Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Eksistensi Bangunan Bersejarah di Era Kontemporer Studi Kasus: Landmarking Bioskop Permata Yogyakarta Fauzi Mizan Prabowo Aji
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.246 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v19i2.17994

Abstract

Sebagai kota berbudaya, Yogyakarta memiliki aneka ragam warisan budaya baik dalam wujud fisik maupun non fisik. Eksistensi kebudayaan secara fisik salah satunya tertuang melalui ragam hias arsitektur bangunan yang mencitrakan wajah kota Yogyakarta dari dulu hingga kini. Beberapa bangunan bersejarah secara otomatis berperan penting untuk membentuk citra tersebut, diantaranya ialah Bioskop Permata. Eksistensi Bioskop Permata sejak tahun 2010 mulai tenggelam seiring tidak adanya lagi aktivitas ekonomi dan tata kelola yang menghidupi. Dampak yang kemudian muncul adalah degradasi kualitas visual di kota Yogyakarta bersamaan dengan meredupnya bangunan-bangunan bersejarah yang seharusnya dapat berperan sebagai sebuah penanda (landmark). Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejarah, fakta dan urgensi eksistensi bangunan bersejarah serta bentuk adaptasi yang ideal di era kontemporer sebagai hasilnya. Melalui proses pengumpulan data, fakta dan dokumentasi sejarah yang lengkap, diharapkan tulisan ini dapat menjadi referensi pada proses pelestarian budaya kita khususnya di bidang arsitektur.
Inventarisasi Bangunan Cagar Budaya: Masjid Raya Cipaganti Karya C. P. Wolff Schoemaker Dewi Retno Prameswari; Arif Sarwo Wibowo; Fauzi Mizan Prabowo Aji
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.234 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i1.16

Abstract

Masjid Raya Cipaganti karya C. P. Wolff Schoemaker dibangun pada tahun 1933. Data terkait masjid ini hilang bersamaan dengan kebakaran yang terjadi di rumah C. P. Wolff Schoemaker pada tahun 1948, sementara bangunan masjid itu sendiri saat ini telah jauh berubah dibandingkan dengan bangunan asalnya. Merespon permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkap bentuk asal Masjid Raya Cipaganti, sehingga hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu proses inventarisasi bangunan cagar budaya di Kota Bandung serta menjadi rujukan dalam kegiatan konservasi khususnya yang terkait dengan bangunan Masjid Raya Cipaganti itu sendiri di masa mendatang. Penelitian kualitatif ini dilakukan melalui dua tahapan, dimulai dari tahap pengumpulan data yang dilanjutkan dengan tahap verifikasi data untuk mendapatkan data bangunan asal Masjid Raya Cipaganti. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa, C. P. Wolff Schoemaker menggunakan modul kelipatan 2,5 meter dan 3 meter pada rancangan denahnya, sementara dominasi modul 1,5 m terlihat pada ketinggian massa bangunannya. Selain itu, massa bangunan masjid juga dirancang simetri sebagaimana karya C. P. Wolff Schoemaker pada  umumnya.
Hotel Toegoe dalam Perspektif Nilai Historis Sebuah Landmark Fauzi Mizan Prabowo Aji
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 20, No 2: Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.v20i2.20371

Abstract

Sebagai salah satu bangunan Cagar Budaya di Kota Yogyakarta, Hotel Toegoe menyimpan potensi ekonomi, sosial, budaya dan nilai historis yang cukup penting. Hal tersebut dikarenakan lokasinya yang strategis serta sejarah pendiriannya yang berkesinambungan dengan perkembangan kota Yogyakarta di era kolonial Belanda. Hotel Toegoe dari segi ukuran memiliki dimensi yang cukup besar sehingga pada tahun 2007 ditetapkan sebagai Cagar Budaya peringkat Nasional. Berdiri sejak sekitar tahun 1880, hotel Toege adalah saksi sekaligus memiliki peran dalam setiap peristiwa sejarah seperti misalnya menara pada bangunan ini yang sejak dulu hingga masa setelah kemerdekaan selalu digunakan sebagai sirine penanda. Seiring berjalannya waktu, Hotel Toegoe pernah dijadikan sebagai markas militer hingga toko alat rumah tangga. Sayangnya pada tahun 2008 bangunan ini mulai terbengkalai dan mengalami kerusakan cukup parah akibat diabaikan terlalu lama. Melalui tulisan ini, urgensi menggali sejarah, fakta serta dokumentasi yang lengkap (historical research) diharapkan dapat menjadi referensi untuk memotivasi pelestarian bangunan bersejarah khususnya yang berpotensi menjadi identitas, penanda atau landmark kota Yogyakarta.
