cover
Contact Name
Fatimah Zahra Nasution
Contact Email
welfare@unsil.ac.id
Phone
+6281221092136
Journal Mail Official
Welfare@unsil.ac.id
Editorial Address
Jalan Siliwangi No. 24, Kahuripan, Kec. Tawang Kota. Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 27232220     EISSN : 27232212     DOI : -
Core Subject : Economy,
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi merupakan peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang ilmu dan kajian Ekonomi Pembangunan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi meliputi hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas). WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi diterbitkan oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya secara periodik dua kali dalam setahun yakni pada Bulan Mei dan Bulan November dalam setiap volume. WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi menerima manuskrip atau naskah artikel yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, berkaitan dalam bidang kajian Ilmu Ekonomi Pembangunan dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Cakupan bidang kajian meliputi: Ekonomi Perencanaan Ekonomi Pembangunan Ekonomi Moneter Koperasi dan UMKM Ekonomi Publik Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ekonomi Regional Ekonomi Pertanian Ekonomi Industri Ekonomi Perdagangan Ekonomi Pariwisata Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Kependudukan Ekonomi Internasional Ekonomi Syariah Jurnal ini telah terdaftar pada Pusat Dokumentasi Ilmiah Indonesia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI) dengan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media online 2723-2212 dan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media cetak 2723-2220.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020): November" : 9 Documents clear
Urgensi Interpersonal Skill dalam Menciptakan Keunggulan Bersaing UMKM Kuliner di Kota Tasikmalaya Rosyadi, Agi; Ramadhani, Indi
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.906 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2156

Abstract

This study aims to determine and analyze interpersonal skills and competitive advantages of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) in culinary business in Tasikmalaya City and the influence of interpersonal skills on competitive advantage. The population in this study is included in an unlimited population. The sample size is 100 respondents. The sample technique used was purposive sampling. The sample considerations used in this study are the consumers of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) in culinary business in Tasikmalaya City who have made at least 2 (two) purchases. The analysis tool used is simple regression analysis. The results of this study found that interpersonal skills and the competitive advantage of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) in culinary business in Tasikmalaya City have been achieved very well. The regression results state that interpersonal skill has a positive and significant influence or contribution to competitive advantage by 88%. The positive regression coefficient shows that the better the interpersonal skills you have, the competitive advantages of culinary MSMEs in Tasikmalaya City will increase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis interpersonal skill dan keunggulan bersaing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kuliner di Kota Tasikmalaya serta pengaruh interpersonal skill terhadap keunggulan bersaing. Populasi dalam penelitian ini termasuk dalam populasi tak terbatas. Ukuran sampel adalah 100 orang responden. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Adapun pertimbangan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen UMKM Kuliner yang telah melakukan minimal 2 (dua) kali pembelian. Alat analisis yang digunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menemukan bahwa interpersonal skill dan keunggulan bersaing UMKM Kuliner di Kota Tasikmalaya sudah dicapai dengan sangat baik. Hasil regresi menyatakan bahwa interpersonal skill memberikan pengaruh atau kontribusi positif dan signifikan pada keunggulan bersaing sebesar 88%. Koefisien Regresi positif tersebut menunjukkan semakin baik interpersonal skill yang dimiliki maka keunggulan bersaing UMKM Kuliner di Kota Tasikmalaya akan semakin meningkat.
Analisis Potensi Pajak Hiburan serta Dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tasikmalaya Paturochman, Iwan Ridwan
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.075 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2093

