cover
Contact Name
Rizki Fakhrowan
Contact Email
rizki.fakhrowan@feb.unmul.ac.id
Phone
+6281347230406
Journal Mail Official
jiam.feb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanah Grogot No.1 Samarinda Kalimantan Timur Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27153800     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jiam.v7i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) is a scientific journal in the field of Accounting Science published four times a year (in Apr, June, Sept & Nov). Faculty of Economics and Business Mulawarman University.
Articles 71 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2018)" : 71 Documents clear
Analisis prediksi kebangkrutan dengan menggunakan metode z-score pada perusahaan rokok yang terdaftar di bursa efek indonesia Diah Ayu Purbaningrum; Cornelius Rantelangi; Musviyanti Musviyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penilaian pada perusahaan tembakau yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan untuk mengetahui indikator rasio keuangan yang mempengaruhi kebangkrutan dengan menggunakan metode z-score. Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan tembakau yang terdaftar di Burs Efek Indonesia. Unit analisis penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan, terutama neraca dan laporan pendapatan semua rokok. Sampel akhir yang dipilih adalah tiga perusahaan yang terdiri dari PT Gudang Garam Tbk, PT Handjaya Mandala Sampoerna Tbk dan PT Bentoel Internasional Investama Tbk. Hasil penelitian yang dilakukan pada 3 (tiga) perusahaan tembakau menunjukkan bahwa ada dua perusahaan yang menghasilkan nilai z-score di atas 2,99 yang dikategorikan sehat, sedangkan satu perusahaan menghasilkan z-score antara 1,81 - 2,99 yang dikategorikan sebagai daerah abu-abu dan menghasilkan skor-z di bawah 1,81 yang dalam kategori berpotensi bangkrut.
Analisi Altman Z-Score Untuk Memprediksi Kebangkrutan Pada Perusahaan Otomotif Dan Komponen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Selvia Nur Oktavia; Rusdiah Iskandar; Raden Priyo Utomo
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi kebangkrutan pada perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini dilakukan terhadap 9 perusahaan otomotif dan komponen di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs www.sahamok.com dan www.idx.co.id atau website masing-masing perusahaan. Teknik yang digunakan adalah model prediksi kebangkrutan Altman Z-Score dengan menggunakan lima variabel yang mewakili rasio likuiditas X1, profitabilitas X2 dan X3, aktivitas X4 dan X5. Memiliki rumus Z-Score = 1,2X1 + 1,4X2 + 3,3X3 + 0,6X4 + 1,0X5 dengan kriteria penilaian Z-Score 2,99 dikategorikan sebagai perusahaan yang sangat sehat. 1,81 Z-Score 2,99 berada di grey area sehingga kemungkinan terselamatkan dan kemungkinan bangkrut sama besarnya tergantung dari keputusan kebijaksanaan manajemen perusahaan sebagai pengambil keputusan. Z-Score 1,81 dikategorikan sebagai perusahaan yang memiliki kesulitan keuangan yang sangat besar dan beresiko tinggi sehingga kemungkinan bangkrutnya sangat besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data penelitian sebanyak 9 perusahaan masih ada beberapa yang berada dalam keadaan bangkrut. Pada tahun 2012, 11,11% perusahaan mengalami prediksi kebangkrutan dan 22,22% berada pada grey area dan 66,67% dalam kondisi sehat. Tahun 2013, ada beberapa perusahaan yang tidak mengalami perkembangan bahkan mengalami penurunan yaitu sebanyak 22,22% bangkrut, 33,33% berada pada grey area dan 44,44% dalam kondisi sehat. Pada tahun 2014, tidak ada perbedaan kondisi dari tahun 2012 di mana sebanyak 22,22% bangkrut, 11,11% berada pada grey area dan 44,44% dalam keadaan sehat. Pada tahun 2015, prediksi bangkrut sebanyak 66,67%, 22,22% pada grey area dan 11,11% dalam kondisi sehat. Pada tahun 2016, prediksi bangkrut memiliki hasil 55,56% atau berkurang sebesar 11,11% dari tahun sebelumnya, 11,11% berada pada grey area dan 55,56% dalam kondisi sehat.
Analisis penerapan pengendalian intern kas pada cv. mutiara keramik di samarinda Riska Kurniawati Ulfah Nur Jannah; Irwansyah Irwansyah; Ibnu Abni Lahaya
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian internal kas, terutama mengenai sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan oleh CV. Mutiara Keramik telah sesuai dengan elemen kontrol internal yang berlaku. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif komparatif. Teknik dalam mengumpulkan data dilakukan dengan wawancara, telaah dokumen menggunakan kuesioner kontrol internal dan uji kewajaran (uji substantif) elemen kontrol internal yang terdiri dari: 1) struktur organisasi, 2) sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, 3) praktik yang sehat, dan 4 ) karyawan dengan kualitas yang sama dengan tanggung jawab mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas CV. Mutiara Keramik bagus. Namun, masih ada beberapa kelemahan yang tidak sesuai dengan unsur pengendalian internal uang tunai. Pada penerimaan kas masih ada pemisahan fungsi yang tidak dilaksanakan secara eksplisit. Sementara tidak penerapan sistem kas kecil dan uang tunai atau dengan cara tidak diasuransikan dari kerugian. Selain itu, perusahaan tidak melengkapi departemen kasir dengan detektor uang palsu untuk mencegah kerugian. 
Analisis kinerja keuangan Berdasarkan early warning system (EWS) pada PT Prudential Life Assurance Indonesiab Desy Wulandari; Iskandar Iskandar; Musviyanti Musviyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3315

