cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Pengaruh Pencahayaan Alami terhadap Kenyamanan Belajar Siswa Studi Kasus Ruang Kelas 1 dan 2 SMP N 6 Surakarta Pranasmara, Nuansa Bhakti; Priyatmono, Alpha Fabela
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kenyamanan ruang kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pencahayaan alami terhadap kenyamanan belajar siswa di ruang kelas 1 dan 2 SMP N 6 Surakarta.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas cahaya, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya di ruang kelas 1 dan 2 SMP N 6 Surakarta berada di bawah standar. Rata-rata intensitas cahaya di ruang kelas 1 adalah 150 lux, sedangkan rata-rata intensitas cahaya di ruang kelas 2 adalah 200 lux.Berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara, siswa di ruang kelas 1 dan 2 SMP N 6 Surakarta menyatakan bahwa pencahayaan alami di ruang kelasnya kurang nyaman. Siswa mengeluhkan bahwa cahaya di ruang kelasnya terlalu redup, sehingga sulit untuk melihat papan tulis dan aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pencahayaan alami yang kurang baik dapat mempengaruhi kenyamanan belajar siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan pencahayaan alami di ruang kelas 1 dan 2 SMP N 6 Surakarta agar dapat meningkatkan kenyamanan belajar siswa.
Implementasi Konsep Arsitektur Neo-Vernakular Jawa pada Perancangan Ballroom di Kawasan Kebun Kopi Salatiga Arysta, Lilis Revyanda Devy; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan situs indonesia.go.id, sensus BPS tahun 2010 menyatakan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa, dengan total 1.340 suku bangsa di Nusantara. Salah satunya adalah Suku Jawa yang berada di Jawa Tengah. Di tengah gaya modern yang mendominasi dalam berbagai aspek, terutama dalam bidang arsitektur, seni dan budaya Jawa perlu dilestarikan sebagai bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia. Penyediaan fasilitas seperti ballroom dengan konsep Arsitektur Neo-Vernakular Jawa dapat digunakan untuk menggambarkan esensi budaya lokal melalui penggabungan unsur-unsur tradisional dengan konsep arsitektur modern. Pendekatan Arsitektur neo-vernakular dalam perencanaan ballroom ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang tidak hanya mendukung kegiatan sosial, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkenalkan serta melestarikan unsur-unsur lokal yang telah terbentuk oleh tradisi atau arsitektur nusantara di Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui proses pengumpulan data primer dan sekunder, mengolah dan menyajikan data, menganalisis data untuk merumuskan konsep desain, dan menyimpulkan konsep yang akan diterapkan dalam perancangan. Arsitektur neo-vernakular dalam konteks ini lebih menekankan pada aspek visual bangunan daripada mengikuti prinsip arsitektur vernakular atau modern. Sebaliknya, pendekatan ini mengintegrasikan elemen budaya dan tradisional arsitektur vernakular dengan teknologi arsitektur modern ke dalam menciptakan karya baru.
Evaluasi Layout pada Ruang Laboratorium SMP Negeri 2 Karanggede Nugroho, Guruh Hutomo; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium IPA di SMP Negeri 2 Karanggede memiliki peran utama dalam proses pembelajaran, yang diatur oleh Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Penelitian ini berfokus pada pengidentifikasian laboratorium IPA di sekolah tersebut dengan mengacu pada Permendiknas No. 24 tahun 2007 dan penataan ruang yang sesuai. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, bertujuan untuk mengenali ruang laboratorium IPA dan karakteristik penataan ruang di SMP Negeri 2 Karanggede. Temuan penelitian menunjukkan adanya kekurangan terkait standar ruang, elemen pembentuk ruang, dan fungsi sarana prasarana laboratorium. Meskipun sudah memenuhi Permendiknas No. 24 tahun 2007, perlu diperhatikan lebih lanjut terkait kebutuhan guru dan siswa untuk meningkatkan optimalisasi proses pembelajaran dan penelitian di laboratorium.
