cover
Contact Name
Rizki Fakhrowan
Contact Email
rizki.fakhrowan@feb.unmul.ac.id
Phone
+6281347230406
Journal Mail Official
jiam.feb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanah Grogot No.1 Samarinda Kalimantan Timur Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27153800     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jiam.v7i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) is a scientific journal in the field of Accounting Science published four times a year (in Apr, June, Sept & Nov). Faculty of Economics and Business Mulawarman University.
Articles 1,164 Documents
Analisis penerapan metode cost plus pricing dalam menentukan tarif sewa jasa sub kontraktor hauling batubara Kholid Saifulloh Al-ahmady; Lewi Malisan; Agus Iwan Kesuma
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.847

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pertimbangan untuk menerapkan metode cost plus pricing sebagai alternatif untuk penentuan layanan tarif sewa sub kontraktor mengangkut batubara, untuk membandingkan layanan tarif sewa sub kontraktor mengangkut batubara sesuai dengan biaya ditambah metode penetapan harga dengan tarif sewa yang ditetapkan oleh perusahaan dan untuk memberikan umpan balik pada perhitungan jumlah perubahan dalam harga jasa penyewaan sub kontraktor mengangkut batubara pada periode kontrak berikutnya di PT. Pilar Unggul Indonesia. Berdasarkan analisis, tarif sewa jasa sub kontraktor dengan metode cost plus pricing memperoleh Rp 1,869.62/MT/KM dan tarif sewa jasa PT. Pilar Unggul Indonesia sebesar Rp 1,663.54/MT/KM. Sehingga memiliki perbedaan kurang dari Rp 206,08/MT/KM. Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa tarif sewa jasa sub kontraktor hauling batubara berdasarkan metode cost plus pricing secara efektif digunakan oleh PT. Pilar Unggul Indonesia untuk menentukan keuntungan batas optimal. Sehingga penentuan tarif sewa jasa sub kontraktor hauling batubara dengan metode cost plus pricing dilakukan sebagai acuan penawaran tarif sewa dalam perubahan kebijakan masa depan dengan PT. Pama Persada Nusantara.
Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Usaha Menengah dalam Memenuhi Kewajiban Pajak Penghasilan di Kota Samarinda Mirna Widyaningtias Putri; Suharyono Suharyono; Fibriani Nur Khairin
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.962

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Kesadaran Perpajakan dan Tingkat Pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan perpajakan usaha menengah dalam memenuhi kewajiban pajak penghasilan di kota Samarinda. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kueisoner sebanyak 138 kueisoner, tetapi hanya 45 kueisoner yang dapat diproses. Kueisoner dibagikan kepada bagian keuangan atau pemilik usaha menengah di kota samarinda. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesadaran Perpajakan dan Tingkat Pemahaman Perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Perpajakan.Kata Kunci : Kesadaran Perpajakan, Tingkat Pemahaman Perpajakan, Kepatuhan Perpajakan
Pengaruh karakteristik perusahaan terhadap corporate social responsibility disclosure dan implikasinya tehadap earning per share (EPS) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia Desi Yana Sari; Lewi Malisan; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.906

Abstract

Corporate Social Responsibility Disclosure adalah suatu komitmen bisnis untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan yang dapat bekerja sama dengan karyawan dan perwakilan mereka, masyarakat sekitar dan masyarakat yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas hidup. Kebijakan pengungkapan CSR setiap perusahaan berbeda-beda hal ini dikarenakan karakteristik perusahaan. Tipe industri dibagi menjadi dua yaitu perusahaan dengan tipe industri yang High Profil dan tipe industri yang low profil. Perusahaan High Profil umumnya lebih banyak mendapat sorotan dari masyarakat luas sehingga lebih banyak mengungkapkan pengungkapan CSR-nya. Leverage, perusahaan yang leverage yang tinggi umumnya mengungkapkan lebih CSR-nya untuk mengurangi keraguan para kreditor terhadap terpenuhinya hak-hak mereka. Kepemilikan manajerial, dimana pihak manajemen merasa ikut memiliki perusahaan dan akan lebih mengungkapkan CSR-nya. CSR juga memiliki hubungan terhadap EPS, dimana para investor bukan hanya melihat laporan perusahaan melalui kinerja keuangannya saja tetapi juga melihat dari pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan.
Peran auditor internal terhadap kualitas laporan keuangan Nurcahyani Handayani; Yana Ulfah; Wulan Iyhig Ratna Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.1314

