Articles
648 Documents
Apakah Sejarah Arsitektural Itu?
Arfianti, Ami
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan sejarah arsitektural diperlukan sebagai tanda keberadaan arsitektur itu sendiri. Tanpa penulisan sejarah, arsitektur tidak akan dapat ditelusuri perkembangannya dan tidak akan dapat dipelajari presedenpresedennya, tidak akan dapat dikritisi kebenarannya. Tetapi penulisan sejarah tentang arsitektur harus hati-hati supaya tidak terjebak ke dalam penulisan sejarah yang pada akhirnya lebih mementingkan aspek nonarsitektur atau dengan kata lain penulisan sejarah yang non-arsitektural. Buku ini berusaha membedah tentang pemahaman dari sejarah arsitektur, pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan untuk menulis sejarah dan kegunaan dari sejarah arsitektur. Dengan membedah tentang pemahaman akan sejarah arsitektural maka dapat ditemukan metode yang digunakan dalam penulisan sejarah arsitektural yaitu metode historiografi arsitektural. Pembacaan buku ini menggunakan metode critical reading sehingga dapat diulas pemahaman akan sejarah arsitektural.
Persepsi Teritorialitas Mahasiswa Fad dalam Kenyamanan Bersosialisasi di Ruang Terbuka Publik, Studi Kasus FAD UPN Veteran Jawa Timur
Fardoni, Sony Dwi;
Kholil, Wakhidatul Maulidiah;
Susanti, Wiwik Dwi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi teritorialitas Mahasiswa Arsitektur dan Desain dalam kenyamanan bersosialisasi di ruang terbuka publik. Permasalahannya adalah FAD merupakan Fakultas Baru yang sebelumnya adalah FTSP yang memiliki kekerabatan yang cukup dekat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif. Jenis penelitian adalah penelitian evaluasi dengan model evaluasi CIPP (Context Input Process Product) dikhususkan pada evaluasi Konteks. Hasil penelitian ini mendiagnostik suatu kebutuhan yang selayaknya tersedia sehingga tidak menimbulkan kerugian jangka panjang menurut Mahasiswa Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) dan ditinjau dari aspek ruang publik yang mereka ciptakan dengan dipetakan dengan Placed Centered Maps sebagai gambaran pemetaan. Kesuksesan penelitian ini didukung oleh data yang relevan dengan fakta yang terjadi dalam lingkup binaan ruang luar (publik) yang ada dalam Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD/Gedung Giri Yasa) dengan sumber berasal dari para pelaku kegiatan.
Arsitektur sebagai Fenomena Kehadiran Manusia
Hanifati, Khusnul;
Harjoko, Triatno Yudo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Arsitektur seringkali dipahami sebagai hasil produk fisik dari seorang perancang. Dominasi pemahaman ini mengahasilkan sistem pendekatan dan produk yang hampir serupa dalam Arsitektur sehingga diskursus Arsitektur hanya berkembang sebagai pendidikan vokasional. Tulisan ini merupakan kajian singkat untuk memahami Arsitektur sebagai produk dari eksistensi manusia. Dengan pembahasan menggunakan pendekatan fenomenologi, tulisan ini berusaha untuk membentuk orientasi pemahaman akan bentuk, ruang dan makna arsitektur secara mendasar sebagai fenomena nirfisik. Arsitektur dapat dilihat sebagai fenomena alam, sosial, psikologis dan visual sebagai sesuatu yang tercerap indera yang merupakan produk fisik akibat tindakan manusia. Pembahasan dalam tulisan ini berusaha untuk memahami beberapa pemikir kunci filsuf maupun teorisi arsitektur yang diharapkan dapat memberi pengembangan akan pemahaman arsitektur sebagai fenomena eksistensi manusia.
Tanda Visual di Woning Voor Agent Van Javasche Bank (Perpustakaan Bank Indonesia) Surabaya
Marnisari, Jelita Arrum;
Rustiawati, Hesti;
Syafi'i, Dinda Oktaviani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Woning voor Agent van Javasche Bank (Perpustakaan Bank Indonesia) merupakan salah satu bangunan peninggalan Belanda di Surabaya. Bangunan ini berdiri pada tahun 1921 dan dirancang oleh biro arsitek Belanda Job en Sprij yang pada awalnya digunakan sebagai rumah tinggal bagi Direktur Javasche Bank. Bangunan ini terdapat tanda-tanda visual yang mewakili 3 periode perkembangan arsitektur colonial di Indonesia yang masih terawat dan di fungsikan hingga kini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tanda visual yang terdapat pada bangunan dan hubungannya dengan periodisasi bangunan kolonial yang ada di Indonesia. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dengan pendekatan semiotika Pierce melalui tiga aspek, yakni ikon, indeks, dan simbol. Tanda visual yang terdapat pada bangunan dapat ditunjukkan melalui semitotika pierce dan terdapat makna yang terkandung pada periodisasi bangunan kolonial.
