cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
sprnwijaya@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jurnalku.org@gmail.com
Editorial Address
Plaza Cordoba G/03, Serpong, Tangsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnalku
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28089030     DOI : https://doi.org/10.54957/jurnalku.v2i4.300
Core Subject : Economy,
Jurnalku merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di keuangan umum, termasuk, namun tidak terbatas pada topik ekonomi, bisnis, keuangan, manajemen, akuntansi, kebijakan publik, dan keuangan umum lainnya. Jurnalku terbit empat kali dalam setahun.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2023)" : 10 Documents clear
Mitigasi Risiko Industri Pariwisata: Antisipasi Pemerintah Hadapi Resesi Ekonomi Aldhania Uswatun Hasanah; Dini Kurnia Putri; Fania Mutiara Savitri; Muhammad Akmal Muntafi; Keisa Ghautsi Arifa
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.408

Abstract

Sektor pariwisata memiliki peranan penting sebagai salah satu sumber penerimaan devisa serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini mengkaji tentang arah kebijakan pemerintah dalam menghadapi resesi ekonomi pada sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis pada analisis media. Hasil menunjukkan bahwa pemerintah telah berperan aktif dalam menentukan arah kebijakan ekonomi pada sektor pariwisata dengan menerapkan berbagai program-program unggulan sebagai bentuk mitigasi risiko yang dilakukan dalam mengantisipasi resesi ekonomi. The tourism sector has an important role as a source of foreign exchange earnings and can encourage national economic growth. This study examines the direction of government policy in dealing with an economic recession in the tourism sector. This study uses a descriptive qualitative method based on media analysis. The results show that the government has played an active role in determining the direction of economic policy in the tourism sector by implementing various excellent programs as a form of risk mitigation in anticipation of an economic recession. 
Faktor Sukses Kunci Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan Melalui Manajemen Risiko Basis COSO-2017 Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.462

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi faktor sukses kunci dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui penerapan manajemen risiko basis COSO-2017. Metode COSO-2017 dipilih sebagai alat manajemen risiko dalam riset ini setelah melalui beberapa pertimbangan, salah satunya adalah kesesuaian antara karakteristik metode dengan kebutuhan perusahaan akan manajemen risiko. Obyek penelitian ini adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor konstruksi dan properti. Satu hal unik yang ada dalam penelitian ini adalah bahwa kajian dilakukan pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan, sehingga salah satu indikator efektivitas manajemen risiko adalah ketika sistim mampu menjadi detektor dini dalam mengidentifikasi kerugian yang jauh lebih besar. Alhasil efisiensi dan ketepata biaya menjadi indikator acuannya. Melalui metode penelitian stud kasus, penelitian ini berhasil mengidentifikasi 5 (lima) faktor sukses kunci yakni: pemahaman risiko, struktur organisasi, budaya risiko, kelengkapan dan kesesuaian antara dokumen manajemen risiko dengan karakteristik khusus yang ada dalam industri serta pendampingan yang tepat dalam implementasi manajemen risiko. Kelima faktor tersebut terbukti menjadi kunci sukses bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas sistim manajemen risikonya demi teraihnya sasaran kinerja dalam jangka menengah maupun panjang. Ketika laporan ini disusun perusahaan masih berusaha untuk menyukseskan restrukturisasinya namun kelima faktor tersebut dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain yang menghadapi realitas yang sama. Penelitian ini ditutup dengan agenda berikutnya yakni pengujian secara empiris atas kelima faktor kunci sukses tersebut.
Rancangan Manajemen Risiko Dan Assesmen Risiko Pada PT Pel Berlian Pulau Mandangin Berdasarkan ISO 31000:2018 Leopoldus Donyngajo Salim; Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.463

Abstract

This research was conducted to examine the design of risk management in accordance with the characteristics of agency services and sea transportation companies in the process of achieving the vision and mission of the company, as well as conducting a risk assessment for the company. This study uses a descriptive qualitative approach with applied research that refers to ISO 31000, 2018. The object of this research is PT Pel Berlian Pulau Mandangin, one of 200 shipping companies in Indonesia. From the results of the risk assessment, 60 corporate-level risks were obtained consisting of 14 financial risks, 19 external event risks, 23 operational risks and 1 strategic risk. From the risk analysis, 31 priority risks will be obtained for which risk treatment recommendations will be made. Of the 31 priority risks, 12 risks are categorized as extreme so that they need to be prevented and mitigated, 19 risks are categorized as high risk that need to be mitigated and 29 risks are categorized as moderate so they need to be prevented. With the global economy of scale and high volatility in the coal industry, it is important for companies to immediately implement an integrated corporate risk management system. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji rancangan manajemen risiko yang sesuai dengan karakteristik perusahaan jasa keagenan dan angkutan laut dalam proses tercapainya visi dan misi dari perusahaan, serta melakukan asesmen risiko bagi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian terapan yang mengacu pada ISO 31000, 2018. Objek dari penelitian ini adalah PT Pel Berlian Pulau Mandangin, satu dari 200 perusahaan pelayaran yang ada di Indonesia.  Dari hasil penilaian risiko, maka diperoleh 60 risiko tingkat korporasi yang terdiri dari 14 risiko financial, 19 risiko kejadian eskternal, 23 risiko operasional dan 1 risiko strategis. Dari analisa risiko, maka diperoleh 31 risiko prioritas yang akan dibuatkan rekomendasi perlakuan risikonya. Dari 31 risiko prioritas tersebut, diperoleh 12 risiko masuk kategori ekstrim sehingga perlu untuk dicegah dan dimitigasi, 19 risiko masuk kategori risiko tinggi hingga perlu dimitigasi dan 29 risiko masuk tingkat moderat sehingga perlu di cegah. Dengan adanya ekonomi skala global serta votalitas tinggi dalam industri batubara maka penting bagi perusahaan untuk segera menerapkan sistem manajemen risiko korporat terintegrasi.  
Desain Enterprise Risk Management (ERM) Pada PT Bukit Prima Bahari Periode Tahun 2024 Odhy Pratomo Nugroho; Lufina Mahadewi
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.465