Abstract

Penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan menggunakan analisis model air. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil wawancara dipresentasikanberdasarkan pertanyaan penelitian yang berkaitan dengan peran auditor internal yang telah dikurangi menjadi pengkodean. Berdasarkan hasil pengkodean itu bisa ditentukan tema. Hasil wawancara terhadap delapan (8) auditor internal menunjukkan bahwa peran auditor internal dalam membantu meningkatkan kualitas laporan keuangan adalah melalui kegiatan pemantauan, perencanaan, pengembangan dan pengendalian. Kegiatan pemantauan secara keseluruhan dilakukan dengan langkah-langkah seperti penelaahan terhadap laporan keuangan, audit dan pemantauan yang telah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan pasal 1 ayat 3 PP 60/2008. Perencanaan dilakukan dengan melakukan langkah-langkah seperti menetapkan tujuan, cakupan, metodologi dan alokasi sumber daya serta pertimbangan dalam merencanakan dan mengevaluasi kepatuhan auditee terhadap undang-undang, kecurangan dan ketidakpatuhan, dan mengevaluasi sistem pengendalian internal. Coaching dilakukan dengan cara konsultasi dan panduan untuk pemenuhan profesional, kompeten dan berintegritas serta melengkapi pekerjaan auditor eksternal untuk memperbaiki kesalahan / temuan eksternal yang akan mempengaruhi kualitas pelaporan keuangan. Pengendalian telah memenuhi pasal 18 Ayat 3 PP 60/2008 yang dilakukan dengan pengendalian fisik atas aset melalui sistem informasi anggaran dan cash and control dan pembatasan akses terhadap sumber daya dan pencatatan.
Analisis pengaruh corporate governance, konsentrasi kepemilikan dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan enterprise risk management Alvin Aprilyanto HamginPutra; Yana Ulfah; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.924

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh corporate governance (  Komisaris Independen dan Reputasi Auditor), konsentrasi kepemilikan dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan Enterprise Risk management pada perusahaan perbankan dengan menggunakan metode regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan data time series yaitu tahun 2013-2014 yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Prosedur pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan terdapat 40 perusahaan yang memnuhi criteria dan menghasilkan 80 observsi dalam 2 tahun. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel independen komisaris independen tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Enteprise Risk Management, reputasi auditor berpengaruh terhadap pengungkapan Enteprise Risk Management, konsentrasi kepemilikan berpengaruh negative terhadap pengungkapan Enteprise Risk Management dan Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Enteprise Risk Management.
Analisis Anggaran Produksi Sebagai Alat Pengendalian Biaya pada PT Mahakam Media Grafika di Balikpapan Indra Akhmaja Wijaya; Siti Masyithoh; Muhammad Ikbal
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.855

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa besar selisih biaya yang terjadi antara biaya yang dianggarkan dengan realisasi di lapangan dalam mengunakan biaya standar dan serta untuk mengetahui penyebab selisih dalam pelaksanaan produksi Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis variance (selisih) biaya berupa selisih harga bahan baku dan selisih kuantitas bahan baku. Kemudian analisis selisih biaya tenaga kerja langsung, berupa selisih efesiensi upah langsung dan selisih tarif upah langsung. Analisis biaya overhead pabrik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terjadi selisih menguntungkan antara anggaran dan realisasi proses produksi koran Tribun Kaltim sebesar Rp. 378,216,068.00. Selisih menguntungkan diperoleh dari selisih harga bahan baku sebesar Rp 146,817,150.00, selisih menguntungkan kuantitas bahan baku sebesar Rp 49,677,000.00, selisih menguntungkan tarif upah langsung sebesar Rp 42,000,000.00, selisih menguntungkan efesiensi upah langsung sebesar Rp 72,000,000.00 dan selisih menguntungkan biaya overhead produksi sebesar Rp 67,721,918.00. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan harga bahan baku dan penyusunan anggaran yang kurang tepat sehingga diharapkan perusahaan dapat menyusun
Implementasi Tax Planning dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Pembayaran Beban Pajak Penghasilan pada PT Syam Surya Mandiri di Kutai Kartanegara Vivin Handayati; Iskandar Iskandar; Rusliansyah Rusliansyah
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.994

Abstract

Tujuan pertama dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bahwa tax planning yang baik dapat dijadikan suatu upaya dalam melaksanakan kewajiban perpajakan pada perusahaan secara efektif dan efisien berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku.Tujuan terakhir adalah menjelaskan faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan dalam menentukan tax planning agar berjalan dengan baik sehingga implementasinya dapat menunjang upaya perusahaan meningkatkan kinerjanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan tax planning pada PT Syam Surya Mandiri dapat dikatakan berhasil karena dari segi perpajakan terjadi penghematan pajak (tax saving) sebesar Rp 15.831.250,00. Selain berhasil menghemat pajak, dalam penerapan tax planning di PT Syam Surya Mandiri juga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengalihkan tax saving yang diperoleh pada program pelatihan, pendidikan karyawan yang akan berdampak pada peningkatan kemampuan karyawan di masa yang akan datang.Kata Kunci: tax planning, penerapan tax planning, efisiensi,pajak penghasilan, Penghematan Pajak.
Analisis Kinerja Keuangan Retno Eka Wulandari; Lewi Malisan; Fibriyani Nur Khairin
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.911