Identifikasi Arsitektur Toraja sebagai Bentuk Pertahanan Situasional pada Gereja Toraja Jemaat Surabaya
Suciningtyas, Rizki Chona'ah;
Khikmiyah, Lalilatul;
Ulah, Zumrotul
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Toraja menjadi salah satu suku asal Sulawesi Selatan yang memiliki beragam kebudayaan yang terwujud dalam berbagai aspek, diantaranya nilai-nilai, adat istiadat, hingga arsitekturnya. Salah satu arsitektur khas suku Toraja adalah Banua Tongkonan yaitu rumah tradisional panggung dengan atap melengkung seperti perahu. Tongkonan merupakan tempat tinggal penguasa adat sebagai tempat berkumpul dan menjadi sumber rujukan serta penyelesaian masalah bagi masyarakat. Nenek moyang suku Toraja merupakan penganut kepercayaan Aluk Todolo. Namun sejak Belanda datang untuk menyebarkan agama Kristen, masyarakat pun banyak yang beralih memeluk agama tersebut. Masyarakat Toraja penganut agama kristen sepakat untuk mendirikan institusi gereja yang bernama Gereja Toraja. Gereja Toraja ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya Surabaya. Penelitian ini membahas tentang identifikasi arsitektur tradisional toraja pada fasad bangunan Gereja Toraja Jemaat Surabaya sebagai bentuk pertahanan dari kebudayaan Toraja di luar wilayahnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif untuk dianalisa aspek arsitekturnya khususnya aspek fisik yang diaplikasikan pada fasad bangunan gereja toraja. Dari hasil metode ini diperoleh pembuktian bahwa Gereja Toraja Jemaat Surabaya mengaplikasikan beberapa aspek arsitektur tradisional toraja yang terepresentasi lewat arsitektur pertahanan-situasional. Arsitektur pertahanan-situasional berupa aspek fisik yaitu tapak dan citra (image) bangunan.
Kajian Bentuk dan Makna pada Arsitektur Vernakular Baduy Luar, Banten
Noppaleri, Reza;
Anisa, A
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Studi ini mengkaji tentang bentuk dan makna pada arsitektur vernakular pada permukiman Baduy Luar, Banten. Permukiman Baduy Luar dipilih menjadi lokasi penelitian berdasarkan keunikan bentuk arsitekturnya yang menarik untuk dieksplorasi. Tujuan kajian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang bentuk arsitekturnya beserta makna yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif interpretatif, dengan melakukan proses pengambilan data secara langsung melalui observasi dan wawancara. Hasil observasi dan wawancara tersebut kemudian di analisis secara kualitatif dan diinterpretasikan untuk mendapatkan makna yang terkandung di dalamnya. Hasil dari kajian ini adalah secara bentuk arsitektur di permukiman Baduy luar mempunyai pola tersebar, dengan bentuk rumahnya mengadaptasi dan menggunakan bahan alam setempat. Masyarakat Baduy luar masih menjaga erat nilai dan norm serta tradisi atau adat istiadat masyarakatnya. Permukiman dan rumah-rumah menunjukkan secara arsitektural, menjaga lingkungan dan kelestarian alam serta tidak merusak hutan.
Pemanfaatan Ruang di Kawasan Pecinan Meester Jatinegara Berbasis pada Aktivitas Ekonomi
Astuti, Dewi;
Hardiman, Gagoek;
Rukayah, R. Siti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam perkembanganya kota telah mengalami perubahan struktur ruang fisik maupun aktivitas sosial budaya pada masyarakatnya, akan tetapi ada beberapa bagian tertentu dalam kawasan yang memiliki latar belakang sejarahyang tidak lekang oleh waktu. Kawasan Pecinan Meester Jatinegara dalam kajian ini merupakan sebuah gambaran kondisi masa lalu dan perkembangannya saat ini. Kajian penelitian ini memfokuskan mengenai pentingnya ruang dalam dimensi waktu yang dilihat dari perubahan sosial budaya. Sebagai sebuah bentuk peninggalan sejarah sebuah kota, kawasan Pecinan juga memiliki karakteristik aktivitas ekonomi, sosial dan budaya sesuai dengan ciri-cirinya sebagai daerahperdagangan. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif danpemikiran berdasarkan fenomena empiris di Kawasan Pecinan Meester Jatinegara dengan strategi penelitian induktif yang dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan konseptual dan kaitannya dengan pemanfaatan ruang kawasan Pecinan yang berdasarkan aktivitas ekonomi. Hasil dari kajjian ini adalah temuan mengenai pemanfaatan ruang kawasan Pecinan Meester jatinegara yang berdasarkan pada aktivitas ekonomi.
