Jurnal Atma Inovasia
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Articles
828 Documents
Pemanfaatan dan Strategi Pemasaran Olahan Tanaman Bambu
Ludvianto, Meganusa
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i2.4450
This journal was created to fulfill the requirements for completing Kuliah Kerja Nyata ke 79 (KKN) activity that was carried out by Atma Jaya Yogyakarta University in 2021. The location that was used as the object of KKN for the writing team was Serut village which is in Gedangsari sub-district, Gunungkidul district. , the province of the Special Region of Yogyakarta. The theme raised by the writing team was the potential of Serut village. The writing team searched for data and information about Serut village via the internet by analyzing it through the official Serut village website and other related websites, and several related journals. The writing team found that Serut village's potential is the potential for a tourism village and the potential for natural resources, specifically the producer of Jati wood and bamboo wood. This program is expected to be able to help Serut villagers to be able to further develop the potential of their village.
Pengembangan Potensi Desa menjadi Desa Wisata di Desa Kelor, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul
Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i2.4455
Kuliah Kerja Nyata (KKN) at Universitas Atma Jaya Yogyakarta in the era of the Covid-19 pandemic was carried out online, in other words this year's KKN was carried out without directly engaging in the community or what is called KKN Society 5.0. This activity aims to increase the level of student awareness of social aspects an also to increase motivation and knowledge into the potential development of the surrounding community. Group 39, unit H conducted the KKN in Kelor Village, Karangmojo District, Gunung Kidul Regency. Group 39 had a work program to develop e-books and videos about the potential of Kelor Village regarding the development of Kali Talang and Kali Klepu into tourist villages. In addition, group 39 developed an e-book and video on processing leaves, stems and roots from teak trees. The data collection method is done by collecting (secondary) data, then study it more systematically. This work program is expected to be able to attract tourists so that it can advance Kelor Village.
Desa Karangsari dengan Potensi Perkembangannya
Putra Prakasa, S.T., M.Kom., Fedelis Brian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i2.4461
Desa Karangsari yang berlokasi di kecamatan Semin, Gunungkidul yang memiliki penduduk sebesar 5.456 jiwa. Hasilnya meliputi mengembangkan potensi desa di sektor pariwisata yaitu keberadaan goa dan air terjun yang tentu akan menarik perhatian para turis lokal maupun manca negara, yang kedua melestarikan budaya Desa Karangsari yang merupakan tarian khas desa tersebut yang bernama tari tayub dengan memanfaatkan kemajuan zaman dari segi teknologi informasi media sosial, misalnya YouTube, yang ketiga mengembangkan potensi desa di sektor peternakan yang dimana Desa Karangsari merupakan bagian desa dari kecamatan Semin yang memiliki populasi ternak besar di Kecamatan Semin terbilang besar bila dibandingkan dengan kecamatan lainnya di kabupaten Gunungkidul, hal ini ditandai dengan pada tahun 2018, populasi ternak mencapai sebanyak 13.254 ekor. Selanjutnya yang keempat mengembangkan potensi desa di sektor pertanian yang dimana mayoritas matapencaharian warga Desa Karangsari adalah petani hal ini didukung dengan Pertanian pada tahun 2018 di Kecamatan Semin mengalami perkembangan yang berarti. Pada tahun itu, Kecamatan Semin tidak mengalami puso sehingga luas panen lahan padi sawah pada tahun 2018 mencapai 3.858,4 hektare dan mayoritas sawah daerah Desa Karangsari adalah sawah tadah hujan, warga Desa Karangsari memiliki potensi panen pertanian yang tinggi, terutama di masa penghujan yang panjang.
Efektivitas Penggunaan Teknologi Komunikasi Terhadap Perkembangan Wisata Desa Candirejo
Putra Prakasa, S.T., M.Kom., Fedelis Brian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i1.4467
Desa Candirejo merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Semin, kabupaten Gunung Kidul dengan luas sebesar 11,12 Km2. Desa Candirejo memiliki jumlah penduduk sebanyak 7.986 jiwa yang terdiri dari 4.010 jiwa laki-laki dan 3.976 jiwa perempuan. Salah satu potensi yang dimiliki desa Candirejo dibidang pertanian dan wisata, baik potensi wisata alam, budaya, maupun agro. Hal inilah yang menjadi modal dan kekuatan bagi penduduk desa Candirejo untuk mengembangkannya. Melalui program pengabdian, Universitas Atma Jaya Yogyakarta dihasilkan suatu program kerja terhadap perkembangan wisata dengan penggunaan teknologi komunikasi penduduk desa Candirejo. Jenis penelitian yang digunakan adalah riset dokumentasi. Tim dapat mencari segala bentuk data yang tersimpan dalam bentuk arsip foto, surat, hasil rapat, cinderamata, jurnal kegiatan, dan sebagainya. Berdasarkan data yang didapatkan, kemudian dianalisis dan akhirnya akan ditarik sebuah kesimpulan secara metode berpikir induktif. Kesimpulan dari program pengabdian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan membantu warga desa Candirejo untuk dapat mengembangkan wisata disana.
Pemanfaatan Hasil Alam Ubi Kayu Pada Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul
Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i1.4473
Kuliah Kerja Nyata at Universitas Atma Jaya Yogyakarta for 79th period in the year of 2021 is running online while still paying attention to several things so that activities can continue to run well. Group 36 in Unit H is assigned KKN in Umbulrejo Village, Ponjong District, Gunungkidul Regency, Yogyakarta Special Region Province. The group collected all data from Umbulrejo Village through secondary data, namely searching through various sources on the internet and filtered to find valid data. In Umbulrejo Village, it was found that there was an abundance of natural cassava products that were still not fully utilized. Group 36 has a work program that provides education about the use of natural cassava products into chips. Processed chips will be packaged attractively and the marketing stages will be carried out through several media. The program is also equipped with the creation of e-books and videos to support the sustainable development of Umbulrejo Village. The hope is that Umbulrejo Village can realize the potential of the village it has to serve as a means of progress and welfare of the residents of Umbulrejo Village.
Peningkatan Perekonomian melalui Potensi Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul
Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i1.4475
Sumbergiri is one of the villages in Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Special Region of Yogyakarta. The potential of the village in Sumbergiri encompasses the results of nature (both farming, agriculture, etc.) and the tourist objects of Telaga Kepleng. One of the goals it set up was to raise the economic value of Sumbergiri village to the country. In addition, there is a need to give literature to the Sumbergiri village community about the planning of the development of a tourist resort in Telaga Kepleng and the cooking results of pedestrians and corn rice through pocket books as media information. Data retrieval such as information on village potential, Sumbergiri village profile data, mining tourism work program, and the content of pedestrian and corn rice pieces taken through journals, articles, and information from the Internet that is designed in the form of videos and e-books. The results of the first work program are e-book and video potential of the Sumbergiri village. While the second output discussed about pocket book which contains explanations of Peyek Pedari and corn rice to the composition contained therein. Hopefully, the results of the two work programmes can be used in the development of Sumbergiri Village in the future.
Pemanfaatan Potensi Desa di Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DIY
Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i2.4476
Ngawis Village is a village located in Karangmojo District, Gunungkidul Regency, DIY, which has potentials in the field of natural resources that can be developed. The village potentials in Ngawis Village are found in the chili, onion and coconut cultivation in the village. The results of chili, onion and coconut cultivation can be developed into processed products from Ngawis Village. The purpose of the products of Ngawis Village is to increase Ngawis Village’s income and introduce Ngawis Village more widely to Indonesia. In utilizing the village potentials, a pocket book is made to make it easier for the villagers to understand how to develop the village potential that are owned by Ngawis Village.
Optimalisasi Potensi Desa dan Pengolahan Singkong Desa Kedungkeris
Dewangga, Dismas Persada
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i1.4477
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu mata kuliah yang di berikan oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta kepada mahasiswanya. KKN kali ini berfokus kepada program kerja potensi desa dan pengolahan tanaman singkong. Program kerja yang di lakukan saat ini memiliki tujuan yaitu untuk membantu masyarakat Desa Kedungkeris supaya bisa mengembangkan potensi desa yang di miliki, selain itu dapat membuat masyarakat Desa Kedungkeris menjadi lebih terbuka, dan memperoleh pengetahuan yang baru. Metode yang digunakan yaitu melihat permasalahan yang sedang terjadi, mengumpulkan data-data, pengolahan data, dan kesimpulan. Hasil dari program kerja potensi desa yaitu pariwisata yang ada di Desa Kedungkeris dapat berkembang. Selain itu tanaman singkong dapat di olah menjadi berbagai macam makanan.
Pengembangan Destinasi Wisata Edukasi Agrikultur Desa Dengok dengan Media Sosial
Prasetyo Jati, Didit Gunawan
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v2i2.4486
Dengok Village is one of the villages located in Playen District, Gunungkidul. Most of Dengok Village’s residents work as farmers and planters. However, Dengok Village area is dominated by marginal land which is dry and less fertile. Therefore, Dengok Village’s farmers rely on the rainy season to irrigate agricultural land. This causes farmers to only be able to harvest a maximum of two times a year. To increase their income, farmers plant various types of trees on community forest land. The existence of rainfed rice fields and community forests proves that Dengok Village has great potential in the agricultural sector, but has not been fully utilized. Based on these problems, the authors compiled this dedication paper, with the aim of developing agricultural potential of Dengok Village through the formation of agricultural educational tourism destination and its marketing methods, so as to be able to advance the economic welfare of the local population. The method is carried out online by observing data on the internet. The results of the dedication are activity ideas that can be applied in Dengok Village agricultural education tours and marketing tips through social media, so that it is more easily recognized and attracts more people.
Strategi Pengelolaan Paket Wisata Desa Karangtengah
junedi, sendy
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v1i5.4489
Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul merupakan desa agraris namun memiliki sumber daya alam goa yang telah dimanfaatkan sebagai obyek wisata. Adanya pandemi Covid-19 menurunkan jumlah wisatawan dan menyebabkan terbengkalainya lokasi wisata desa. Untuk membantu pemerintah dalam menghidupkan kembali sektor pariwisata dan menjawab kebutuhan fisiolgis rekreasi masyarakat, maka program pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk mengembangkan potensi wisata desa. Program dijalankan dengan mencari data sekunder dan mengolahnya menjadi upaya yang dapat diterapkan di Desa Karangtengah. Upaya pengembangan obyek wisata dilakukan dengan membuat paket wisata yang memasukan beberapa obyek wisata di desa dan dilengkapi dengan fasilitas kendaraan wisata terbuka serta area penjualan souvenir khas desa. Paket wisata memberikan keuntungan bagi wisatawan untuk mendapatkan rekomendasi obyek wisata Desa Karangtengah, fasilitas transport nyaman yang menghubungkan antar obyek wisata, jadwal perjalanan yang teratur dan pembelian tiket yang mudah. Selain itu juga memberikan peningkatan secara ekonomis bagi penduduk desa di kondisi pandemi. Meskipun demikian pelaksanaan upaya ini harus direncanakan dengan matang dan mendapat dukungan dari dari berbagai pihak baik aparat desa, penduduk desa dan dinas pariwisata daerah.