cover
Contact Name
Rizki Fakhrowan
Contact Email
rizki.fakhrowan@feb.unmul.ac.id
Phone
+6281347230406
Journal Mail Official
jiam.feb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanah Grogot No.1 Samarinda Kalimantan Timur Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27153800     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jiam.v7i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) is a scientific journal in the field of Accounting Science published four times a year (in Apr, June, Sept & Nov). Faculty of Economics and Business Mulawarman University.
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2018): November" : 50 Documents clear
Pengaruh earning per share, leverage, dividend payout ratio tahun sebelumnya dan arus kas operasi terhadap dividen payout ratio pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia Vicario Regina Putri; Siti Masyithoh; Dhina Mustika Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3298

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dividen payout ratio, diantaranya adalah earning per share, leverage, dividend payout ratio tahun sebelumnya dan arus kas operasi. Berdasarkan metode purposive sampling, didapatkan 33 perusahaan manufaktur dengan sumber data berupa laporan keuangan yang diperoleh dari publikasi situs resmi Bursa Efek Indonesia pada periode 2014-2016. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 23. Dari hasil pengujian statistik uji F menunjukkan bahwa earning per share, leverage, dividend payout ratio tahun sebelumnya dan arus kas operasi memiliki signifikansi kurang dari 0,05 sehingga analisis linear berganda layak untuk melakukan prediksi. Hasil uji statistik t adalah earning per share, dan dividend payout ratio tahun sebelumnya berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap dividend payout ratio dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,00001824 dan 0,643 dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,008 dan 0,000 kurang dari 0,05. Sedangkan leverage berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap dividend payout ratio dengan nilai koefisien sebesar (-0,040) dan nilai signifikansi sebesar 0,245 lebih besar dari 0,05. Arus kas operasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap dividend payout ratio dengan nilai koefisien sebesar 0,005 dan nilai signifikansi sebesar 0,286 lebih besar dari 0,05.
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap audit delay (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia pada tahun 2013-2015) Hana Rizky Fitriani
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3398

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan, kualitas auditor, pendapat auditor dan kompleksitas operasi perusahaan terhadap audit delay? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh solvabilitas profitabilitas, ukuran perusahaan, kualitas auditor, pendapat auditor dan kompleksitas operasi perusahaan terhadap audit delay. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2013-2015 menggunakan metode total sampling yang diperoleh oleh 142 perusahaan dan 426 sampel data. Alat analisis yang digunakan adalah regresi logistik (analisis regresi logistik). Analisis ini dibantu dengan SPSS (Solusi Produk Dan Layanan Statistik) versi 20 program. Hasil penelitian menggunakan regresi logistik menemukan bahwa hanya tiga variabel yang mempengaruhi keterlambatan audit adalah ukuran perusahaan, pendapat auditor dan kompleksitas operasi perusahaan sedangkan profitabilitas, solvabilitas dan kualitas auditor tidak mempengaruhi keterlambatan audit.
Pengaruh kepemilikan institusional, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutang Dewi Permata Sari; Rusdiah Iskandar; Abdul Gafur
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3199

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutang pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2011 hingga 2016. Variabel yang menjadi indikator adalah kepemilikan institusional (X1), profitabillitas (X2) dan ukuran perusahaan (X3) terhadap kebijakan hutang (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2011-2016. Metode penentuan sampel ditentukan dengan metode purposive sampling dan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka jumlah sampel adalah sebanyak 24 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan hutang, profitabilitas (ROI) tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang dan ukuran perusahaan berpengaruh positifsignifikan terhadap kebijakan hutang.  
Analisis belanja daerah pada pemerintah kota samarinda Siti Aisah; Dwi Risma Deviyanti; Anisa Kusumawardani
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah pemerintah kota samarinda telah menggunakan APBD secara ekonomis, efisien, dan efektif (value for money). Periode 2010 – 2016 dilihat dari varians belanja, pertumbuhan Belanja, keserasian Belanja, efisiensi belanja dan belanja daerah terhadap PDRB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja anggaran pemerintah Kota Samarinda secara umum dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari (a) Varians Belanja dengan rata – rata 78,62 %, (b) Pertumbuhan Belanja dengan rata – rata 17,82%, (c) Belanja Per fungsi terealisasi 100%, Belanja Operasi dengan rata - rata 66,22%, Belanja Modal dengan rata - rata 33,73%, Belanja Langsung dengan rata – rata 61,47% dan Belanja Tidak langsung dengan rata rata 38,53%, Efisiensi Belanja Daerah menunjukkan rata – rata dibawah 100% yaitu 78,62%, dan Belanja Terhadap PDRB dengan rata rata 197,061%. 
Analisis penerapan psak no. 45 pada komite nasional untuk rakyat palestina cabang samarinda Muhammad Teguh Satria; Lewi Malisan; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3012

