cover
Contact Name
Dewi Modjo
Contact Email
jurnalzaitun@umgo.ac.id
Phone
+62811439174
Journal Mail Official
jurnalzaitun@umgo.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo Jl. Prof Mansoer Pateda Ds Pentadio Timur Kec. Telaga Biru Kab. Gorontalo
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29649005     DOI : -
Core Subject : Health,
Focus and Scope The focus of this journal is the dissemination of information related to nursing research and evidence-based study on urban nursing issues in low-middle-income countries. It covers particular issues on education, practice, and research. The journal also considers the presentation of sound knowledge related to strengthening healthcare system that includes health workforce, and health policy. Letters and commentaries of our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a double blind peer-review process according to standardized criteria. The abbreviation journal title is ZJIK, means Zaitun Journal Healthy sience (in English). ZJIK is published by Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023" : 6 Documents clear
Intervensi Sosial Support dalam Menurunkan Stigma Pada Pasien HIV/AIDS : Scoping Review Pamukhti, Bagas Biyanzah Drajad; Ardika, Noviana Ayu; Soleman, Sitti Rahma
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2454

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) menyerang sistem imun tubuh khususnya sel darah putih dapat berkembang menjadi acquired immunodeficiency syndrome (AIDS). HIV/AIDS adalah penyakit menular yang hingga saati ini belum ada vaksin maupun obat untuk menyembuhkannya. Ketakutan akan tertularnya HIV menyebabkan diskriminasi dan stigma. Stigma tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, mental dan kesejahteraan, akan tetapi juga meningkatkan risiko penularan HIV serta kepatuhan minum obat. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi social support dalam menurunkan stigma pada pasien HIV/AIDS. Metode yang digunakan yaitu scoping review dengan kerangka Arskey dan O’Malley. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 8 artikel yang menunjukkan intervensi social support baik secara individu, keluarga maupun masyarakat sekitar terbukti efektif dalam mengurangi stigma dan diskriminasi orang dengan HIV/AIDS. Dukungan terhadap ODHA dapat dilakukan dalam bentuk pemberian informasi, konseling dan psikoedukasi baik melalui media elektronik maupun secara langsung, peer support, diskusi kelompok dengan melibatkan teman sebaya (sesama penderita), kerabat terdekat maupun tetangga dilingkungan tempat tinggalnya. Kompleksitas intervensi yang telibat (individu, keluarga, teman, tetangga, masyarakat, tenaga kesehatan, sekolah, kelompok agama, tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat) sangat membantu mengurangi stigma HIVDukungan Sosial, HIV/AIDS, Intervensi Penurunan Stigma, ODHA.
Interprofessional Collaborative Practice Di Rumah Khusna, Lailya; Soleman, Sitti Rahma
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2515

Abstract

Pendahuluan : Interprofesional education (IPE) merupakan suatu pendekatan yang melibatkan 2 atau lebih interprofesi kesehatan yang secara aktif berkontribusi dan berkolaborasi dalam memahami peran dan tanggung jawab profesi didalam area universitas  yang selanjutnya berkembang didalam wilayah praktik melalui interprofesional education – collaboration practice (IPCP). IPE bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa kesehatan didalamnya untuk mampu  berkolaborasi secara terarah dengan interprofesi lain sedangkan (IPCP) diarea praktik klinik bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehat-sakit. Tujuan : Literature review ini bertujuan untuk memberikan rencana penerapan IPE di area kerja Rumah Sakit dengan menggunakan pendekatan IPCP.   Metode : pencarian Literature dilakukan melalui database referensi PUBMED, SAGE, Science Direct dan google scholar. Dengan memasukkan kata kunci dan menghubungkannya melalui operator BOOLEAN. 11 referensi yang didapat terdiri atas 4 referensi guide tools dan buku elektronik dan 7 jurnal. Hasil : IPE maupun IPCP mampu menjadi strategi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, hal ini dapat dicapai dengan kontribusi dari berbagai macam pihak, mulai dari stake holder hingga pelaksana. Hambatan yang ada mampu ditekan jika kebijakan yang dibuat memiliki kekuatan untuk mengatur dan membatasi aktivitas yang bukan wewenang interprofesi. Simpulan: Hambatan yang terdapat di rumah sakit dapat diupayakan untuk dikurangi melalui berbagai macam strategi seperti IPCP. Sehingga, hasil akhirnya adalah pelayanan Kesehatan yang semakin prima. 
TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT PENYINTAS BANJIR DI SERENGAN SURAKARTA Sitti Rahma Soleman; Endrat Kartiko Utomo; Lailya Khusna
Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2516

