cover
Contact Name
Andy
Contact Email
andy.kee9@gmail.com
Phone
+6281298882457
Journal Mail Official
andy.andy@ubd.ac.id
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci Ilir Tangerang - Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Global Accounting : Jurnal Akuntansi
ISSN : -     EISSN : 28280822     DOI : -
Core Subject : Economy,
Global Accounting Fokus pada pengembangan ilmu ekonomi khususnya Keuangan dan Akuntansi, baik kajian ilmiah maupun praktis, sehingga diharapkan dapat menjadi media ilmiah bagi terciptanya keterpaduan antara kajian teoritis dan kajian praktis bagi pengembangan ilmu ekonomi dalam berbagai aspek sosial. Diharapkan dengan adanya jurnal ini akan menambah khasanah pengetahuan dan tukar informasi ilmiah, khususnya karya ilmiah dan penelitian yang akan bermanfaat sebagai referensi untuk kemajuan Negeri bersama.
Articles 483 Documents
a Emilia Harono; Irwan, Irwan
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna mencari pembuktian empiris pengaruh dari Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap tax avoidance Pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Penelitian tergolong berjenis studi kuantitatif mempergunakan data sekunder melalui teknik purposive sampling dengan sampelnya sejumlah 92 perusahaan, memiliki total sampel sejumlah 18 perusahaan dan periode observasi sepanjang 4 tahun. Pengujian ini menggunakan penelitian uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji regresi linier berganda, uji t, dan uji f yang diolah mempergunakan SPSS versi 25. Temuan penelitian mengindikasikan, profitabilitas memengaruhi negatif terhadap tax avoidance melalui skor thitung senilai -2,434 < 1,99656 ttabel, likuiditas tidak memengaruhi tax avoidance melalui skor thitung senilai 1,627 < 1,99656 ttabel, Leverage  berpengaruh posistif terhadap tax avoidance melalui skor thitung senilai 2,471 > 1,99656 ttabel, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance melalui skor thitung senilai 1,775 < 1,99656 ttabel, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak memengaruhi tax avoidance melalui skor thitung senilai -2,140 < 1,99656 ttabel. Semua variabel independennya, dari mulai Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan secara simultan memengaruhi tax avoidance melalui skor Fhitung 7,627 > 2,35 Ftabel.
a Chandika; Samara, Aldi
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud menganalisis pengaruh Profitabilitas (ROA), Leverage (DAR), Capital Intensity (CIR), dan Inventory Intensity (INV) terhadap Tax Avoidance (ETR) mencakup 22 perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Menggunakan cara purposive sampling dan analisis regresi linier berganda melalui program SPSS25, data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan diuji untuk melihat pengaruh variabel secara parsial dan juga simultan. Penelitian ini menandakan bahwa secara parsial, Profitabilitas dan Leverage berdampak terhadap Tax Avoidance, sedangkan Capital Intensity dan Inventory Intensity tidak memberikan pengaruh. Namun, secara simultan, seluruh variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan sampel.
a Rendi Kristian; Anggraeni, Dian
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh leverage, capital intensity, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap agresivitas pajak. Leverage dalam penelitian ini diukur menggunakan debt to asset ratio (DAR), capital intensity diukur menggunakan capital intensity ratio (CIR), profitabilitas diukur menggunakan return on equity (ROE), ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural dari total asset (TA), dan agresivitas pajak diukur menggunakan effective tax rate (ETR). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024, yang mana dengan teknik purposive sampling diperoleh 23 perusahaan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang diperoleh dari website resmi BEI yaitu www.idx.co.id dan juga website resmi masing-masing perusahaan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25.Hasil pengujian membuktikan bahwa: (1) leverage berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (2) capital intensity tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (3) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (4) ukuran perusahaan berpengaruh terhadap agresivitas pajak, (5) leverage, capital intensity, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap agresivitas pajak yang diukur menggunakan effective tax rate (ETR).
a Hardy Nicko Wijaya; Sutandi, Sutandi
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari riset ini adalah untuk mengevaluasi dampak dari intensitas modal, intensitas inventaris, likuiditas, aliran kas, dan tarif pajak PPN terhadap agresifitas pajak pada 89 perusahaan energi dan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan metode sampling purposive, menganalisa data dari sebelas perusahaan. Studi ini menggunakan analisis data regresi linear berganda. Ini dilakukan dengan menggunakan program pengolahan data SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa (1) Intensitas Modal memiliki pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (2) Intensitas Persediaan tidak memberikan pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (3) Likuiditas tidak memberikan pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (4) Arus Kas memiliki pengaruh terhadap agresivitas perpajakan, (5) Tarif Pajak PPN tidak berdampak terhadap agresivitas perpajakan.
a Eka Nova Puspitasari; Wibowo, Susanto
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan globalisasi ekonomi mendorong perusahaan, khususnya di sektor manufaktur, untuk menerapkan berbagai strategi dalam menekan beban pajak, salah satu strategi praktik tax avoidance. Kajian berdampak untuk menguji transfer pricing, tunneling incentive, CEO narcissism, serta sales growth bagi tax avoidance pada entitas bisnis manufaktur yang tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dalam rentan waktu 2020–2024. Kajian olahan menerapkan pendekatan kuantitatif pada memanfaatkan data sekunder berupa data laporan tahunan. Teknik pengumpulan sampel menerapkan purposive sampling dengan demikian didapat 43 entitas bisnis dengan hasil 215 data pengumpulan. Pengujian olahan dilakukan dengan regresi linear berganda pada bantuan SPSS 25 serta didukung oleh uji asumsi klasik. Variabel tax avoidance diukur menerapkan proksi effective tax rate (ETR). Temuan kajian menunjukkan bahwa secara menyeluruh transfer pricing dan tunneling incentive tidak memiliki pengaruh signifikan kepada tax avoidance. Di sisi lain, CEO narcissism terbukti berdampak positif serta berpengaruh nyata, sedangkan sales growth berdampak negatif serta berpengaruh nyata terkait tax avoidance. Secara keseluruhan, seluruh variabel independen menunjukkan dampak yang signifikan terkait tax avoidance. Namun demikian, hasil R square yang relatif rendah menyatakan bahwa keterbatasan model dalam mengutarakan variasi tax avoidance masih tidak bebas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor perilaku manajerial dan kinerja perusahaan turut memengaruhi praktik penghindaran pajak.
a Novaldo Andrean; Gunawan, Henry
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Return on Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM), serta ukuran skala perusahaan terhadap dinamika Pertumbuhan Laba. Objek kajian dipusatkan pada perusahaan perbankan yang tergolong dalam subsektor perbankan dan terdaftar dalam BEI dalam kurun waktu 2020 sampai 2024. Riset ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder berupa publikasi laporan keuangan bank-bank dalam periode 2020 hingga 2024. Teknik perolehan sampel yakni purposive sampling, dengan didapat sebanyak 55 sampel penelitian. Penelitian ini memanfaatkan beberapa metode meliputi penyajian Statistik Deskriptif, pengujian Asumsi Klasik, penerapan Regresi Linier Berganda, evaluasi Koefisien Determinasi (R²), juga pengujian hipotesis. Seluruh pengolahan data dengan SPSS versi 27. Hasil analisis mengindikasikan bahwa secara parsial, Loan to Deposit Ratio dan Return on Asset tidak memberikan pengaruh yang berarti, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,650 dan 0,220 yang berada di atas nilai 0,05. Sebaliknya, Net Profit Margin memiliki pengaruh positif yang signifikan, tercermin dari nilai signifikansi 0,013 di bawah 0,05. Di sisi lain, Ukuran perusahaan tidak membuktikan berpengaruh signifikan, dengan perolehan 0,100. Namun, saat diuji dengan simultan, empat variabel bebas itu memperlihatkan pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,003.
a Alvin Octavio; Sulistiyowati, Rina
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen laba dipengaruhi oleh persistensi laba, arus kas bebas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan. Objek penelitian ialah perusahaan sektor teknologi yang terdapat di BEI dalam kurun waktu 2020 sampai 2024. Metode kuantitatif dimanfaatkan dengan data sekunder. Dengan metode purposive sampling, 6 perusahaan dipilih sebagai sampel penelitian. Terdapat total 30 sampel data yang dianalisis selama periode pengamatan 5 tahun. Dilakukan beberapa pengujian, seperti tes deskriptif, tes asumsi klasik, koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis digunakan untuk menganalisis data menggunakan SPSS versi 25. Temuan uji parsial mengindikasikan persistensi laba dan ukuran perusahaan tidak memengaruhi manajemen laba secara signifikan terdapat nilai signifikansi masing-masing 0,851 dan 0,555 yang berada di atas 0,05. Sementara itu, arus kas bebas dan pertumbuhan penjualan terdapat pengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba terdapat nilai signifikansi masing-masing 0,002 dan 0,022 yang berada di bawah  0,05. Secara simultan, persistensi laba, arus kas bebas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan memberikan  pengaruh signifikan terhadap manajemen laba, nilai signifikansi 0,001 < 0,05.
a Anastasia Vania; Limajatini, Limajatini
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem perpajakan tidak terlepas dari isu penting yang dikenal dengan penghindaran pajak sebab penerimaan negara bisa diminimalisir meskipun celah peraturan sekecil apapun dimanfaatkan secara legal. Banyak perusahaan yang masih melakukan hal ini, terlebih sektor basic material yang memiliki karakteristik padat modal dan struktur pendanaan kompleks. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar ada tidaknya pengaruh yang diterima penghindaran pajak pada perusahaan sektor basic material yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023 dari solvabilitas, likuiditas, tata kelola perusahaan, dan umur perusahaan bisa diuji. Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan yang diimplementasikan oleh penelitian ini dengan memanfaatkan metode kausal (ex post facto) serta laporan keuangan dan laporan tahunan merupakan data sekunder yang dikumpulkan. Purposive sampling merupakan teknik yang diimplementasikan untuk menentukan sampel penelitian sejumlah 18 perusahaan dengan total 54 observasi. Regresi linear berganda diimplementasikan untuk menganalisis data dengan memanfaatkan SPSS. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penghindaran pajak dipengaruhi secara positif signifikan oleh solvabilitas dan kepemilikan manajerial, di lain sisi umur pengaruh negatif signifikan diberikan oleh perusahaan. Di lain sisi, penghindaran pajak tidak menerima pengaruh dari likuiditas, dewan komisaris, dan rapat komite audit. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik penghindaran pajak didorong oleh struktur pendanaan dan kepemilikan manajerial, di lain sisi praktik itu cenderung ditekan oleh pengalaman perusahaan.
a William; Chandra, Yopie
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi memiliki tujuan supaya bisa mengetahui apakah struktur modal perusahaan manufaktur di subsektor makanan dan minuman yang tercatat di BEI di 2021–2024 dipengaruhi oleh profitabilitas, likuiditas, struktur aset, dan ukuran perusahaan. Ada 36 bisnis yang tercatat di BEI pada 2021 - 2024 ialah populasi studi ini. Pengambilan sampel dilaksanakan memakai teknik purposive sampling, dan 16 perusahaan sampel dipilih selama periode 4 tahun, sehingga total ukuran sampel menjadi 64. Dengan memakai alat analisis data, yakni SPSS 25 dan Microsoft Excel, studi ini memakai uji statistik deskriptif, asumsi klasik, koefisien determinasi, regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis. Menurut studi tersebut, struktur aset tidak mempunyai dampak yang nyata terhadap struktur modal, sedangkan profitabilitas dan likuiditas memiliki konsekuensi negatif dan substansial. Skala perusahaan memiliki dampak yang menguntungkan dan substansial. Struktur modal secara simultan sangat dipengaruhi oleh semua faktor, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan Adjusted R2 0,646, model tersebut menjelaskan 64,6% variasi, sedangkan variabel lain menjelaskan 35,4%.
a Safitri Dewi Aryanto; Trida, Trida
Global Accounting Vol. 5 No. 1 (2026): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana faktor-faktor seperti profitabilitas, likuiditas, struktur aktiva, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan memengaruhi struktur modal perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di BEI antara tahun 2021 dan 2024. Untuk penelitian ini, 37 perusahaan yang terdaftar di BEI dianalisis dari tahun 2021 hingga 2024. Pendekatan purposive sampling digunakan, di mana 16 perusahaan dipilih selama kurun waktu empat tahun tersebut, sehingga menghasilkan total 64 observasi. Data dianalisis dengan bantuan Microsoft Excel dan SPSS versi 25. Berbagai metode digunakan, termasuk statistik dasar, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis. Analisis menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki dampak kecil namun negatif terhadap struktur modal, sedangkan likuiditas dan struktur aktiva memiliki dampak negatif yang signifikan. Sebaliknya, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, dan pertumbuhan penjualan juga memiliki dampak positif yang kecil. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal suatu perusahaan dipengaruhi oleh elemen-elemen seperti profitabilitas, likuiditas, struktur aktiva, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan.