cover
Contact Name
Demita
Contact Email
hengki_tamando@yahoo.com
Phone
+6281360000791
Journal Mail Official
lebahpkm@isha.or.id
Editorial Address
Romeby Lestari Housing Complex Blok C Number C14, North Sumatra, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Articles 180 Documents
Peningkatan Kesadaran Hukum Kesehatan: Upaya Pencegahan Malpraktik Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 bagi Perawat Nur Angraini, Peggy Dian Septi; Amieratunnisa, Aniesah; Wardana, Rafiq Adi
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.511

Abstract

Rendahnya kesadaran hukum kesehatan tenaga kesehatan khususnya perawat masih menjadi faktor risiko terjadinya sengketa medis dan dugaan malpraktik di fasilitas kesehatan. Implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menuntut peningkatan literasi hukum komprehensif terutama terkait standar profesi, dokumentasi medis, dan prinsip informed consent. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum kesehatan perawat sebagai upaya pencegahan malpraktik melalui pendekatan edukasi interprofesional. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana tingkat kesadaran hukum kesehatan perawat sebelum dan setelah edukasi hukum serta bagaimana peran pendekatan interprofesional dalam menurunkan risiko malpraktik. Metode yang digunakan penelitian hukum kualitatif deskriptif empiris dengan edukasi partisipatif pelatihan dilaksanakan di Klnik dr, Netti. Meliputi sosialisasi kebijakan, diskusi kasus, simulasi dokumentasi medis dan informed consent serta evaluasi pre test maupun post test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman hukum kesehatan dalam aspek kewenangan praktik, dokumentasi medis, dan komunikasi hukum dengan pasien. Pendekatan interprofesional terbukti efektif membangun kesadaran hukum kolektif dan memperkuat budaya keselamatan pasien. Kegiatan ini disimpulkan efektif dan replikatif dalam meningkatkan kesadaran hukum kesehatan bagi perawat untuk mencegah malpraktik.
Kenali, Cegah, dan Akses: Edukasi Penyakit Tidak Menular serta Alur Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Desa Warunggunung Diana, Tyra Septi; Nelwetis, Nelwetis; Manik, Maggie Juntiven; Yosianda, Kristiana Ratu; Meirelliza, Reiva
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.514

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai faktor risiko serta pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), sekaligus memperkuat pemahaman tentang alur pelayanan kesehatan dan mekanisme penggunaan BPJS Kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2025 di Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Warunggunung. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan pemeriksaan kesehatan gratis berupa tes tekanan darah dan kadar gula darah. Sebanyak 71 peserta mengikuti kegiatan ini, didominasi oleh kelompok dewasa akhir dan lansia (89,2%), dengan mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga (91,9%). Hasil pemeriksaan menunjukkan 84,5% peserta memiliki tekanan darah di atas normal, dan sebagian memiliki kadar gula darah ≥100 mg/dL yang mengarah pada pra-diabetes dan diabetes mellitus. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari 67,5% menjadi 98,7%, menandakan keberhasilan kegiatan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Edukasi BPJS juga meningkatkan pemahaman peserta terhadap sistem rujukan berjenjang dan hak serta kewajiban peserta jaminan kesehatan. Kegiatan ini dinilai efektif dalam mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin di Puskesmas, menerapkan pola hidup sehat, serta memanfaatkan BPJS secara optimal. Dengan hasil tersebut, kegiatan ini diharapkan menjadi model berkelanjutan dalam penguatan literasi kesehatan dan akses layanan kesehatan di wilayah semi-perkotaan.
Internalisasi Profesionalisme, K3L, dan Etika Profesi Insinyur melalui Alih Praktik Baik Mahasiswa Indonesia dan Jepang Arianti, Santi Febri; Selfia, Yeni; Haifan, Mohamad
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.517