Abstract

One of the efforts to create a broad, real and responsible regional autonomy is to finance government and regional development originating from Local Government Revenue (PAD), so that various efforts are needed to increase it. The purpose of this study is to determine the potential for entertainment tax, growth and contribution of entertainment tax and to determine the effect of entertainment tax on local revenue. The research method used is a survey method with a research sample of 36 taxpayers and data analysis using descriptive analysis. The results showed that the potential amount of entertainment tax was IDR 84,345,000 per month or IDR 1,012,140,000 per year. The growth and contribution of entertainment tax during the period 2010 - 2018 were 40.91% and 2.71%, respectively. Entertainment tax has a significant and positive effect on local revenue. Salah satu upaya untuk mewujudkan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggungjawab adalah dengan melakukan pembiayaan pemerintah dan pembangunan daerah yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pajak hiburan, pertumbuhan dan kontribusi pajak hiburan serta mengetahui pengaruh pajak hiburan terhadap pendapatan asli daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan sampel penelitian sebanyak 36 wajib pajak serta analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan besaran potensi pajak hiburan yakni sebesar Rp84.345.000 perbulan atau Rp1.012.140.000 pertahun. Pertumbuhan dan kontribusi pajak hiburan selama kurun waktu 2010 – 2018, masing-masing 40,91% dan 2,71%. Pajak hiburan berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan asli daerah. 
Pengantar Redaksi dan Daftar Isi Team, Editorial
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.004 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2323

Abstract

Dewan Redaksi, Pengantar Redaksi, dan Daftar Isi
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Ciamis Rusliana, Nanang; Rustandi, Andi; Lestari Komarlina, Dwi Hastuti
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.856 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2105

Abstract

The purpose of this study is to assess the regional financial independence in financing the implementation of regional autonomy, measure the effectiveness and efficiency in realizing regional revenue, measure the extent to which regional government activities spend their regional revenue, measure the contribution of each source of income in the formation of regional revenue, and see the growth/ the development of revenue and expenditure earned during a certain period. The method used in this research is descriptive method of the budget and regional financial achievements or realization. The method used in this research is descriptive method of the budget and regional financial achievements or realization. The analytical tools used in this study use the Regional Financial Independence Ratio Analysis (RKKD) and the Analysis Effectiveness Ratio and Efficiency Ratio. The conclusions of this study are (1) The financial independence of Ciamis District from 2013 to 2018 is still low by showing a pattern of instructive relationships, where the role of the central government is more dominant in terms of assistance in the form of the General Allocation Fund (DAU). (2) In the 2013 until the observation in 2018 it turns out that the ability of the financial effectiveness level of the Ciamis District based on the effectiveness ratio has been effective in realizing the achievement of regional income against the revenue budget that has been prepared/ planned. On the other hand, for the ratio of effectiveness of regional spending, that Ciamis District is still categorized as inefficient in its ability to spend regional finances. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kemandirian keuangan daerah dalam membiayai  penyelenggaraan otonomi daerah, mengukur efektivitas dan efisiensi dalam merealisasikan pendapatan daerah, mengukur   sejauhmana   aktivitas   pemerintah   daerah   dalam  membelanjakan pendapatan daerahnya, mengukur kontribusi masing-masing sumber pendapatan dalam pembentukan pendapatan daerah, dan melihat pertumbuhan/perkembangan perolehan pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan selama periode tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dari anggaran beserta capaian atau realisasi keuangan daerah. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analisis Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (RKKD) serta Analisis Rasio Efektivitas dan Rasio Efisiensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Kemandirian keuangan Kabupaten Ciamis dari tahun 2013 sampai 2018 tergolong masih rendah dengan menunjukkan pola hubungan instruktif, dimana peranan pemerintah pusat lebih dominan dalam hal bantuan dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU). (2) Pada pengamatan tahun 2013 sampai dengan tahun 2018 ternyata kemampuan tingkat efektivitas keuangan daerah Kabupaten Ciamis berdasarkan rasio efektivitas sudah efektif dalam merealisasikan capaian pendapatan daerah terhadap anggaran pendapatan yang telah disusun/direncanakannya. Di sisi lain untuk rasio efektivitas belanja daerah, dinyatakan bahwa Kabupaten Ciamis terkategori kurang efisien dalam kemampuan membelanjakan keuangan daerahnya.
Strategi Peningkatan Kinerja Program Kesehatan sebagai Pembentuk Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Selatan Zulfaizah, Zulfaizah; Nur, Muhammad Anshar; Muzdalifah, Muzdalifah
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.256 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.1769

