cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 387 Documents
Pemanfaatan Deep Learning Dalam Pendidikan Melalui Sosialisasi Bagi Guru SMA Laboratorium: Utilization of Deep Learning in Education Through Socialization for Teachers at SMA Laboratorium Ivandra Immanuela Latumakulita; Lisa Sutami Suharlan
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5075

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru SMA Laboratorium mengenai pemanfaatan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan berbasis teknologi. Metode yang digunakan berupa sosialisasi melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep Deep Learning serta siap menerapkan deep learning dalam proses pembelajaran sesuai lingkungan sekolah berbasis riset. Guru juga menunjukkan respons positif dan kesiapan untuk mengintegrasikan pendekatan tersebut dalam praktik mengajar. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong transformasi pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada peserta didik. Kata Kunci: Deep Learning, Sosialisasi, Pembelajaran. Abstract This community service activity aims to improve the understanding of Laboratory Senior High School teachers regarding the application of the Deep Learning approach in the learning process. The problem identified is the limited knowledge and skills of teachers in implementing technology-based learning that is conscious, meaningful, and engaging. The method used was a socialization program carried out through material presentations and interactive discussions using a participatory approach. The results indicate an increase in teachers’ understanding of the Deep Learning concept and their readiness to apply it in the teaching and learning process in accordance with a research-based school environment. Teachers also showed positive responses and a willingness to integrate this approach into their teaching practices. Therefore, this activity contributes to encouraging a more innovative and student-centered transformation of learning. Keywords: Deep Learning, Socialization, Learning.
Strategi Pendidikan Multikultural Untuk Menangkal Intoleransi di Ruang Siber Pada Gen-Z: Multicultural Education Strategies to Counter Intolerance in Cyberspace Among Generation Z Akhmad Khairi; Sapuadi
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5107

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi telah mengalihkan interaksi sosial ke ruang siber, namun sekaligus memicu tantangan baru berupa intoleransi, echo chamber, dan ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pendidikan multikultural yang efektif dalam memitigasi intoleransi digital melalui pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi literatur mendalam, observasi partisipatif pada platform digital, serta wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari 3 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan mengadopsi model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian secara terukur merumuskan lima pilar utama strategi operasional. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan empati digital yang diintegrasikan dengan kerangka pedagogis dialogis-demokratis mampu mereduksi ketegangan antar kelompok dan mengubah ruang siber menjadi ekosistem yang lebih manusiawi serta inklusif. Kata Kunci: Empati Digital, Intoleransi Siber, Pendidikan Multikultural. Abstract The development of information technology has shifted social interactions to cyberspace, but at the same time, it has triggered new challenges in the form of intolerance, echo chambers, and hate speech. This study aims to explore effective multicultural education strategies in mitigating digital intolerance through a qualitative descriptive-analytical approach. Data were collected through in-depth literature review, participant observation on digital platforms, and in-depth interviews. The research subjects consisted of three informants selected using a purposive sampling technique. The data analysis technique used adopted the interactive model of Miles and Huberman. The research results measurably formulate five main pillars of operational strategy. The study concludes that strengthening digital empathy integrated with a dialogical-democratic pedagogical framework can reduce tensions between groups and transform cyberspace into a more humane and inclusive ecosystem. Keywords: Digital Empathy, Cyber ​​Intolerance, Multicultural Education.
Pelatihan CV Berbasis ATS Untuk Kesiapan Kerja dan Literasi Digital Siswa SMK Saraswati 1 Denpasar: ATS-Based CV Training for Work Readiness and Digital Literacy of Students at SMK Saraswati 1 Denpasar Dea Aditya; Ni Wayan Eva Satya Evita Dewi; Ni Nyoman Eli Tarayani; I Komang Rista Pramantya; I Wayan Suwandana Putra; Ni Wayan Nanik Suaryani Taro Putri; Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri Astawa
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5112