Analisa Fasilitas Objek Wisata Air Pantai Marina Semarang
Ayu, Zackya Dinda;
Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pantai Marina merupakan salah satu objek wisata pantai yang berada di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pantai ini menyimpan pemandangan eksotis khas kota semarang. Dahulu tempat ini merupakan hutan bakau dan tambak,tapi pemerintah setempat mengubahnya menjadi tempat rekreasi dengan cara reklamasi daratan. Fasilitas umum wisata merupakan kelengkapan daerah tujuan wisata yang diperlukan untuk melayani kebutuhan wisatawan dalam menikmati perjalanan wisatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja fasilitas yang ada di Pantai Marina, apa saja fasilitas yang sudah atau belom layak dan untuk mengetahui apakah pengunjung nyaman dengan fasilitas yang ada di Pantai Marina. Penelitian ini terdiri dari 13 indikator.Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan memaparkan kondisi yang ada disana dan melakukan observasi lapangan, wawancara dan analisis data.
Potensi Desa Nganjat sebagai Kawasan Wisata Sentra Ikan Nila
Pangestu, Dhandy Ilham;
Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecamatan Polanharjo memiliki luas wilayah 23,84 km dengan jumlah penduduk sebanyak 36.599 dan memiliki 18 kelurahan/desa yang salah satunya adalah Desa Nganjat. Desa Nganjat merupakan desa dengan budidaya ikan nila yang pada tahun 2013 mulai dikembangkan menjadi desa wisata perikanan. Desa Nganjat telah memiliki sistem perairan dan kolam ikan yang memiliki potensi yang sangat besar, didukung dengan suasana pedesaan yang asri dan udara yang masih segar. Namun potensi yang ada kurang dimanfaatkan dengan secara maksimal dan masih kurang didukung oleh kemudahan akses untuk mencapai ke lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk:(1)Mengidentifikasi Potensi Wisata berdasarkan Persepsi Peneliti (Pemetaan 3A dan dokumentasi suasana); (2)Mengidentifikasi Potensi wisata berdasarkan persepsi wisatawan; dan(3)Mengkomparasi potensi wisata berdasarkan pengamatan dan persepsi wisatawan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa metode termasuk pengamatan lapangan (observasi), wawancara, literatur dan dokumentasi. Dari ini maka dapat disimpulkan bahwa Desa Nganjat layak dikembangkan dengan adanya potensi-potensi Desa, berupa pemandangan alam, kolam budidaya, aktivitas sosial, penginapan dan kondisi fisik desa. Namun perlu adanya perbaikan fasilitas seperti: MCK, tempat sampah, gazebo dan penambahan sarana seperti: balai pelatihan, toko oleh-oleh dan Warung makan.
Identifikasi Tingkat Kekumuhan Permukiman Suku Sawanggantung, Belitung Timur
Qomariah, Nor Laely;
Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permukiman Suku Sawang Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, merupakan salah satu titik kawasan permukiman kumuh yang berada di Kabupaten Belitung Timur. Masyarakat Suku sawang berkembang dan memiliki keturunan melebihi kapasitas daya tampung kawasan danmenimbulkan kondisi yang memperihatinkan, faktor-faktor atau permasalahan Permukiman Suku Sawang Gantung adalah permasalahan sarana dan prasarana Lingkungan seperti Hunian dengan kondisi rumah yang tidak sehat baik dari segi pencahayaan, penghawaan dan kecukupan minimum luasan ruang serta permasalahan kurangnya ketersediaan prasarana lingkungan di kawasan ini seperti air bersih, sanitasi, persampahan dan drainase dan ,menyebabkan lingkungan permukiman tampak kotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekumuhan kawasan permukiman di Suku Sawang gantung. Untukmengetahui tingkat kekumuhan, digunakan analisis pembobotan yaitu Draft Pedoman Teknis Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh dari Kementrian Pekerjaan Umum. Oleh karena itu diperlukan sebuah penelitian untuk mengukur tingkat kekumuhan kawasan tersebut, sehingga penelitian ini dapat menjadi dasar penanganan kawasan kumuh yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian terapan melalui pendekatan deskriktif kualitatif, metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian dengan pencarian data di lapangan dengan cara observasi lapangan secara langsung dan juga studi literatur sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh untuk menentukan tingkat kekumuhan di kawasan permukiman suku sawang Gantong. Sehingga hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan tingkat kekumuhan permukiman termasuk kategori kumuh sedang.