Abstract

PT Bukit Prima Bahari adalah perusahaan jasa angkutan laut curah kering khususnya batubara hasil tambang salah satu anak usaha dari perusahaan tambang BUMN. Permintaan batubara yang tinggi menjadi modal utama perusahaan untuk terus tumbuh. Ketergantungan dengan induk dapat menjadi angin segar ataupun sebaliknya bagi perusahaan. PT Bukit Prima Bahari mengoperasikan 13 unit armada dengan status 1 dimiliki dan 12 sewa yang harus tersedia untuk mengangkut hasil tambang milik induk. Untuk bertahan perusahaan perlu meningkatkan volume angkutan ditengah tingginya biaya sewa tug and barge ditengah tingginya harga batubara. Tujuan penelitian yang bersifat kualitatif ini adalah menyusun desain manajemen risiko PT Bukit Prima Bahari dengan pedoman ISO 31000:2018 dan mengetahui assessment awal. Hasil identifikasi risiko ditemukan 53 potensi risiko terbagi dalam lima kategori; keuangan, operasional, SDM, komersil, dan stratejik, dengan hasil bahwa 17 risiko berada di atas batas toleransi. Dalam rangka mengawal kinerja perusahaan dan perintah dari induk untuk dapat menjaga performa perusahaan dan dapat mengelola risiko, maka diperlukannya penerapan manajemen risiko pada PT Bukit Prima Bahari.
Pengaruh Agrikultur Dan Industri Terhadap Penerimaan Pajak Dengan Variabel Moderasi Pengendalian Korupsi Di Negara Berpenghasilan Menengah Wilayah Asia Pasifik Hasbiul Hashfi; Suparna Wijaya
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh rasio agrikultur dan industri terhadap rasio penerimaan pajak terhadap GDP di Negara Berpenghasilan Menengah di Wilayah Asia Pasifik dengan moderasi Indeks Penanganan Korupsi. Data bersumber dari World Bank Data periode 2002 - 2019. Metode statistik yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan regresi linier berganda dengan data panel model efek random. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh terhadap Penerimaan Pajak. Secara parsial, agrikultur dan industri berpengaruh negatif terhadap penerimaan pajak sedangkan indeks korupsi berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan pemerintahan pada negara Asia Pasifik dapat meningkatkan regulasi mengenai pemajakan sektor agrikultur dan industri agar dapat menangkap potensi apabila terjadi peningkatan pada sektor tersebut.
Pengaruh Sektor Agrikultur Dan Nilai Kurs Terhadap Penerimaan Pajak Dengan Variabel Moderasi Pengendalian Korupsi Di Negara BRICS Michael Kusuma; Suparna Wijaya
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh sektor agrikultur dan nilai kurs terhadap penerimaan pajak di negara BRICS (Brazil, Rusia, India, Cina dan Afrika Selatan). Adapun variabel yang digunakan adalah nilai kontribusi sektor agrikultur, nilai kurs, indeks pengendalian korupsi dan rasio penerimaan pajak. Data bersumber dari World Bank Data periode 2011 - 2019. Metode statistik yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan regresi linier berganda dengan data panel. Berdasarkan pengujian model panel, Random Effect Model merupakan model yang terbaik untuk digunakan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh terhadap rasio penerimaan pajak. Secara parsial, agrikultur berpengaruh signifikan negatif terhadap penerimaan pajak sedangkan nilai tukar dan indeks pengendalian korupsi berpengaruh signifikan positif terhadap rasio penerimaan pajak. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada negara BRICS untuk dapat mengambil kebijakan dalam mengoptimalisasi penerimaan pajak melalui sektor agrikultur, nilai kurs dan pengendalian korupsi.
Pengaruh Modal Usaha, Pelatihan Usaha Dan Pendapatan Terhadap Kesejahteraan Mustahik Di BAZNAS Se-Eks Karesidenan Kedu Edho Soekarno Putra; Nuwun Priyono; Ayunda Putri Nilasari
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, pelatihan usaha, dan pendapatan terhadap kesejahteraan mustahik di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Se-Eks Karesidenan Kedu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian menggunakan metode area sampling setiap wilayah terdapat 10 sampel dengan jumlah responden sebanyak 60 mustahik yang mendapatkan zakat modal usaha dan pelatihan usaha. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal usaha, pelatihan usaha, dan pendapatan secara signifikan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan mustahik di BAZNAS se-Eks Karesidenan Kedu. Temuan ini memiliki peran penting bagi BAZNAS dalam merancang dan mengimplementasikan program-program yang berfokus pada peningkatan modal usaha dan pelatihan usaha bagi mustahik dengan mengetahui efektif atau tidaknya program tersebut. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan pendapatan mustahik melalui berbagai upaya yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mereka.
Sustainability E-Commerce Di Indonesia: Kebijakan Dan Strategi Untuk Mengurangi Dampak Lingkungan Muhammad Syauqi Fuqoha; Amrie Firmansyah
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas dampak negatif yang ditimbulkan dari aktivitas e-commerce di Indonesia. Penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan saat ini perlu diperhatikan dalam industri e-commerce di Indonesia mengingat dampak yang ditimbulkan dari transaksi yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah scoping review dengan menggunakan data dari dari artikel, laporan, dan data-data yang relevan dengan aspek keberlanjutan pada sektor e-commerce. Kemudian Kami melakukan analisis deskriptif untuk mengeksplorasi atas informasi-informasi yang telah didapatkan dari artikel, laporan, dan data-data tersebut. Selanjutnya Kami juga melakukan analisis argumentatif dilakukan untuk memberikan argumen terkait penerapan kebijakan yang sesuai dengan kondisi dampak lingkungan yang dihasilkan dari aktivitas e-commerce di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce berdampak negatif terutama pada aspek lingkungan yaitu limbah kemasan, emisi GRK dari aktivitas pengiriman, dan emisi GRK dari data server e-commerce. Kami memberikan rekomendasi kepada pemerintah sebagai regulator untuk membuat peraturan yang mengikat bagi para pelaku e-commerce dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan.
Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Dan Pengungkapan Laporan Keberlanjutan: Peran Moderasi Struktur Kepemilikan Asing Muhammad Syauqi Fuqoha; Amrie Firmansyah
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan dengan menggunakan struktur kepemilikan asing sebagai pemoderasi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif. Data penelitian terdiri dari laporan keuangan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor keuangan sub sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020 sampai dengan 2022. Hasil pengujian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Struktur Kepemilikan asing sebagai variabel moderasi mampu mengurangi pengaruh negatif dari hubungan profitabilitas dengan pengungkapan laporan keberlanjutan, namun tidak memiliki pengaruh terhadap interaksi antara ukuran perusahaan dengan pengungkapan laporan keberlanjutan. Penelitian ini dapat menjadi literatur penelitian mengenai profitabilitas, ukuran perusahaan, pengungkapan laporan keberlanjutan dan struktur kepemilikan asing perusahaan terkait dengan penelitian akuntansi keuangan berbasis pasar modal. Penelitian ini juga dapat dijadikan salah satu rujukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam membuat kebijakan maupun pengambilan keputusan terkait dengan pengungkapan laporan keberlanjutan yang dilakukan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Peluang Bisnis Digital di Indonesia Pada Era Society 5.0 Hanin Febriana; Kartika Vela Andita; Raisha Adinda Rismarina; Agus Maulana
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.595