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran sistem pencatatan dan kebijakan akuntansi dalam pelaporan keuangan yang diterapkan oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Cabang Samarinda serta untuk dapat menganalisa bagaimana proses akuntansi dalam mempersiapkan laporan keuangan dari entitas yang diteliti, juga membandingkannya dengan ketentuan yang terdapat pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba. Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisis dengan cara mengumpulkan data, menyusun, menginterpretasikan serta menganalisisnya sehingga menghasilkan kesimpulan mengenai gambaran yang sebenarnya, kemudian membandingkannya dengan PSAK Nomor 45. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Untuk memperoleh data yang relevan maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan masih dibuat dalam bentuk laporan penerimaan dan pengeluaran kas. Organisasi juga tidak melakukan penilaian harga perolehan dan perhitungan penyusutan untuk aset-aset tetap yang dimilikinya, sehingga nilai aktiva tetap tidak menunjukkan nilai sebenarnya. Laporan keuangan yang diterapkan oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Cabang Samarinda belum sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 45 yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan, Laporan Aktivitas, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.   
Analisis pencatatan dan penilaian persediaan pada pt. sumber mutiara prima Dwi Irma Widyastuti; Hamid Bone; Ibnu Abni Lahaya
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3322

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan pencatatan dan penilaian persediaan akhir di PT. Sumber Mutiara Prima berdasarkan SAK ETAP Bab 11 tentang inventaris. Alat analisis yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif yaitu metode analisis dengan membandingkan Pernyataan berdasarkan SAK ETAP Bab 11 tentang persediaan yang meliputi catatan dan penilaian persediaan yang dilakukan oleh PT. Sumber Mutiara Prima. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terlihat perhitungan yang berbeda menurut PT. Sumber Mutiara Prima dan menurut perhitungan yang telah dilakukan, berikut ini akan menjelaskan hasil perhitungan: persediaan akhir sesuai dengan penilaian perusahaan sebesar Rp. 1.059.250.000, - dimana sesuai dengan SAK ETAP sebesar Rp. 992.515.000, - maka ada selisih Rp. 66.735.000, - yang menghasilkan perbedaan laba bersih oleh perusahaan dan SAK ETAP sebesar Rp. 66.735.000. Dari hasil penelitian, analisis dan diskusi dapat disimpulkan bahwa PT. Sumber Mutiara Prima dalam mencatat persediaan, menggunakan metode yang terus menerus yaitu dimana setiap terjadinya transaksi penerimaan dan pengeluaran, selalu dicatat dalam kartu stok atau kartu stok pelumas Pertamina, sehingga dapat diketahui saldo akhir setiap mutasi barang. Sehingga dapat dikatakan bahwa perusahaan dalam mencatat persediaan pelumas Pertamina tidak semuanya sepenuhnya sesuai dengan SAK ETAP Bab 11 tentang persediaan karena dalam mencatat persediaan ke dalam kartu stok masih terdapat kesalahan dalam memasukkan jumlah pengeluaran pelumas Pertamina sehingga saldo yang dilaporkan dalam persediaan kartu tidak sesuai dengan fisik yang ada di gudang. PT. Sumber Mutiara Prima dalam menilai persediaan menggunakan metode biaya persediaan FIFO, tetapi tidak sepenuhnya sesuai dengan SAK ETAP Bab 11 tentang persediaan. Karena masih ada beberapa biaya persediaan yang menderita selisih kurang catatan dan lebih banyak catatan, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang pencatatan dan penilaian entri barang awal dan mulai
Analisis perlakuan akuntansi aset tetap pada perum damri samarinda Ariska Riski Arizona; Yana Ulfah; Agus Iwan Kesuma
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3264

Abstract

Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa Pencatatan pada pembelian Bus di Perum DAMRI Samarinda tidak sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.16, karena perusahaan mencatat harga perolehan sebesar Rp9.747.360.000, tetapi menurut PSAK No.16, harga perolehan aset tetap adalah sebesar Rp10.889.282.834, sehingga ada perbedaan pengakuan harga perolehan menurut Perum DAMRI Samarinda dengan PSAK No.16. selisih antara pengakuan biaya perolehan dengan selisih Rp1.141.922.834. Penyusutan aset berwujud dari DAMRI Samarinda Perum Bus terjadi perbedaan antara perhitungan penyusutan berdasarkan DAMRI Perum Samarinda dengan perhitungan penyusutan berdasarkan analisis menggunakan PSAK No.16. Perhitungan penyusutan aset tetap bus berdasarkan Perum DAMRI adalah sebesar Rp1.218.420.000 sedangkan berdasarkan analisis menggunakan PSAK No.16 sebesar Rp1.361.160.354, menghasilkan perbedaan atau perbedaan dalam jumlah penyusutan sebesar Rp142.740.354. Perbedaan tersebut disebabkan oleh DAMRI Perum Samarinda mengakui harga perolehan berdasarkan harga beli dan tidak mengkapitalisasi biaya yang harus dikapitalisasi, tetapi biaya tersebut diakui sebagai beban operasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Perlakuan Akuntansi Aset Tetap, khususnya kendaraan bus DAMRI Samarinda Perum tidak dapat dikatakan sesuai dengan PSAK No.16 karena masih ada kesalahan dalam mengenali harga perolehan yaitu biaya yang harus diakui. sebagai harga perolehan tetapi Perum DAMRI Samarinda membebankan biaya dalam biaya operasi. Selain biaya penyusutan biaya juga mengalami perbedaan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AUDIT AUDITOR EKSTERNAL PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DI SURABAYA Septya Kusuma Putri; Lewi Malisan; Bramantika Oktavianti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3252