Abstract

The Human Development Index in South Kalimantan Province, although experiencing an increase, is always below the national level and is ranked 25 out of all provinces in Indonesia. The purpose of this study was to (1) Know the achievements of health programs that have been implemented; (2) Know the strategies that can be carried out to improve the performance of health programs as forming the Human Development Index in the province of South Kalimantan. This research is a quantitative descriptive research. This study uses secondary data and primary data through interviews and questionnaires. Data analysis technique used is the SWOT Analysis. The results of the SWOT analysis and drafted strategies that have been prepared, obtained 3 alternative strategies in an effort to improve the performance of health programs in the Province of South Kalimantan, namely: (1) Improving Quality and Affordable Health Services. (2) Expanding the Reach of Health Services to the Community. (3) Increase the utilization of Provincial Government's commitment in determining proportional health budget allocations to priority health programs. The impact of the results in this study can affect provincial government policies in optimizing program implementation, improving quality and affordable health services, expanding the reach of health services to the community and determining more proportional health budget allocations to priority health programs. Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Selatan walaupun mengalami peningkatan tetapi selalu berada di bawah nasional dan berada di peringkat 25 dari seluruh provinsi di Indonesia. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk (1) Mengetahui capaian kinerja program kesehatan yang telah dilaksanakan; (2) Mengetahui strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja program kesehatan sebagai pembentuk Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Selatan.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer melalui wawancara dan kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan Analisis SWOT. Hasil analisis SWOT dan rancangan strategi yang telah disusun, diperoleh 3 strategi alternatif dalam upaya peningkatan kinerja program kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu: (1) Meningkatkan  Pelayanan Kesehatan Bermutu dan Terjangkau. (2) Memperluas Jangkauan Pelayanan Kesehatan pada Masyarakat. (3) Meningkatkan Pemanfaatan komitmen Pemerintah Provinsi dalam penetapan alokasi anggaran kesehatan secara proporsional pada program kesehatan prioritas. Adapun dampak dari hasil penelitian ini dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah provinsi dalam  optimalisasi pelaksanaan program, peningkatan pelayanan kesehatan bermutu dan terjangkau, memperluas jangkauan pelayanan kesehatan pada masyarakat dan penetapan alokasi anggaran kesehatan yang lebih proporsional pada program kesehatan prioritas.
Indeks Kepuasan Publik Bidang Pariwisata dan Strategi Pengembangan Pariwisata di Wilayah Priangan Timur Firmansyah, Muhamad Ferdy; Nasution, Fatimah Zahra
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.906 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2143

Abstract

Tourism development is inseparable from supporting public policies where the quality of public management is one of the supporting factors for tourism development in a certain area. Meanwhile, tourism activities contribute and support revenues for local and central governments through taxes and the economic benefits they generate. This study aims to evaluate the effectiveness of public management in tourism by raising a case study in the East Priangan region, West Java Province, namely the City of Tasikmalaya, Tasikmalaya District and Ciamis District. This research uses quantitative methods with a tourism consumer survey approach and a survey of renewable concepts to be applied by public policy stakeholders in tourism development in the East Priangan region. The result, survey A got a score of 27.56988 or at grade "D" (unsatisfactory) and survey B got a score of 83.4125 or at grade "A" (very satisfying). Thus, this study recommends a renewable approach in seeing the potential for regional development to formulate various public policies that support regional economic growth. Pembangunan pariwisata tidak terlepas dari kebijakan publik yang mendukungnya dimana kualitas manajemen publik menjadi salah satu faktor pendukung pembangunan pariwisata dalam suatu wilayah tertentu. Sementara itu, kegiatan pariwisata memberikan kontribusi dan dukungan pemasukan bagi pemerintah daerah dan pusat melalui pajak dan manfaat ekonomi yang dihasilkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas manajemen publik bidang pariwisata dengan mengangkat studi kasus pada Wilayah Priangan Timur, Provinsi Jawa Barat yakni Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei konsumen pariwisata dan survei konsep terbarukan untuk diterapkan oleh pemangku kebijakan publik dalam pembangunan pariwisata di Wilayah Priangan Timur. Hasilnya, survei A mendapatkan skor 27,56988 atau pada grade “D” (tidak memuaskan) dan survei B mendapatkan skor 83,4125 atau pada grade “A” (sangat memuaskan). Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan sebuah pendekatan terbarukan dalam melihat potensi pembangunan daerah untuk merumuskan berbagai kebijakan publik yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kontribusi dan Persebaran Subsektor Perikanan di Daerah Istimewa Yogyakarta Destiningsih, Rian; Septiani, Yustirania; Verawati, Dian Marlina
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.581 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2035