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai profesionalisme, keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (K3L), dan etika profesi insinyur pada mahasiswa teknik di Indonesia melalui alih praktik lintas budaya dari Jepang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana, yang dilaksanakan melalui wawancara terstruktur dengan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Gifu University, Jepang, analisis tematik pengalaman profesional, serta diseminasi hasil kepada mahasiswa teknik di Indonesia melalui diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa pada seluruh aspek yang dinilai, dengan perubahan dari kategori sedang pada tahap pra-diseminasi menjadi kategori tinggi pada tahap pasca-diseminasi. Secara kualitatif, mahasiswa menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan, refleksi etis dalam pengambilan keputusan, serta pemahaman kontekstual mengenai praktik profesionalisme yang dapat diadaptasi di Indonesia. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pengabdian berbasis pengalaman nyata dan refleksi lintas budaya efektif dalam memperkuat pembelajaran etika profesi dan K3L secara aplikatif. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam pembentukan karakter calon insinyur yang beretika, mandiri, dan berorientasi pada keselamatan serta keberlanjutan
Penguatan Peran Pemerintah Distrik dan Kampung melalui Pendekatan Community Action Plan di Kabupaten Teluk Bintuni Sangadji, Suleman Samuda; Aswita, Dian; Tohamba, Citra Puspita; Handayani, Andi Asti; Supatminingsih, Tuti
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.519

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran pemerintah distrik dan kampung dalam mendukung pengembangan ekonomi kawasan berbasis sumber daya alam di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya ketergantungan ekonomi terhadap aktivitas industri, keterbatasan kapasitas perencanaan di tingkat lokal, serta lemahnya koordinasi lintas kampung dan distrik dalam merumuskan arah pengembangan ekonomi pasca aktivitas utama industri. Melalui kegiatan ini, tim pelaksana memfasilitasi proses perencanaan partisipatif dengan menggunakan pendekatan Community Action Plan yang menempatkan pemerintah distrik dan kampung sebagai aktor utama dalam mengidentifikasi permasalahan, memetakan potensi dan aset lokal, serta menyusun rencana aksi bersama. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui analisis situasi awal, diskusi kelompok terarah, lokakarya partisipatif, dan pendampingan dalam perumusan rencana aksi yang bersifat operasional dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap tantangan dan peluang pengembangan ekonomi kawasan, terpetakannya potensi lokal secara lebih sistematis, serta tersusunnya rencana aksi komunitas yang disepakati bersama. Dampak positif lainnya terlihat dari mulai menguatnya peran pemerintah distrik dan kampung dalam proses perencanaan ekonomi kawasan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas perencanaan partisipatif yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan ekonomi kawasan di Kabupaten Teluk Bintuni
Klinik penulisan artikel ilmiah: Strategi peningkatan kompetensi publikasi masyarakat akademik menuju jurnal terakreditasi Sinta Sihotang, Hengki Tamando; Rizky A, Galih Prakoso
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.520

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi penulisan dan publikasi ilmiah masyarakat akademik menuju jurnal terakreditasi SINTA melalui model Klinik Penulisan Artikel Ilmiah. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan publikasi dosen, guru, dan peneliti muda di daerah akibat keterbatasan kompetensi teknis dan minimnya pendampingan publikasi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah clinic-based training berbasis daring yang mengombinasikan webinar penulisan artikel ilmiah, praktik penulisan berbasis naskah nyata, serta pendampingan teknis submission melalui sistem Open Journal System (OJS). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan pemantauan luaran publikasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta secara signifikan, ditandai dengan seluruh peserta (100%) memperoleh skor post-test di atas batas kompetensi minimal dan berhasil melakukan submit artikel ke jurnal ilmiah nasional. Sebagian naskah telah berstatus published dan accepted, sementara lainnya masih dalam tahap review. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas publikasi ilmiah dan berpotensi direplikasi sebagai model pengabdian berbasis literasi akademik yang berkelanjutan
Legal and ethical governance of civil military health collaboration for disaster management: Health Law Harefa, Faonaso; Harsono, Caecilia F.
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.483

