cover
Contact Name
Demita
Contact Email
hengki_tamando@yahoo.com
Phone
+6281360000791
Journal Mail Official
lebahpkm@isha.or.id
Editorial Address
Romeby Lestari Housing Complex Blok C Number C14, North Sumatra, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Articles 193 Documents
Pengaruh Pelatihan Field Aid Terhadap Tingkat Kesiapan Siagaan Mahasiswa Keperawatan Dalam Menghadapi Bencana Di Daerah Pesisir Tahun 2025 Astriani Hia; Lucky Holiness Hia; Atika sudarto; Hepinus Hulu; Dewi Situmeang
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana tinggi, khususnya di wilayah pesisir. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa keperawatan. Namun, kemampuan praktis mahasiswa dalam menghadapi bencana masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan Field Aid terhadap tingkat kesiapsiagaan mahasiswa keperawatan yang meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan.Metode penelitian menggunakan desain pretest-posttest untuk membandingkan kesiapsiagaan sebelum dan sesudah pelatihan. Pelatihan Field Aid berbasis simulasi lapangan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan praktis dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi situasi darurat.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan mahasiswa setelah mengikuti pelatihan. Dengan demikian, pelatihan Field Aid efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa keperawatan dalam penanggulangan bencana.Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kurikulum keperawatan berbasis kesiapsiagaan bencana
Pemberian Edukasi Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Di Lopian Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah Pesta Meida Hutapea; Diana sipahutar; Fridella grace natalia tarigan; Dedi mizwar tarihoran
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i4.465

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pertolongan pertama pada luka bakar di RW 08 Kelurahan SepanjangJaya, Kota Bekasi. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya pengetahuan masyarakat serta masih adanya praktik penanganan luka bakar yang keliru, seperti penggunaan pasta gigi atau ramuan tradisional yang justru dapat memperburuk kondisi luka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan melalui penyampaian materi, demonstrasi, serta sesi tanya jawab dengan melibatkan 40 peserta masyarakat. Media pendukung seperti poster dan leaflet juga digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan terjadi peningkatan pengetahuan mengenai cara pertolongan pertama luka bakar yang benar, seperti penggunaan air mengalir untuk mendinginkan luka. Peserta juga mulai memahami bahaya praktik tradisional yang tidak sesuai dengan standar kesehatan. Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pertolongan pertama pada luka bakar. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat mampu menerapkan praktik yang benar dan menyebarkan informasi tersebut kepada lingkungan sekitarnya..
Peningkatan Kemampuan Deteksi Dini Resiko Tinggi Dan Manajemen Awal Kegawatdaruratan Ibu Hamil Bagi Kader Kesehatan Di Pasir Bidang Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah Ranida Waruwu; Liantalia Tambuanan; Sonatalia Togatorop; Fitri Khoriyah
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sasaran pembangunan kesehatan yang akan dicapai pada tahun 2025 adalah meningkatnya derajat kesehatan masyarakat yang salah satunya ditunjukkan oleh menurunnya angka kematian ibu. Target Angka Kematian Ibu pada Rencana Strategis 2015-2019 yaitu pada angka 306/100.000 kelahiran hidup. Penyebab tingginya angka kematian ibu dipengaruhi banyak hal diantaranya adalah perdarahan, pre eklamsi, jantung dan infeksi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyegaran dan pembinaaan teknis kader tentang deteksi dini dan manajemen awal kegawatdaruratan ibu hamil, hal–hal yang perlu dipersiapkan dalam mendampingi ibu hamil ke fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan kader, hal ini ditunjukkan dari hasil pre test nilai terendahnya adalah 18, nilai tertinggi 68 dan nilai rata-ratanya 42,4. Sedangkan hasil post test didapatkan nilai terendah 50 dan nilai tertingginya 88, dengan nilai rata-rata 75,4. Peningkatan peran kader kesehatan dalam upaya deteksi dini dan rujukan kasus kesehatan ibu dan anak terutama pada kasus rujukan persalinan dalam rangka kesiapan dan kesiagaan komplikasi bagi ibu dan bayi baru lahir diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak.