cover
Contact Name
Andy
Contact Email
andy.kee9@gmail.com
Phone
+6281298882457
Journal Mail Official
andy.andy@ubd.ac.id
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci Ilir Tangerang - Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Global Accounting : Jurnal Akuntansi
ISSN : -     EISSN : 28280822     DOI : -
Core Subject : Economy,
Global Accounting Fokus pada pengembangan ilmu ekonomi khususnya Keuangan dan Akuntansi, baik kajian ilmiah maupun praktis, sehingga diharapkan dapat menjadi media ilmiah bagi terciptanya keterpaduan antara kajian teoritis dan kajian praktis bagi pengembangan ilmu ekonomi dalam berbagai aspek sosial. Diharapkan dengan adanya jurnal ini akan menambah khasanah pengetahuan dan tukar informasi ilmiah, khususnya karya ilmiah dan penelitian yang akan bermanfaat sebagai referensi untuk kemajuan Negeri bersama.
Articles 483 Documents
a Patricia Sheryl Elense Amanda
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan secara empiris pengaruh variabel Asset Tangibility, Sales Growth, Risiko Bisnis dan Kebijakan Dividen terhadap Struktur Modal serta objek kajian difokuskan pada perusahaan sektor infrastruktur di BEI selama tahun 2020-2024. Teknik memperoleh sampel menggunakan purposive sampling dengan periode pengamatan selama 5 tahun berturut-turut, sehingga data yang digunakan sebanyak 45 sampel. Metode analisis regresi linier berganda digunakan dalam proses olah data dibantu software pengolahan data yakni SPSS versi 26. Temuan analisis data secara parsial menunjukkan bahwa Asset Tangibility memberikan efek positif dan signifikan, Sales Growth dan Risiko Bisnis tidak memberikan pengaruh apapun, Kebijakan Dividen memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Struktur Modal. Secara simultan Asset Tangibility, Sales Growth, Risiko Bisnis dan Kebijakan Dividen membawa pengaruh signifikan terhadap Struktur Modal.
a Elsa Milinda Tiara; Herijawati, Etty
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini dilakukan guna menganalisis dampak perencanaan pajak, kepemilikan institusional, beban pajak tangguhan dan profitabilitas atas praktik manajemen laba pada 11 perusahaan sektor kesehatan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2021 – 2024. Riset ini mengadopsi metode kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan antar variabel yang diteliti. Sampel terpilih dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan dengan total 44 data observasi yang diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Dalam penelitian ini, hasil uji menunjukkan bahwa kepemilikan institusional (sig. 0.000) dan profitabilitas (sig. 0.050) berperan signifikan dalam praktik manajemen laba. Sebaliknya, perencanaan pajak (sig. 0.685) dan beban pajak tangguhan (sig. 0.331) terbukti tidak memiliki pengaruh nyata. Secara kolektif, keempat variabel independen tersebut memiliki kontribusi signifikan terhadap praktik manajemen laba dengan nilai signifikansi 0.000.
a Adrian Hartanto
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini digunakan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari Capital Intensity, Komisaris Independen, serta Corporate Social Responsibility terhadap Tax Avoidance, dengan Transparansi Pajak sebagai variabel moderasi. Variabel independen mencakup Capital Intensity, Komisaris Independen, Corporate Social Responsibility sedangkan Tax Avoidance menjadi variabel dependen. Adapun Transparansi Pajak berperan sebagai variabel moderasi. Populasi pada penelitian ini mencakup 63 perusahaan yang bergerak di sektor Pertambangan dan terdaftar  di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 hingga 2024. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 27 perusahaan yang memenuhi kriteria  yang telah ditetapkan. Analisis yang dilakukan berhasil mengidentifikasi beberapa poin penting, yaitu: (1) Capital Intensity Berpengaruh negatif terhadap Tax Avoidance, terdapat  dari nilai original sample senilai -0,273 serta p-value 0,000, (2) Komisaris Independen berpengaruh negatif  terhadap Tax Avoidance, terdapat dari nilai original sample senilai -0,124 dan p-value 0,040, (3) Corporate Social Responsibility tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance, terdapat dari nilai original sample senilai -0,139 dan p-value 0,352, (4) Transparansi Pajak tidak memoderasi hubungan diantara Capital Intensity terhadap Tax Avoidance, terdapat dari original sample senilai 0,171 serta p-value 0,600, (5) Transparansi Pajak memoderasi hubungan antara Komisaris Independen terhadap Tax Avoidance, terdapat dari nilai original sample senilai -0,377 dan p-value 0,044, serta (6) Transparansi Pajak tidak mampu memoderasi hubungan antara Corporate Social Responsibility dan Tax Avoidance, terdapat dari hasil original sample senilai -0,118 dan p-value 0,580.
a Cyndhea Catista
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengevaluasi determinan kepatuhan pelaporan perpajakan dengan menguji pengaruh tingkat literasi, intensitas sosialisasi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), penerapan sanksi, serta faktor motivasi individu. Dalam kerangka konseptualnya, studi ini memosisikan keempat unsur tersebut sebagai variabel independen, sementara variabel dependen yang diukur adalah tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban pelaporan pajaknya. Pendekatan yang diterapkan dalam kajian ini adalah metode kuantitatif dengan menghimpun data primer melalui penyebaran kuesioner daring kepada para karyawan di wilayah Kota Tangerang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) guna memastikan representasi data yang objektif. Seluruh data yang terkumpul kemudian diuji menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25 untuk melihat hubungan antar variabel secara komprehensif. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa variabel sanksi perpajakan dan motivasi wajib pajak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perilaku patuh dalam pelaporan pajak. Sebaliknya, aspek literasi dan upaya sosialisasi yang dilakukan oleh DJP secara parsial tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap kepatuhan tersebut. Meski demikian, hasil uji simultan mengonfirmasi bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh yang nyata terhadap kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan pajaknya.
a Monaria Siregar
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atensi yang meluas terhadap fenomena penghindaran pajak (tax avoidance) di lingkup industri energi, khususnya pada lini bisnis minyak, gas, dan batu bara, memicu urgensi dilakukannya evaluasi mendalam mengenai faktor-faktor determinasinya. Tujuan penulisan ini adalah untuk menguji signifikansi fixed asset intensity, inventory intensity, good corporate governance, serta corporate social responsibility terhadap praktik tax avoidance sepanjang periode 2021–2024. Melalui pendekatan kuantitatif, data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik purposive sampling menghasilkan 52 observasi dari 13 perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil menunjukkan bahwa fixed asset intensity berpengaruh negatif signifikan dengan koefisien -0,461 (p = 0,001), inventory intensity berpengaruh negatif signifikan dengan koefisien -1,459 (p = 0,032), serta corporate social responsibility berpengaruh negatif signifikan dengan koefisien -0,327 (p = 0,009). Sebaliknya, good corporate governance berpengaruh positif signifikan dengan koefisien 0,590 (p = 0,027). Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 7,490 (p < 0,001).
a Angely Dewi Setiawan
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dimaksudkan menganalisis pengaruh Funding decision, Sustainability Report, Firm Age dan Leverage terhadap Financial Performance. penelitian bersifat kuantitatif, data sekunder dari laporan keuangan perusahaan yang diteliti. Sampel penelitian sektor Consumer Goods yang konsisten tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Pemilihan sampel dengan purposive sampling diperoleh sebanyak 36 perusahaan yang menjadi sampel. Data dianalisis dengan bantuan software statistik SPSS 25.0. Temuan penelitian yaitu variabel Funding decision berpengaruh negatif terhadap Financial Performance, Sustainability Report tidak berpengaruh terhadap Financial Performance. Variabel Firm Age berpengaruh positif terhadap Financial Performance dan variabel Leverage berpengaruh terhadap Financial Performance. Selain itu, Funding decision, Sustainability Report, Firm Age dan Leverage berpengaruh secara simultan terhadap Financial Performance.
a Griselda Wijaya
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna menelusuri bukti ilmiah terkait pengaruh Corporate Governance, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Capital Intensity, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Sampel studi yang dipergunakan berupa data sekunder yang dihimpun melalui laporan keuangan perbankan yang teregistrasi di BEI kurun waktu 2021-2024. Dalam memgambil sampelnya, dipergunakan teknik purposive sampling yang melibatkan total 15 perusahaan tetapi setelah dilaksanakan pengujian outlier sampel yang memasuki kriteria ialah 60 dalam periode observasi 4 tahun. Dalam menganalisis datanya, dipergunakan metode analisis regresi linear berganda yang diproses mempergunakan aplikasi SPSS versi 25. Temuan studi secara parsial mengindikasikan, Corporate Governance memengaruhi Nilai Perusahaan, Likuiditas memengaruhi Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan memengaruhi Nilai Perusahaan, Capital Intensity tidak memengaruhi Nilai Perusahaan, Profitabilitas tidak memengaruhi Nilai Perusahaan, secara simultan menunjukan terdapat pengaruh antara Corporate Governance, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Capital Intensity, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan.
a Janice Audrey Kurniawan; Chandra, Yopie
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar modal memakai pelaporan keuangan tepat waktu sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan investasi. Ketika audit tertunda, hal itu dapat mengirimkan pesan yang salah kepada mereka yang ada di pasar modal, yang dapat menyebabkan penurunan kepercayaan investor dan, pada gilirannya, berdampak kepada harga saham perusahaan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan diantara keterlambatan audit dan ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan komite audit untuk perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftarkan BEI sejak 2021 hingga 2022. Analisis statistik dilakukan memakai data sekunder yang diambil dari situs web Bursa Efek Indonesia. Sebanyak 34 organisasi sampel dengan 136 unit observasi dipilih selama studi empat tahun memakai teknik purposive sampling. Sebagai proksi untuk total aset, kami memakai rasio Return on Assets (ROA) untuk menentukan profitabilitas, rasio Debt to Equity (DER) untuk mengukur kekuatan, dan proporsi anggota komite audit independen terhadap seluruh dewan komisaris untuk menentukan komposisi dewan. Hipotesis diuji memakai perangkat lunak SPSS 26. Hasil penelitian memperlihatkan komite audit berdampak secara substansial terhadap keterlambatan audit; Namun, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage hanya sedikit berdampak kepada keterlambatan audit. Keempat variabel independen tersebut semuanya berdampak pada keterlambatan audit secara bersamaan.
a Marisa Katryna Setaritham
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan auditan menjadi isu krusial bagi emiten di pasar modal, khususnya di sektor properti dan real estate yang rentan terhadap tekanan finansial pascapandemi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh financial distress, ukuran perusahaan, dan komite audit terhadap audit delay, dengan opini audit going concern sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif asosiatif kausal diterapkan pada 53 perusahaan subsektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024, menghasilkan 212 unit observasi melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.6. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay, sedangkan financial distress dan komite audit tidak terbukti berpengaruh langsung. Financial distress secara signifikan memengaruhi opini audit going concern, namun variabel mediasi tersebut tidak mampu membentuk jalur mediasi yang bermakna terhadap ketiga variabel independen. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan sistem pengendalian internal perusahaan dan pengawasan regulatif yang lebih ketat terhadap entitas berskala kecil merupakan langkah prioritas dalam menekan audit delay di sektor ini.
a Atang Suprianto
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh Profitability (ROA), Liquidity (CR), Leverage (DER), Sales Growth, Firm Size, dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance. Tax Avoidance pada studi ini di proksi menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Informasi kuantitatif yang didapat dari sumber sekunder digunakan pada studi ini. Dengan populasi sembilan puluh dua bisnis, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Ada 72 bisnis dimasukkan dalam sampel, dengan 18 perusahaan disurvei selama empat tahun. Studi ini menggunakan serangkaian uji statistik yang dijalankan melalui program pengolahan data SPSS 25, termasuk statistik deskriptif, uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, pengujian hipotesis, analisis regresi berganda, uji T, dan uji F. Profitabilitas (ROA) tidak beerpengaruh Penghindaran Pajak, menurut hasil menguji parsial. Berdasarkan estimasi angka t (0,353 < 1,9971) serta angka signifikansi (0,725 > 0,05), hasilnya signifikan secara statistik. Dalam hal penghindaran pajak, likuiditas (CR) merupakan faktor yang sangat positif. Mengingat angka t-hitung tidak melampaui angka t-tabel (2,469 > 1,9971) serta angka sig. 0,016 > 0,05. Penghindaran pajak dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh DER. Pada angka t-hitung 4,569 > 1,9971, terdapat nilai sig. 0,000 > 0,05. Dalam hal penghindaran pajak, pertumbuhan penjualan (SG) tidak relevan. Berdasarkan angka t-hitung yang tidak melampaui angka t-tabel (1,126 < 1,9971) serta angka signifikansi melampaui 0,05 (0,264). Penghindaran pajak tidak terpengaruh oleh ukuran perusahaan di Inggris. Berkat angka t-hitung yang tidak melampaui t-tabel (1,028 < 1,9971) serta angka signifikansi melampaui 0,05 (0,308 > 0,05). Tidak ada hubungan diantara intensitas modal (IM) dan penggelapan pajak. Angka t-hitung tidak melampaui angka t-tabel (0,587 < 1,9971), serta angka signifikansinya adalah 0,559 > 0,05. Penggelapan pajak terpengaruhi sejumlah faktor, termasuk return on assets (ROA), likuiditas, leverage, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, dan intensitas modal, menurut hasil pengujian simultan. Dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05.