Abstract

Fishery as one of the supports for national food security has an important role. The growth rate of fisheries subsector in Special Region of Yogyakarta during the year of 2019 is the lowest rate of all existing subsector. Fishery consists of capture fisheries and aquaculture fisheries. Capture fisheries are divided into marine fisheries (skipjack, cob, tuna, shrimp, others) and public water fisheries (shrimp, fish, others). Meanwhile, cultivation permits such as rearing, hatchery, ornamental fish. Initial efforts to prevent a prolonged decline in the fisheries subsector were to identify the contribution and distribution of the fisheries subsector. The aim is to identify the contribution of the fisheries subsector to total GRDP by using the sectoral contribution index (IKS), identifying comparative advantages using the location quotient approach, and the distribution of the fisheries subsector in Special Region of Yogyakarta in the period of 2011-2019 using the localization coefficient approach. The results of research with the IKS approach are that the fisheries subsector has a small role in overall GRDP in Special Region of Yogyakarta in the year of 2011-2019, the location quotient approach of the fisheries subsector does not have a comparative advantage in Special Region of Yogyakarta in the year of 2011-2019. Meanwhile, the distribution of the fisheries subsector is relatively even and balanced in regencies / cities in Special Region of Yogyakarta in the year of 2011-2019. Perikanan sebagai salah satu penyokong ketahanan pangan nasional memiliki peranan penting. Laju pertumbuhan subsektor perikanan di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2019 menjadi laju terendah dari seluruh subsektor yang ada. Perikanan terdiri atas perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Perikanan tangkap terbagi menjadi perikanan laut (cakalang, tongkol, tuna, udang, lainnya) dan perikanan perairan umum (udang, ikan, lainnya). Sedangkan perikanan budidaya seperti pembesaran, pembenihan, ikan hias. Usaha awal mencegah penurunan subsektor perikanan semakin berkepanjangan yaitu dengan mengidentifikasi kontribusi dan penyebaran subsektor perikanan. Adapun tujuannya untuk yaitu mengidentifikasi kontribusi subsektor perikanan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara total dengan menggunakan Indeks Kontribusi Sektoral (IKS), mengidentifikasi keunggulan komparatif dengan menggunakan pendekatan location quotient, dan penyebaran sub-sektor perikanan di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019 menggunakan pendekatan koefisien lokalisasi. Hasil penelitian dengan pendekatan IKS yaitu subsektor perikanan memberikan peranan yang sedikit terhadap PDRB secara keseluruhan di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019, pada pendekatan location quotient subsektor perikanan tidak memiliki keunggulan komparatif di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019. Sedangkan penyebaran subsektor perikanan tergolong relatif merata dan seimbang di wilayah kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019.
Dampak Zakat Produktif dalam Penguatan Modal dan Kinerja UMKM pada Kelompok Usaha Mandiri di BAZNAS Provinsi NTB Basit, Abdul; Rosidayanti, Rosidayanti
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.225 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2149

