Articles
4,416 Documents
Penerapan Model Value Clarifications Technique (VCT) pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar
Ermawati Ermawati;
Andriana Sofiarini;
Andri Valen
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1372
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar PKn setelah diterapkan Model Value Clarification Technique (VCT) pada pembelajaran PKn Siswa Kelas V SD Negeri 1 Sungai Pinang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Sungai Pinang tahun ajaran 2021/2022. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Sampel yang diambil adalah 16 siswa dan diajarkan dengan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT). Metode penelitian menggunakan eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk soal essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-z. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh nilai rata-rata 71,56 dengan ketuntasan belajar 87,5%. Hasil analisis uji-z diperoleh zhitung = 4,82 > ztabel = 1,64 yang menunjukkan bahwa hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa Hasil Belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 1 Sungai Pinang setelah penerapan model Value Clarifications Technique (VCT) berada pada kategori signifikan tuntas
Pengaruh Pendidikan Karakter dan Kondisi Ekonomi Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Siswa
Rudisa Rudisa;
Elpisah Elpisah;
Muh. Fahreza;
Muh. Yahya
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1804
Peran sekolah dan orang tua sangat penting membentuk karakter peserta didik meningkatkan prestasi belajar siswa, namun kenyataannya sampai saat ini peran sekolah dan orang tua belum baik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) Pengaruh pendidikan karakter terhadap prestasi belajar siswa, (2) Pengaruh kondisi ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa, (3) Pengaruh pendidikan karakter dan kondisi ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa SMP Negeri 4 Satap Liukang Tangaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian Eksplanatori. Instrumen penelitian (variabel terikat) pendidikan karakter (X1) kondisi ekonomi orang tua (X2) dan (variabel terikat) prestasi belajar (Y). Populasi penelitian siswa SMP Negeri 4 Satap Liukang Tangaya. Sampel sebanyak 22 orang. Prosedur pengumpulan data kuesioner, dokumentasi, observasi. Prosedur analisis data menggunakan analisis kuantitatif, statistik. Hasil penelitian ini yakni (1) Pendidikan karakter memiliki pengaruh positif terhadap meningkatnya prestasi belajar siswa, (2) Kondisi ekonomi orang tua tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Secara simultan, (3) Pendidikan karakter dan kondisi ekonomi orang tua secara bersama-sama mempengaruhi peningkatan prestasi belajar peserta didik namun tidak signifikan.
Media Digital Whiteboard Animation pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar
Emy Ferani;
Asep Sukenda Egok;
Tio Gusti Satria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2340
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Digital Whiteboard Animation pada pembelajaran tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini yaitu research and development (R & D) dengan model pengembangan yang digunakan yaitu 4D (four-D). Sampel penelitian atau subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 6 orang siswa. teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan nilai persentase dari skor yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan persentase skor 87%; 2) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan persentase skor 89%. Sehingga dapat disimpulkan Media Digital Whiteboard Animation Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo bahwa memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
Peningkatan Kreativitas Mahasiswa dengan Menggunakan Model Think Pair Share (TPS) pada Mata Kuliah Kewarganegaraan
Tohap Pandapotan Simaremare;
Ryan Taufika;
Heri Usmanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2753
Belum adanya penerapan model yang inovatif dan media pembelajaran menjadi permasalahan dari hasil refleksi awal yang berakibat kurangnya kreatifitas mahasiswa dan merasa bosan saat pembelajaran berlangsung. Penggunaan model Think Pair Share (TPS) memiliki tujuan dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur sebagai berikut yaitu : (1) Tahap perencanaan (plannig), (2) Tahap tindakan (acting), (3) Tahap pengamatan (observing), (4) Tahap refleksi (refleting). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran Kewarganegaraan”dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share pada mahasiswa PPKn tahun pelajaran 2021/2022”dengan selalu memotivasi mahasiswa dan pada proses pembelajaran dosen yang bertindak sebagai fasilitator, motivator, membimbing”mahasiswa secara menyeluruh, melibatkan mahasiswa dalam membuat kesimpulan serta melaksanakan umpan balik sehingga aktivitas belajar mahasiswa meningkat. ”Dengan perolehan data pada siklus pertama sebesar 52%, meningkat pada siklus kedua sebesar 65% dan sebesar 82% pada siklus ketiga. ”Model Think Pair Share akan efektif dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa apabila penerapannya dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur dan karakteristik mahasiswa.