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan kerja dan literasi digital siswa kelas Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan kerja dan literasi digital siswa kelas XI SMK Saraswati 1 Denpasar melalui pelatihan penyusunan curriculum vitae berbasis Applicant Tracking System (ATS). Kegiatan dilatarbelakangi oleh meningkatnya digitalisasi proses rekrutmen yang menuntut siswa vokasi mampu menyusun dokumen lamaran yang informatif bagi perekrut sekaligus mudah terbaca oleh sistem penyaringan digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi koordinasi dengan sekolah, identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi, demonstrasi penyusunan CV, praktik mandiri menggunakan Microsoft Word, pendampingan, review hasil CV, serta evaluasi reflektif. Peserta kegiatan berjumlah 23 siswa kelas XI yang sedang mempersiapkan Praktik Kerja Lapangan dan transisi awal menuju dunia kerja. Hasil evaluasi sederhana menunjukkan bahwa rata-rata ketercapaian indikator peserta meningkat dari 23,9% sebelum pelatihan menjadi 86,2% setelah pelatihan, atau naik sebesar 62,3 poin persentase. Peningkatan terlihat pada pemahaman fungsi ATS, struktur CV, pemilihan kata kunci, penggunaan format ramah ATS, penyusunan draft CV, dan kepercayaan diri peserta. Dengan demikian, pelatihan CV berbasis ATS dapat menjadi model pengabdian yang aplikatif, terukur, dan mudah direplikasi untuk memperkuat kesiapan kerja siswa SMK di era rekrutmen digital. Kata Kunci: CV Berbasis ATS; Kesiapan Kerja; Literasi Digital; Pengabdian Kepada Masyarakat; Siswa SMK Abstract This community service program aimed to strengthen the work readiness and digital literacy of Grade XI students at SMK Saraswati 1 Denpasar through training in preparing Applicant Tracking System (ATS)-based curriculum vitae. The program was motivated by the increasing digitalization of recruitment practices, which requires vocational students to prepare application documents that are informative for recruiters and readable by digital screening systems. The implementation used an educational-participatory approach consisting of school coordination, participant needs identification, material delivery, CV writing demonstration, hands-on practice using Microsoft Word, mentoring, review of students’ CV outputs, and reflective evaluation. The program involved 23 Grade XI students who were preparing for internships and the early transition to the labour market. The results of a simple evaluation showed that the average achievement of participant indicators increased from 23.9% before the training to 86.2% after the training, representing an increase of 62.3 percentage points. Improvements were observed in students’ understanding of ATS functions, CV structure, keyword selection, ATS-friendly formatting, CV draft development, and confidence in preparing initial job application documents. Therefore, ATS-based CV training can serve as an applicable, measurable, and replicable community service model for strengthening vocational students’ work readiness in the era of digital recruitment. Keywords: ATS-Based CV; Work Readiness; Digital Literacy; Community Service; Vocational Students.
Pelatihan Konten Edukasi Digital di Media Sosial Kepada Remaja Masjid Al Mabrur Gampong Meunasah Masjid: Training on Creating Digital Educational Content on Social Media for the Youth of Masjid Al Mabrur Muchlis; Kamaruddin; Bobby Rahman; Fitria Akmal; Cut Rizka Al Usrah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5156

