cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
yanibima@gmail.com
Phone
+6285234954988
Journal Mail Official
yanibima@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang, Jalan Brigjen Katamso No 40 Kelurahan Belimbing Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang
Location
Kota bontang,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jutek JAGO
ISSN : -     EISSN : 27983315     DOI : https://doi.org/10.53620/jtg
Topik Jutek JAGO terkait dengan aspek Teknik Kimia dan Mesin, terkait dengan industri energi terbarukan, penelitian dan pengembangan, industri kimia, EPCC (Engineering, procurement, construction and commissioning), teknik manufaktur, teknik konversi energi, teknik konstruksi dan rekayasa material. Penetapan artikel yang dimuat di Jurnal Teknik JAGO melalui proses blind review oleh editor dan reviewer Jurnal Teknik JAGO dengan mempertimbangkan antara lain: relevansi dan kontribusi artikel terhadap perkembangan profesi dan praktik akuntansi serta pemenuhan persyaratan dasar publikasi jurnal. Redaksi dan reviewer memberikan masukan dan hasil evaluasi yang membangun kepada penulis artikel.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): June" : 4 Documents clear
Pengaruh Variasi Bahan Bakar Cair Terhadap Kinerja Mesin Stirling Putra, Muhammad Kevin Khiwandani; Yano Hurung; Yani, Ahmad
Jurnal Teknik Juara Aktif Global Optimis Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STTI Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53620/jtg.v4i1.120

Abstract

Mesin stirling adalah sebuah mesin kalor atau panas pada siklus yang tertutup dirancang untuk dapat mengubah energi panas yang dihasilkan menjadi energi mekanik menjadi energi listrik. mesin stirling akan bekerja akibat adanya perbedaan suhu yaitu panas dan dingin. Perbedaan suhu yang terjadi akan mengakibatkan perbedaan tekanan dimana ketika tekanan semakin besar maka akan dapat menggerakkan piston. Piston yang telah dihubungkan pada poros engkol kemudian bergerak secara terus menerus sehingga dapat menggerakkan roda. tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kinerja mesin stirling dengan variasi bahan bakar. Metode yang digunakan pada penelitian ini taitu metode eksperimental skala laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian mesin stirling dapat disimpulkan bahwa Penggunaan bahan bakar alkohol menghasilkan temperatur mesin stirling paling rendah yaitu temperature maksimumnya 48 oC pada menit kelima, kemudian bahan bakar spirtus, bahan bakar solar, bahan bakar minyak tanah, dan penggunaan bahan bakar minyak jelantah yang menghasilkan temperature mesin stirling lebih tinggi. Sedangkan putaran mesin stirling tertinggi terjadi pada penggunaan bahan bakar alcohol yaitu 5316 rpm pada menit kelima, kemudian spirtus, solar, minyak tanah, dan putaran terendah terjadi pada bahan bakar minyak jelanta. Kata kunci : Bahan bakar, kinerja dan mesin stirling.
Pengaruh Penambahan Katalis Aluminium Oksida Terhadap Emisi Gas Buang dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Mesin Pembangkit Tipe Mini bayhaqi, ahmad bayhaqi; Djoko Wahyudi; Muhammad Fathuddin Noor; Dani Hari Tunggal Prasetiyo
Jurnal Teknik Juara Aktif Global Optimis Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STTI Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53620/jtg.v4i1.124

Abstract

In line with development, human daily activities are very dependent on electrical technology so that its fulfillment needs to be paid close attention. Given this, the use of mini type power plants or generators is very necessary, especially when the main supply from PLN experiences disruption. Apart from that, currently almost all electrical energy supplies still depend on the use of fossil energy sources which, if used continuously, will cause their availability to decrease and the effects of environmental pollution from the combustion process. To prevent this from happening, efforts are needed to increase the efficiency of using machines that consume fossil fuels and reduce the effects of environmental pollution due to exhaust emissions. Therefore, the aim of this research is to determine the effect of adding an alumina catalyst on exhaust emissions and fuel consumption in engines using experimental methods with load variations of 0 Watt, 250 Watt, 500 Watt and 750 Watt. From the research results, after mixing the catalyst and fuel, it was found that the concentration of CO, CO2, O2 and H2S exhaust gas emissions decreased and fuel consumption could also be reduced from 100% to 66% at a load condition of 750 Watts.
Pengaruh Konsentrasi Gula Stevia dan Waktu Pengeringan terhadap Kualitas Fisik Manisan Kering Buah Nanas Novita Ramadani; Amelia; Fitria, Fitria
Jurnal Teknik Juara Aktif Global Optimis Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STTI Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53620/jtg.v4i1.147