Abstract

Pendahuluan: Bencana alam banjir dapat mengancam kehidupan yang dapat menyebabkan gangguan psikososial seperti kecemasan. Februari 2023 Kota Surakarta mengalami banjir yang berdampak kepada 21.846 warga dan 4440 warga harus menggungsi. Salah satu dampak dari banjir adalah masalah psikososial seperti kecemasan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanatingkat kecemasan yang dialami oleh warga penyintas banjir di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel 117 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling dan instrument kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil Penelitian: rata-rata usia 42.02 tahun, berjenis kelamin perempuan 68 (58,1%), dengan tingkat pendidikan SMA 56 (47,8) dan penghasilan diatas UMR 63 (53,9%) serta memiliki tingkat kecemasan ringan 62 (52,9%). Kesimpulan: tingkat kecemasan penyintas banjir memiliki tingkat kecemasan ringan, namun masyarakat perlu diperkenalkan penanganan kecemasan seperti intervensi meditasi, yoga, relaksasi ototprogresif, five finger hypnosis, tapas acuppresure technique untuk menghilangkan kecemasan di masyarakat.
Hubungan Tingkat Kekambuhan Pasien Skizofrenia Dengan Peran Kader Jiwa Di Masyarakat Ardika, Noviana Ayu; Margatot, Didik Iman; Drajad Pamukhti, Bagas Biyanzah
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2442

Abstract

Kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di Dunia. WHO 2021, orang dengan gangguan jiwa terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena dimensia. Mental Health berdasarkan hasil sensus penduduk Amerika Serikat tahun 2021 bahwa ada sebanyak 44,7 juta orang dewasa berusia 18 tahun atau lebih mengalami gangguan jiwa. Seseorang yang pernah mengalami gangguan skizofrenia akan kembali kambuh karena kondisi yang tidak terkontrol dan tidak meminum obat secara rutin Pemberdayaan masyarakat seperti kader kesehatan jiwa bermanfaat untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah serta mempertahankan kesehatan jiwa masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kader kesehatan jiwa dengan kekambuhan skizofrenia. Metode menggunakan Literature Review yaitu dengan pencarian melalui database elektronik, Pubmed, Google Schoolar dan Elsevier. Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel pada tahun 2013-2023 dan menghasilkan 5 artikel penelitian yang signifikan. Hasil dari literature yang didapat ada hubungan antara peran kader kesehatan jiwa dengan menurunnya kekambuhan pasien gangguan jiwa, oleh sebab itu kader diharapkan lebih aktif dalam memotivasi pasien agar melakukan kunjungan ke puskesmas secara berkala dan tidak mengalami kekambuhan.
Hubungan Sikap Perawat Dengan Penerapan Standar Keselamatan Pasien di IGD Rumah Sakit Prof.Dr.H. Aloei Saboe Umar, Arifin; Monoarfa, Susanti; Lasangole, Sri Lismawati
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2905

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) merupakan prinsip dasar dari pelayanan kesehatan yang memandang bahwa keselamatan merupakan hak bagi setiap pasien dalam menerima pelayanan kesehatan tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan sikap perawat dengan penerapan standar keselamatan pasien di IGD RS Prof.Dr.H.Aloei Saboe. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi 30 masyarakat di IGD RS Prof.Dr.H.Aloei Saboe, sampel penelitian ini yaitu perawat IGD yang berjumlah 30 orang, dengan jenis sample purposive sampling, Dan instrumen penelitian ini adalah kuisioner. di dapatkan hasil Sikap perawat pada kategori sikap baik, dengan jumlah sebanyak 17 orang (57%). Dan yang paling sedikit dengan kategori kurang terdapat 13 orang (43%), Penerapan standar keselematan pasien, perawat yang menerapkan standar keselamatan pasien terbanyak pada kategori yang baik, dengan jumlah sebanyak 22 orang (73%). Dan yang paling sedikit dengan kategori kurang terdapat 8 orang (27%). .Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat nilai p value sebesar 0,004, yang ternyata lebih rendah daripada tingkat signifikansi yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu 0,005. Hal ini menunjukan adanya hubungan sikap perawat dengan penerapan standar keselamatan pasien. kesimpulan terdapat hubungan sikap dengan penerapan standar keselamatan pasien di IGD RS Prof.Dr.H.Aloei Saboe.
Pengembangan Kurikulum Interprofesional Education (IPE) untuk Pendidikan Sarjana dan Profesi Keperawatan Indrianingsih, Sofiyah Tri
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2938

Abstract

Latar Belakang: Dewasa ini pembelajaran Interprofessional education menjadi sangat penting dan bisa dikatakan sebagai syarat untuk terlaksananya praktik kolaborasi antar disiplin ilmu yang optimal. Guna memperoleh outcome yang maksimal dari proses pembelajaran IPE ini, maka setiap institusi penyelenggara pendidikan bertanggungjawab membentuk strategi dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik sarjana maupun profesi keperawatan.Metode: Dalam proses penyusunan makalah ilmiah ini, metode yang digunakan adalah literature review serta penyusunan pengalaman pribadi dari penulis sendiri selama bekerja di institusi pendidikan keperawatan. Pencarian literature dilakukan oleh penulis melalui beberapa databased elektronik seperti MEDLINE, Pubmed, google scholar serta textbookPembahasan: Kuliah klasikal, kuliah tutorial dan praktik klinis-lapangan menjadi metode yang digunakan di dalam pembelajaran di institusi yang mengembangkan Interprofessional Education (IPE) ini.Kesimpulan : Program pembelajaran IPE membutuhkan kerjasama dari semua pihak. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yaitu kolaborasi dan saling menghargai yang harus ada di setiap tenaga kesehatan yang dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan

Page 1 of 1 | Total Record : 6