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan remaja Masjid Al Mabrur Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah dan penyebarluasan informasi edukatif. Melalui pelatihan pembuatan konten edukasi digital, peserta dibekali pemahaman mengenai dasar-dasar komunikasi digital, strategi pemanfaatan media sosial, desain visual, copywriting, fotografi, videografi, hingga penggunaan alat analitik seperti Google Analytics dan Facebook Ads Manager. Metode pelaksanaan mencakup workshop, hands-on training, serta mentoring yang dirancang secara interaktif agar peserta mampu mempraktikkan langsung keterampilan baru. Program ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan pengetahuan, infrastruktur, serta strategi digital yang selama ini dihadapi oleh remaja masjid. Luaran yang diharapkan meliputi publikasi ilmiah, karya tulis pengabdian, hingga pendaftaran hak cipta. Dengan adanya pelatihan ini, remaja masjid diharapkan dapat menghasilkan konten yang kreatif, meningkatkan jangkauan dakwah, memperkuat brand awareness, serta berkontribusi pada penguatan literasi digital dan nilai sosial masyarakat. Kata Kunci: Konten Edukasi Digital, Remaja Masjid, Media Sosial, Literasi Digital, Pengabdian Masyarakat. Abstract Gampong Meunasah Masjid, Muara Dua District, Lhokseumawe City, in utilizing digital media as a means of da’wah and educational content dissemination. Through training on digital educational content creation, participants are provided with knowledge of digital communication basics, social media utilization strategies, visual design, copywriting, photography, videography, and the use of analytic tools such as Google Analytics and Facebook Ads Manager. The implementation methods include workshops, hands-on training, and mentoring sessions designed interactively to allow participants to directly practice their new skills. This program addresses the limited knowledge, infrastructure, and digital strategies faced by the mosque youth. Expected outcomes include scientific publications, community service articles, and copyright registration. With this training, mosque youth are expected to produce creative content, expand the reach of da’wah activities, strengthen brand awareness, and contribute to the improvement of digital literacy and social values within the community. Keywords: Digital Educational Content, Mosque Youth, Social Media, Digital Literacy, Community Service.
PENINGKATAN LITERASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN PADA SISWA-SISWI SMP NEGERI 2 TERENTANG Mochammad Farhandi Rizki Mauliady; Anggraini Syahputri; Silvi Aurelia Nur Pratama; Syakira Maulida Rahma; Adilah Rahmah; Muhammad Raflie Andhara
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.5260

Abstract

Abstract: Junior high school students who are aged 12 to 15 often exhibit consumptive spending habits because they are influenced by lifestyle trends and peer pressure. Enhancing financial literacy at this stage is crucial since it addresses challenges brought by rapid information flow and economic developments. An outreach program at SMP Negeri 2 Terentang in West Kalimantan aimed to improve students’ financial management skills by teaching them to distinguish between needs and wants and to manage income and expenses effectively. The program used a qualitative approach where interactive socialisation was combined with educational games in order to strengthen understanding. The results showed significant improvement in students’ financial literacy as it fostered responsible habits. This initiative was impactful because it prepared students for mindful financial management while aligning with their developmental needs in the modern era. Keywords:Financial Management, Financial Literacy, Socialisation Abstrak: Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) termasuk dalam kategori usia remaja awal yaitu berkisar antara 12 hingga 15 tahun. Pada masa ini mereka cenderung konsumtif dalam menggunakan uang saku, dipengaruhi gaya hidup dan tekanan pergaulan. Peningkatan literasi keuangan pada usia ini sangat penting mengingat pesatnya arus informaasi dan perkembangan ekonomi. Program sosialisasi di SMP Negeri 2 Terentang, Kalimantan Barat, bertujuan meningkatkan kemampuan siswa mengelola keuangan secara bijak. Dalam kegiatan ini, siswa belajar membedakan kebutuhan dan keinginan serta mengelola pendapatan dan pengeluaran secara efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui sosialisasi interaktif dan permainan edukatif untuk memperkuat pemahaman. Hasilnya, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman dalam pengelolaan keuangan, yang berdampak positif pada kebiasaan bertanggung jawab. Program ini relevan untuk membentuk generasi muda yang lebih sadar dan bijak secara finansial. Kata kunci: Pengelolaan Keuangan, Literasi Keuangan, Sosialisasi
SOSIALISASI PENCATATAN KEUANGAN: STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN UMKM RETAIL DI DESA TELUK BAYUR PROVINSI KALIMANTAN BARAT Amaninda Jihan Nabila; Anggraini Syahputri; Clara Agatha; Michael Aldrich Aristo Tambunan; Nabian Aldisar Safa; Terensia Tobing
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.5261