Analisis Peranan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesional Guru di Sekolah Dasar
Salwa Meliana Sabrina;
Aslam Aslam
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3220
Penelitian ini didasarkan dalam peranan kepala sekolah untuk meningkatkan profesionl guru. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengambaran beberapa temuan di lapangan, menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 7 (orang) terdiri dari kepala sekolah, perwakilan empat guru, dan dua karyawan dengan objek penelitian meliputi Analisis Peranan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesional Guru di SDN Kali Baru 3 Bekasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokementasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala sekolah telah melaksanakan peranan berupa arahan dan instruksi kepada guru, pegawai tentang apa yang harus dilakukan. Sehingga arahan dan instruksi dapat dicermati dan diikuti dengan baik dan maksimal, (2) Faktor pendukung peranan kepala sekolah selama ini terbuka untuk saling kerjasama dan memberikan kenyamanan kepada guru. Sedangkan faktor penghambatnya terdapat salah satu guru yang masih kurang paham menggunakan teknologi.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Role Playing pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar
Zelmi Kaffa;
Yalvema Miaz
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3344
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Role Playing di rancang untuk meningkatkan efektivitas dan hasil belajar peserta didik, dengan LKPD berbasis Role Playing peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran karena peserta didik langsung memerankan materi sehingga peserta didik lebih menghayati materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektivan LKPD berbasis Role Playing pada pembelajaran tematik terpadu kelas IV SDIT Al Fikri dan SDIT Madani. Penelitian ini merupakan penilitian pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall. Pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes tertulis, dan wawancara kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yaitu mengahasilkan pengembangan LKPD berbasis Role Playing pada pembelajaran tematik terpadu kelas IV sekolah dasar sudah mendapatkan saran dari validator sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar tambahan bagi peserta didik. Pengembangan LKPD berbasis Role Playing sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar peserta didik. Kesimpulan dari pengembangan LKPD berbasis Role Playing Tema Berbagai Pekerjaan, berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa LKPD berbasis Role Playing sangat valid, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Meta Analisis Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Matematika Siswa di Sekolah Dasar
Fadila Nawang Utami;
Endang Indarini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.852
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendekatan Matematika Realistik dari berbagai penelitian eksperimen yang dipublikasikan terhadap kemampuan berpikir kritis pada matematika siswa Sekolah Dasar. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian meta analisis. Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini yaitu merumuskan masalah langkah kedua mencari hasil penelitian jurnal online melalui Google Cendekia. Langkah ketiga menganalisis data penelitian dan langkah terakhir laporan hasil penelitian. Sesuai dengan pencarian data, peneliti menemukan 10 jurnal yang sesuai. Pendekatan Matematika Realistik memperlihatkan rata-rata hasil pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 31,5%. Uji prasyarat dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas dapat memperlihatkan bahwa Pendekatan Matematika Realistik dapat berdistribusi normal, homogen dan linear. Uji normalitas dengan menggunakan teknik Shapiro-Wilk memperlihatkan bahwa nilai Sig. >0,05. Uji homogenitas data pretest dan posttest sebesar 0,103 > 0,05. Uji linearitas menunjukkan nilai Sig. >0,05. Uji Ancova menggunakan Univariate menunjukkan nilai Sig. 0,047 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Pada uji effect size yang memperlihatkan bahawa Pendekatan Matematika Realistik memberikan pengaruh tergolong sedang pada peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika siswa SD.
Perbedaan Model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap Higher Order Thingking Skills dan Self Directed Learning di Sekolah Dasar
Friska Efendi;
Yanti Fitria;
Farida F;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.647
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan yang menggunakan model Discovery Learning (DL) pada pembelajaran tematik terpadu Kelas V di SD Negeri 03 Sintuak Toboh Gadang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah SDN 03 Sintuak Toboh Gadang dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen I kelas V.A menggunakan model Problem Based Learning yang berjumlah 24 siswa dan kelas eksperimen II kelas V.B menggunakan model Discovery Learning yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian terlihat bahwa hasil uji-t diperoleh thitung -3,6 < ttabel 1,7 maka Ho diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap High Order Thinking Skills dan Self Directed Learning di kelas V Sekolah Dasar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBUAT KALIMAT TANYA BERDASARKAN GAMBAR MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE PADA SISWA KELAS II SDN SUMBERSARI 1
Eli Susilowati;
Lise Chamsijatin;
Nofi Irmawati
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.93
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model Kooperatif Tipe Scramble dalam meningkatkan keterampilan membuat kalimat tanya berdasarkan gambar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas . Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Sumbersari I yang berjumlah 26 siswa terdiri dari 13 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Hasil menujukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble dapat meningkatkan keterampilan membuat kalimat tanya berdasarkan gambar di kelas II SDN Sumbersari I Malang dan meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar siswa pada pra siklus hanya mecapai 30%, siklus I 46% dan meningkat menjadi 81% pada siklus II
Upaya Guru untuk Mengembangkan Kecerdasan Moral pada Anak Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Pkn
Azna Dewi Wulandari;
Lisnawati Suargana;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1638
Penelitian ini memiliki tujuan guna mengidentifikasi upaya guru pembelajaran kewarganegaraan (PKn) dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa di SD, karena siswa tidak hanya membutuhkan prestasi akademik, mereka juga membutuhkan keterampilan moral, terutama ketika berhadapan dengan orang lain. Dengan memilah prosedur kualitatif berjenis kajian pustaka atau biasa disebut studi pustaka. Studi kepustakaan ini mengacu pada berbagai sumber yang berkaitan dengan penelitian yang di bahas oleh penulis. Dalam studi pustaka ini, penulis mengambil berbagai sumber meliputi buku, artikel maupun jurnal, karya tulis ilmiah yang sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dengan demikian penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa guru PKn di SD sangat berkontribusi aktif dengan peranannya yakni memadukan nilai-nilai kecerdasan moral yang akan dibangun pada siswa dengan proses pembelajaran, mengulas materi yang kemudian dikaitkan dengan nilai-nilai kecerdasan moral, membuat rencana serta melakukan pendidikan PKn yang berbasis tematik terpadu yang tetap memuat nilai-nilai kecerdasan moral dan disini juga guru akan menjadi agen moral serta menjadi panutan bagi peserta didiknya