Jurnal Atma Inovasia
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Articles
28 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 3 (2023)"
:
28 Documents
clear
Program Potensi Desa dan Pengolahan Limbah Jerami Desa Jambidan
Kurnianingtyas, Chandra Dewi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.5246
Desa Jambidan yang menjadi lokasi kegiatan KKN dari penulis merupakan padukuhan yang sebagian besar dari penduduknya berprofesi sebagai petani dan pengrajin batu bata. Desa Jambidan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul ini terletak di pesisir sungai opak yang menjadikannya cocok untuk kegiatan bercocok tanam seperti pertanian, oleh karena itu penulis menemukan bahwa pertanian di Desa Jambidan memiliki dampak yang besar kepada kehidupan penduduk nya. Jerami merupakan limbah pertanian yang berupa residu atau sisa dari hasil pertanian padi, dikarenakan jumlah nya yang sangat melimpah di masa panen petani memanfaatkan jerami tersebut sebagai pupuk dan makanan ternak,lalusisadari jerami tersebut dibakaruntukmenghemat biaya dan tempat. Penulis berharap supaya pembakaran jerami dapat berkurang dengan adanya metode pengolahan jerami menjadi kertas, sehingga petani – petani di Desa Jambidan dapat mengolah limbah jerami nya masing – masing menjadi bahan dasar pembuatan kertas.
Potensi Wisata dan Pengolahan hasil Pertanian Jagung Desa Banyuroto Kapanewon Nanggulan Kabupaten Kulon Progo
Pratama, Brahma Putra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.5270
Desa Banyuroto merupakan sebuah Desa yang terletak di Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Banyuroto ini memiliki cukup banyak potensi di bidang sumber daya alam dan objek wisata nya. Tetapi, karena keterbatasan akses untuk informasi, komunikasi, teknologi serta dana potensi dari desa Banyuroto ini tidak termanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, perlunya pemberdayaan melalui aktivitas edukasi tentang perencanaan dan pengelolaan potensi dari desa Banyuroto ini. Dari hasil pengumpulan data penulis memilih potensi wisata dari objek wisata Batu Lempeng dan hasil pertanian jagung yang dibuat dan dibahas dalam E-book potensi Desa, E-book buku ajar, Video potensi desa, dan video buku ajar. Hasil olahan jagung yang dibuat adalah Mie Jagung. Dari hasil video dan E-book diharapkan berguna dan upaya desa untuk memaksimalkan potensi desa.
Strategi Pemasaran dan Pengolahan Limbah Kopi Gunung Gambar
Dharomesz, Vonezyo Yupanzara
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.5940
This journal is made for the Community Service Work of Universitas Atma Jaya Yogyakarta’s students to assist the community to develop the potential of their village. This work is conducted in Kampung Village, Ngawen District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta. In this study, a work program is performed by doing marketing strategies and processing of Gunung Gambar coffee waste. Several things to be considered are the village infrastructure, facilities, and village potentials that are owned and need to be developed. The result of this work is the opportunity which can be further developed by the local community so that it can be implemented by them. The village of Kampung has the potential of Mount Gambar's tourist attraction that hopefully with the tourism development strategy it is expected to be one of the new sources of livelihood in the village.
Pemanfaatan Komoditas Kayu sebagai Kerajinan Desa Semoyo
Binarti, Floriberta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.5951
Timber is a potential commodity that is mostly found in Semoyo Village. This potential needs to be developed and managed properly by the local community, so that it can improve the community's economy. For this reason, the author discusses the potential and processing of wood commodities in this journal. This wood commodity will be processed into a craft product in the form of wood decorations, household utensils, and woven crafts from wood fibers. The utilization of this wood commodity is carried out so that the wood products in Semoyo Village can be processed properly and provide income for the local community.