Analisis Pola Tata Ruang Aldercy Primary School dengan Pendekatan Behavior Anak Afifah, Siti Sakinah Mairah; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai tempat mencari ilmu harus mampu melaksanakan proses belajarnya dengan baik dan dapat mendorong perkembangan kreativitas siswa dengan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Berbicara tentang sekolah, Aldercy Primary School adalah Sekolah Dasar dengan luas ±658 m2 dan berlokasi pada Jagalan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mennganalisa pola tatanan ruang pada Aldercy Primary School berdasarkan pendekatan behavior anak. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian yaitu metode deskriptif-kualitaitf, dimana hasil yang ditampilkan nanti berupa narasi. Metode ini didukung dengan, studi kepustakaan, pendekatan analisis spasial, dan dokumentasi. Dari metode, didapatkan hasil yaitu ruangan yang sering digunakan oleh anak-anak Sekolah Dasar meliputi: Ruang kelas, Perpustakaan, dan Toilet. Untuk perilaku, anak pada jenjang Sekolah Dasar memiliki keragaman perilaku diantaranya: kreativitas;keinginan untuk belajar;rasa ingin tahu yang tinggi;aktif;daya konsentrasi yang pendek. Dari hasil, didapatkan kesimpulan, Berdasarkan pendekatan behavior anak, dapat disimpulkan bahwa hasil analisis pada ruangan sebagai berikut: Tata letak meja dan bangku belajar di ruang kelas perlu diperhatikan ulang, karena terlalu berdekatan dan dapat membatasi pergerakan siswa yang aktif;Sirkulasi dan pola tata ruang perpustakaan tergolong baik namun, diperlukan penyesuaian pada penempatan kursi dan meja baca agar memberikan kenyamanan; Harmonisasi ukuran toilet putra dan putri perlu dipertimbangkan untuk memberikan kesan kesetaraan.
Analisis Sirkulasi Pasar Triwindu Surakarta terhadap Pengunjung Wisata Absar, Rizki Maulana; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Triwindu didirikan pada tahun 1939 dan mendapat namanya dari peringatan ulang tahun tahta Mangkunegaran ke VII yang ke-24. Nama "Triwindu" berasal dari kata Jawa, di mana "Tri" berarti tiga dan "Windu" berarti delapan tahun. Gabungan kedua kata tersebut mengartikan 24 tahun, sesuai dengan peristiwa tersebut. Terletak di pusat Kota Solo dan bersebelahan dengan Pura Mangkunegaran, Pasar Triwindu dikenal sebagai pusat penjualan barang antik di Kota Solo. Pasar ini menerapkan konsep Flea Market (second-hand market). Konsep ini diterapkan dikarenakan pedagang banyak menjual barang yang tidak terpakai lagi akan tetapi barang tersebut antik. Pasar Triwindu saat ini menggunakan konsep Jawa kuno agar nuansa sejarah dan budayanya tidak hilang. Pasar Triwindu ini memiliki masalah pada bagian sirkulasinya yang mana untuk ukuran tiap lorong yang menjadi sempit dikarenakan barang para pedagang menutupi jalur sirkulasi jalan pengunjung. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan cara melakukan observasi, wawancara kepada pengunjung, melakukan studi literatur dengan memasukkan jurnal jurnal untuk menguatkan teori-teori pada pembahasan ini menemukan hasil Dimana untuk ukuran jalur sirkulasi pengunjung pada lorong sudah sesuai dengan standar sirkulasi pasar akan tetapi menjadi sempit dikarenakan barang dagangan para pedagang menutupi jalur sirkulasi tersebut.
Identifikasi Penerapan Ornamen Tradisional Jawa Studi Kasus: Bangunan Ndalem Kalitan Surakarta Kinasih, Idha Dwi; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warisan budaya Indonesia, khususnya ornamen tradisional Jawa, memegang peran penting dalam memperkaya kekayaan budaya bangsa. Bangunan bersejarah, seperti Ndalem Kalitan di Surakarta, menjadi saksi bisu dari keelokan seni ornamen tradisional Jawa. Namun, dalam era perkembangan arsitektur modern, tantangan dalam memelihara dan menerapkan ornamen tradisional semakin meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penerapan ornamen tradisional Jawa pada bangunan Ndalem Kalitan di Surakarta. Melalui studi kasus ini, penelitian berfokus pada analisis ornamen tradisional yang diaplikasikan dalam desain arsitektur bangunan tersebut. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, dan analisis Dokumen. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan kontekstual tentang penerapan ornamen tradisional Jawa dalam konteks bangunan bersejarah di Indonesia. Selain itu, temuan penelitian ini dapat berpotensi memberikan sumbangan pada pelestarian kekayaan budaya dan arsitektur tradisional Jawa, khususnya melalui Ndalem Kalitan di Surakarta. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang nilai dan peran ornamen tradisional Jawa dalam konteks pemeliharaan bangunan bersejarah. Implikasinya tidak hanya terbatas pada aspek estetika, melainkan juga membuka wawasan terhadap kekayaan filosofis dan budaya yang melekat pada ornamen tradisional Jawa.
Kajian Shelter Kuliner Mojosongo Surakarta Ditinjau dari Intensitas Pedagang dan Pengunjung Shalihah, Adilla Neta; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shelter Kuliner Mojosongo adalah salah satu shelter kuliner yang berada di Kota Surakarta. Shelter ini dibangun dengan tujuan untuk menyatukan beberapa gerai kuliner yang ada di Surakarta sekaligus sebagai tempat relokasi pedagang kaki lima (PKL). Sayangnya, sejak shelter dibangun pada tahun 2015 hingga saat ini kondisi shelter tergolong sepi pedagang maupun pengunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan Shelter Kuliner Mojosongo sepi pedagang dan pengunjung. Penelitian dilaksanakan dari bulan November hingga Desember 2023 dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi literatur, observasi, dan wawancara untuk mengetahui kondisi shelter. Dari hasil dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan Shelter Kuliner Mojosongo sepi pedagang dan pengunjung, faktor tersebut antara lain lokasi, desain dan ambient, fasilitas, dan sirkulasi.