Identifikasi Elemen Arsitektur pada Fasad Bangunan Heritage di Koridor Kampung Batik Kauman Alifudin, Muhammad; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang sangat kaya keberagaman seni dan budaya. Budaya berasal dari sebuah kebiasaan, nilai-nilai kehidupan serta pola kegiatan yang diyakini oleh masyarakat selama mereka tinggal dan menetap. Mereka menggangapnya sebagai bagian penting dari karakter yang dijadikan sebagai warisan untuk penerus yang akan datang. Sebuah kawasan bersejarah sangat mungkin memiliki bangunan peninggalan yang membentuk citra bersejarah pada kawasan tersebut. Salah satu contohnya adalah area Kampung Wisata Batik Kauman, di mana bangunan heritage yang mendominasi berasal dari masa kolonial. Bangunan tersebut seharusnya dijaga dan dijadikan bahan kajian untuk perkembangan arsitektur modern, karena memiliki nilai yang signifikan dalam sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Penilitian bermaksud mempelajari komponen elemen arsitektural yang ada pada fasad bangunan heritage terutama pada koridor Kampung Wisata Batik Kauman terkait bentuk bangunan dan ornamen pendukungnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menguraikan data mengenai bangunan heritage di koridor Kampung Wisata Batik Kauman. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi (merekam objek), dan wawancara dengan pihak yang berhubungan sebagai metode pengumpulan informasi. Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar bangunan di koridor Kampung Wisata Batik Kauman memiliki karakteristik sebagai bangunan bersejarah, terutama berbentuk kolonial dengan elemen fasad yang mencolok pada setiap bangunan heritage.
Analisis Desain Plaza Stadion Indoor Manahan Solo terhadap Perilaku dan Sirkulasi Pengunjung Azhari, Latif Tegar; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plaza Stadion Indoor Manahan di Solo merupakan ruang terbuka publik yang berada di lingkungan Stadion Manahan Solo. Tujuan dari perancangan plaza ini yaitu untuk membuka area depan Stadion Indoor Manahan agar lebih terlihat. Selain itu plaza ini juga nantinya akan digunakan sebagai area publik open space dan juga bisa diadakan sebuah festival atau acara. Dalam penelitian ini, penulis memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh desain plaza terhadap perilaku dan sirkulasi pengunjung. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu content analysis dengan pendekatan teori dan literatur lainnya. Menurut analisis dari penulis terkait desain Plaza Stadion Indoor Manahan terhadap sirkulasi dan perilaku pengunjung terdapat beberapa tingkatan mulai dari pagi hari yang cenderung ramai, siang hari yang sepi, dan sore hingga malam hari yang bisa dikatakan sangat ramai. Dari hasil yang didapat bahwa desain sangat berpengaruh terhadap perilaku dan sirkulasi pengunjung. Dalam konteks Weisman, desain yang memahami dan merespons kebutuhan emosional, psikologis, dan fisik manusia dapat menciptakan ruang terbuka yang lebih baik untuk dihuni dan dinikmati oleh masyarakat.
