Articles
4,416 Documents
Analisis Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Isna Khoirun Nisa;
Nelly Astuti;
Ika Wulandari Utamining Tias
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1924
Masalah dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa orang tua yang mengeluh mengenai pelajaran sekolah yang ditanyakan anaknya, kuota internet yang dikeluarkan lebih dan kurangnya waktu orang tua dalam mendampingi anak karena harus bekerja. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran orang tua dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas V SD Negeri 8 Metro Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang tua sudah mengetahui peran mereka seperti mengajari anak mengenai materi yang anak kurang dipahami, memfasilitasi anak, memberikan suasana belajar yang nyaman, dan memberi motivasi kepada anak agar tetap semangat selama pembelajaran daring. Kendala yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran daring yaitu keterbatasan latar belakang pendidikan orang tua, tingkat ekonomi orang tua yang berada pada taraf menengah kebawah, dan kesulitan membagi waktu antara anak dan bekerja sehingga orang tua hanya memiliki waktu yang sedikit dalam mendampingi anak selama belajar di rumah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam pembelajaran daring saat ini sangatlah dibutuhkan meskipun terdapat beberapa kendala yang dilalui oleh para orang tua.
Urgensi Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Aiman Faiz;
Imas Kurniawaty
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2581
Di era global saat ini posisi pendidikan nilai menjadi sebuah hal yang sangat sentral karena posisinya yang sangat dibutuhkan agar mampu memberikan makna setiap subjek materi untuk mengantarkan bangsa Indonesia menuju peradaban Bangsa yang maju. Tujuan artikel ini adalah untuk menyusun konsep pentingnya pendidikan nilai yang perlu diketahui oleh para pendidik dalam menghadapi kondisi kemajuan teknologi secara global. Penelitian ini menggunakan konsep library research untuk urgensi pentingnya pendidikan nilai. Hasil penyusunan secara konseptual menunjukan bahwa menunjukan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan pendidikan nilai agar nilai-nilai dan kepribadian bangsa Indonesia tetap utuh dan terjaga. Apabila penanaman nilai dalam pendidikan saat ini tidak dikuatkan maka bukan tidak mungkin Bangsa Indonesia sedikit demi sedikit akan kehilangan jati dirinya dan tidak dapat mempertahankan identitas Bangsanya karena mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing yang mendunia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemajuan teknologi perlu diperkuat oleh pendidikan nilai sebagai filternya sehingga siswa mampu kritis dalam penalaran dan pertimbangan moral dan mampu memilih nilai yang baik dan benar berdasarkan pada landasan, Agama, etika, moral dan norma yang berlaku di Indonesia.
Pengembangan Media Kartu Kalimat Sampiran dan Isi Pantun (KASIP) untuk Mengembangkan Kemampuan Berpantun Siswa Sekolah Dasar
Diyana Ramadani;
Fitri Puji Rahmawati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3096
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kartu kalimat sampiran dan isi pantun (Kasip) untuk mengembangkan kemampuan berpantun siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian dan pengembangan atau Research and Development model Borg and Gall, tetapi dalam penelitian ini hanya sampai tahap uji validasi desain. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, dan observasi. Pengukuran keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Instrumen yang digunakan yaitu wawancara guru dan siswa, lembar validasi media, lembar validasi materi, dan lembar validasi media oleh praktisi (guru). Menurut penilaian ahli media mendapat hasil dengan angka presentase 96,25% dan mendapatkan kategori “Sangat Layak” karena ada dalam interval 81% hingga 100%. Hasil dari penilaian ahli materi memperoleh angka presentase 97,14% dan mendapatkan kategori “Sangat Layak” karena masuk dalam interval 81% hingga 100%. Hasil dari penilaian validator praktisi (guru) mendapat angka presentase 96,66% yang masuk pada kategori “Sangat Layak” karena ada dalam interval 81% hingga 100%. Menurut hasil penelitian yang sudah dilaksanakan bisa disimpulkan bahwa media Kartu Kasip layak digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpantun siswa kelas V sekolah dasar.
Penggunaan Media Interaktif Berbasis Ebook di Sekolah Dasar
Hanikah Hanikah;
Aiman Faiz;
Prabawati Nurhabibah;
Mitia Arizka Wardani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3503
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penggunaan media pembelajaran juga ikut berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pentingnya pengembangan media bagi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan library research. Hasil penelitian dapat disusun bahwa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penggunaan ebook bagi guru Sekolah Dasar mampu memberikan variasi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa melalui pemanfaatan media. Guru bisa lebih mudah mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu merancang media dengan baik. Namun tentu bukan hal yang mudah membuat materi yang dikembangkan dengan media pembelajaran ebook, hanya guru-guru yang kreatif dan inovatiflah yang mampu mencapai hal tersebut. Idealnya setelah membaca dan memahami penelitian library research ini pembaca khususnya guru Sekolah Dasar harus memiliki semangat untuk bisa mengembangkan kemampuan pedagogikanya terutama pedagogika pada abad-21 yang khas dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi/ IPTEK/ IT.
Pelaksanaan Pembelajaran Membaca Permulaan Bahasa Inggris melalui Metode Phonics pada Anak Taman Kanak-Kanak
Sunarti Sunarti;
Andini Linarsih;
Annisa Amalia;
Muhamad Ali;
Dian Miranda
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4134
Membaca pada anak usia dini tidak sama dengan membaca pada orang dewasa. Membaca pada anak usia dini lebih dikenal dengan istilah membaca permulaan, yaitu pada tahap awal menerjemahkan simbol-simbol tertulis menjadi suara atau bunyi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan bahasa Inggris melalui metode phonics pada anak usia 5-6 tahun di TK Cahaya Mentari Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang guru bahasa Inggris yang mengajar di kelas Kindergarten 2 Neverland. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan bahasa Inggris melalui metode phonics dimulai dari: 1) Pengenalan simbol huruf lewat karakter yang ada di Letterland. Letterland yang didalamnya terdapat story phonics yang masing-masing karakternya mewakili simbol huruf a-z; 2) Pengenalan bunyi huruf (sounds) satu persatu. Guru mengenalkan bunyi huruf sambil melakukan gerakan-gerakan yang tujuannya agar anak dapat mengingat bunyi melalui gerakan tersebut; dan 3) Penggabungan bunyi huruf dengan bunyi huruf lainnya (blending words).
Pengembangan E-Book Cerita Bergambar Proses Terjadinya Hujan untuk Meningkatkan Minat Membaca Siswa di Sekolah Dasar
Novita Agnes Putrislia;
Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1032
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran e-book cerita bergambar untuk meningkatkan minat membaca siswa kelas 3 SD. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D). Dari hasil studi pendahuluan, media pembelajaran yang digunakan guru hanya media cetak sehingga membuat siswa kurang tertarik dan mudah bosan saat membaca dalam pembelajaran daring. Berdasarkan hasil pendahuluan penulis bermaksud untuk mengembangkan produk e-book cerita bergambar yang berjudul “Proses Terjadinya Hujan” untuk meningkatkan minat membaca siswa kelas 3 SD. Draf produk diuji oleh 3 Ahli materi dan 3 Ahli media. Hasil dari validasi ahli materi pertama memperoleh skor 93%, ahli materi kedua memperoleh skor 92% termasuk dalam kategori “Sangat Tinggi”. Hasil dari validasi ahli materi ketiga memperoleh skor 80% tergolong dalam kategori “Tinggi”. Hasil dari validasi ahli media pertama memperoleh skor 88%, ahli media kedua memperoleh skor 100% dan ahli media ketiga memperoleh skor 100% yang tergolong dalam kategori “Sangat Tinggi”.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Nuri Hayatul Jannah;
Mudjiran Mudjiran
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.243
