Articles
31 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2019)"
:
31 Documents
clear
Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa dengan Bercerita di Sekolah Dasar
Delvia, Riri;
Taufina, Taufina;
Rahmi, ulfia;
Zuleni, Eva
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.230
Penelitian dilatarbelakangi dari kenyataan di Sekolah Dasar, bahwa kemampuan berbicara siswa masih rendah. Siswa tidak berani mengeluarkan pendapat, malu berbicara di depan kelas, grogi, dan tersendat-sendat saat berbicara. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 36 Gunung Sarik Padang, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III sebanyak 30 siswa dan peneliti sebagai praktisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa dengan metode bercerita. Hasil akhir dari kegiatan siswa berbicara dengan bercerita terjadi peningkatan dari nilai 67,64 dengan taraf cukup menjadi 80,14 berada pada taraf baik. Pada siklus I hanya terdapat 12 siswa yang tuntas (40%), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 26 siswa yang tuntas (87%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan bercerita terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
LITERACY SKILLS DEVELOPMENT THROUGHT MESSANGERS' STORIES AS THE SPIRITUAL BEHAVIOUR REALISATION IN ELEMENTARY SCHOOL
Mayarnimar, Mayarnimar;
Taufina, Taufina;
Muhammadi, Muhammadi;
Syarif, Muhammad Ilham
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.235
The aim of this study is development literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude valid for elementary school, practice, and efective. Methods This study use the development of research of Plomp. This study is a research design that combines Plomp models with models Gravemeijer & Cobb, the which consists of 3 phases roomates preliminary studies (Preliminary research / preparing for the experiment), phase of development (Development or prototyping phase / design experiment) and assessment phase ( assessment phase / retrospective analysis), This population is elementary school in Padang. The results Showed that the learning literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude for elementary student get 95.5% is Valid. literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude get practice for elementary student questionnaire teacher get 87.5%, 83.3% of the student questionnaire. literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude for elementary student can get effective Because student chose how to implemented a spiritual good in their attitude after literacy live with the story of prophet.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR
Rahmi, Alfia
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.242
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran PKn yang selama ini masih berpusat kepada guru sehingga pembelajaran PKn berlangsung membosankan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar PKn dengan menggunakan model Problem Based learning (PBL). Hasil penelitian dari pengamatan RPP pada siklus I rata-rata 83,9% meningkat pada siklus II 92,9%sedangkan aspek guru pada siklus I rata-rata 78,5% meningkat pada siklus II menjadi 92,8% dan aspek siswa pada siklus I rata-rata 78,5% meningkat pada siklus II menjadi 89,2%. Penilaian hasil belajar siswa siklus I diperoleh hasil 76,28 dan pada siklus II diperoleh hasil 89,5. Hal ini menunjukkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN 10 Sungai Sapih Kota Padang meningkat dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL).Â
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Jannah, Nuri Hayatul;
Mudjiran, Mudjiran
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.243
Artikel ini bertujuan untuk membahas secara konseptual pengaruh model pembelajaran Think Pair Share pada aktivitas pesertadidik dan hasil belajar di sekolah dasar, menunjukkan bahwa dengan beberapa upaya yang telah dilakukan untuk membuat aktivitas anak / siswa melalui perubahan kurikulum dengan pembelajaran konvensional ke dalam pembelajaran saintifik, tetapi upaya belum dapat berjalan secara optimal, terutama kegiatan siswa yang semakin menurun, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan proses pembelajaran, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif Think Pair Share karena sejalan dengan terintegrasi pesertadidik, berdasarkan pengamatan menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share memiliki dampak yang baik jika dinilai dari segi aktivitas dan hasil belajar, secara konseptual bahwa model pembelajaran Think Pair Share dapat digunakan sebagai salah satu model yang sejalan dengan pembentukan kegiatan. dan memiliki dampak yang baik pada hasil belajar peserta didik
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR
Nofziarni, Aisyah;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Fitria, Yanti;
Bentri, Alwen
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.244
 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran belum dimulai dengan memberikan masalah yang autentik, sehingga apabila siswa dihadapi dengan suatu permasalahan siswa kurang mampu menyikapi dan menentukan solusi terhadap pemecahan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning hasil belajar siswa pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V Sekolah Dasar tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experimen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 05 Garegeh Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel yaitu Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling.  Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas VB sebagai kelas kontrol berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, uji hipotesisnya menggunakan rumus t-test yang didahului dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V SD Negeri 04 Garegeh. Hal ini dibuktikan dari hasil t-test dengan taraf signifikan 5% (0,05) diperoleh t hitung (7,36) > t tabel (1,6694). Hasil belajar siswa yang diperoleh kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol, ditunjukkan dari mean kelompok eksperimen 82,18 sedangkan mean kelompok kontrol sebesar 76,62.Â
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN CONGKLAK (TRADISIONAL INDONESIA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN SISWA DI SEKOLAH DASAR
Ritonga, Rudi;
Ramadhani, Sulistyani Puteri
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.246
Penelitian ini bertujuan pengembangan media permainan congklak serta untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan siswa kelas I Sekolah Dasar. Metode dari penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian pengembangan merupakan metode untuk menghasilkan produk media dan menyempurnakan produk yang telah ada serta menguji keefektifan produk tersebut. Peneliti melakukan penelitian dan pengembangan Media Permainan Congklak (Tradisional Indonesia) berbasis daur ulang sampah. Tingkat kelayakan media permainan congklak (tradisional Indonesia) ini diketahui melalui validasi oleh ahli materi matematika, validasi oleh ahli media, validasi oleh guru dan uji coba penggunaan oleh siswa.Penilaian diperoleh 90,01% dari subjek ahli materi, ahli media 89, 05%. Hasil dari uji kelayakan media permainan congklak (Tradisional Indonesia) berbasis daur ulang sampah yang menyatakan layak digunakan. Efektivitas yang dilakukan untuk menguji tabel hasil hipotesis adalah rata-rata harga statistik t = 12,231 hingga 41 db dan angka sig. Atau p-value 0,000 ≤ 0,05 atau Ho ditolak. Demikian menyimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan berhitung permulaan siswa yang signifikan antara sebelum dan setelah digunakan pengembangan Media Permainan Congklak (Tradisional Indonesia) berbasis daur ulang sampah.
PERBEDAAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE SNOWBALL THROWING DAN TIPE THINK PAIR SHARE DI SEKOLAH DASAR
Yoserizal, Yoserizal;
Rahmi, Ulfia
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.247
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model Cooperative Learning tipe Snowball Throwing dan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain the static group comparison design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas IV SDN Gugus II Kecamatan Sungai Geringging. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian siswa didapatkan kelas IV SDN 03 Sungai Geringging dan siswa kelas IV SDN 23 Sungai Geringging. Data penelitian dikumpulkan dengan mengamati proses pembelajaran selama model diterapkan melalui lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji chi kuadrad. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa yang signifikan yang diajarkan menggunakan model Snowball Throwing dengan aktivitas belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Think Pair Share, dengan nilai chihitung sebesar 1,094 dan chitabel 11,07 dengan taraf signifikan 5%. Nilai chihitung
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DAN SELF EFFICACY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DI SEKOLAH DASAR
Yetri, Oktaveni;
Fauzan, Ahmad;
Desyandri, Desyandri;
Fitria, Yanti;
Fahrudin, Farida
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.249
Artikel ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SD. Hal ini terjadi karena siswa secara langsung menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru. Masalah yang diberikan oleh guru belum berbentuk abstrak sehingga siswa kurang memahami masalah yang diberikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pendekatan realistic mathematics education. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 22 Andalas Padang Tahun Pelajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV.b sebagai kelas eksperimen dan siswa Kelas IV.c sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa  serta angket self efficacy. Analisis data dilakukan menggunakan uji Anava dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas IV SD 22 Andalas Padang dengan Fhitung>Ftabel. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki self efficacy tinggi tidak memiliki perbedaan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki self efficacy rendah dengan  Fhitung ttabel.Â
Peran Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Menulis
Daryanti, Daryanti;
Firman, Firman;
Neviyarni, Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.255
Menulis karangan bukanlah hal yang mudah bagi penulis mula. Siswa sekolah dasar sedini mungkin dilatih kemampuannya dalam menulis. Setelah dilaksanakan pembelajaran sebagian besar siswa belum mampu untuk menulis karangan . Kelemahan itu terlihat dari : 1) Penulisan judul. 2) Penulisan awal paragraf, 3) Jumlah kalimat dalam satu paragraf, 4) Penggunaan huruf kapital di awal kalimat. Penelitian ini berupa penelitian action research. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap pembelajaran sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran berupa LCD Proyektor dari hasil belajar siswa
Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Tematik Terpadu terhadap Peningkatan Partisipasi Peserta Didik Melestarikan Lingkungan di Sekolah Dasar
Irawana, Tri Juna;
Firman, Firman;
neviyarni, Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.259
Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Kecamatan Pasaman. Penelitian ini dilatar belakangi karena guru kurang mampu melibatkan siswa berpartisipasi untuk ikut serta melestarikan lingkungan. Berdasarkan analisis yang peneliti lakukan hal ini disebabkan pada  materi yang ada pada buku siswa  masih sedikit, sehingga pengetahuan yang didapatkan siswa masih sedikit, dan  Tampilan yang ada pada buku siswa kurang menarik perhatian peserta didik dalam belajar. Pembelajaran tematik terpadu terkait dengan beberapa tema yang berhubungan dengan aktifitas yang dilakukan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tematik terpadu difasilitasi dengan adanya buku guru dan buku siswa yang memberikan kemudahan bagi guru ataupun siswa dalam melaksanakan kegiatan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran tematik terpadu belum cukup apabila hanya bersumber pada buku guru dan buku siswa saja. Dalam pembelajaran, guru seharusnya memberi kesempatan kepada peserta didik untuk belajar lebih aktif dalam setiap pembelajaran. Guru harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran yang bermakna.  Adapun tujuan penelitian ini adalah menggunakan bahan ajar tematik terpadu untuk meningkatkan partisipasi peserta didik melestarikan lingkungan. This research was conducted in Pasaman District Elementary School . Research is dilatar background as teachers are less able to engage students to participate to participate as well as preserving the environment . Based on the analysis the researchers did things this is due to the materials that exist on the books the students are still slightly , so that the knowledge which obtained the students are still slightly , and the view that there is onthe books the students less attractive the attention of the participant students in learning . Learning thematic integrated associated with some of the themes that relate to activities which do students in life everyday . Thematic learning   integrated facilitated by the existence of teacher books and student books that make it easy for teachers or students to carry out activities in the learning process . Learning thematic integrated is not enough if only sourced on a book teacher and guide students only . In learning , the teacher should give an opportunity to the participants of the students to learn more active in every lesson . Teachers should be able to guide and direct the activities of study participants learners in accordance with the objectives of learning are meaningful .  As for the purpose of research it is using the material taught thematic integrated to increase the participation of the participant students to preserve the environment .Â