Abstract

Masa menuju Society 5.0 ditandai dengan adanya perkembangan Artificial Intelligence, Robotics, Automation, Big Data, serta Internet of Things. Konsep Society 5.0 menjelaskan bahwa setiap hal yang dilakukan manusia akan sangat bergantung pada teknologi. Bisnis digital adalah bisnis yang memanfaatkan teknologi untuk menjalankannya. Bisnis digital bermula dari perkembangan teknologi yang terus dilakukan oleh manusia. Akhirnya setiap sektor kehidupan beralih menjadi digital. Contoh bisnis digital yang paling umum adalah e-commerce. Pada penelitian ini menggunakan metode konseptual. Peneliti melakukan riset berbasis literatur terbaru sesuai dengan kebutuhan penelitian. Dengan adanya konsep era Society 5.0 memungkinkan bisnis digital berkembang dan berinovasi lebih cepat. Dalam menghadapi era Society 5.0 tentunya para pebisnis menemukan peluang bisnis digital dan tantangannya dalam mempertahankan bisnis mereka. Bisnis digital dapat diperluas pemasarannya baik skala nasional maupun internasional. Kemudian terdapat strategi bisnis di era Society 5.0 untuk meminimalisir kerugian yang ada dan bisnis digital mereka akan terus mengalami kemajuan. Era Society 5.0 memberikan banyak manfaat, kemudahan, dan efisiensi dalam pemenuhan kebutuhan. Inovasi terbaru harus digaungkan, masyarakat harus bisa beradaptasi pada era ini. Pebisnis harus mengikuti perubahan teknologi dan memiliki pengetahuan yang luas. Hal ini dibutuhkan karena pebisnis dituntut untuk dapat melakukan inovasi dan merancang strategi logis agar tidak tertinggal kompetitornya dan bisnis digital dapat terus berkembang.

Page 1 of 1 | Total Record : 10