Artikel ini bertujuan untuk membahas secara konseptual pengaruh model pembelajaran Think Pair Share pada aktivitas pesertadidik dan hasil belajar di sekolah dasar, menunjukkan bahwa dengan beberapa upaya yang telah dilakukan untuk membuat aktivitas anak / siswa melalui perubahan kurikulum dengan pembelajaran konvensional ke dalam pembelajaran saintifik, tetapi upaya belum dapat berjalan secara optimal, terutama kegiatan siswa yang semakin menurun, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan proses pembelajaran, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif Think Pair Share karena sejalan dengan terintegrasi pesertadidik, berdasarkan pengamatan menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share memiliki dampak yang baik jika dinilai dari segi aktivitas dan hasil belajar, secara konseptual bahwa model pembelajaran Think Pair Share dapat digunakan sebagai salah satu model yang sejalan dengan pembentukan kegiatan. dan memiliki dampak yang baik pada hasil belajar peserta didik
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa Menggunakan Metode Discovery Learning di Sekolah Dasar
Septiana Aisyiah;
Taufina Taufina;
Maria Montessori
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.454
Tujuan dari penlitian ini adalah untuk mningkatkan ketrampilan berpikir kratif and kritis siswa dalam pemblajran IPS dnganmengunakan mthode Discovery Learning di kelas IV sekolah dasar. Jenis penlitian ini adalah Penlitian Tindakan Kelas dnganmengunakan pendekatan kualitatif and kuantitatif. Subjek penlitian ini adalah siswa kelas IV sebanyak 30 orang yng terdiri dari 13 pria and 17 wanita. Penlitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dnganprosedur penlitian yng terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, and refleksi. Hasil penlitian menunjukkan peningkatan dalam hal a) RPP Siklus I adalah 76,79 %% and Siklus II 96%, b) Implementasi pada aspek guru pada siklus pertama adalah 80% and siklus kedua adalah 95% seandgkan implementasi pada aspek siswa pada siklus I adalah 75% and siklus II 95%, c) Ketrampilan berpikir kratif and kritis siswa pada siklus I adalah 75,89% and siklus kedua adalah 75,89%. Penlitian ini menyimpulkan bahwa dnganmengunakan mthode Discovery Learning, ketrampilan berpikir kratif and kritis siswa kelas IV hingga 44 KLB Kota Padang meningkat
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19
Inisti Adelia Ruhama;
Erwin Erwin
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1422
Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA dilihat dari KKM yaitu 68 dimana 43,75% siswa kelas IV memiliki nilai dibawah KKM. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN Sawangan 07 Kota Depok di masa pandemi Covid-19. Metode dalam penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain penelitian yaitu pretest-posttest nonequivalent control group design. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 64 siswa terdiri atas siswa kelas IV-A dan kelas IV-B dengan teknik sampling total. Pengujian persyaratan analisis untuk uji normalitas menggunakan uji chi kuadrat dan uji homogenitas menggunakan uji-F (Fisher). Setelah dilakukan perhitungan pengujian persyaratan analisis, data yang diperoleh dari kedua kelas tersebut berdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t separated varians diperoleh thitung > ttabel , 2,854 > 2,000 maka H1 diterima, artinya terdapat pengaruh dalam penerapan model pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar IPA materi gaya pada siswa kelas IV SDN Sawangan 07 Kota Depok di masa pandemi Covid-19
Efektivitas Pengembangan Local Instructional Theory Berbasis RME pada Topik Pecahan Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di Sekolah Dasar
Fadiah Elwijaya;
Yerizon Yerizon;
Hendra Syarifuddin;
Desyandri Desyandri
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1904
Pecahan menjadi materi yang cukup sulit bagi siswa. Pembelajaran pecahan di SD cenderung disajikan secara mekanistik dan belum menstimulasi siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan untuk menyelesaikan masalah operasi hitng pecahan. Penelitian ini merupakan tindak lanjut dari hasil uji validitas dan uji kepraktisan Local Instructional Theory (LIT) topik pecahan yang telah dikembangkan dengan menggunakan pendekatan RME untuk sekolah dasar. Pengembangan LIT menggunakan model pengembagan tipe Gravemeijer dan Cobb. Pada penelitian sebelumnya, validitas LIT diuji melalui expert jugment, dan kepraktisan diuji melalui uji coba kelompok kecil dan besar. Keefektifan LIT topik pecahan diuji melalui pemberian postest berupa tes uraian; dengan 17 siswa pada kelas eksperimen dan 15 siswa pada kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan uji-t. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LIT topik pecahan berbasis pendekatan RME yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SD.