cover
Contact Name
Fenansus Ngoranmele
Contact Email
ngoranmelefenan@gmail.com
Phone
+6285244171956
Journal Mail Official
fides_ratio@yahoo.com
Editorial Address
Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon, Jl. Pakatora Pohon Mangga, Kole-kole Pante, RT 001/RW 06 – Poka Rumah Tiga
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon
ISSN : 25487043     EISSN : 27217566     DOI : 10.47025
ilsafat Etika Teologi Kontekstual Hukum Gereja Sosio Religius Antropologi Komunikasi Pastoral Ajaran Sosial Gereja Pastoral
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018): Fides et Ratio" : 5 Documents clear
KORNELIUS, SANG PRIBADI TRANSISI SEBAGAI TAWARAN MODEL DIALOG Viktorahadi, R.F. Bhanu
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon Vol 2, No 2 (2018): Fides et Ratio
Publisher : Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47025/fer.v2i2.23

Abstract

Almost all of the Church in Indonesia are still regarded a foreign entity in the midst of the larger society where it stands. It comes to happen because the Indonesian Church is often considered of not willing to open herself to create a dialogue with the society. In this case, Cornelius (Acts 10:34-43) as a transition personal could perhaps become inspiration for the Church in building a sincere dialogue with her circumstances. In this conversation, the unique personality of Cornelius as a transition personal succesfully made use the elements which belong to his pagan background and his religious background as a means for doing reciprocal repentance to him and to Peter. By doing this, at the same time, Cornelius placed himself as Peter’s equal partners of dialogue. Creating a dialogue with others is indeed a long unending process that really requires repentances from those who are involved in it.
KONSEP BAHASA MENURUT METODE FENOMENOLOGI-HERMENEUTIKAMARTIN HEIDEGGER DAN IMPLIKASINYA BAGI BUDAYA BERBAHASA PARA CALON IMAM DIOSESAN Lalamafu, Petrus Andito
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon Vol 2, No 2 (2018): Fides et Ratio
Publisher : Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47025/fer.v2i2.24

Abstract

Martin Heidegger, melalui metode Fenomenologi-Hermeneutika dan investigasi transendental, menampilkan suatu analisis dan interpretasi bahasa dalam tingkatan primordial-ontologis. Filsuf eksistensialisme ini menekankan, melalui karya-karya tulisnya, bahwa manusia dapat memahami keberadaan dirinya dengan suatu kesadaran ontis yang diinterpretasi. Pengungkapan kesejatian diri didasarkan pada Sein (Being) sebagai adanya Ada. Menurutnya, manusia memerlukan suatu pembelajaran berkelanjutan untuk menganalisis Ada itu dengan mempelajari dengan sungguh-sungguh Dasein (being-there) sebagai wadah pengungkapan kualitas diri di-dalam-dunia (being-in-the-world) dan hidup bersama-orang-lain (being-with-another). Seorang calon Imam Diosesan harus men-dunia, hidup di-tengah dunia, menyadari kesekitarannya dan menjadi berguna secara kualitatif. Itu tergantung dari bagaimana ia mem-bahasa-kan kehidupannya, bukan pertama-tama dengan bahasa artikualtif-komunikatif, namun dengan bahasa perbuatan, berakhlak dan berkarakter.
MEMAHAMI SIRKULASI HARTA KAWIN MENURUT MASYARAKAT SOFYANIN DI KOTA AMBON Ohoduan, Erol Markus
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon Vol 2, No 2 (2018): Fides et Ratio
Publisher : Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47025/fer.v2i2.25

Abstract

Tulisan ini bertujuan menjelaskan tradisi perkawinan masyarakat Sofyanin dar Tanimbar yang berdomisili di Kota Ambon. Fokus penelitian adalah sirkulasi harta kawin. Kata “memahami” dalam judul tulisan ini menunjuk pada suatu usaha untuk menemukan pengertian, konsep dan pemahaman. Usaha ini bukan sesuatu yang mudah karena diperlukan sebuah kerja keras untuk menelusuri dimensi kultural dari tradisi perkawinan dan sirkulasi harta kawin.
ANALISA ATAS MASALAH-MASALAH PERKAWINAN KATOLIK PADA MASYARAKAT TANIMBAR – MALUKU Refo, MA, Ignasius Samson Sudirman
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon Vol 2, No 2 (2018): Fides et Ratio
Publisher : Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47025/fer.v2i2.26

Abstract

The purpose of this study is to achieve an understanding of the marital problems of Catholics that occurred in the Tanimbar in the Diocese of Amboina. In this research, we used social methods, namely qualitative research method. The reason behind this research is this method can help to describe the life of people from within, from the point of understanding of the person being studied. Thus, the result of this study present a better understanding of issues surrounding marriage and how religious view affect people, who are practicing their marital life.
SEMANGAT HIDUP MISKIN BEATA TERESA DARI KALKUTA Inspirasi bagi Pengembangan Penghayatan Hidup Miskin Para Imam Diosesan di Indonesia Tharob, Max James
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon Vol 2, No 2 (2018): Fides et Ratio
Publisher : Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47025/fer.v2i2.27

Abstract

Perkembangan dunia yang pesat di era postmodern ini oleh imam diosesan Indonesia patut disyukuri karena membawa berbagai kemudahan dalam pelaksanaan reksa pastoral. Namun serentak dengannya disadari pula bahwa perkembangan tersebut membawa serta tantangan dalam menghayati kemiskinan Injil sebagaimana dijanjikan imam diosesan di depan uskup diosisnya sewaktu ditahbiskan. Menyikapi dasyatnya tantangan penghayatan hidup miskin seorang imam diosesan di era globalisasi ini, maka kesaksian hidup miskin Beata Teresa dari Kalkuta bisa menjadi jawabannya. Inspirasi semangat hidup miskin Beata Teresa, yakni kemampuan untuk mengubah pola pikir dan tingkah laku bak oase yang memberi kekuatan dan semangat baru bagi para imam diosesan Indonesia untuk mau bersyukur dan bahagia melayani Kristus melalui janji hidup miskin.

Page 1 of 1 | Total Record : 5