Abstract

Latar Belakang: Indonesia yang rawan terjadinya bencana   dan dalam penangannya masih bervariasi interprestasi antara Kementerian Pertahanan-Indonesian Military dengan kementerian dan lembaga negara terkait yang memiliki otoritas penuh penanggulangan Bencana alam dan Bencana non alam tersebut sehingga muncul kebutuhan untuk memberikan kejelasan hukum, etika, dan prosedur dalam mekanisme dukungan kesehatan pertahanan.  Tujuan: Pentingnya kejelasan kolaborasi Sipil-Militer dalam penanggulanagan bencana di Indonesia. Metode: menggunakan yuridis normatif melalui kajian pustaka meliputi; perundang-undangan, pendekatan konseptual, perbandingan dengan analisis gramatikal, sistematis, dan teleologis. Temuan:  Penelitian ini menemukan bahwa adanya fragmentasi regulasi, ketidakjelasan batas kewenangan sipil-militer, dan ketiadaan Perjanjian Kerja Sama, dan    Standar Operasional Prosedur  (SOP) bagaimana dukungan kesehatan pertahanan dilakukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang hal ini dapat berpotensi  melanggar hukum nasional, prinsip etika pelayanan kesehatan, dan nilai-nilai budaya masyarakat terdampak. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan perlunya harmonisasi regulasi, penguatan    Perjanjian Kerja Sama dan   Standar Operasional Prosedur  (SOP) antara Kemhan-TNI dengan BNPB    sebagai dasar hukum, etika, dan administratif agar Kesehatan Pertahanan-Kesehatan TNI secara hukum legal atau formal dalam memberikan dukungan Kesehatan Pertahanan-Kesehatan TNI kepada BNPB dalam Penanggulangan Bencana Alam
Pelatihan Desain dan Motif “Ecoprint Guyangan” Kabupaten Purworejo untuk Membentuk Unique Selling Point Widjajani, Susi; Utami, Dyah Panuntun
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Purworejo memiliki banyak pengrajin ecoprint, dan salah satunya adalah Ecoprint Guyangan. Pengrajin memiliki motivasi kuat untuk mengangkat kearifan lokal agar ecoprint Purworejo dikenal secara nasional. Saat ini, pengrajin telah memiliki peralatan memadai, dan anggota memiliki ketrampilan yang bagus. Namun, produk memiliki kelemahan pada motif yang belum memiliki sentuhan inovasi. Motif masih monoton atau kurang beragam sehingga Ecoprint Guyangan belum memiliki unique selling point (keunikan yang berbeda dengan kompetitor). Berdasarkan latar belakang tersebut maka kegiatan peemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang unique selling point, desain dan motif ecoprint yang estetik, serta pelatihan pembuatan ecoprint. Hasil kegiatan adalah: 1) Pengetahuan dan pemahaman peserta tentang unique selling point untuk meningkatkan daya saing produk meningkat; 2) Pengetahuan dan ketrampilan peserta tentang desain dan motif ecoprint yang estetik lebih baik; dan 3) Peserta mampu membuat desain dan motif ecoprint yang estetik dan memiliki sentuhan inovasi. Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada peserta tentang pemanfaatan sumberdaya lokal yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Serbaguna di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor Suri, Wiranda Intan; Ratnawati, Beata; Wahdi, Emil; Paramitadevi, Yudith Vega; Tunggadewi, Andini Tribuana; Dellarosa, Luvy; Prasetya, Dimas Ardi; Hidiya, Miesriany; Saputra, Septian Fauzi Dwi; Jannah, Nurul
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.488

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah menjadi isu yang muncul di masyarakat Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor. Salah satu permasalahan yang ditemukan adalah pengelolaan minyak jelantah yang belum optimal. Sebagian besar masyarakat masih membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan air, akibatnya saluran pembuangan air dapat tersumbat dan lingkungan menjadi tercemar. Banyak masyarakat belum mengetahui dampak negatif dari tidak mengolah sampah seperti minyak jelantah. Sehingga diperlukan kegiatan edukasi dan pelatihan bagi masyarakat mengenai pengolahan minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun cuci serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk sabun cuci piring dan pembersih noda serbaguna pada pakaian, kain, lap pel, dan serbet. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami dampak negatif dari membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan air dan juga mampu mempraktikkan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun secara mandiri di rumah masing-masing secara berkelanjutan. Peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah dapat berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah rumah tangga yang belum terkelola dan dapat menghasilkan produk sabun cuci sebagai pembersih yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan ini berpotensi membuka peluang usaha bagi masyarakat untuk memproduksi dan memasarkan sabun cuci serbaguna secara mandiri. Selain dapat meningkatkan peluang dalam peningkatan pendapatan bagi masyarakat, kegiatan ini juga dapat mendukung penerapan ekonomi sirkular, dimana sampah diolah menjadi produk bernilai guna
Implementasi LMS Pentabyte dalam Mendukung Transformasi Pembelajaran Daring di SMK Letris 2 Indriasari, Melani; Suharini, Yustina Sri; Sulistyowati, Sulistyowati; RD, Endang; Rajaswa, Muhammad; Ibrahim , David Maulana; Sunarto , Ramdhany; Andrianto, Iqbal; Sudirman, Dika Putra
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.489

Abstract

Transformasi digital dalam bidang pendidikan mendorong sekolah untuk mulai memanfaatkan sistem pembelajaran daring yang tidak hanya terstruktur, tetapi juga relevan dengan kebutuhan nyata pengguna di lingkungan sekolah. SMK Letris 2 Indonesia menghadapi tantangan terkait pengelolaan tugas, absensi, serta pelaporan kemajuan siswa selama kegiatan belajar online. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Learning Management System (LMS) Pentabyte yang dapat membantu guru dan siswa melakukan pembelajaran secara sistematis.. Metode pelaksanaan kegiatan ini menerapkan pendekatan Design Thinking dengan melibatkan guru dan siswa secara aktif pada setiap tahapan perancangan, mulai dari penggalian kebutuhan hingga proses uji coba sistem, disertai transfer teknologi dan pendampingan intensif. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur penerimaan pengguna, perubahan perilaku belajar, serta efektivitas sistem dalam mendukung transformasi pembelajaran digital. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pengoperasian LMS sebesar 32% pada guru dan 28% pada siswa. LMS Pentabyte juga berkontribusi terhadap peningkatan kedisiplinan belajar siswa (80%) dan motivasi belajar (78%). Kegiatan ini memberikan kontribusi ilmiah berupa model penerapan LMS berbasis Design Thinking dalam konteks sekolah menengah kejuruan dengan keterbatasan sumber daya
Mengembangkan Kreativitas Dan Inovatif Siswa Melalui Pelatihan Dengan Menggunakan Media Sosial di SMK Nurul Huda Baros Syaechurodji, Syaechurodji; Aji, Tri Suseno
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.490

Abstract

Perkembangan pendidikan saat ini menuntut perubahan signifikan dalam metode pengajaran, terutama dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas. Pendidikan tradisional yang berfokus pada penguasaan materi dianggap tidak memadai untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu, pengembangan kreativitas siswa menjadi krusial. Program ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi siswa di SMK Nurul Huda Baros melalui pelatihan pemanfaatan media sosial secara efektif dan produktif. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk mengembangkan kreativitas dan inovatif siswa SMK Nurul Huda Baros melalui pelatihan pemanfaatan media sosial yang efektif dan produktif. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk mengembangkan kreativitas dan inovatif siswa melalui pemanfaatan media sosial di SMK Nurul Huda Baros dilakukan melalui serangkaian langkah yang terstruktur dan berbasis pada pendekatan praktis. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan keterampilan siswa yang dapat mempersiapkan mereka dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang terus berubah