Abstract

Rumah Sakit pemerintah daerah merupakan unit kerja pemerintah yang memiliki fungsi untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.  Pola pengelolaan keuangan Rumah Sakit pemerintah daerah perlu dilakukan dengan benar sesuai dengan peraturan penyelenggaraan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selain dituntut untuk memberikan pelayanan yang prima menurut Undang-undang Rumah Sakit juga harus meningkatkan kinerjanya baik dari aspek keuangan maupun dari aspek non keuangan agar tujuan dibentuknya BLUD dapat terpenuhi. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Parikesit baik dari aspek keuangan maupun dari aspek non keuangan setelah ditetapkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah penuh pada tahun 2014 sampai dengan satu tahun berjalannya yaitu 2015. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-36/PB/2012 tentang pedoman penilaian kinerja keuangan Satuan Kerja Badan Layanan Umum. Pada peraturan ini perhitungan menggunakan dua aspek yaitu, aspek keuangan dan aspek kepatuhan.
Analisis pengaruh pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, rasio non performing financing terhadap profitabilitas bank Apriliana Putri; Musviyanti Musviyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, dan rasio Non Performing Financing terhadap profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan periode tahun 2015. Penelitian ini dilakukan pada perbankan syariah di Indonesia. Dengan menggunakan purposive sampling diperoleh 8 perbankan syariah. Jenis data yang digunakan adalah jenis data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan SPSS versi 21. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Pembuktian hipotesis digunakan dengan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan jual beli berpengaruh positif terhadap profitabilitas, pembiayaan bagi hasil berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, serta rasio Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif terhadap profitabilitas. Besarnya kemampuan variabel independen (pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, dan rasio Non Performing Financing) menjelaskan variabel dependen (profitabilitas) adalah 28,7% sedangkan sisanya 71,3% dijelaskan faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel independen berpengaruh signifikan yaitu pembiayaan jual beli (P value = 0,001), pembiayaan bagi hasil (P value = 0,002), dan rasio Non Performing Financing (P value = 0,002) terhadap profitabilitas.
Metode analisis pengakuan pendapatan ekuitas dengan standar akuntansi keuangan tanpa akuntabilitas publik (sak etap) no. 20 dan dampaknya terhadap laba Dyah Retno Wahyuni; Rande Samben; Dhina Mustika Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i1.1317

Abstract

Tujuan akan dicapai oleh penelitian ini terhadap metode pengakuan pendapatan ekuitas dengan akuntansi keuangan standar tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP) No. 20 tentang pendapatan dan juga untuk mengetahui dampak dari pengakuan pendapatan pada presentasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif yang dalam metode ini memberikan gambaran tentang suatu objek atau fenomena dengan membandingkan akuntansi keuangan standar tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP) No. 20 tentang pendapatan termasuk pengukuran dan pengakuan pendapatan yang dilakukan oleh PT Indo Raya Kalimantan Dengan standar akuntansi yang berlaku untuk perusahaan ini. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat ketidaksesuaian dalam transaksi mengidentifikasi kriteria untuk mengakui pendapatan pada penjualan dimana kondisi entitas telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan barang yang signifikan kepada pembeli. PT Kalimantan Indo Raya dalam menerapkan metode pengakuan pendapatan tidak sesuai dengan SAK ETAP No. 20. Perusahaan yang tercatat menggunakan single entry yang mengaku pada saat kontrak saat merekam sesuai dengan kesepakatan kontrak bahwa dalam hal Kontrak, ada uang muka sebesar Rp400.000.000, pembayaran tahap kedua sebesar 90% dari sisa nilai kontrak dan tahap pembayaran 10% terakhir dari sisa nilai kontrak, dan perbandingan antara catatan akuntansi itu. Dengan SAK ETAP No. 20 tidak berpengaruh atau berdampak pada penyajiannya untuk pengukuran pendapatan yang diadopsi oleh perusahaan sesuai dengan SAK ETAP No. 20 dan jumlah pendapatan yang diakui pada saat transaksi awal dimana pembayaran yang diterima masih dilakukan. Dalam satu periode akuntansi.

Page 32 of 117 | Total Record : 1164


Filter by Year

2016 2024