Abstract

This study aims to determine the impact of productive zakat distribution in strengthening the capital and performance of Micro Small and Medium Entreprises. The Micro Small and Medium Entreprises referred to the members of the independent business group in the National Zakat Agency (BAZNAS) in West Nusa Tenggara Province (NTB). The approach used in this research is a qualitative approach with a case study strategy. The data collection technique uses observation, interview and direct documentation to the object concerned. The data validity technique used triangulation. The results of this study indicate that the practice of distributing zakat for productive activities and businesses provided by the National Zakat Agency (BAZNAS) can improve the capital structure, so that it has an impact on capital strengthening. In addition, the assistance or training provided by BAZNAS in NTB Province has an impact on improved business performance being managed. The final impact is an increase in business income managed by mustahik, so as to create independence and welfare for MSME players. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari praktik penyaluran zakat secara produktif terhadap penguatan modal dan kinerja UMKM pada Kelompok Usaha Mandiri di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi langsung kepada objek yang bersangkutan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari praktik penyaluran zakat untuk kegiatan dan usaha produktif yang diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dapat meningkatkan struktur modal, sehingga berdampak kepada penguatan modal, selain itu, pendampingan atau pelatihan yang diberikan oleh BAZNAS di Provinsi NTB berdampak pada meningkatnya kinerja usaha yang dikelola. Dampak akhir yang dirasakan yaitu terjadinya peningkatan pendapatan usaha yang dikelola mustahik, sehingga tercipta kemandirian dan kesejahteraan para pelaku UMKM.
Hubungan Kinerja Internal dan Guncangan Makroekonomi terhadap Profitabilitas Lembaga Pembiayaan Syariah di Indonesia Periode 2015-2019 Amirullah, Mulia
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1570.781 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2092

Abstract

This study aims to analyze the internal performance and macroeconomic variables that affect the profitability of Islamic financial institutions in Indonesia. The data analysis used was Vector Auto-Regressive (VAR) / Vector Error Correction Model (VECM). The type of data used is secondary data using monthly data for the period of 2015 to 2019. The variables observed are the profit of Islamic finance companies in Indonesia, the Financing to Asset Ratio (FAR) of Islamic finance companies as internal performance, as well as inflation, GDP, value exchange as a macroeconomic variable. The results of the study indicate that inflation has a negative correlation to earnings, while the GDP and exchange rate variables have a positive correlation to earnings. From the internal side, FAR is positively correlated with profit even though with a relatively small coefficient of 0.05, this indicates that FAR is only a rule that must be fulfilled by financing industry players. The response of profitability to inflationary pressure and GDP is in positive and negative areas due to exchange rate pressures. Forecasting the contribution of pressure to the observed research variables on changes in company earnings the highest is inflation, the second is the GDP variable, the next is the FAR variable, and the lowest in the exchange rate variable. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja internal dan variabel makro ekonomi yang memengaruhi profitabilitas lembaga pembiayaan syariah di Indonesia. Analisis data yang digunakan adalah Vector Auto Regresif (VAR)/ Vector Error Correction Model (VECM). Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan menggunakan data bulanan periode 2015 sampai 2019. Adapun variabel-variabel yang diamati adalah laba perusahaan pembiayaan syariah di Indonesia, Financing to Asset Ratio (FAR) perusahaan pembiayaan syariah sebagai kinerja internal, serta inflasi, GDP, nilai tukar sebagai variabel makroekonomi. Hasil penelitian menyatakan bahwa inflasi berkorelasi negatif terhadap laba, sedangkan variabel GDP dan nilai tukar berkorelasi positif terhadap laba. Dari sisi internal, FAR berkorelasi positif terhadap profit meskipun dengan koefisien relatif kecil sebesar 0,05, hal ini mengindikasikan bahwa FAR hanya sebatas aturan yang wajib dipenuhi oleh pelaku industri pembiayaan. Respon dari profitabilitas terhadap tekanan inflasi dan GDP berada pada area positif dan negatif akibat tekanan nilai tukar. Peramalan konstribusi tekanan variabel-variabel penelitian yang diamati terhadap perubahan laba perusahaan yang tertinggi adalah inflasi, kedua adalah variabel GDP, berikutnya variabel FAR dan yang terendah variabel nilai tukar.

Page 1 of 1 | Total Record : 9