Abstract

Nanas (Ananas comosus L.) merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi unggulan untuk dikembangkan dengan melakukan pengelolaan yang dapat menjaga kualitas dari buah nanas. Pengeringan dapat menyebabkan daya simpan produk akan lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh konsentrasi gula stevia dan lama pengeringan terhadap kualitas fisik manisan kering buah nanas dan menentukan perlakuan terbaik yang diperoleh dari penelitian ini. Metode penelitian menggunakan uji organoleptik dan dianalisis menggunakan metode zeleny. Perlakuan yang digunakan yaitu konsentrasi gula 30%, 40%, 50% dan 60% dengan waktu pengeringan selama 60 menit, 80 menit, 100 menit dan 120 menit. Parameter yang diamati yaitu kualitas fisik (warna, aroma, tekstur dan rasa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gula dan waktu pengeringan memberikan pengaruh yang sangat jelas terhadap kualitas fisik produk manisan kering buah nanas. Perlakuan terbaik yang didapatkan dari penelitian ini yaitu pada penggunaan konsentrasi gula sebesar 60% dengan waktu pengeringan selama 100 menit, dengan penurunan berat buah sebesar 18 gram; warna 3,5 (coklat-kuning kecoklatan); aroma 3,75 (sedikit berbau manisan-berbau manisan); tekstur 3 (sedikit kenyal); rasa 5 (sangat manis).
Analisis Variasi Kecepatan Angin Dan Beban Lampu Terhadap Kinerja Turbin Angin Poros Horosontal Studi : Eksperimental Pada Alat Praktikum Mesin Fluida Muhammad Rian Hartoyo; Ratnawati; Yani, Ahmad
Jurnal Teknik Juara Aktif Global Optimis Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STTI Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53620/jtg.v4i1.152

Abstract

Kebutuhan energi di Indonesia dan khususnya di dunia pada umumnya terus meningkat karena pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pola konsumsi energi itu sendiri yang senantiasa meningkat. Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan salah satu negara yang terletak di garis khatulistiwa merupakan salah satu faktor bahwa Indonesia memiliki potensi energi angin yang melimpah. Angin merupakan energy yang mudah didapat serta tidak membutuhkan biaya besar. Angin juga termasuk energi yang dapat di perbaharui atau tidak termakan oleh waktu. Alat yang dapat digunakan adalah kincir angin akan menangkap energy angin dan menggerakkan generator yang nantinya akan menghasilkan energy listrik. Kincir angin yang digunakan adalah kincir angin bersudu empat dengan poros horizontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban lampu terhadap kinerja turbin angin poros horizontal. Kesimpulan yang diperoleh dalam penilitian ini adalah sebagai berikut: Pada kecepatan angin 3,0 m/s menghasilkan daya angin sebesar 3,35 watt, dan daya output 2,198 watt, kecepatan 3,8 m/s menghasilkan daya angin sebesar 6,81 Wattdan daya output 2,774 watt, kecepatan 4,2 m/s menghasilkan daya angin sebesar 9,2 Watt dan daya output 4,114 watt. Pengujian lampu terhadap ketahanan aki untuk lampu DC 3 watt dapat bertahan selama 98 jam, Pengujian lampu terhadap ketahanan aki untuk lampu DC 5 watt dapat bertahan selama 59 jam, Pengujian lampu terhadap ketahanan aki untuk lampu DC 9 watt dapat bertahan selama 32 jam, Pengujian lampu terhadap ketahanan aki untuk lampu DC 10 watt dapat bertahan selama 29 jam.

Page 1 of 1 | Total Record : 4