Taman Komunitas sebagai Ruang Interaksi Sosial untuk Penetralis Hipotimia pada Communal Space Reka Village Regency Madura Azmi, Ardiansa Ashfar; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipotimia, atau depresi ringan, merupakan kondisi kesehatan mental yang memerlukan pendekatan holistik dalam upaya penyembuhannya. Dalam upanya mencoba untuk menyembuhkan penyakit ini, peran ruang sosial adalah salah satu elemen fasilitas dalam penyembuhan hipotimia. Ruang sosial memberikan efek positif terhadap kesejahteraan mental individu di lingkungan perumahan. Namun, banyak sekali macam ruang sosial yang belum memenuhi karakteristik sebagai taman yang bisa menetralisir Hipotimia. Maka dari itu, penelitian ini untuk mengetahui apakah bisa Communal Space Reka pada Village Regency menjadi sebuah taman komunitas sebagai ruang interaksi sosial untuk menetralisir hipotimia. Keterlibatan aktif dalam kegiatan di Communal Space Reka Village Regency dapat memberikan manfaat signifikan bagi individu yang mengalami hipotimia. Temuan ini mendukung konsep bahwa taman, sebagai ruang sosial, dapat berperan sebagai sumber penyembuhan untuk masalah kesehatan mental. Implikasi praktis penelitian ini mencakup perancangan dan pengelolaan di lingkungan perumahan sebagai sarana yang dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya penyembuhan hipotimia. Melibatkan penduduk secara aktif dalam perawatan dan pemeliharaan taman juga menjadi kunci keberhasilan implementasi strategi ini.
Ketahanan Kayu Ulin Kalimantan sebagai Material Fasad Bangunan di Daerah dengan Kelembapan Tinggi Dzulfaqor, Dhean; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah kayu ulin tahan terhadap tingkat kelembaban yang tinggi di daerah Kalimantan dengan menggunakan metode literature review. Tingkat kelembapan udara yang tinggi merupakan pemicu terjadinya kerusakan pada kayu. Serangan rayap, jamur, dan mikroorganisme perusak kayu merupakan dampak dari tingginya tingkat kelembapan udara di suatu wilayah. Kayu ulin dengan nama latin Eusideroxylon zwageri, merupakan pohon asli Kalimantan dan merupakan kayu yang tergolong dalam kelas kuat I, awet I dan sering disebut dengan kayu besi. Maka kayu ulin sering digunakan sebagai bahan bangunan rumah, jembatan, perabot rumah, maupun material pembentuk kapal. Pulau Kalimantan merupakan habitat bagi pohon ulin dan memiliki kelembaban yang tergolong tinggi. Tingginya tingkat kelembaban udara di Pulau Kalimantan dapat menyebabkan pelapukan pada kayu dan menjadi tempat tinggal bagi rayap yang dapat menyebabkan kayu cepat rusak. Akan tetapi kayu ulin ternyata memiliki sistem pertahanan alami berupa serat yang tebal serta kandungan zat ekstraktif berupa eusiderin yang membuatnya dapat bertahan dari jamur dan hama penyebab pelapukan.
Representasi Karakteristik Pilar Masjid Nabawi sebagai Identitas Fasad Masjid Jami' Muslim Tohudan Colomadu Azizah, Siti Zulaihah Meilina; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur bangunan masjid di Indonesia pada umumnya banyak dipengaruhi oleh faktor budaya serta tradisi yang ada di daerahnya. Masjid Jami' Muslim Tohudan merupakan sebuah masjid yang ada di Kec. Colomadu Kab. Karanganyar yang memiliki arsitektur perpaduan antara arsitektur Jawa dan Arab. Masjid biasanya digunakan sebagai tempat beribadah seperti sholat serta kegiatan-kegiatan umat muslim lainnya. Dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif yang melibatkan observasi langsung di lokasi, melakukan wawancara dengan pengelola dan pengunjung yang pernah mengunjungi masjid, serta melakukan tinjauan pustaka untuk memperdalam analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengamati kesesuaian fasad pada Masjid Jami' Muslim Tohudan dengan konsep pilar masjid Nabawi sebagai fasadnya dan atapnya menggunakan atap joglo. Hasil penelitian ini menunjukkan Ketinggian atap yang rendah dan berbentuk joglo mempengaruhi persepsi terhadap keselarasan antara fasad dan juga atap, sehingga desain yang diambil sebagai contoh, seperti pilar masjid Nabawi, mungkin tidak sepenuhnya sesuai.