Abstract

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit Auditor Eksternal Pada Kantor Akuntan Publik di Surabaya, Dibawah bimbingan Drs. Lewi Malisan, M.Si dan Ibu Bramantika Oktavianti, SE., M.Si., Ak., CA., CPA.Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh (a) Independensi terhadap Kualitas Audit Auditor, (b) Etika terhadap Kualitas Audit Auditor,  (c) Kompetensi terhadap Kualitas Audit Auditor.Dasar teori yang menjelaskan hubungan antar variabel dalam penelitian ini adalah teori atribusi. Dalam proses audit akan dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari dalam (internal) maupun dari luar (eksternal) diri auditor, faktor-faktor inilah yang akan mempengaruhi Kualitas Audit yang dihasilkan oleh para auditor. Responden penelitian ini adalah auditor pada Kantor Akuntan Publik di Surabaya dengan jenjang pendidikan S1 (Strata 1) dan menjabat sebagai auditor junior.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner bersifat tertutup yang dibagikan kepada responden.Alat analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS).Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa independensi berpengaruh positif terhadap kualitas audit adalah tidak terdukung/ditolak, hal ini menunjukan bahwa berdasarkan persepsi dan pengatribusian sikap didalam diri auditor sikap independen tidak memiliki peranan penting dalam meningkatkan Kualitas Audit. Etika berpengaruh positif terhadap kualitas audit adalah terdukung/diterima. Berdasarkan hasil tersebut menyimpulkan bahwa Etika auditor mempunyai peranan penting dalam meningkatkan Kualitas Audit.Kompetensi berpengaruh positif terhadap kualitas audit adalah terdukung/diterima. Berdasarkan hasil tersebut menyimpulkan bahwa sikap Kompeten mempunyai peranan penting dalam meningkatkan Kualitas Audit.
Pengaruh Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Dan Petumbuhan Volume Pembiayaan Serta Inflasi Terhadap Non Performing Financing Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2012-2016 Mega Diah Alnikmatus Sholikhah; Isna Yuningsih; Ibnu Abni Lahaya
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3381

Abstract

The purpose of this research is to test and analyze the effect of allowance for  impairment losses and growth in financing volume as well as inflation against non performing financing. This research was conducted at sharia commercial banks in Indonesia which determined by purposive sampling method with the total of samples as much as 120 data period quarterly 2012-2016. Analytical method that been used is multiple linear regression. The results of this study indicate that (1) Allowance for impairment losses has influence significant on non performing financing, (2)  Growth in financing volume has influence significant on non performing financing,  (3) Inflation has no significant to non performing financing. These  findings  indicate  that  banks  can  affect  the  non performing financing by improving the quality of earning assets, especially financing by applying a good fund allocation policy and maximizing the growth of financing in productive business activities. Increase financing in consumer activities besides will tigger aggregate demand growth above the potential output, will also potentially become high-risk financing. As a result, banks will take more funds from capital to reserve the possibility of loss due to not return of the financing.Keyword :   Allowance for impairment losses, Growth in financing volume, Inflation, Non Performing Financing 
Pengaruh manajemen laba dan kualitas corporate governance terhadap return saham pada perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di bei Mario Ronaldus Bang; Sri Mintarti; Rusliansyah Rusliansyah
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen laba dan kualitas corporate governance yang diproyeksikan kedalam kepemilikan instutisional, komisaris independen dan komite audit terhadap return saham. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2010 - 2015. Jumlah sample yang digunakan adalah 6 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling dengan kriteria tertentu yaitu perusahaan sub sektor farmasi dan maksimal pada awal tahun 2010 telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia, serta perusahaan yang telah mempublikasikan laporan tahunannya pada tahun 2010 - 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan uji hipotesis yaitu uji t. Sebelum menggunakan analisis regresi berganda, dilakukan uji asumsi dasar dan uji asumsi klasik terlebih dahulu. Dari hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa Manajamen laba, kepemilikan instutisional dan komite audit memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham pada perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan tingkat signifikansi 0,000. Sedangkan variabel komisaris independen tidak signifikan terhadap return saham. Nilai adjusted R² dalam model regresi diperoleh sebesar 0,696. Hal ini menunjukkan bahwa besar pengaruh variabel independent yaitu manajemen laba, kepemilikan instutisional, komisaris independen dan komite audit terhadap variabel dependent return saham sebesar 69,6% sedangkan sisanya sebesar 30,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Selain itu nilai R² adalah 0,696. Jika nilai R² semakin mendekati 1 maka variabel-variabel bebas semakin kuat pengaruhnya dalam menjelaskan variabel terikat.  

Filter by Year

2018 2018