Abstract

Abstrak : Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam perekonomian lokal dan nasional. Namun, masih banyak pelaku UMKM, khususnya di Desa Teluk Bayur, yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan yang efektif akibat rendahnya tingkat literasi finansial. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan para pemilik warung dengan fokus pada penyusunan dan pemanfaatan laporan keuangan sederhana. Program dilaksanakan pada 16-18 Juli 2024 dengan metode sosialisasi door-to-door, guna mengakomodasi pemilik warung yang tidak dapat meninggalkan usaha mereka. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan laporan keuangan dasar, seperti pencatatan arus kas, buku catatan pemasukan dan pengeluaran, serta buku inventaris. Tim juga menyediakan contoh laporan keuangan yang siap digunakan, sehingga dapat langsung diterapkan oleh pemilik usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya laporan keuangan dalam evaluasi kinerja usaha dan perencanaan strategis ke depan. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan UMKM di Desa Teluk Bayur, yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi daerah. Kata kunci: UMKM, literasi keuangan, laporan keuangan, warung, pengabdian kepada masyarakat Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) serve as a vital pillar in both local and national economies. However, many MSME operators, particularly in Teluk Bayur Village, encounter challenges in effective financial management due to limited financial literacy. This Community Service Program aims to enhance financial literacy among small shop owners, focusing on the preparation and utilization of basic financial statements. The program was implemented from July 16 to 18, 2024, using a door-to-door approach to accommodate shop owners who could not leave their businesses. The material presented covered basic financial reporting, such as cash flow statements, income and expense logs, and inventory books. The team also provided ready-to-use financial report templates for immediate application by business owners. The results indicated a significant improvement in participants' understanding of the importance of financial statements for business performance evaluation and strategic planning. This program is expected to foster improved financial literacy among MSMEs in Teluk Bayur Village, ultimately contributing to local economic development. Keywords: MSMEs, financial literacy, financial statements, small shops, community service program
ANALISIS TEMATIK TERHADAP PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER DAN PROFESIONALISME MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PROGRAM RELAWAN PAJAK Balqis Ersa Andriana; Rika Yuliastuti
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.5318

Abstract

Abstract: The Tax Volunteer Program is part of the Merdeka Learning - Merdeka Campus (MBKM) policy aimed at enhancing students' competencies through direct involvement in public service. This research aims to analyze the character development and professionalism of accounting students through their engagement in the Tax Volunteer Program. The approach used is qualitative with thematic analysis methods, involving eight informants who were selected purposively. The research results show that student involvement in this program fosters positive character traits such as responsibility, discipline, empathy, and integrity. In addition, this program also enhances students' professionalism, especially in aspects of communication, teamwork, and the application of professional ethics. Students feel that the experience bridges the theory they learn in college with real-world practice. This program has proven to be effective as a medium for strengthening character and work readiness for accounting students. Keywords: Tax Volunteers, Student Character, Professionalism, Accounting Students, MBKM Abstrak: Maksimal (times new roman, 11 pt) 150 kata berbahasa Indonesia dicetak miring dengan Cambria10point. Program Relawan Pajak merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter dan profesionalisme mahasiswa akuntansi melalui keterlibatan mereka dalam Program Relawan Pajak. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis tematik, melibatkan delapan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program ini membentuk karakter positif seperti tanggung jawab, disiplin, empati, dan integritas. Selain itu, program ini juga meningkatkan profesionalisme mahasiswa, terutama dalam aspek komunikasi, kerja tim, dan penerapan etika profesi. Mahasiswa merasa pengalaman tersebut menjembatani teori yang mereka pelajari di kampus dengan praktik nyata di lapangan. Program ini terbukti efektif sebagai media penguatan karakter dan kesiapan kerja mahasiswa akuntansi. Kata kunci: Relawan Pajak, Karakter Mahasiswa, Profesionalisme, Mahasiswa Akuntansi, MBKM