Healing Garden sebagai Terapi Penyembuhan Psikologis berdasarkan Persepsi Pengguna di Rumah Aman Surakarta Sarie, Ganis Anggita Yoga; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain dan kondisi healing garden di rumah aman surakarta. Dengan latar belakang tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga dan dampak psikologis kompleks yang dialami oleh korban, penelitian ini menyoroti potensi healing garden sebagai metode terapeutik untuk mendukung kesejahteraan psikologis penghuni rumah aman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Studi literatur, observasi langsung, wawancara, dan survei kuesioner online. Penelitian ini berfokus pada analisis prinsip desain healing garden, evaluasi kriteria desain, dan tinjauan pustaka untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang konsep healing garden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain healing garden di rumah aman surakarta belum sepenuhnya memenuhi prinsip dan kriteria desain yang diinginkan, terutama dalam menstimulasi kelima panca indera dan keberadaan fasilitas yang mendukung kegiatan pasif. Namun, respons positif dari penghuni dan pengunjung menunjukkan bahwa kehadiran healing garden memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan psikologis, seperti peningkatan suasana hati, perasaan tenang, dan penurunan tingkat stres. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun terdapat kekurangan dalam desain, healing garden di rumah aman surakarta memberikan kontribusi positif terhadap pemulihan psikologis penghuninya. Rekomendasi termasuk pembaruan desain, peningkatan fasilitas, serta kampanye dan edukasi lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran akan manfaat healing garden sebagai terapi penyembuhan psikologis. Dengan demikian, diharapkan rumah aman surakarta dapat meningkatkan efektivitas dan pemanfaatan healing garden dalam mendukung kesejahteraan psikologis penghuninya.
Analisis Pola Perilaku Pengunjung pada Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Surakarta Pratiwi, Laura Divanda; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Surakarta yakni suatu ruang publik terbuka yang dapat memengaruhi pola perilaku pengunjung. Pada dasarnya Taman Makam Pahlawan merupakan tempat dimana para pengunjung melakukan aktivitas seperti upacara, olahraga, acara-acara penting, berziarah, sekedar bersantai, serta aktivitas lainnya. Fasilitas yang kurang untuk area parkir serta sitting group Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Surakarta ini juga memengaruhi pola perilaku pengunjung. Seperti halnya para pengunjung memarkirkan kendaraannya secara tidak teratur, memarkirkan kendaraannya diarea mana saja. Tujuan dari analisis ini yakni mengetahui bagaimana pola pergerakan perilaku pengunjung terhadap fasilitas yang berada pada Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Surakarta. Dari fungsi fasilitas tersebut untuk menganalisis pola pergerakan perilaku pengunjung menggunakan behaviour setting serta akan disajikan dalam bentuk peta yang berupa person-contered mapping dan place-centered mapping. Metode penelitian yang akan digunakan yakni dengan cara melakukan observasi, wawancara, serta kuesioner terhadap pengunjung kawasan Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Surakarta. Kemudian hasil dari penelitian ini, dapat merekomendasikan kepada pemerintah agar dapat segera memperbaiki fasilitas yang kurang memadahi. Sehingga dapat menciptakan serta meningkatkan kualitas yang lebih baik lagi agar dapat terbentukmya pola perilaku pengunjung yang baik sebagai pejalan kaki di Taman Makam Pahlawan, serta dapat meningkatkan kualitas dan tingkat kenyamanan pada Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Surakarta.