Evaluasi Purna Huni Koridor Instalasi Rawat Inap (Studi Kasus: Gedung Merbabu RSUD Pandan Arang Kabupaten Boyolali) Fasa, Fadlilla Syahra; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian evaluasi pasca-huni terhadap suatu bangunan diharapkan dapat memberikan pemeriksaan dan penilaian apakah bangunan tersebut telah bekerja secara ideal dalam menjawab kebutuhan pengguna. Sebagai bangunan dengan fungsi yang kompleks rumah sakit memerlukan pelaksanaan nyata yang optimal untuk menyediakan jenis pelayanan yang baik bagi pasien. RSUD Pandan Arang Boyolali merupakan rumah sakit umum kelas B yang menjadi rujukan regional dengan tingkat BOR di atas 80% sehingga memerlukan jenis pelayanan klinis yang optimal terutama pada fasilitas instalasi rawat inap, oleh sebab itu penilaian terhadap apa yang sudah terbangun di dalamnya perlu untuk dilakukan. Ada tiga macam penilaian pasca-huni yang dipusatkan pada koridor instalasi rawat inap RSUD Pandang dengan mengacu pada sudut pandang teknis, fungsional, dan perilaku. Pemeriksaan pada evaluasi koridor instalasi rawat inap ini melibatkan sistem kuantitatif sebagai teknik analisis mendasar dengan membandingkan keadaan eksisting terhadap pedoman yang telah ditetapkan dan kualitatif sebagai metode pendukung untuk mengidentifikasi sirkulasi pengguna koridor. Berdasarkan penjabaran evaluasi pasca-huni dari tiga sudut pandang, yaitu sudut pandang teknis, fungsional, dan perilaku, temuan penelitian menunjukkan performansi fisik pada koridori instalasi rawat inap RSUD Pandan Arang.
Evaluasi Aksesibilitas Jalur Pedestrian dan Jalur Pemandu bagi Tunanetra di Alun-Alun Temanggung Prahastuti, Ardintya Cahyaning; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang publik merupakan suatu area yang mendukung aktivitas individu dan kelompok. Alun-alun Temanggung terletak di pusat kota yang direncanakan pemerintah untuk semua lapisan masyarakat. Namun, tata ruang publik di Kota Temanggung belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan penyandang tunanetra, individu dengan disabilitas fisik pada kemampuan penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi saat ini dan mengevaluasi sejauh mana aksesibilitas bagi penyandang tunanetra sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pendekatan kualitatif sebagai metode penelitian ini dengan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alun-alun Temanggung belum memenuhi persyaratan sebagai ruang publik yang mendukung aksesibilitas bagi penyandang tunanetra sesuai standar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 30/PRT/M/2006 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan aksesibilitas di Alun-alun Temanggung untuk menciptakan ruang publik yang mampu melayani seluruh lapisan masyarakat.
Evaluasi Lanskap Sekolah Menengah Al Firdaus Sukoharjo berdasarkan Konsep Islam Salam, Zain Najmi; Nurjayanti, Widyastuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada institusi pendidikan, taman dan lanskap merupakan fasilitas pendukung bagi penggunanya sebagai fasilitas pendukung pembelajaran. Demikian pula lanscape dan taman yang ada pada Sekolah Menengah Al-Firdaus Sukoharjo ini, lanskap dan taman pada sekolah ini ditujukan sebagai fasilitas pendukung untuk murid-muridnya untuk sekadar berkumpul bersama, berdiskusi, dan mengemukakan pikiran. Sekolah Menengah Al Firdaus merupakan sekolah Islam yang berada di Jalan Al-Kautsar, Mendungan, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. Sebagai sekolah Islam, sudah pasti harus menerapkan konsep-konsep Islam di dalamnya, termasuk pada lanskapnya. Penataan dan konsep taman juga telah disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi elemen lanskap yang ada pada Sekolah Menengah Al Firdaus Sukoharjo serta mengetahui apakah lanskap sekolah ini telah menerapkan dan menggambarkan konsep-konsep taman surga seperti pada Al Qur’an dan Hadits. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, yakni pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi langsung dan wawancara dengan pengguna sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa elemen lanskap sebagai penerapan taman Islam belum terpenuhi. Elemen-elemen yang harusnya ada juga belum tersedia pada sekolah ini.