Pengembangan Agrowisata Jagung di Desa Giripanggung Kabupaten Gunungkidul
Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.5954
Mengusahakan pengembangan desa dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada merupakan salah satu cara yang baik karena adanya keterlibatan penduduk desa itu sendiri. Pada Desa Giripanggung, kelompok KKN 66 membuat rancangan agrowisata tanaman karena memiliki potensi pada beberapa tanaman, meliputi jagung, singkong, dan kacang tanah. Pada kesempatan ini jagung dipilih sebagai bahan yang akan dikembangkan. Jagung memiliki cita rasa yang disenangi oleh banyak masyarakat namun kandungan gula yang dimiliki olehnya tidak menyebabkan diabetes. Agrowisata yang dikembangkan oleh Kelompok 66 ialah pembuatan es jagung. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa jagung merupakan pangan yang bebas dari diabetes. Aktivitas yang dilakukan ialah dengan mengolah atau memproduksi es jagung. Es jagung adalah es yang dibuat dengan menyisir jagung kemudian dilarutkan gula dalam susu yang sudah ditambahkan dengan es batu yang kemudian ditambahkan dengan sisiran jagung. Kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk mengolah dan memanfaatkan potensi desa yang keberadaannya cukup banyak ini sehingga dapat optimal dan meningkatkan penghasilan atau pemasukan daerah.
Pemanfaatan dan Pengembangan Potensi Desa untuk Menciptakan Inovasi dalam Memajukan Desa Ngoro Oro
Sitepu, Roberto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.5964
Pengabdian terhadap masyarakat ialah suatu kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan, menerapkan, dan membantu masyarakat di suatu daerah tertentu. Desa Ngoro Oro merupakan salah satu desa di Kawasan Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya di Kecamatan Patuk. Kelompok 6 berkesempatan untuk memberikan kontribusi pada lokasi tersebut dengan membuat program kerja terkait potensi desa serta buku saku untuk warga Desa Ngoro Oro. Pengumpulan data dilakukan kelompok dengan observasi, identifikasi permasalahan, studi literatur, pengembangan ide, serta penetuan topik. Program kerja potensi Desa Ngoro Oro kelompok membahas tentang hasil alam berkualitas milik petani di desa tersebut. Kemudian program kerja selanjutnya adalah kelompok membuat buku saku untuk para petani terkait dengan cara penanaman dan perawatan tanaman singkong yang baik dan benar agar hasilnya berkualitas. Maka dari itu dengan adanya program kerja tersebut diharapkan kelompok dapat memberikan ide kreatif/inovasi dan turut berkontribusi dalam mengembangkan Desa Ngoro Oro.
Pemanfaatan Eco Enzym dari Limbah Hasil Bumi di Desa Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Yohanes Hartono, Yohanes Hartono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.6021
Kuliah Kerja Nyata KKN dilaksanakan kelompok 17 di Desa Ngalang. Desa Ngalang terletak di kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini memiliki sektor pertanian dan pariwisata yang dapat diandalkan dan dibanggakan oleh desa Ngalang itu sendiri. Desa Ngalang juga kental dengan adat istiadat, dimana tiap tahunnya Desa Ngalang menggelar upacara Nyadran. Melihat adanya potensi desa yang memiliki limbah panen, kelompok 17 membuat program kerja mengenai pengolahan limbah hasil bumi menjadi eco enzym. Metode pengabdian yang dilakukan pembuatan program beserta laporan berbasis data melalui internet atau website yang dimiliki Desa Ngalang. Pembuatan eco enzym ini membantu warga dalam mengelola limbah dari upacara Nyadran yang tiap tahunnya dilakukan oleh warga Desa Ngalang. Selain itu kelompok 17 juga melihat potensi pariwisata yang ada di Desa Ngalang. Dari adanya potensi tersebut kelompok memberikan saran untuk pengembangan pariwisata yang ada di Desa Ngalang. Dengan harapan dua program kerja yang dibuat oleh kelompok 17 dapat dilaksanakan atau terealisasikan bagi warga Desa Ngalang. Kata Kunci — Kuliah Kerja Nyata, Eco Enzym, Limbah Panen, Desa Ngalang, Potensi Desa
