumlah 244 orang, dengan jumlah sampel 71 orang.Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian ini didapat ada hubungan antara kunjungan Lansia keposyandu dengan pengetahuan (Pvalue =0,000), status kesehatan (Pvalue = 0,000) dan jarak tempuh (Pvalue=0,000). Saran peneliti hasil penelitian ini dapat meningkatkan kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia.
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN ABORTUS DI RSUD ROKAN HULU TAHUN 2023 Ermiza; Misna Sari
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4512

Abstract

Abortus merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih sering terjadi dan dapat berdampak pada kesehatan ibu. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan kejadian abortus, di antaranya umur ibu dan paritas. Faktor-faktor tersebut sering dikaitkan dengan kondisi biologis dan kesiapan reproduksi ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur ibu dan paritas dengan kejadian abortus di RSUD Rokan Hulu tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang tercatat dalam rekam medis di RSUD Rokan Hulu tahun 2023. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang terdiri dari 50 kelompok kasus (ibu dengan kejadian abortus) dan 50 kelompok kontrol (ibu yang tidak mengalami abortus). Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien. Variabel independen dalam penelitian ini adalah umur ibu dan paritas, sedangkan variabel dependen adalah kejadian abortus. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok kasus terdapat 41 responden (82%) dengan umur reproduksi sehat dan 9 responden (18%) dengan umur reproduksi tidak sehat, sedangkan pada kelompok kontrol terdapat 37 responden (74%) dengan umur reproduksi sehat dan 13 responden (26%) dengan umur reproduksi tidak sehat. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan kejadian abortus (p = 0,47; OR = 1,6). Pada variabel paritas, kelompok kasus dengan paritas tidak berisiko sebanyak 26 responden (52%) dan paritas berisiko sebanyak 24 responden (48%), sedangkan pada kelompok kontrol paritas tidak berisiko sebanyak 22 responden (44%) dan paritas berisiko sebanyak 28 responden (56%). Hasil analisis chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian abortus (p = 0,38; OR = 0,54). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dan paritas dengan kejadian abortus di RSUD Rokan Hulu tahun 2023. Upaya pencegahan abortus perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan kualitas pelayanan antenatal care dan deteksi dini faktor risiko kehamilan.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI POSKESDES BANGKA KANTAR Sastriana Sophia Banut; Rani Safitri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di Poskesdes Bangka Kantar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Poskesdes Bangka Kantar dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk variabel pola makan, serta data kadar hemoglobin (Hb) dari hasil pemeriksaan di puskesmas untuk variabel kejadian anemia. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I. Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value = 0,007 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di Poskesdes Bangka Kantar. Hasil ini menunjukkan bahwa pola makan yang tidak seimbang dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia pada ibu hamil karena kurangnya asupan zat gizi penting seperti zat besi, protein, dan vitamin yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di Poskesdes Bangka Kantar.