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT Prudential Life Assurance dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2015 berdasarkan analisis rasio Early Warning System. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Early Warning Sysem dengan 5 rasio keuangan yang di mana setiap rasio keuangannya memiliki beberapa indikator. Pertama, rasio solvabilitas dan umum terdiri dari rasio batas solvabilitas dan rasio tingkat kecukupan dana. Kedua, rasio profitabiltas terdapat lima indikator yaitu perubahan surplus, underwriting ratio, rasio beban klaim, rasio komisi, dan pengembalian investasi. Ketiga, rasio likuiditas terdapat dua indikator yaitu rasio likuiditas dan agent’s balance to surplus ratio. Keempat, rasio stabilitas premi terdiri dari pertumbuhan premi dan rasio retensi sendiri. Kelima rasio cadangan teknis. Hasil analisis kinerja keuangan PT Prudential Life Assurance yang diperoleh dari perhitungan rasio-rasio Early Warning System selama tahun 2012 sampai dengan tahun 2015 berada pada posisi kurang sehat 3 karena perusahaan selama periode penelitian berada pada tingkat solvabilitas positif namun memiliki rasio EWS yang berada di luar batas normal lebih besar atau sama dengan 5.
Pengaruh struktur modal terhadap kinerja keuangan pada perusahaan pembiayaan yang terdaftar di bursa efek indonesia 2011-2016 Afri saldi Ahmad; Hamid Bone; Anisa Kusumawardani
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal terhadap kinerja keuangan perusahaan pada sub-sektor keuangan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2016. Variabel yang digunakan untuk mengukur struktur modal adalah rasio utang terhadap ekuitas (DER), rasio utang terhadap aset (DAR), dan rasio ekuitas terhadap aset (EAR). Sedangkan variabel yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah rasio profitabilitas return On Equity (ROE). Data diperoleh dari publikasi situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2011-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah sub sektor keuangan perusahaan dari perusahaan pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2016. Dengan total 17 perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Artinya, sampel tersebut sengaja dipilih berdasarkan kriteria tertentu untuk mewakili populasinya. Pengambilan dilakukan dengan memperhatikan kriteria (1) perusahaan pembiayaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia untuk periode 2011-2016. (2) perusahaan keuangan yang menerbitkan laporan tahunan lengkap baik laporan tahunan maupun laporan keuangan periode 2011-2016. (3) perusahaan pembiayaan yang memiliki nilai laba positif pada periode studi tahun 2011-2016. (4) memiliki kelengkapan informasi yang diperlukan dalam tujuan penelitian ini.
Pengaruh leverage, dewan direksi, kepemilikan pemerintah dan kepemilikan minoritas terhadap cash holding pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di bursa efek indonesia Marfu'a Marfu'a; Yana Ulfah; Yoremia Lestari Br Ginting
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana kepemilkan kas (cash holding) pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dapat berjalan sebagaimana mestinya, hal ini disebabkan karena kepemilikan kas (cash holding) bergantung pada kepemilikan yang berlaku pada perusahaan tersebut. Masalah yang paling penting diungkapkan karena lemahnya perlindungan investor di Indonesia, sehingga akan ada beberapa faktor yang memiliki pengaruh terhadap kepemilikan kas (cash holding). Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh leverage, dewan direksi, kepemilikan pemerintah dan kepemilikan minoritas terhadap cash holding dengan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda, dengan bantuan aplikasi smartPLS versi 3.0. Penelitian ini menggunakan data panel tahun 2011-2015. Prosedur penyeleksian sampel menggunakan purposive sampling pada populasi perusahaan non keuangan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan selanjutnya diperoleh 72 sampel tahun perusahaan selama 5 tahun pengamatan yang memenuhi persyaratan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa dewan direksi dan kepemilikan pemerintah berpengaruh terhadap cash holding, sedangkan leverage dan kepemilikan minoritas tidak berpengaruh terhadap cash holding.  Leverage; dewan direksi; kepemilikan pemerintah; kepemilikan minoritas; cash holding
Analisis pemotongan dan pelaporan pph pasal 23 atas jasa angkut pada laporan keuangan Yuli Permata Sari; Raden Priyo Utomo; Bramantika Oktavianti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3373

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan aturan dalam pemotongan dan pelaporan pajak penghasilan pasal 23 yang dilaksanakan oleh PT. Anugerah Wiyata sesuai dengan Undang-Undang Pajak Penghasilan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan formula menghitung PPh Pasal 23 atas jasa angkut yaitu nilai DPP dikalikan dengan masing-masing tarif pajak sedangkan dasar teori yang digunakan adalah Undang-undang pajak penghasilan No. 36 Tahun 2008, Peraturan Menteri Keuangan PMK No. 141/PMK.03/2015 tentang jasa lain yang dipotong PPh Pasal 23, Peraturan Menteri Keuangan PMK No. 184/PMK.03/2007 tentang penentuan tanggal jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak  dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-41/PJ/2015 tentang pengamanan transaksi elektronik layanan pajak online. Berdasarkan analisis yang dilakukan diketahui bahwa objek PPh Pasal 23 yang dipotong oleh perusahaan sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan sedangkan pembayaran dan pelaporan PPh Pasal 23 belum sesuai dengan ketentuan perpajakan karena perusahaan mengalami keterlambatan bayar dan lapor. Hal ini tentunya akan menyebabkan perusahaan dikenakan denda berupa bunga atas keterlambatan bayar dan lapor tersebut. Berdasarkan analisis diketahui bahwa keterlambatan pembayaran dan pelaporan tersebut disebabkan karena perusahaan tidak memiliki dana yang cukup untuk membayar pajak PPh Pasal 23 pada saat jatuh tempo. Dana yang dimiliki oleh perusahaan digunakan untuk pembayaran transaksi lain yang lebih mendesak.
Analisis Interpretasi Pajak dan Implikasinya menurut Perspektif Wajib Pajak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kota Samarinda Widji Utami Wahyudi; Yunus Tetekonde; Dhina Mustika
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpretasi Pajak dan tingkat pemahaman Wajib Pajak UKM di Kota Samarinda terhadap pajak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan untuk memahami dengan lebih baik dan lebih dalam tentang kasus tertentu dimana dalam penelitian ini peneliti mencoba melihat bagaimana Wajib Pajak UKM di Kota Samarinda menginterpretasikan pajak dan implikasinya. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kota Samarinda. Dalam penelitian ini, subjek penelitian adalah pemilik UKM. Jumlah responden yang dipilih sebanyak 2 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi lapangan (field research) dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan pendekatan fenomenologis (Creswell, 2016). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa wajib pajak UKM di Kota Samarinda memiliki interpretasi kewajiban perpajakan yang cukup baik secara umum, tetapi kesadaran untuk membayar pajak masih kurang. Implikasi yang timbul dari pembayaran pajak cenderung mengarah pada implikasi negatif.
Pengaruh rasio likuiditas, leverage dan aktivitas terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia Siti Mariam; Cornelius Rantelangi; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Rasio Likuiditas yang diproksikan oleh Working to Capital Total Assets, Leverage yang  diproksikan oleh Debt Equity Ratio dan Aktivitas diproksikan oleh Total Asset Turnover terhadap Pertumbuhan Laba. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi periode 2012-2016. Alasan pemilihan perusahaan manufaktur pada sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dikarenakan sektor barang konsumsi merupakan sektor yang memiliki pertumbuhan produksi yang tinggi.Dan dipilih sebanyak 10 perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai sampel melalui Purposive Sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis pengujian hipotesis menggunakan kelayakan model (uji F) dikatakan layak untuk mengukur variabel independen yaitu Working to Capital Total Asset, Debt Equity Ratio dan Total Asset Turnover  terhadap variabel dependen yaitu Pertumbuhan Laba. Sedangkan hasil uji t variabel Working to Capital Total Asset memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan laba. Sementara itu variabel Debt Equity Ratio dan Total Asset Turnover tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba.
Analisis Kinerja Keuangan Berdasarkan Rasio Likuiditas dan Profitabilitas Serta Solvabilitas pada PT Bina Karya Nuansa Sejahtera di Samarinda Yunitha Saputri; Rusdiah Iskandar; Agus Iwan Kesuma
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3276

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT Bina Karya Nuansa Sejahtera pada tahun 2013 sampai tahun 2015 berdasarkan rasio likuiditas dan profitabiitas serta solvabilitas. Current ratio dari tahun 2013 ke tahun 2014 menurun sebesar 0,19% dan meningkat pada tahun 2015 sebesar 3,15%. Quick Ratio dari tahun 2013 ke 2014 menurun sebesar 0,32% dan meningkat pada tahun 2015 sebesar 3,19%. Cash Ratio dari tahun 2013 ke tahun 2014 menurun sebesar 0,05% dan 0,03% pada tahun 2015. Semakin tinggi current ratio, quick ratio, dan cash ratio, maka semakin besar kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang-hutangnya. Rasio solvabilitas untuk debt to total asset ratio tahun 2013 ke tahun 2014 meningkat sebesar 4,13% dan pada tahun 2015 meningkat sebesar 0,7%. Debt to equity ratio mengalami peningkatan di tahun 2013 ke tahun 2014 sebesar 567,3% dan pada tahun 2015 meningkat sebesar 173%. Keadaan merugikan bagi perusahaan karena semakin besar jumlah pinjaman yang digunakan. Rasio profitabilitas, kemampuan perusahaan juga efisien karena pada tahun 2013 sampai tahun 2015 untuk return on equity, return on asset, net profit margin, meningkat.

Filter by Year

2018 2018