Pembuatan Pupuk Hijau Organik dari Daun Pepaya sebagai Penyubur Lahan Tani di Desa Monggol
Egatama, Henda Febrian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.6056
Salah satu hasil pertanian dari Desa Monggol adalah tanaman pepaya. Mayoritas masyarakat Desa Monggol hanya memanfaatkan buah pepaya saja untuk dijual kembali ataupun di konsumsi sehingga bagian lain dari pepaya seperti daunnya tidak memiliki nilai jual atau manfaat lain karena tidak digunakan. Oleh karena itu, dibuatlah suatu inovasi untuk membuat pupuk hijau organik dari daun pepaya yang dapat dimanfaatkan sebagai penyubur lahan tani di Desa Monggol. Daun pepaya akan diolah sedemikian rupa menjadi pupuk hijau organik. Pengaplikasian pupuk hijau organik dapat dilakukan dengan cara disiram atau disempot. Sama seperti tanaman lainnya, daun pepaya juga memiliki unsur hara yang bagus untuk tanah. Penggunaan pupuk hijau organik dari daun pepaya dapat menjadi opsi untuk menggantikan penggunaan pupuk kimia walaupun manfaatnya akan dirasakan lebih lama bagi tanaman. Manfaat yang diharapkan dari pengabdian ini adalah agar masyarakat Desa Monggol dapat merasakan langsung manfaat yang diperoleh dari pembuatan dan penggunaan pupuk hijau organik dari daun pepaya.
Implementasi Potensi Kewirausahaan pada Masyarakat Dusun Sendang II, Kabupaten Gunungkidul.
Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.6951
Abstrak— Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Atma Jaya Yogyakarta angkatan 82 kelompok 16 bertempat di Dusun Sendang 2, Sawahan, Gunung Kidul, DIY. Sesuai namanya, dusun ini mempunyai area persawahan yang sangat luas dan subur, sehingga potensi pertanian yang dimiliki sangat baik. Hasil pertanian yang dimiliki adalah padi dan jagung. Selain sumber daya alam, Dusun Sendang 2 juga memiliki Sumber Daya Manusia yang sangat banyak seperti perkumpulan Ibu-ibu yang membuat obat tradisional melalui rempah, dan Bapak-bapak yang aktif bertani dengan produk unggulannya yaitu jagung hibrida. Kelompok melakukan beberapa program kerja untuk memaksimalkan potensi SDM yang dimiliki Dusun Sendang 2. Program yang dilakukan antara lain Edukasi dan Pembuatan Batik Jumputan, Pengembangan Jagung Hibrida Sendang 2, dan Pengembangan Produk Sumber Waras. Program kerja ini dilakukan berdasarkan hasil observasi yang ditemukan kelompok, dan dianalisis untuk semakin menyokong potensi dusun. Kata Kunci— Sendang 2, Potensi Dusun, Pengembangan Potensi Program Kerja
Pengembangan Produk dan Kemasan Olahan Jahe pada UMKM Padukuhan Gedong
Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i3.6953
Dusun Gedong merupakan salah satu dusun yang terletak di Desa Sawahan, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kecamatan Ponjong sendiri memiliki total wilayah seluas 104,49 km2 dengan tinggi wilayah 258 mdpl yang didominasi oleh lereng dan lahan miring. Dusun Gedong sendiri memiliki beberapa potensi yang menjadi unggulannya, yaitu sumber mata air dan Kebun Bibit Desa (KBD). Kebun Bibit Desa (KBD) ini dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di sana dengan memanfaatkannya untuk menanam bibit jahe. Terdapat juga UMKM Bubuk Jahe Instan di Dusun Gedong yang dirasa masih kurang dalam hal pengembangan produk dan kemasan. Maka dari itu, penulis memutuskan untuk berfokus pada program kerja pengembangan produk dan kemasan UMKM Bubuk Jahe Instan Gedong yang kami lakukan dengan cara memberikan sosialisasi dan praktik memasak dengan harapan ke depannya UMKM ini mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui potensi yang digali oleh penulis, didapati hasil yang berupa laporan akhir kelompok dan buku elektronik yang diharapkan mampu bermanfaat bagi banyak pihak.